
Semua bertepuk tangan dengan presentasi Keenan dan sekarang giliran De Willson group yang maju tapi Javier malah menahan Sekretaris Han yang hendak beranjak dari duduknya.
"Kami mundur," ucap Javier membuat semua orang terkejut.
"Jangan gila sial*n!!" bisik Sekretaris Han.
Javier benar-benar tidak sabar untuk keluar dari ruangan ini dan berbicara dengan istrinya.
Sky menatap Javier bingung.
"Majulah jangan menyerah seperti itu!!" ucap Sky.
Javier tersenyum miring melihat Sky yang berbicara dengan nya. Oh ayolah, ia sangat merindukan suara istrinya ini. Apalagi pipi nya yang semakin besar karena kehamilan nya membuat Javier ingin sekali menoelnya lagi.
"Aku suka dengan suaramu," sahut Javier memandang Sky tanpa berkedip dengan senyuman mautnya membuat semua orang bingung.
Keenan tampak sangat kesal, dari tadi pria di depan nya ini selalu mencari kesempatan kepada Sky.
"Sky, kita pergi saja dari sini," bisik Keenan.
"Pria di depanmu ini sepertinya sangat bahaya," lanjut Keenan.
"Ya, memang sangat bahaya. Saking bahaya nya sampai bisa mengirim anak serangga ke tubuh Nyonya mu itu," sahut Sekretaris Han.
Javier tersenyum masam ke arah Keenan mendengar perkataan Sekretaris Han.
Keenan berdecak. "Apa-apaan kalian ini!! berhenti menggoda, Sky. Dasar tidak tahu malu!!"
"Kau lah yang tidak tau malu!!" pekik Javier.
Sky menghela nafas melihat pertengkaran mereka.
Sementara itu Sekretaris perusahaan X tampak bingung, apa tujuan meeting ini. Kenapa malah membahas anak serangga.
"Saya juga mundur." Sky beranjak dari kursi dan Javier yang melihat itu segera berlari menyusul istrinya.
Jangan tanya seberapa bingung Sekretaris perusahaan X melihat dua rekan bisnis nya yang sama-sama mundur itu.
Padahal sebelumya De Wilson group dan Valaric group begitu semangatnya di ajak kerja sama bisnis.
Keenan ikut keluar menyusul Sky, begitupula dengan Sekretaris Han yang ikut menyusul Javier.
Mereka meninggalkan Sekretaris perusahaan X yang hanya bisa garuk-garuk kepala saja di tinggalkan sendirian.
"Sky!!" teriak Javier.
Sky melangkahkan kaki nya lebih cepat dan menekan tombol lift. Ia masuk ke lift dan buru-buru menekan lift agar tertutup.
__ADS_1
Ketika pintu lift hampir tertutup rapat Javier menahan pintu itu dengan badan nya. Sky menghela nafas dan kembali menekan tombol lift agar terbuka kembali.
Setelah Javier masuk pintu lift tertutup menyisakan dua Sekretaris yang mengumpat kesal karena tidak bisa masuk.
"Si*l!! kemana pria set*n itu membawa Sky!!" geram Keenan.
"Kau bilang apa?" tanya Sekretaris Han tidak terima.
"Set*n. Kau dan Tuan mu itu sama-sama set*n!!"
Sekretaris Han mendengus kesal. "Berani sekali kau bilang seperti itu manusia idiot!!"
"Apa kau bilang?!!" bentak Keenan.
"Idiot!!"
"Dasar kau set*n!!" teriak Keenan.
"Manusia idiot!!" teriak Sekretaris Han.
Keenan menjambak rambut Sekretaris Han dengan geram, memutar-mutar tubuh nya dan Sekretaris Han tidak mau kalah, ia memukul perut Keenan sampai tersungkur ke tembok.
Sekretaris Han membereskan rambutnya yang berantakan.
"Si*l!! kau bertengkar seperti perempuan saja dasar manusia idiot!!
Sementara itu di dalam lift Sky tampak gugup, ia hanya mengelus-ngelus perutnya saja di saat Javier di sampingnya tidak berhenti memandangnya.
Javier mendekati Sky dan Sky menggeser tubuhnya ke samping. Terus seperti itu sampai Sky terpojok ke ujung lift.
Javier tersenyum miring. Ia memerangkap wanita hamil itu dengan kedua tangan nya di pojok Lift.
Sky membuang muka dengan tangan mengelus terus perutnya.
Javier tersenyum miring, ah ia sangat merindukan istrinya ini.
Javier menghela nafas, mengelus poni Sky yang menghalangi wajahnya dengan lembut.
Jantung Sky berdebar lebih kencang tapi ia berusaha tenang. Setelah sekian lama, ia merasakan lagi perasaan ini, perasaan gugup karena di sentuh oleh pria, apalagi Javier masih suaminya.
Javier berbicara dengan suara beratnya dengan tatapan menatap lekat wajah istrinya. "Kau sangat sexy Mommy serangga ..."
Suara dari pintu lift terbuka membuat Sky kabur dari perangkap suaminya dengan cepat. Javier tersenyum miring melihat istrinya lari terbirit-birit.
Dengan santai nya ia menyusul Sky, ia memasukkan kedua tangan nya ke saku celana seraya bersiul santai. Seberapa keras wanita hamil itu berlari, Javier pasti mudah menangkapnya.
Lagi pula Sky tidak bisa berlari cepat karena kandungan nya.
__ADS_1
Sekretaris Han dan Keenan sudah ada di bawah melewati lift yang lain.
"Jav!!" teriak Sekretaris Han.
Javier menoleh ke arah Sekretaris Han yang sedang mengunci leher Keenan di tangan nya. Pria itu melempar kunci mobil ke arah Javier.
Keenan berusaha memberontak tapi kesulitan.
"Hei, jangan berani menyentuh Sky atau kalian akan mati!!" teriak Keenan seraya berusaha melepaskan tangan Sekretaris Han yang melingkar di lehernya.
Javier menangkap kunci mobil itu. Ia berjalan kembali menyusul Sky.
Sky berlari ke arah mobilnya kala mendengar pintu mobil terbuka. Yang ia pikir Keenan lah yang membuka kunci pintu mobil.
Sky menghembuskan nafas setelah berhasil masuk ke mobil, ia celengak-celinguk mencari Keenan.
Tapi tiba-tiba Javier masuk ke kemudi mobil membuat Sky terbelalak.
"K-kau?"
"Kita mau kemana nona?" tanya Javier dengan senyum menggoda nya.
"Dimana Keenan?" tanya Sky dengan kesal.
"Aku yang akan menggantikan Keenan menjadi supir pribadimu nona," sahut Javier.
"Dia bukan supir, dia Sekretaris ku," balas Sky.
"Keluarlah dari sini!!" kesal Sky.
Bukan keluar Javier malah mendekatkan wajanya ke arah Sky. Sky berusaha menjauh.
"Jangan macam-macam, aku sedang hamil!!"
Javier tersenyum. "Dan siapa yang membuatmu hamil hm?"
Tubuh Javier sudah di kuasai rindu yang sangat dalam, ia akhirnya mencium bibir Sky dengan naf*u nya dan satu tangan pria itu mengelus perut Sky yang besar.
Sky memberontak terlalu keras pun tidak bisa karena ia juga harus menjaga si kembar di dalam sana.
Di sela-sela ciuman nya Javier tersenyum haru kala merasakan si kembar menendang di bawah sana.
Bersambung
Ada pembaca baru yang minta nama Sekretaris Han dan Pak Liam di ganti aja karena ingat lapak sebelah katanya (pasti tau yg mana).
Belajar menghargai penulis, jangan membawa lapak orang lain ke karya orang lain juga. Karena itu bisa bikin semangat nulis author nya turun.
__ADS_1
Hanya nama yang sama bukan ceritanya 🙏🏻