Jodoh Pilihan Ayah

Jodoh Pilihan Ayah
PERNIKAHAN


__ADS_3

 


Arkana kembali dari pantai menuju ruang tamu dan duduk di samping kedua orang tuanya yang sedang membicarakan persiapan acara pernikahan dan segalahal nya,pernikahan akan dilaksanakan esok hari entah kenapa semenjak perjodohan ini Arkana tak berniat untuk menolak atau pun berbicara karena dia tahun meskipun dia berbicara Ayahnya tak akan mendengarkanya apapun alasan putranya itu.


Gadis itu menuruni anak tangga itu perlahan di liriknya Ayah dan tamunya lalu berlalu menuju ke dapur menyiapkan makan malam untuk mereka,selain cantik gadis itu sangat pandai memasak makanan apapun.


 


Gadis itu mengambil beberapa bahan makanan dan juga beberapa sayuran untuk di masak.


"Apa kau senang dengan perjodohan ini?"tanya nya cekatan


Tak ada jawaban dari yg empunya jawaban


"he,lo budek ya?gila masa iya gue nikah sama gadis budek sih,Ayah benar-benar salah pilih"ngocehnya lagi.


Membuat gadis itu mengepalkan tanganya lalu memotong sebuah cabai lalu memasukanya kedalam mulut pria itu.


"Nih makan, resek ya,ngak bisa apa itu mulut mingkem?emang kamu pikir saya mau gitu nikah sama kamu ha? NGAK."ucapnya dengan nada sedikit di tekan.


"Eh,lu kasar banget jadi cewek,pedas tau ngak"ngocenya sembari membuka lemari es dan mengambil air putih sebotol.


"Bodok amat"ucapnya masah bodoh


Masakanya selesai lalu mereka semua pun berkumpul dan makan bersama di meja makan.


"Wah,ini kamu yang masak sayang?"tanya Mama Arkana


"hem,,,"anguk Kirana


"Ayah emang ngak salah pilih,kamu pandai memasak Arkana pasti senang ya kan Arka?" membuat si empunya jawaban hanya menganguk kikuk


Makan malam pun selesai mereka kembali beristrahat karena besok hari besar sekaligus pasti melelahkan bagi mereka.


Gadis itu mengahampiri kamar sang Ayah.


Mengetuk pintu


Tok tok tok

__ADS_1


"Masuk"jawab lelaki paru baya itu yang saat ini berbaring di tempat tidur nya dengan wajah sedikit pucat.


"Ayah, Ayah baik-baik saja? Ayah terlihat pucat ayo kita ke dokter"cemasnya.


"Ayah baik-baik saja,jangan kawatir.Ayah hanya sedikit lelah,jangan bersedih besok hari bahagia mu anak ku"ucap ayah menenangkan


"Kiaran,,,kamu tahu kan hidup itu tak seindah yang kita bayangkan,kadang kita harus mengiklaskan seseorang yang kita cintai untuk pergi selamanya dari kita,apa kamu tahu nak?dulu sebelum Ibu mu pergi Ayah selalu berkata jangan pernah tinggalkan Ayah.Tapi dia selalu berkata pada ku,jangan pernah berkata demikian kita manusia hidup hanya sementara di dunia,ada dunia yang menanti kita untuk hidup selamanya disana namanya Akhirat jadi jangan pernah menangis jika aku pergi karena nanti kita akan bertemu disana dan hidup bersama lagi.


Saat ini satu yang Ayah mau dari mu Nak. Jika suatu saat Ayah pergi meninggalkan mu selamanya Ayah mau kamu tidak menangis ayah mau kirana iklas dan tersenyum,bagi ayah itu sudah cukup Ayah dan Bunda akan mengawasi mu dari atas sana."ucap pria itu dengan nada gemetar.


"Aku janji ayah,tapi Ayah jangan berbicara seperti ini,Kirana akan menikah besok tolong jangan seperti ini, Aku menyayangi Ayah"memeluk sang Ayah dengan erat


"Aku janji Yah,aku pasti kuat"lanjutnya


*********


Hari ini hari pernikahan mereka tamu undangan yang hadir hanya kerabat dari keluarga sang pengantin wanita.Pernikahan di langsung kan dengan sederhana di sebuah gereja di tempat gadis itu tinggal.


Di sebuah ruangan gadis itu di rias oleh sang Ibu mertuanya tak henti-hentinya memuji kecantikan sang gadis yang sebentar lagi akan menjadi menantunya itu,


Di di luar ruangan seseorang tengah memperhatikan nya dengan seksama


Tanpa disadari senyum itu menyunging dengan manis di bibir 


Orang-orang mulai berdatangan perlahan kedua mempelai berjalan menuju altar dengan bergandengan. Setelah mengucapkan janji pernikahan Arkana membuka seloyor dari gadisnya dan mencium bibir nya sekilas,


Membuat gadis nya itu melotot dengan sempurna.Pasalnya ini lah Frist kiss baginya


Pria itu hanya terkekeh melihat expresi gadis itu.


*****


setelah pernikahan.


Kirana terbangun oleh mimpi buruk nya,mencubit pipinya dengan keras berharap mimpinya itu bukan lah sebuah kenyataan.perlahan melirik kearah samping dan mendapati Lekaki itu tengah tertidur pulas.


"Aaaaaahhhh,,,"Terikanya membuat Pria itu terbangun


"Yakkk,!!apa yang kau lakukan?kenapa berteriak seperti itu?" bentak nya

__ADS_1


"kenapa kau ada disini?apa yang kau lakukan dikamar ku?"


Menyentil kening Kirana


"dasar oon,apa kau lupa?atau pura-pura lupa ha?aku ini suami mu sekarang"ucapnya kesal


"huaaaaaaa,,,,kamu ngak ngapa-ngapain aku kan?"


"lo bukan tipe gue"pekiknya dan berlalu kek kamar mandi membersikan diri namun gadis itu mendahuluinya


"aku mau pergi,jadi aku yang duluan mandi."berlari mendahuluinya.


Mereka selesai mandi dan bersiap pergi


Kirana turun ke dapur dan membuatkan beberapa sarapan untuk mereka.Arkana turun dari kamar menuju meja makan,sedari tadi perutnya minta makan.


"Buru-buru sekali sayang mau kemana?"Tanya mertua Kirana


"hari ini perpisahan kelas XII IPA 1 Bunda jadi aku akan kesana sebelum aku kejakarta perpisahan terakhir heehhe bisa kan Bun?"


"biar di antar sama suami mu sayang"Ayah Kirana


"aku bisa sendiri Yah,jangan kawatir ngak akan lamah kok"senyum mengoda sang Ayah


"cepat kembali"Arkana


"iya,,"kirana


Tepat pukul 15:00 Arkana mendatangi tempat Istrinya dengan wajah masam disana nampak raut wajanya senduh enta berita apa yang iya kabarkan pada gadisnya yg sedari tadi iya pandang sedang tertawa gembira


"apa yang harus aku lakukan?kau tertawa bahagia aku takut tawamu akan hilang setelah ini,oh Tuhan apa yang harus ku lakuakan"Pria itu mengacak kasar rambutnya


Gadis itu datang mendekat dan bertanya


"ada apa?"yang di tanya hanya terdiam.


Ayok readers apa yang terjadi?


Apa yang di sembunyikan oleh Arkana dari Kirana?ikuti terus ya.Jangan bosan membaca jangan lupa koment dan saranya ya

__ADS_1


Jngan lupa like.


Terimah kasih🙏🙏🙏🙏


__ADS_2