
Pagi hari mereka kembali beraktifitas seperti biasanya. Javier keluar dari kamar bersama Sky untuk sarapan.
Ketika mereka menuruni anak tangga mereka melebarkan matanya kala melihat Zivania duduk di meja makan bersama yang lain
"Jav ..." Zivania beranjak melentangkan tangan nya hendak memeluk Javier tapi pria itu segera menepisnya.
Sekretaris Han, Thomas, Philip dan Athes and the geng hanya menjadi penonton saja. Tidak ada yang berani membela Zivania lagi walaupun hanya untuk candaan.
"Ada apa denganmu? kenapa masih datang ke mansionku?" tanya Javier tidak suka.
"Tidak punya harga diri!" sindir Sky.
"Hati-hati kalau bicara!!"
"Memang benar. Kau tidak malu berita mu ada di tv hah?!"
"Aku tidak perduli. Aku akan tetap datang ke sini untuk mengambil apa yang seharusnya jadi milikku."
"Milikmu itu sekarang menjadi milikku!!" ujar Sky dengan penuh penekanan.
"Kau memang gadis kecil yang suka merebut milik orang lain!!" Zivania hendak mendekati Sky tapi Javier segera menghalanginya.
"Cukup. Lebih baik kau pergi, Zi. Aku ingin sarapan bersama istriku!!"
"Aku tidak mau!!"
"Kalau begitu ikut sarapan bersama kami saja," ucap Sky membuat Javier menatapnya tidak mengerti.
"Tidak apa, By. Ajak saja," bisik Sky.
Javier sudah berjanji untuk membiarkan istrinya melawan mantan pacar nya itu. Jadi yasudahlah.
Javier duduk di kursi utama nya, di samping kanan istri sah nya Sky Alexander dan di samping kiri mantan kekasih nya Zivania Alicia.
Keduanya melempar tatapan permusuhan. Yang lain lebih memilih makan walaupun diam-diam melirik ke arah dua macan betina itu.
__ADS_1
Javier menoleh ke arah keduanya lalu menggelengkan kepala. Sky bersikeras untuk tidak melarangnya melawan Zivania tapi Javier terkadang khawatir dengan istrinya itu.
"Jav ... kau mau pie cherry kesukaanmu kan." Zivania hendak mengambil piring berisi pie cherry tapi dengan cepat Sky menahan piring itu.
Zivania menarik piring pie cherry nya tapi Sky juga kembali menariknya. Zivania menarik lagi dengan geram dan Sky melakukan hal yang sama.
Tingkah mereka membuat semua pria di meja makan hanya bisa menghela nafas seraya menggelengkan kepala.
"Aku mau salad," ujar Javier.
Sontak tangan keduanya berpindah ke piring berisi salad. Dan aksi tarik menarik piring pun kembali terjadi.
"Lepaskan!" pekik Zivania.
"Kau yang seharusnya melepas tanganmu dari salad ini!!" hardik Sky.
"Biar aku saja sial*n!!" geram Zivania seraya menarik piring nya.
"Tidak. Aku istri sah nya!!" Sky pun dengan geram kembali menarik piring itu.
"Aku ingin sandwich!!" ucap Javier lagi.
Athes and the geng, Sekretaris Han, Philip dan Thomas hanya bisa melirik satu sama lain dengan tingkah gila dua perempuan di meja makan ini.
"Heyy bisa kah kau mengalah saja!!" Zivania menarik piring nya.
"Pelakor lah yang harus mengalah!!" Sky tak mau kalah, ia menarik lagi piring salad di depan nya.
Tarik nafas, buang. Hanya itu yang bisa Javier lakukan sampai akhirnya ia punya ide untuk melerai keduanya.
"Aku ingin nasi goreng!!"
Sontak mata keduanya mencari-cari nasi goreng di meja. Dan tidak ada, pelayan tidak ada yang memasak nasi goreng.
"Tidak ada, By," ujar Sky.
__ADS_1
"Kau bisa membuat kan nya untukku sayang?" pinta Javier dengan senyum ramah kepada istrinya.
"Siap, By."
Sky pun segera beranjak dan berlari ke dapur. Zivania yang melihat itu melebarkan mata lalu ikut berlari menyusul Sky.
"Hei ... biar aku saja yang memasak!!" teriak Zivania.
Dan sekarang mereka sedang rebutan alat masak di dapur dan rebutan bahan-bahan di kulkas dengan ricuh.
Lagi-lagi Javier hanya bisa menggelengkan kepala dan memijat keningnya yang pusing dengan tingkah kedua perempuan itu.
"Gilaa ... perempuan kalau cemburu engga main-main ya kekuatan nya," ujar Jonathan yang melihat tubuh Sky menyenggol tubuh tinggi Zivania di depan kulkas.
"Javier kau akan membiarkan mereka seperti itu?" tanya Thomas.
"Mau bagaimana lagi Sky tidak suka aku melarang nya," sahut Javier.
"Lama-lama dapur mu akan hancur," pekik Sekretaris Han yang melihat keduanya rebutan wajan sampai terjatuh.
PRANG
Suara gelas pecah mun terdengar. Javier hanya menoleh sesaat dan melihat keduanya sedang berteriak saling menyalahkan.
"Lihat gelasnya pecah!! ini semua salahmu!!" teriak Sky.
"Kau ini apa-apaan. Kau lah yang menyenggol gelas itu sampai pecah!!"
"Sudah aku bilang, biar aku saja yang memasak. Dia suamiku dan kau tahu? dia sangat suka nasi goreng buatan ku ..."
"Nasi goreng buatan ku jauh lebih enak dari pada nasi goreng buatan mu!!" kesal Zivania.
"Oh iya? kau tahu tidak, rasa nasi goreng ku sama rasanya dengan nasi goreng buatan Ayah nya. Huhh ... aku yakin kau tidak akan bisa membuat nasi goreng yang sama seperti mertua ku!!"
"Ya, memang tidak sama!! tapi jauh lebih enak!!" pekik Zivania.
__ADS_1
"Bisakah aku pingsan saja sekarang," gumam Javier yang tidak kuat melihat kedua perempuan itu di dapur.
Bersambung