Menjadi Istri Marquis

Menjadi Istri Marquis
Liang Chenyue ditangkap


__ADS_3

Prefek Zhong membaca laporan anak buahnya dengan raut wajah dingin, tangannya menggenggam erat ujung kertas yang berisi laporan tersebut.


"Heh~ hahaha...beraninya dia menaruh tikus di rumahku!!". Ini bukan lagi permasalahan pribadi Lu Xiang namun juga dirinya.


Ia tidak menyangka bahwa keponakan istrinya sangat berani menaruh mata-mata di rumah utama yang ditempati oleh istrinya dan itu sudah bertahun-tahun lamanya!!.


Membayangkan pelayan itu melaporkan kejadian penting yang terjadi di rumahnya membuat urat-urat di kepalanya menyembul, ia menghirup napas dalam merasakan sakit kepala karena terlalu terkejut menerima laporan tersebut.


Liang Chenyue!!


Ia mendapatkan petunjuk besar ini karena kesalahan pelayan yang dipekerjakan oleh Liang Chenyue, ia mendapat bisikan dan kecurigaan dari selirnya dan memerintahkan penjaga untuk mengawasi tempat diadakan pesta tanpa ketahuan.


Prefek Zhong menyuruh pelayannya agar membersihkan tempat pesta esok hari karena hari sudah malam dan walaupun ragu dan heran dengan perintah tersebut namun semua pelayan menurut kecuali seorang pelayan yang datang ke halaman depan dan mengambil piring kue.


Setelah di tangkap penjaga, awalnya pelayan itu berkilah bahwa ia ingin memakan kue tersebut karena begitu menginginkannya dan tidak terjadi apapun setelah ia memakan dua kue di piring tersebut.


Namun Prefek Zhong sangat curiga tentu saja tidak serta merta mempercayai perkataan pelayan karena sisa kue juga ada di dapur. Untuk apa pelayan itu repot-repot mengambil kue di halaman depan dan membuat orang lain curiga padanya.


"Tabib, analisa kue ini apakah ada racun yang berbahaya bagi tubuh manusia?" Yang ia pikirkan adalah racun yang bereaksi lambat sehingga orang-orang tidak menyadari sumber racun tersebut.


Sang tabib menghaluskan setengah kue, mencium aroma lalu mencicipi nya namun ia tidak menemukan komposisi yang mencurigakan.


"Tidak ada yang mencurigakan tentang kue ini Prefek".


Prefek Zhong pun semakin bingung dan mulai ragu akan kecurigaannya namun ia berusaha untuk tetap curiga dan mulai berpikir dari sudut pandang lainnya dan itu berhasil.


Ia menanyakan dari tempat duduk mana kue itu di ambil dan terkejut ketika menerima jawaban karena ia sangat ingat bahwa itu adalah tempat duduk Lu Xiang dan istrinya.


Kebetulan yang mengerikan!!.


Prefek Zhong pun mengubah pertanyaannya yaitu apakah kue tersebut akan bahaya untuk wanita hamil?.


Sang tabib tertegun dan menyadari sesuatu yang ia lewatkan lalu kembali menganalisa dan menunjukkan hasil lainnya.

__ADS_1


"Dalam kue ini terdapat dua rempah yang berbahaya bagi wanita hamil yaitu rempah fenugreek dan asafoeda. Wanita hamil bisa mengalami kontraksi hebat hingga keguguran jika memakan banyak dua rempah tersebut. Prefek, dalam kue ini terdapat banyak dua rempah itu".


Mata Prefek Zhong membesar, sang pelayan yang tertangkap mulai panik dan bersujud memohon ampun namun sama sekali tidak digubris oleh majikannya.


Yang Prefek Zhong pikirkan bagaimana jika hal itu terjadi pada Adelia ketika ia berada di pesta keluarganya!!.


Bukan hanya Lu Xiang yang menjadi dingin hatinya namun juga keluarga walikota dari berbagai wilayah dan keluarga cendikiawan lainnya. Siapa yang akan percaya padanya jika ia bisa meracuni istri orang yang baru saja berjasa dan berkontribusi untuknya!.


Membayangkan resiko tersebut membuat tubuh Prefek Zhong bergidik ngeri. Liang Chenyue tidak hanya ingin menghancurkan Adelia namun juga keluarganya!!!.


"Siksa pelayan ini sampai ia mengatakan siapa yang menyuruhnya melakukan hal keji itu!!!". Walaupun ia sudah memiliki kandidat pelaku namun ia harus menerima bukti dan kesaksian agar bisa menangkap wanita sialan itu!!.


Liang Chenyue hampir membuat karirnya yang baru saja cemerlang hancur berantakan!!.


Pelayan tersebut akhirnya menyerah setelah di siksa dua jam dan mengeluarkan apapun yang ia ketahui. "Ampuni hamba tuan besar!! Nyonya Zheng mengancam hamba dengan keluarga hamba jika hamba tidak melakukan keinginannya!!! Hamba mohon ampun Prefek Zhong, anda boleh membunuh hamba tapi tolong lepaskan keluarga hamba!!!".


Sang pelayan memukul kuat kepalanya beberapa kali hingga akhirnya meninggal dunia, ini lebih baik daripada di hukum di khalayak ramai dan membuat keluarganya malu!!.


Prefek Zhong memegang dadanya yang terasa sakit, berbagai hal yang telah Liang Chenyue lakukan pada keluarganya yang bahkan mencoba meracuni selir kesayangannya!!!, ia berpikir bahwa kejadian itu karena keteledoran selir Meng dan tidak mendengarkan penjelasan wanita itu yang menuduh istrinya lah yang berbuat demikian!!.


"Kenapa kau tidak percaya padaku!! Aku keguguran karena istrimu tidak mentolerir ku untuk memiliki anak laki-laki!!!"


Karena kejadian itu, ia mulai menjauh dari selir Meng walaupun akhirnya berbaikan namun hubungan keduanya tidak setulus seperti dulu.


Apa yang membuat Liang Chenyue begitu berani melakukan itu?!!.


Pikiran Prefek Zhong tertuju pada istrinya yang membuatnya tertegun lalu tertawa nanar. Matanya yang pasrah menjadi begitu dingin.


"Perintahkan petugas untuk menangkap pelayan Ling dan tangkap juga Liang Chenyue untukku!!".


Ia tidak bisa mentolerir lagi sikap wanita itu, jika sekarang ia berani mencelakai orang lain di kediamannya maka besok ia bahkan berani mencelakainya jika berpikir sudah tidak sejalan dan bermanfaat lagi!!.


Sore itu masyarakat di gemparkan oleh berita tentang percobaan pembunuhan yang dilakukan oleh Nyonya Zheng yang notabene adalah keponakan dari istri Prefek Zhong.

__ADS_1


Mereka tidak menyangka bahwa rumor tentang terjadi sesuatu di pesta keluarga Zhong yang berhubungan dengan Lu Xiang benar adanya!!.


Zheng Hui dan anak-anaknya juga terkejut melihat banyak petugas yang datang ke rumah mereka dan menangkap Liang Chenyue!!.


"Apa yang kalian lakukan?! Apa kalian tidak tau kediaman siapa ini?!!". Zheng Hui mencoba menahan namun tentu saja tenaganya tidak sepadan dengan petugas yamen yang memiliki ilmu beladiri.


"Maaf atas kelancangan kami tuan Zheng. Kedatangan kami kemari untuk menangkap pelaku yang telah mencoba melakukan  pembunuhan pada istri sarjana Xiefu. Mohon kerjasama anda".


"Kalian sudah gila!! Kalian tidak tau siapa aku?!! Aku keponakan dari istri Prefek Zhong, aku bisa menghancurkan karir dan keluarga kalian hanya dengan menjentikkan jari!!" Liang Chenyue tidak menyadari keadaannya sekarang dan masih bersikap arogan.


Zheng Hui menatap tidak setuju pada istrinya namun tetap membujuk petugas yamen dan mengatakan bahwa ini pasti suatu kesalahpahaman.


"Tuan dan nyonya Zheng. Kami hanya menuruti perintah dan perintah ini datang langsung dari Prefek Zhong, jika anda tidak setuju dengan perintah ini tolong sampaikan sendiri pada Prefek!!" Petugas yamen menjadi kesal dan berterus-terang, tidak lagi menghargai Liang Chenyue dan Zheng Hui.


"Tidak! Lepaskan aku!! Lepaskan. Kalian akan menyesal melakukan ini!! Ingat ucapanku kalian akan menyesal melakukan ini padaku!!".


Pemberontakan Liang Chenyue sama sekali tidak berpengaruh pada petugas yames. Teriakan kerasnya membuat orang-orang berkumpul di luar gerbang dan melihatnya ditarik dengan tangan terikat ke belakang, wajah Liang Chenyue begitu memerah karena marah dan malu.


Berita tentang Liang Chenyue ditangkap tersebar ke penjuru kota Fucheng, anak buah Prefek Zhong menggiring topik dengan membuat masyarakat hanya fokus pada Liang Chenyue dan tidak hubungannya dengan Liang Shu, istrinya.


"Apa yang kau lakukan suamiku?!! Kenapa kau menangkap Chenyue?!".


Prefek Zhong menatap datar istrinya lalu kembali membaca laporan. "Aku menangkapnya karena dia berbuat kesalahan yang fatal. Kau kemari hanya untuk bertanya itu?".


"Apa maksud mu Chenyue melakukan kesalahan?! Bagaimana mungkin?" Liang Shu begitu terkejut mendengar berita tentang penangkapan keponakannya dari pelayan.


Prefek Zhong tersenyum miring. "Apa maksudmu bagaimana mungkin? Dia bahkan tega menggugurkan kandungan selir pamannya sendiri".


Mata Liang Shu terbelalak. "Su-suamiku, apa yang kau bicarakan? Tidak mungkin Chenyue melakukan itu".


Prefek Zhong tertegun melihat reaksi suaminya lalu tertawa nanar. "Rupanya kau tau Liang Shu, rupanya kau tau dan kau berpura-pura kasian pada Meng Xin Qiang!. Kembali ke rumahmu, kau tidak perlu mengurusi urusan ini dan jangan keluar satu langkah pun sebelum ada izin dari ku!!".


Liang Shu hampir terjatuh lemas jika pelayannya tidak menahannya, ia menatap tidak percaya pada suaminya lalu tertawa menangis. Sekian lama mereka menikah ia tidak pernah punya tempat di hati suaminya.

__ADS_1


Selir Meng yang mendengar itu semua tertawa keras hingga menitikkan air mata. "Nak, hukuman bagi mereka telah tiba!! Apa kau melihatnya di surga?!!".


Keadaan di kediaman keluarga Zhong menjadi runyam karena permasalahan Liang Chenyue. Namun keluarga Lu Xiang menikmati kebersamaan mereka dengan tenang dan harmonis.


__ADS_2