Menikahi Mafia Kejam

Menikahi Mafia Kejam
#73


__ADS_3

Mereka turun ke bawah untuk makan malam, Javier tidak melepaskan genggaman nya dari tangan Sky.


Di bawah sana sudah ada Thomas, Philip dan Sekretaris Han duduk seraya menonton tv.


"Lihat, kemarin bertengkar. Sekarang sudah lengket saja," ujar Philip.


"Aku sudah bilang pertengkaran mereka hal yang wajar," hardik Thomas.


"Selamat malam," sapa Sky tersenyum ramah ke arah mereka.


"Malam Sky," jawab mereka.


Javier berdecak kesal. "Bisa tidak jangan menyapa mereka?"


"Kenapa?"


"Aku tidak suka kau lebih banyak berbicara dengan yang lain ketimbang denganku." Javier mengajak Sky duduk di sofa.


"Lebih banyak bicara apa? Sky hanya menyapa kita," bisik Philip kepada Thomas.


"Sudahlah. Dia sedang jatuh cinta si*lan!!" Pekik Thomas.


"Javier mereka membicarakan mu," ujar Sekretaris Han mendelik ke arah Thomas dan Philip.


Javier langsung menatap horror keduanya dan Thomas segera menunjuk wajah Philip seolah-olah berkata bukan aku tapi dia.


Lalu Javier menatap Sekretaris Han. "Kau, kenapa memanggilku dengan nama?!"


Sekretaris Han menghela nafas lalu menyimpan amplop coklat di meja. "Aku mengundurkan diri menjadi Sekretaris pribadimu."


Thomas, Philip dan Sky terkejut dengan perkataan Sekretaris Han.


Javier mengambil amplop itu dan membuka kertas putih di dalamnya.


Ia segera menanda tangani surat pengunduran diri Sekretaris Han.


"Kau bebas," ujar Javier.


"Sekarang siapkan berkas untuk meeting besok." Sekretaris Han mengangguk dan beranjak dari sofa.

__ADS_1


Thomas, Philip dan Sky menatap bingung.


"Bukankah Sekretaris Han baru saja mengundurkan diri? kenapa kau memberinya pekerjaan lagi?" tanya Sky


"Itu surat pengunduran diri kesopanan sayang, bukan surat pengunduran diri pekerjaan. Kau lihat saja sikap asli dia nanti."


Tak lama kemudian Sekretaris Han datang membawa beberapa berkas di tangan nya lalu melemparnya ke arah Javier.


"Pelajari saja sendiri. Aku sudah muak bertemu klien terus menerus."


Javier melempar lagi berkas nya ke arah Sekretaris Han. "Kau saja! besok aku mau bulan madu bersama, Sky!!"


Sekretaris Han, Philip dan Thomas terkejut mendengarnya. Sky hanya tersenyum samar, ah ia sangat malu kenapa Javier malah jujur seperti itu.


"Jadi kau bukan lagi Sekretaris Javier, Han?" tanya Philip.


"Masih. Tapi tidak ada lagi kesopanan untuknya," jawab Sekretaris Han lalu pria itu menunjuk wajah Javier.


"Dan kau, sopan lah sedikit dengan kakakmu ini."


"Kau lihat kan sikap asli dia sayang," bisik Javier kepada Sky.


"Kak Han-Han?" Javier menaikkan satu alisnya.


"Kau manggil dia Kak Han-Han?" Sky mengangguk sementara Sekretaris Han tersenyum.


"Kenapa kau memanggil Han-Han?" tanya Thomas.


"Karena nama Han-Han mengingatkanku dengan anjing kecil dekat rumah."


Jangan tanya sekeras apa tawa Javier, Philip dan Thomas mendengar penjelasan Sky. Sementara itu, Sekretaris Han langsung memudarkan senyuman nya. Jadi dia di anggap mirip dengan anjing.


Malam setelah mereka berkumpul di ruang keluarga seraya menonton tv Javier dan Sky kembali ke kamar.


"Lusa nanti aku mau mengunjugi Aliandra," ucap Sky.


"Aku akan menemanimu," jawab Javier.


"Tidak perlu. Aku bisa pergi sendiri."

__ADS_1


Javier melangkah mendekati Sky yang duduk di ranjang, ia sedikit membungkuk mendekati wajah istrinya.


"Mulai sekarang aku akan menemanimu kemanapun kau pergi sayang." Javier tersenyum menepuk lembut pipi Sky.


Kemudian ponsel Javier berbunyi dan itu telpon dari Sekretaris Han.


"Ada apa?" tanya Javier.


"Temani aku minum."


"Minum saja sendiri, aku punya istri!!" Javier langsung mematikan ponselnya.


"Aku tidak tahu kalau Kak Han-Han bisa kasar denganmu," ucap Sky mengingat Sekretaris Han melempar berkas ke arah Javier tadi.


Javier mengitari ranjang dan menarik tangan Sky untuk di peluk.


"Dia yang paling berani di banding Thomas dan Philip sayang. Waktu kecil kami sering bertengkar melempar mainan satu sama lain."


"Benarkah?" tanya Sky.


Javier mengangguk. "Dia melindungi ku ketika aku di bully anak yang lain dan juga sebaliknya. Kita saling melindungi, dia lebih tua tiga bulan dariku. Dan ingin sekali aku memanggilnya Kakak."


"Itu artinya kalian saling menyayangi."


"Jangan bilang seperti itu, itu menjijikan. Bagaimana bisa aku saling menyayangi sesama pria!!"


Sky terkekeh mendengarnya. Javier yang mendengar tawa Sky tersenyum lalu memeluk erat istrinya.


"Aku suka mendengar tawamu seperti ini."


Javier kemudian mencium bibir Sky lebih dalam.


Beberapa menit kemudian Sky sudah tertidur di pelukan Javier. Javier sedikit beringsut memindahkan kepala Sky ke bantal dengan hati -hati agar Sky tidak terusik dan bangun kembali.


Ia beranjak mengambil sesuatu di lemari dan itu kain panjang. Pria itu kembali mendekati istrinya, memeluk Sky kembali lalu mengikat tangan nya dan tangan Sky yang saling menggenggam.


"Maaf sayang, aku tidak mau kau kabur."


Entah apa yang ada di pikiran Javier padahal selama menikah sekalipun Sky tidak pernah kabur dari mansion nya. Tapi sekarang mereka tertidur dengan tangan yang terikat satu sama lain.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2