Jodoh Pilihan Ayah

Jodoh Pilihan Ayah
Kemping


__ADS_3

Kirana dan Arkana telah selesai bersiap siap


Mereka berdua pun berangkat bersama, tapi kali ini mereka naik bus untuk kekampus.


"kamu sudah selesai kan?"tanya Arkana


"iya, ayo berangkat"ajak Kirana sambil menyeret koper miliknya yang dengan susa paya iya tarik


"sini aku bantuin" tawar Arkana


"ngak usa ini ngak berat kok"ucap Kirana


"udah, lagian aku cuma bawah tas doang, aku bawain koper kamu biar tas ku kamu yang bawain.Ngak berat kok" Pinta Arkana


"baik lah"


Ya saat ini mereka ngomongnya aku kamu biar lebih dekat aja.


"benaran gak berat ih" Batin Kirana


"gak berat kan?"tanya Arkana memastikan


"hemm" Jawab Kirana


"gimana mau berat, kan baju aku di koper kamu hehehee"Batin Arkana


Setelah setengah jamman di bus mereka tibah di kampus Kirana dan Arkana segera bergabung dengan yang lain dab siap untuk berangkat.


Dari jauh Karina memandangi Kirana dengan senyum manis seperti sedang melihat sesuatu didirinya. Matanya membulat saat seseorang berdiri di sampingnya.sebenarnya dia tidak kaget karena pernah bertemu dengan Kirana di rumah Orang di samping Kirana.


"sebenarnya hubungan mereka apa? benaran hanya sepupu atau ada hubungan lain? bukan kah Kirana bukan anak Wiliam terus kenapa dia berada di keluarga Wijaya?atau ini yang membuat Papa tidak menceritakan Mama kepada ku?" batin Karina


Kirana mendengar seseorang berbicara, lalu kirana mendekat dan menguping pembicaraan nya.


"Iya, Mas tenang saja aku akan melakukannya dengan baik, Aku sudah memastikanya bahwa mereka hanya sepupuan tenang saja aku akan melakukanya sendiri nanti jika aku butuh bantuan aku akan menelfon mu" Ucap nya dengan orang di balik ponsel nya


"Siapa?" tanya dalam hati


Wanita itu berbalik arah


"Natasya!!!" kaget Karina


"gue yakin pasti dia punya rencana jahat, gue akan pantau lu Bic*t" batin Karina


Mereka semua berkumpul di lapangan sebelum berangkat.ini pertama kalinya Kirana kemping bersama Arkana Dan lagi Area kempingnya pun di luar pulau jawa mereka harus naik bus ke bandara terus naik pesawat hingga tiba di tempat mereka saat ini lalu menaiki bus lagi.


"Ki, lu bahagia banget ikut kamping ini"Arini


hanya di balas senyuman oleh kirana


Setelah beberapa jam menunggu di Bandara


Bus sudah datang,yang pria mengangkat semua barang dan memasukanya di bagasi bus dan perempuanya naik ke bus terlebih dahulu.Natasya sengaja naik terakir karena ingin duduk bersana Arkana.Natasya telah melanggar perjanjian nya dengan Pria tua itu


Saat pertama kali bertemu Arkana Natasya


Malah jatuh hati pada Arkana.Hal ini lah yang di takuti Natasya. Kirana naik dan memilih duduk di kursi bagian belakang


Sedang kan Natasya duduk di bagian tengah dan menyisakan satu kursi untuk Arkana.Setelah selesai Arkana dan yang lainya naik lalu duduk. Arkana jalan melewati Natasya dan duduk di samping Kirana.


melihat itu Natasya menatap Kirana dengan tatapan amarah.


"sial, gue sudah bela belain siapin tempat duduk buat Arkana dia malah memili duduk sama gadis kampung itu" Batin Natasya


Melihat itu Karina tertawa menatap Natasya yang kecewa.


Bus berjalan dengan pelan, di perjalanan banyak aktifitas yang mereka lalukan ada yang bernyanyi, bermain game, tidur bahkan ada yang sampai ngorok.


Kirana sedang mendengarkan music


Bersama Arkana mereka berbagi hadset untuk mendengar music. Sesekali kepala kirana sempoyongan seperti orang yang menahan ngantuk, benar saja saat ini dia tertidur Arkana meraih kepalanya lalu di sandarkan ke pundaknya sesekali di ciumnya pelan.Tanganya menelusuri celah tangan mungil Kirana lalu mengengamnya dan menarunya di dadanya.


Sekitar dua jam lebih mereka tibah di tempat Kamping mereka, suasana yang masih asri dengan persawahan di pinggil jalan dan pemandangan Alam yang masih terjaga membuat siapapun yang datang nyaman tinggal disini.


Kirana menarik nafasnya lalu membuangnya secara perlahan berulang kali iya lakukan selama sepuluh kali.


"masih seperti ini,sejak Aku SMA baru sekarang kesini lagi"Kirana


"senang kan kamu?"tanya Arkana


"seneng banget"jawab Kirana

__ADS_1


Mereka tibah di tempat tujuan mereka, sebelum memasuki tempat itu mereka di sambut oleh Ketua adat di tempat itu dan di buat sambutan secara adat agar saat melakukan kamping selama 3 hari tak mendapat teguran para leluhur mereka disana


Ya mereka melakukan kamping di sana hanya 3 hari karena disini tidak di perboleh kan menginap terlalu lama. Makanya mereka hanya 3 hari disana dan di lanjutkan di tempat kelahiran Kirana di Labuan bajo, ya lokasi mereka saat ini disana.


Setelah sambutan selesai mereka pun boleh masuk kedalam dan berbaur dengan masyarakat penghuni Negeri di atas awan itu


"Ki,lu kan dari sini ya kan? kenapa namanya negeri diatas awan kan disini sama sekali ngak keliatan awanya"Tanya Tasya


"aku juga kurang tau si Tas, katanya si ada waktu tertentunya gitu kalau awanya muncul menutupi kampung ini"Jelas Kirana


Arkana sedari tadi sibuk berbincang dengan orang disana


"Ki, disini dingin banget ya, gue gemetaran nih masuk yuk"ajak Arina


Arkana melihat Kearah Kirana lalu Tersenyum padanya dan di balas oleh Kirana. Bima berjalan kearah Arina dan sahabatnya itu


lalu melepaskan jaketnya


"ni,pake jaket gue kasian banget lu kedinginan"bima


"gak usa kak, nanti kakak kedinginan"sela Arina


"gue bisa nahan dingin,la lu? gue ngak mau lu sakit ntar repot"celetuk bima


"kirain ngak mau liat gue sakit karena apa?eh karena gak mau di repotin huh dasar"Batin Arina sembari memakai jaket Bima


Hari berganti malam, mereka semua berkumpul untuk menyantap makan malam seadanya yang di sediain oleh warga setempat. Lauk ala kadarnya terasa nikmat jika di santap penuh dengan tawa dan kegembiraan sangat berbeda dengan kehidupan mereka di kota kecuali Kirana


Setelah selesai menyantap makanan Para gadis bersiap untuk tidur berbeda dengan para pria yang duduk bercengkrama dengan bapak bapak dari daerah itu sambil menyeruput kopi khas daerah tersebut yang Nikmatnya sudah terkenal sampai di luar Negeri.


Kirana menghampiri Arkana dan memberikan selimut nya pada Arkana


"pakai ini, nanti kamu kedinginan saat tidur" ucap kirana lalu kembali meninggalkan mereka


Natasya sedang sibuk dengan ponsel nya saat ini, perasaanya tidak tenang, Karina terus memperhatikanya dari jauh


"apa lagi yang akan kau lakukan hah?"batin Karina


Karena terlalu lelah dengan perjalanan yang mereka lalui Akirnya mereka beristrahat karena besok pagi mereka akan bangun dan melihat Sang fajar menyapa bumi.


*****


Mereka semua bangun dan duduk di depan teras Rumah, disana sudah ada batu yang sudah tersusun rapi jadi mereka bisa enak duduk menikmati fajar yang sebentar lagi akan muncul dan menerangi bumi


"gue bantuin ya"tawar Karina


"iya kak,"jawab Kirana sambil memanaskan Air


"gue boleh tanya ngak?" Karina


"boleh kak"jawab Kirana


"lo beneran sepupuan sama Arkana?" tanya Karina mendapat jawaban gelengan kepala dari Kirana


"terus?"tanya Karina lagi


Kirana mengumpulkan keberaniannya lalu menceritakan semuanya pada Karina, dia tau karina selalu jahat padanya selama ini, tapi saat ini dia merasa seperti dekat dengan seseorang yang sangat dekat denganya seperti seorang kakak perempuan bagi nya


Kirana menceritakan hal kenapa dia bisa bersama Arkana dan juga mengenai Wiliam dari yang dia ketahuin dari Omongan Arkana saat di kantin dahulu sehingga air mata Kirana jatuh mengenai pipinya.


Karina melihat itu lalu berhenti bertanya dan memeluk Kirana.


"lo adek gue Ki, gue kakak lo gue ada disini gue ada di hadapan lo, lo ngak sendirian ada gue dan ada papah"batin Karina sembari memeluk Kirana.Setelah Kirana tenang mereka pun mengantarkan sarapan pagi mereka, Arkana di buat terkejut melihat Karina yang jalan bersama Kirana dengan senyum yang sangat manis.Seperti pinang di belah dua mereka kelihatan seperti Adik dan kakak. Arkana dan sahabatnya terpesona dengan kecantikan Karina baru kali ini mereka melihat manisnya senyuman Karina itu.


"Karin!!!gila lu cakep banget pagi ini"puji Dito


"senyum lu manis,"sambung Bima


"lu kata gue madu?" jawab Karina Ketus


Natasya memandang mereka dengan Amarah sengaja dia menjauh agar dia bisa berkomunikasih dengan pria tua itu


Karina sesekali memandanginya


"kak Natasya!!!kemarilah kenapa berjauhan?"panggil Karina


"Sial,,, kenapa tu anak panggil gue, apa sih maunya terus rencana gue gimana? masa iya gagal lagi, gak gue ngak akan biarin rencana gue gagal, gue akan singkirin Kirana terlebi dahulu lalu Karina gadis bodoh itu harus mati juga, jika mereka berdua mati gue bisa nguasain Hati Arkana dan juga harta Wibowo"Batin Natasya


Natasya berjalan menuju tenpat mereka berkumpul.


"Jika kalian kesini, jangan pernah membawah niat buruk ataupun rencana buruk, karena para leluhur kami sangat tidka menyukai hal seperti itu, mereka akan murka jika kalian melanggar"ucap Ketua adat disana lalu melirik ke Arah Natasya yang sedari tadi pucat tak berkutik

__ADS_1


"maksud bapak apa? siapa yang seperti itu?" tanya Arkana


"kalaian akan tahu nanti" jawab nya


****


Mereka melakukan perjalanan untuk mengelilingi tempat itu dan datang ke tempat tempat menarik disana. Natasya sedang bergulat dengan ponselya kecemasan terkihat jelas disana. Kali ini mereka menelusuri hutan itu dengan salah satu warga disana


Tiba tibah Natasya mengelu kesakitan pada perutnya. Lalu meminta Kirana untuk menghantarnya kembali ke perkampungan perjalananya sudah sangat jauh tapi Kirana kasian melihat Natasya lalu mengiyakan permintaanya


"Aduh,,, perut ku sakit, Kirana bisa kah kau mengjantar ku kembali?aku sudah tidak tahan" pinta natasya


"gue Ikut" Karina


"gak bisa Karina, gimana dengan Tasya, Arina dan Arini"jawab Natasya


"iya kak Karin, kakak bawah mereka saja dulu, biar kak Natasya aku yang urus"pinta Kirana


"tapai lo harus hati hati, kalau ada apa apa ku telfon gue"kata Karina di balas anggukan Kirana


Karina berjalan mengikuti Arkana dan yang lainya kedepan. Sementara Kirana membawah Natasya kembali ke penginapan


Setelah beberapa menit Karina dan yang lain tibah di tempat tujuan mereka, Air terjun Cunca Siwa.


"wow, ini keren banget," Arini


"terbayarkan kelelahan kita" bima


"gila keren banget ini, gak nyesal deh capek capek kesini" Dito


Arkana terus memperhatikan perjalanan mereka tadi, yang di tunggu tunggu tak kunjung muncul.


"Karin!!! kirana mana?" Tanya Arkana


"tadi nganterin Natasya balik, katanya sakit perut dia" Jawab Karina


Namun perasaan Arkana saat ini tidak tenang, setelah menikmati pemandanganya mereka pulang, agar tak kemalaman di jalan mengingat jauhnya jarak tempuh .


Mereka tibah di penginapan Arkan mencari Kirana tapi tak mendapatinya.


"Karin, Kirana ngak ada, dia belum balik" Ucap arkana kawatir


"seriusan lo? masa iya belum balik padaha dari tadi loh mereka balik, harusnya udah nyampe dari tadi"jawab Karina


" gue mau nyari dia" Arkana


"gue ikut" Karina


"gue juga" tasya,arina arini


"gue juga" Bima, Dito dan Arya


Arkana kembali menyusuri jalan tempat mereka tadi siang. Suara Arkana dan yang lainya bergema memanggil Kirana.


Di tempat lain Kirana sedang menangis menahan tangan yang akan mendorongnya ketepi jurang.


"hahahhahaha, gue akan membunu lo, karena lo gue dan Arkana putus dan lagi gue akan merampas harta Orang tua kandung lo gue akan nguasain semuanya hahhahahaha" ucap Natasya dengan serakah


"Jangan kak, aku mohon aku akan lakuin apa pun yang kakak minta, tapi jangan dorong aku kak,"pinta Kirana memohon


"hahahha gue ngak aka tertipu" Natasya mendorong Kirana ketepi jurang dengan tawah yang membahana.


Arkana mendapati Natasya.


"Natasya!!!!" paanggik Arkana Membuat Natasya syok dan membukatkan matanya


"Kirana dimana?apa yang lo lakuin disini? kirana dimana? jawab gue?" Arkana mengoyangkan Tubuh Natasya yang masih membisu


Tanganya menunjukan kearah jurang


"dia,,,dia,,, dia ada di bawah sana Ka, Kirana tergelincir dan jatuh ke jurang, aku mau tolongin dia tapi dia keburuh jatuh" Jawab Ntasya diiringi tangisan pura puranya.


"apa!!!! gue harus turun nyari dia," Arkana


"gila lu, ini tu jurang" Bima


"tidak, disana ada jalan menuju kebawah jadi kita lewat sana saja" kata warga yang ikut dengan mereka


"sial gimana kalu dia masih hidup? bodoh kamu Natasya,,, Bodoh kamu" Batinya


Karina menatap Natasya dengan sinis, dia tahu pasti ini ulah nya.

__ADS_1


Sampai sini dulu ya.


πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™ maaf telat up


__ADS_2