Jodoh Pilihan Ayah

Jodoh Pilihan Ayah
Kamu Dimana?


__ADS_3

Arkana pergi dari rumah Rani bersama dengan kedua orang tuanya. Karina yang hadir disana mewakili kedua orang tuanya karena Wibowo dan Dania tidak ingin hadir disana tengah memperhatikan pertengkaran antara Rani dan Bima.


"Aku harap tamparan itu membuat Mu sadar bahwa apa yang Kamu lakukan ini sangat menjijikan, Kau mengunakan Anak dalam kandungan ini untuk menjebak orang lain? licik sekali Kamu Rani" Ucap Bima


"Hei !! stop jangan merasa Kau paling suci, ingat Anak ini juga Anak mu jadi jangan merasa paling benar"Ucap Rani


Karina mendekati Rani dan Bima


"Apa maksud omongan Kalian? Apa anak ini anak Bima bukan anak Arkana? menjijikan sekali Kamu Rani.Sekali jalang tetap jalang ngak Nyoka gak anak sama saja ternyata Jalang" ucap Karina dengan nada sedikit di tekan.


Rani mengangkat tanganya namun di tahan oleh Karina.


"Kenapa? mau nampar Saya? silahkan tampar.Tapi sebelum itu Kamu yang rasakan dulu tamparan saya" Ucap Karina lalu mendaratkan tamparan kepipi Rani


Membuat Rani sangat malu.


Mengingat siang tadi Kirana menghilang, Karina pergi kerumah sakit tempat Kirana di rawat.


"Aku harus kesana,mungkin dari video itu Aku bisa tau Kirana dimana" Batin Karina


"Jika terjadi sesuatu sama Adik Saya, Kamu dan keluarga Mu tidak akan bisa hidup damai.Aku tau Kirana kabur pasti ulah Kalian"Sambung Karina


******


Kediaman Arkana Wijaya


Arkana membuka pintu utama rumahnya dengan keras, membuat Art dan penjaga kedua bayi nya kaget dengan kedatanganya.


"Kenapa bisa seperti ini? apa yang kalian lakukan? kenapa Anak Anak saya bisa hilang? kalian dimana?"Bentak Arkana


"Ka, tenang dulu. Pertanyaanya satu satu Mereka gak bisa jawab tu"Ucap Dania menenangkan


"Bun, Anak saya hilang mana mungkin Aku bisa tenang, Kirana hilang Mereka juga hilang apa lagi yang Akan Tuhan lakukan pada Ku Bun?" Pasra Arkana


"Coba tenangkan Dirimu, Kita cari dengan seksama, Ayah akan menyuru beberapa kenalan polisi Ayah dan juga anggota di kantor Ayah"Ucap Wijaya


****


Kediaman Wibowo


Karina datang dengan tergesah menghampiri kedua orang tuanya.


"Pah,Mah Kalian udah dengar kabar tentang Kirana dan Anak anak nya?"Tanya Karina


"Udah sayang, Mama sama Papa sudah beritahu kenalan Papah sama Mamah kamu tenang saja ya sayang"Ucap Wibowo


****


Arkana keluar dari rumah mencari Kirana mengunakan motor nya, Dia berfikir akan lebih mudah mencarinya.


Dia berjalan menyusuri Kota dengan motornya Air mata nya menetes di pipinya


Arkana mengingat kenangan bersama Kirana saat pertama kali mengendarai motornya itu berdua keliling Kota.


"Kamu di mana si Dek, kenapa seperti ini sama Mas, kenapa menguji Mas seperti ini?Kamu tau kan Mas tidak bisa hidup tanpa Kalian kenapa Kalian pergi dengan cara seperti ini?'Ucap Arkana didalam hatinya


"Tuhan, Aku tau aku salah, tapi tolong kembalikan mereka pada Ku, Aku janji tidak akan membuat mereka kecewa dan sakit lagi


Tolong kembalikan Mereka pada Ku"Batinya lagi

__ADS_1


Arkana telah menyusuri beberapa tempat yang selalu mereka datangi berdua dengan Kirana berharap disana ada Kirana namun kenyataanya nihil tak ada tanda tanda Kirana berada disana.


Arkana Pov


Kamu dimana si Ki? kenapa menghilang ssperti ini? Kamu belum sembuh kenapa Kamu pergi dari Rumah sakit apa yang membuat Kamu sampai kabur seperti ini? atau kah Kamu tau semua nya tentang ini


Apa ini yang membuat Kamu pergi?


Kenapa pergi tanpa mendengarkan penjelasan Ku? bukankah sudah janji bahwa saat kita melakukan kesalahan dengarkan penjelasaan baru mengambil keputusana


Tapi apa? Kamu melanggar janji itu Ki, Kamu melanggar. Mengapa menyiksa Ku seperti ini Kirana? Kamu tau kan Aku sangat takut kehilangan Mu dan juga Anak anak kita tapi kenapa Kau melakukan ini padaku?


Aku tau Kamu marah tapi bukan seperti ini caranya, kenapa sangat egois. Aku sudah mencari kesemua kenalan, tempat dan juga semua sahabat kita tapi kamu tidak ada.


Kemana lagi aku harus mencari Kalian


Kenapa menyiksa ku seperti ini.


Arkana pov end


Suara ponsel Arkana bergetar


Drittttt.....Driitttt...Drrrritttt


"Hallo Karina, ada apa? ha benar kah? baiklah Aku akan kesana"Jawab Arkana


Arkana memutar balik motornya kearah rumah Mertuanya.


beberapa menit kemudian Arkana tiba disana


Setelah nya Arkana masuk dan melihat Ayah mertua,Ibu mertua dan juga Karina memandangnya dengan air mata berlinang disana membuat Arkana bingung memandangi mereka.


Tak ada jawaban dari mereka, mertua laki lakinya maju kedepan dan memeluknya


dan berkata


"Maafkan Papah Nak, selama ini Papa tidak percaya pada mu, Papah tidak membiarkan mu menjelaskan semuanya Maafkan Papa"ucap sang mertua.


"Maksudnya apa Pah? kenapa seperti ini? Aku tidak mengerti?"Tanya Arkana


Karina memperlihatkan hasil rekaman CCTV yang Ia pasang di kamar Kirana beberapa bulan yang lalu.Arkana meneteskan Air matanya


"Aku sudah bilang kan Pah, Aku tidak mungkin melakukan hal bodoh seperti itu, dalam keadaan semabuk apapun Aku masih bisa mengendalikan diri ku"Isak Arkana


"Sekarang Kita cari Kirana bersama sama, nanti saja Kita jelaskan kepada Tante Dania dan Om Wijaya"Kata Karina


"Aku sudah cari kesemua tempat yang sering Kami kunjungi tapi Kirana tak ada disana, bahkan ke rumah Teman temanya pun sudah"Jelas Arkana


"Aku tau Dia dimana, Ayo ikut Aku, Pah Mah Kalian dirumah saja nanti kalau ada perkembangan Kami kabari ok" Pinta Karina


"Pergilah Nak, bawah Adik mu kembali" Pinta sang Ibu


"Iya Mah"Jawab Karina


Rumah Arina, itu lah tempat Arkana dan Karina mencati Kirana.


perjalanan kerumha Arina cukup jauh, shingga membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam lamanya.


****

__ADS_1


Arkana mengetuk pintu Arina dengan tergesah, Arina melihatnya dari balik jendela


"Astaga !! Arkana, Karina. Mau apa mereka? apa Mereka mau tanya Kirana ada dimana, duh gimana ini apa yang harus Ku jawab"Batin Arina


Suara ketukan itu terus bunyi membuat Arina sedikit ketakutan Dia memanggil ART nya dan menyuru membuka pintu itu.


Tak lama Arkana dan Karina masuk kedalam dan mencari Kirana.


Arkana berteriak kecil memanggil nama Kirana.


"Kirana, Kamu diaman sayang? Kirana---"Arkaaa


"Ada apa ini? kenapa masuk langsung berteriak? gak sopan banget sih, ini rumah bukan hutan" Ketus Arina melihat wajah Arkana


"Mana Kirana? Kamu sembunyikan Kirana ada Anak anak saya dimana? jujur atau saya akan laporkan Kamu kepolisi" Ancam Arkana


"Heh, santai dong, Kamu yang datang koar koar di rumah saya kenapa saya yang di laporkan kepolisi harusnya Kalian"Ucap Arina mengalihkan suasana


"Kamu kan yang sembunyikan Kirana? dimana Dia sekarang tolong beritau saya Dia dimana?" Pinta Arkana lembut


"Dia gak ada disini"Jawab Arina singkat


"Bohong, Saya punya rekaman CCTV di rumah sakit dan Kamu yang bantu Kirana kabur"Karina


"Kenapa? Kalian menyesal sudahenyakiti Dia? Apa kalian tau rasa sakit yang dialami Kirana selama di rumah sakit? menahan sakit yangenusuk hati nya melihat dan mendengar Suami yang amat dia sayangi tega selingkuh dan menghianati Dia demi wanita lain, Apa kamu menuesal Arkana?" Ucap Arina


"Kalian salah paham, ini tidak seperti apa yang Rani bicarakan, kebenaranya tidak seperti itu"Arkana


"Percuma saja, Kirana sudah pergi dari Dua minggu yang lalu, dan dia tidak bicara kesaya dia mau kemana" Ucap Arina


"Kamu pasti bohong kan? gak mungkin dia gak ngomong kekamu, Arina tolong Kami, Kami ingin menjelaskan semuanya pada Kirana Pliss"Karina


"Saya gak bohong,"Jawabnya singkat


Mendengar itu Arkana mulai melemas


Tubuhnya yang kekar itu terlunglai lemas kelantai rumah Arina, Kakinya tidak bisa menopang tubuhnya sehingga dia terjatu dan berlutut dilantai.


"Kirana !!!!!! kenapa Kamu memberikan tantangan seperti ini padaku, Kamu sangat tau kan Aku tidak bisa tampa Kamu kenapa kamu menguji kesetiaan ku seperti ini? Aku tidak bisa tanpa mu Kirana kembali lah Ki


Aku mencintaimu, apa yang kamu dengar bukanlah kebenaran nya Ki itu salah paham


Tolong kembali"Isak Arkana


"Sudah Ka, Kita pulang saja. Besok kita cari Kirana lagi, hari sudah mulai malam"Karina mencoba menenangkan Arkana


"Tapi,---"Arkana


"Besok kita cari lagi Ok" Karina


Mereka pergi dari rumah Arina dan kembali kerumah Arkana.


*****


Kirana sibuk merapikan pakiyan bayi nya dan juga pakaiyan nya sendiri.


"Selamat datang kembali Kirana, selamat datang di rumah kita Sayang sayangnya Mommy"Batin Kirana


"Semoga ini bisa menenangkan pikiran ku sedikit"sambungnya

__ADS_1


__ADS_2