
"Valaric group," gumam Javier tak percaya. Itu kan perusahaan milik Xander.
Ia menghembuskan nafas. "Malas sekali bertemu denga si tua bangka itu," ucapnya.
Lalu ia menoleh ke arah Sekretaris Han. "Han, kita harus menculik si tua bangka itu. Agar aku bisa bertemu dengan Sky."
Javier belum tahu kalau Valaric di kendalikan oleh Sky sekarang.
Sekretaris Han hanya berdecak, karena ia sudah tahu Sky menjadi pemimpin di Valaric group. Walaupun jarang bertemu Sky dan Sekretaris Han masih saling memberi kabar satu sama lain dan tentu nya tanpa sepengetahuan Javier.
Tapi di antara keduanya tidak ada yang membahas Javier. Sekretaris Han tidak enak hati jika harus membahas lagi Javier di saat pria itu sudah menyakiti gadis yang ia anggap adik nya. Dan begitupula dengan Sky, gadis itu tidak pernah menanyakan kabar Javier.
Suara ketukan pintu terdengar. Javier sudah menatap tajam pintu itu karena yang ia pikir Xander lah yang akan datang.
"Selamat pagi," ucap Sky.
Yang lain menyambut Sky dengan hangat. Hanya Javier yang mematung seketika. Tubuhnya seakan membeku melihat istrinya di depan matanya sekarang.
"S-sky ..." gumam nya.
Sky terlihat santai menatap Javier tapi sebenarnya jantungnya memburu seketika. Kenapa ia tidak tahu kalau perusahaan Javier lah yang akan menjadi lawan nya memperebutkan tender kali ini.
Pandangan Javier turun ke arah perut Sky yang bulat dan besar. Matanya berkaca-kaca, seakan tak percaya melihat si kembar ada di dalam sana, ini kali pertama ia melihat perut istrinya yang besar mengandung dua benih yang ia kirimkan beberapa bulan yang lalu.
Sky mengelus perutnya kala melihat arah pandang Javier yang menatap perutnya tanpa berkedip.
"Ayo duduk," ajak Keenan.
Keenan pun menarik kursi untuk Sky yang kebetulan kursi itu berhadapan langsung dengan suaminya.
Pandangan mereka saling terkunci satu sama lain seakan di ruangan itu hanya ada mereka berdua. Mereka tak perduli dengan Sekretaris dari perusahaan X yang sedang menjelaskan di depan.
Keenan berbisik di telinga Sky membuat Sky terlonjak kaget.
__ADS_1
"Kau atau aku yang presentasi," bisiknya.
"Aku saja," sahut Sky.
"Baik, kita mulai dari Nyonya Sky," ucap Sekretaris di depan.
Sky mengangguk dan Keenan memberi semangat dengan mengepalkan tangan nya seraya tersenyum ke arah Sky.
Javier mengusap wajahnya kasar mencoba untuk tidak menangis sangking terharu nya bertemu dengan istri dan si kembar di dalam perut.
Javier merasa takjub melihat kinerja istrinya yang terlihat profesional meski sedang mengandung dan pikiran Sky tidak terganggu sama sekali dengan kehadiran Javier. Ia begitu lancar menjelaskan tentang Valaric group kepada semua orang.
"Akkhh!!"
Semua orang terkejut apalagi Javier, kala melihat Sky meringis memegang perutnya.
Pria itu segera beranjak menghampiri Sky. "Kau baik-baik saja?" tanya nya.
"Sky ... kau kenapa?" tanya Keenan tak kalah khawatir.
"Ayo, aku akan mengantarmu ke dokter." Keenan hendak memapah Sky keluar tapi gadis itu menggeleng.
"Tidak, aku baik-baik saja. Mereka hanya menendang," sahut Sky.
"Kenapa kalian menendang Mommy sekeras itu, apa kalian senang Daddy kalian ada di sini?" batin Sky.
"M-menendang?" tanya Javier.
Ingin sekali ia merasakan tendangan itu, dulu ia pikir, ialah pria satu-satunya yang akan merasakan tendangan anaknya. Tapi sepertinya Xander yang pertama.
Sky mengangguk pelan.
"Apa tendangan mereka sakit?" tanya Javier.
__ADS_1
Keenan mulai bingung dengan pria di depan nya ini. Siapa dia, berani sekali menanyakan hal itu.
"T-tidak," sahut Sky.
Sementara Sekretaris Han diam-diam memotret Javier yang sedang memegang pundak Sky lalu mengirimnya ke grup Mafia Gila di whattsap.
Grup Mafia Gila terdiri dari Thomas, Philip, Athes and the geng dan dirinya sendiri.
Grup itu di buat tanpa ada Javier di dalamnya dan mereka selalu menjelek-jelekkan Javier di dalam grup itu, atau menyumpahi Javier agar hidupnya hancur setelah kepergian Sky.
Mereka sangat membenci Javier setelah pria itu mengusir Sky dari mansion.
"Apa kau harus ke dokter?" tanya Javier lagi.
Sky melepaskan tangan Javier dari pundaknya. "Tidak perlu, terimakasih."
"Tapi kau ---"
"Tolong jangan menyentuh Nyonya Sky!!" kesal Keenan.
Keenan pun membantu Sky duduk di kursi dan presentasi kali ini di lanjutkan olehnya saja.
Jangan tanya seberapa kesal Javier melihat Keenan membantu istrinya duduk.
Keenan bersikap seperti itu karena tidak tahu kalau Javier suaminya dan lagi sudah tugasnya menjaga Sky Alexander atas perintah Xander Valaric.
Javier pun kembali duduk, Keenan mengantikan Sky di depan.
Javier mendorong segelas air ke arah Sky. "Minumlah."
"Terimakasih," sahut Sky mengambil gelas itu dan meneguk nya sedikit.
Sementara Sekretaris Han tersenyum miring.
__ADS_1
Bersambung
(Melimpir ke cerita Istri kecilku yuk heheπππ»)