
Setelah hampir satu jam menunggu akhirnya nasi goreng keduanya pun jadi. Bukan memasaknya yang lama tapi bertengkar nya.
Keduanya sudah menyimpan nasi goreng di meja. Nasi gorengnya hampir mirip, di atasnya ada sayuran yang menghiasi piring. Sky sangat tidak suka sayuran, bahkan ketika memasak nasi goreng untuk Javier gadis itu melarang keras ada sayuran di atas piring nasi goreng nya.
Tapi karena ini seperti sebuah perlombaan melawan mantan kekasih suaminya alhasil ia berusaha sebisa mungkin agar nasi goreng miliknya terlihat enak.
Javier menjadi seorang juri sekarang sedangkan Sekretaris Han dan yang lain menjadi penonton saja.
"Punyamu sayang," pinta Javier.
"Ini, By." Dengan semangat Sky menyimpan nasi goreng miliknya di depan Javier sementara Zivania menekuk wajahnya kesal.
Javier langsung melahap masakan istrinya sampai habis membuat Sky tersenyum senang.
"Sekarang coba masakanku." Zivania menyodorkan nasi goreng nya.
"Aku sudah kenyang, tidak bisa memakan nya lagi."
Javier pun beranjak dari kursi seraya menggenggam tangan istrinya untuk naik ke atas.
Zivania menatap tajam ke arah mereka berdua apalagi ketika Sky merengek meminta di gendong.
Javier menggendong Sky dari depan dan gadis itu menjulurkan lidahnya ke arah Zivania.
"By, kita ke kamar," bisik Sky.
"Mau apa pagi-pagi mengajak ku ke kamar hm? tanya Javier seraya mencium pipi Sky.
"Ke kamar saja ..." rengek Sky seraya memainkan kaki nya yang tergantung.
Javier terkekeh dan akhirnya membawa Sky ke kamar. Ia mendudukan gadis itu di ranjang dan Javier melebarkan matanya kala Sky membuka kancing baju yang menutupi lehernya.
"Sayang ... mau apa?"
"Sebentar, By."
Javier tersenyum. Ah, apakah istrinya sedang menggoda nya sekarang.
__ADS_1
"Buat gigitan serangga di sini, By." Tunjuk Sky ke leher nya yang putih.
Javier melebarkan matanya tidak percaya. Istrinya sedang menggoda nya. Ah benarkah.
"Ayo ... By." rengek Sky lagi.
"Kau ingin memanas-manasi Zivania?"
Sky mengangguk dan Javier menyentil kepala istrinya.
"Kau ini, suka sekali bermain-main dengan nya!!"
"Aku hanya ingin dia melihat kalau kau milikku ..."
Javier menaikkan satu alisnya tersenyum. Ia sedikit membungkukan badan nya agar sejajar dengan wajah istrinya.
"Bilang sekali lagi," pinta nya seraya mengusap wajah Sky.
"Kau milikku," ulang Sky. Dan akhirnya ciuman ganas pun mendarat di bibir Sky Alexander.
Sky mendorong pelan suaminya. "A-aku sedang datang bulan, By." Kalau di biarkan terus menciumnya Sky takut Javier sudah tidak bisa menahan nya lagi.
Sky tersenyum menepuk lembut pipi Javier. "Sabar, By."
Javier kembali tersenyum kala mendapatkan ide di kepalanya.
"Aku akan membuat gigitan serangga di lehermu tapi dengan satu syarat."
"Apa?" tanya Sky.
Javier berbisik di telinga Sky. "Kau harus menggodaku selesai datang bulan nanti."
Sky melebarkan matanya. Tahu apa dirinya soal menggoda suami.
"Bagaimana sayang?"
"A-aku ... aku tidak mengerti."
__ADS_1
"Kau membutuhkan seorang guru lagi sayang? tanya Javier mengedipkan sebelah matanya.
Sky tampak diam berfikir. "A-aku malu kalau harus memulai duluan, aku kan perempuan."
Javier memukul kening Sky dengan jari telunjuknya. "Hei ... tidak harus laki-laki terus yang memulai."
Sky menghela nafas dan akhirnya mengangguk. Javier tersenyum senang seraya memeluk istrinya gemas.
"Haruskah aku berterimakasih dengan Zivania karena kedatangan nya membuat istriku ini menjadi nakal hm ..."
"Aku belum menggodamu, jangan bilang aku nakal huhh ..."
Javier terkekeh melihat wajah cemberut istrinya, selalu menggemaskan. Dan akhirnya permintaan Sky membuat gigitan serangga pun di kabulkan Javier. Tidak hanya satu, tapi ada banyak sampai beberapa kali Sky harus mendorong tubuh Javier karena takut suaminya lupa kalau ia sedang datang bulan.
Sebuah gedoran keras membuat mereka menoleh ke arah pintu.
"Itu pasti Zivania ..." Sky langsung beranjak membuka pintu.
"Ada apa? menganggu saja!!" ujar Sky seraya menggosok-gosok lehernya agar Zivania melihat bekas merah itu.
Dan benar saja, Zivania langsung melebarkan matanya. "K-kau ... kau sedang ..."
Sky mengangguk sombong. "Iya. Dan kau menganggu kami!!"
Javier pun menghampiri mereka, makin terbelalak Zivania kala melihat kancing baju Javier sudah terbuka semua.
Sepagi ini mereka melakukan nya? hanya itu yang ada di pikiran Zivania.
"Pulanglah, aku sedang mengirim sesuatu ke tubuh istriku dan kau menganggu nya," ucap Javier.
"Jav ... kenapa kau ... kenapa seperti ini!!"
Sky menjulurkan lidahnya ke arah Zivania. Zivania tampak geram sampai dada nya naik turun dengan tangan mengepal. Ia akhirnya pergi dari mansion Javier dengan kesal.
Dan Sky Alexander pun tertawa puas.
"Ingat janjimu sayang," bisik Javier seraya memeluk tubuh istrinya dari belakang.
__ADS_1
Sky hanya mengangguk pelan. Ah harus kah ia mencari di internet cara menggoda suami atau meminta suaminya sendiri menjadi guru lagi.
Bersambung