
Pukul 6:30
Kirana membereskan semua pakyanya kedalam koper miliknya,di ambil satu persatu barang-barang yang menurutnya masih bisa di pakai itu. Setelah selesai berkemas dia menuruni anak tangga dengan koper yang lumaya berat,dilihatnya Arkana tengah duduk disofa yang dari tadi sibuk dengan ponselnya
"Ngak mau bantuin angkat napa?"rengek Kirana
"barang-barang lu,yang angkat gue?ngak mau angkat aja sendiri kan punya tangan"jawab Arkana
Kirana menyeret koper miliknya dengan bersusa paya,tiba-tiba tangan kekar itu mengambilnya dari tangan Kirana dan membawahnya kedalam mobil.
"Tan,Kirana pamit ya jagain rumah nanti kalau Kirana libur akan main kesini"
"tante akan jagain sayang,kamu tenang aja hati-hati dijalan kalau sampai sana kabari tante dan lagi salam buat mertua mu"
"iya tan,aku pergi dulu"pamit kirana dan melepaskan pelukan dari tantenya.
Setelah kuran lebih tiga puluh menitan mereka pun tiba di Bandara Labuan bajo dan bergegas menuju Bali dan terakir jakarta.
***
Matahari sudah mulai terbenam hari pun akan berganti malam Kirana dan Arkana tiba di bandara Soekarno Hatta.Arkana tengah sibuk berkutat dengan bendah gepeng nya itu lalu menarunya dekat telinga.
"Bunda,aku sudah sampai"katannya
Tak lamah sopir datang menjemput mereka
Arkana melengang kan kakinya menuju mobil
Sedangkan Kirana bersusa paya menyerer koper nya sendirian
"dasar manusia beku,ngak ada niatan mau bantuin apa?isss kalau bukan suami ku pukul juga dia"gumam Kirana.
"sini non saya bawah kan kopernya"tawar sopirnya
"ngak usa pak,biar saya sendiri saja"
"ini sudah tugas saya non"
"baiklah"
Kurang lebih setengah jam mereka pun tiba di rumah.Mertua kirana menyuru mereka makab terlebih dahulu
"ah,,anak Bunda sudah datang,sini nak makan dulu,pasti pada laper kan?" Rihana
"iya bun"Kirana
Mereka semua pun makan bersama.
"oh ya Arka,besok bunda sama ayah akan keluar negeri mungkin dalam waktu yang cukup lamah,soalnya ada kontrak kerjaan disana dan Bunda sama Ayah harus ikut dalam persiapanya"ucap Wijaya
"biasanya juga langsung pergi,ngak ngomong"ketus Arkana
__ADS_1
"dan kamu kirana,Bunda sama Ayahudah masukin kamu ke kampus Arka kuliah,biar bisa barengan berangkatnya papa sama mama sudah urus semunya besok tinggal ikut ospek aja"Rihayan
"makasih Bun"
Mereka selesai menyantap makan malam dan menuju kamar masing-masing
Arkana lebih dahulu masuk kekamar sementara Kirana membantu bibi membereskan sisa makan malam.
Ceklek
Kirana membuka pintu,mendapati Arkana tengah duduk santai di pinggir kamar king size nya dan sibuk bermain benda lempeng nya.Kirana perlahan masuk dan membuka koper miliknya lalu mengambil handuk berbentuk kimono dan segera membersikan dirinya.
Dua puluh menit berlalu,kirana selesai dengan aktifitasnya.Memakai handuk kimono sebenarnya kurang baik saat ini melihat Arkana tengah menatap Kirana penuh tatapan nafsu,bagaimana tidak body S Line terkihat disana lekukan tubuh indah itu membuat siapa saja yang memandang ingin menerkam dan memakan nya.Apa lagi dengan sedikit berisi di bagian dada dan juga bokongnya menambah kesan seksi disana.
"jangan melihat ku seperti itu"tegur Kirana
Membuat Arkana dengan susa paya mendatarkan mukanya.
"jangan geer,lu bukan tipe gue"arkana
"bukan tipe,tapi matanya dah mau copot ngomong aja susah banget"Batin Kirana
"gue ngantuk,lo sana gi tidur"
"kok sana?emang tidur dimana?"kirana
"di kamar sebelah lah.Gue ngak mau sekamar sama lu"Arkana
Arkana Pov
Kalau lu lama-lama dekat gue bisa bahaya,yang ada gue kebablasana dan nyentuh lo,gue juga laki-laki normal yang bisa nafsuan kalau liat kek gitu apa lagi bodi hot kek lu Kirana
*****
Pagi hari 6:30
Bunyi alaram menyadarkan wanita itu,diraihnya alaram di samping tempat tidurnya lalu mematikanya,kedua tanganya reflex mengucek kedua matanya
Dengan kagetnya dia mendapati jam jinding menunjukan pukul setengah tujuh.
Dengan cepat dia bergegas mandi,beroakayan lalu turun ke lantai bawah
"Bi,,,Arkana mana?"
"sudah pergi dukuan Non"Jawab Bibi
"sudah pergi?"
"jahat banget sih,masa aku di tinggal"Kirana
Kirana berlari menuju Garasi.Didapatnya sebuah motor klx dan dengan sigap iya meraih kunci motor itu lalu pergi dengan mengunakan google maps dan tibalah dia di parkiran kampus lalu memarkirkan motornya
__ADS_1
Dikampus mahasiswa/i tengah berbaris dilapangan guna mendengarkan aba\-aba dari kakak tingkat mereka.
Kirana berlari kecil menuju kerumunan itu tanpa sadar Arkana dari jauh memperhatikanya dengan raut wajah amara
belum juga bokongnya merasakan kerasnya lantai lapangan basket tenpat baris mereka suara cempreng itu bergema memanggil dirinya.
"heiii,!! kamu!!"serunya
"saya?"kirana menunjuk dirinya
"iya kamu.Siapa lagi"ketusnya
"kemarilah"sambungnya
Kirana berjalan pelan kearah mereka
"lelet banget,cepatan dong"Teriaknya
Kirana pun berlari mendapati mereka dengan sedikit ngos-ngosan dan wajanya di tekukan kebawah tak berani menatap senior nya itu.
"kamu tau kan kesalahan kamu?"
"tau kak"jawan kirana
"nah,sekarang kita mau kamu lari keliling lapangan selam sepuluh kali"ucap gadis yang disapa Karina itu
"gila kali ku Rin,mana bisa kek gitu"selah sala satu cowok yang ada disana bernama Bima
"apa sih kak Bim,biarin supaya bisa disiplin"ketus Karina
"sekarang loh mulai berlari"seru Karina
pandanga Kirana bertemu dengan mata coklat milik Arkana. Mata mengintimidasi terlintas disana.
"awas aja,akan aku kasih pelajaran kamu pria beku"guman kirana lalu pergi berlari
***Arkana pov
Kenapa bisa telat sih tu anak,dan lagi kok tahu dia ksmpus ini bukanya dia belum kesini. Dan naik apa kesini dia***.
***
Kirana mengambil nafas di pinggir stapak kampus dan duduk sejenak Tangan kekar itu mengulurkan tangan dan memberika handuk untuk mengelap keringat Kirana.
Nah lo siapa yang memberikan Kirana Handuk?
Jangan lupa like,komen dan saranya ya
Supaya Aing bisa semangat
Beri dukungan kalian ya๐๐๐
__ADS_1
Terimahkasih๐๐