Menikahi Mafia Kejam

Menikahi Mafia Kejam
#67


__ADS_3

Mereka duduk berdampingan di sofa balkon. Zivania menatap Javier penuh arti. Sementara pria itu hanya menatap pemandangan di depannya.


"Kau berubah, Jav." suara Zivania terdengar lemah. Ia sedih melihat mantan kekasihnya memalingkan muka darinya.


"Aku tidak berubah, Zi. Aku hanya mengikuti semua keinginanmu."


"Aku--"


"Kau yang ingin hubungan kita berakhir, bukan?" kini Javier menoleh ke arah Zivania.


"Lalu kenapa kau datang lagi?" lanjutnya.


"A-aku ..."


"Kenapa kau datang seolah-olah kau tidak membuat kesalahan, Zi!!"


"Javier aku--"


"Berhentilah mengangguku mulai sekarang!!" Javier beranjak dari duduknya dan Zivania segera memegang tangan Javier.


Pandangan Zivania menoleh ke arah kaca. Athes and the geng dan Sky sedang mengintip pembicaraan mereka.


Athes and the geng dan Sky segera memalingkan wajahnya ke arah lain. Mereka terlihat salah tingkah.


"Aku sudah bilang jangan mengintip," bisik Aiden.


"Ide Jonathan memang sesat!!" ucap Nicholas.


"Aku lagi yang di salahkan padahal kalian juga penasaran!!" hardik Jonathan.


"Bagaimana ini, kita ketahuan," bisik Sky seraya meremas jari-jemarinya. Ah betapa malunya dirinya karena mengikuti ide gila Athes dan yang lain.


"Sky!!" panggil Javier. Javier melepaskan kasar tangan Zivania yang memegang nya.


"Sky kau di panggil cepat kesana!" ucap Jonathan.


"Aku tidak mau, kau saja."


"Sky cepatlah. Kau mau kita tetap hidup, bukan?"


Sky menghela nafas lalu berbalik perlahan. Dan Javier tersenyum ke arahnya.

__ADS_1


"Kemari," panggilnya dengan melentikkan jarinya ke arah Sky.


Sky mengigit bibir bawahnya berjalan menunduk ke arah Javier.


"Kau mengintip hm?" Javier mencubit pelan hidung Sky dan jangan tanya seberapa marahnya Zivania melihat itu.


"A-aku ... tidak sengaja," jawab Sky.


Javier tersenyum, menggenggam tangan Sky dan berbalik menatap Zivania.


"Dia istriku, bukan istri bisnis seperti Carla!!"


Zivania tertawa tidak percaya dengan ucapan Javier. "Sudahlah ... berhenti akting di depanku, Jav."


Javier menghembuskan nafas berbalik menatap Sky di sampingnya lalu merenguh wajah istrinya itu dan menciumnya di depan Zivania. Sky memberontak tapi sudah pasti gagal.


Zivania kalang kabut melihat itu, Ia terbelalak seketika. Sementara Athes and the geng, Thomas, Philip dan Sekretaris Han tersenyum penuh kemenangan.


Javier melepaskan ciumannya, Sky mengusap bibir dengan tangan nya. Seandainya Javier menciumnya di depan Sekretaris Han dan yang lain itu sudah biasa. Tapi ini, di depan wanita yang Sky tidak kenal.


"K-kau ..." Zivania menatap kesal Javier dan Sky.


"Urusanmu denganku!! Jangan berani menyentuh istriku!!


Zivania meringis karena Javier mencengkram tangan nya sangat kuat. Javier menghempaskan tangan Zivania sampai perempuan itu mundur beberapa langkah.


Javier membawa istrinya masuk ke dalam.


"AKU AKAN MEMBAWAMU KEMBALI KEPADAKU JAVIER!!" teriak Zivania.


"Aaaarrrkkkhhh." Zivania berteriak frustasi melihat sikap Javier yang menindas nya seperti itu.


Dimana Javier yang lembut, dimana Javier yang selalu memperlakukan nya dengan penuh kasih sayang. Kenapa seperti ini, kenapa sikap Javier sangat berubah sampai Zivania tidak mengenali sikap Javier yang sekarang.


Javier tidak pernah berteriak kepadanya, tapi sekarang. Pria itu mencengkram tangan nya dengan sangat kuat.


Javier membawa Sky kembali masuk ke kamarnya. Mereka duduk kembali di sofa.


"Sky." Javier menoleh ke samping.


"Iya?"

__ADS_1


"Duduk disini." Javier menepuk paha nya.


Sky pun menurut, ia beranjak dan duduk di pangkuan Javier.


Tak ada yang bicara, keduanya hening. Javier memeluk Sky di pangkuan nya dengan sesekali mencium pundak dan pipi gadis itu.


Tiga puluh menit kemudian Javier kembali berbicara.


"Dia mantanku, kami berhubungan selama lima tahun."


"Namanya Zivania Alicia, dia seorang model."


Dalam pikirannya Sky mengulang-ngulang nama itu. Lalu membulatkan mata dan menatap Javier.


"Dia model Internasional, bukan?" Javier mengangguk.


"K-kau berhubungan selama lima tahun dengan nya?"


Javier kembali mengangguk.


"Tapi aku sudah melupakan nya sekarang." Ia memeluk tubuh Sky lagi.


"Kalian putus karena apa?"


"Karena dia ingin menggapai mimpinya."


Sky tersenyum samar. "Dia ingin menggapai mimpinya? dan mimpinya sudah tergapai sekarang. Dia kembali kesini untuk kembali denganmu, Javier."


Javier menggeleng. "Tidak akan. Kau satu-satunya untukku."


Kalimat Javier tidak menghilangkan rasa cemas di hati Sky. Jujur ia sedikit tidak percaya.


Javier memeluk Sky, ia sedang menetralkan emosinya karena kehadiran Zivania yang tiba-tiba datang ke mansion nya.


Ponsel Javier bergetar, ia membuka pesan dari seseorang. Dan ternyata itu Zivania.


Aku tidak akan menyerah, Jav. Kau milikku, selamanya!


Javier mematikan ponselnya tidak mau Zivania menganggu nya lagi. Sekarang, ia hanya ingin fokus dengan istrinya saja.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2