Menjadi Istri Marquis

Menjadi Istri Marquis
Pembukaan toko De Xiang


__ADS_3

Adelia dan Lu Xiang sudah bersiap untuk acara pembukaan toko kue De Xiang perdana di Fucheng. Mereka bangun lebih awal dan mengantarkan Lu Cheng dan Lu Shan berangkat ke akademi sebelum pergi ke toko.


Lu Niang, Lu Kai dan enam pegawai lainnya sudah beberes dan membersihkan toko dengan sangat bersih dan menunggu majikan mereka datang.


Lu Mei dan Lu Yan serta Lu Fang menyiapkan kue tart dan kue puding dibawah instruksi Adelia semalaman untuk membuat kue tart yang banyak karena Adelia mengundang beberapa teman suami dan adik-adiknya.


Adelia juga memberitahu Lu Yan cara membuat pancake dengan topping madu dan buah stroberi, walaupun terlihat sederhana namun tampak menggugah selera dengan manisnya madu dan rasa manis asam stroberi.


Lu Kai dan Lu Cai membentang tali kain satin merah yang ditengahnya terdapat bunga di hadapan kedua majikan mereka.


Adelia dan Lu Xiang tersenyum pada satu sama lain lalu memotong tali kain satin dengan serentak. Para pegawai pun bertepuk tangan.


Lu Niang membakar petasan pertanda suatu acara lalu membungkuk rendah pada Adelia dan Lu Xiang. "Selamat tuan besar, nyonya atas berhasilnya pembukaan toko kue De Xiang!".


Pegawai lainnya juga mengucapkan selamat.


Orang-orang berdatangan melihat perayaan pembukaan tersebut. Adelia menyapa mereka dengan sopan.


"Selamat pagi semuanya. Hari ini saya Adelia dan Xiefu Lu Xiang membuka toko kue perdana di Fucheng, sebagai perayaannya kami memberi diskon 20% untuk tuan dan nyonya yang berkunjung ke toko kami"


Orang-orang tersebut tertegun mendengar bahwa pemilik toko kue adalah istri Xiefu Lu. Sarjana yang mengemukakan ide hebat seperti pembuatan tanggul yang hampir selesai itu.


"Kau sarjana Xiefu! Kalau begitu aku akan mencoba kue kalian".


"Ya. Kita pasti akan mendapat berkah dari Xiefu Lu". Banyak orang yang mengagumi sarjana yang sangat wibawa dan elegan, terlebih yang mendapat gelar Xie dan bahkan sudah bisa berkontribusi untuk masyarakat.


Orang-orang masuk ke dalam toko kue yang langsung disambut oleh para pegawai. Desain interior yang cerah dan elegan membuat mereka terkagum. Lemari kaca yang diletakkan di dalamnya berbagai buku cerita dan puisi serta ukiran kue yang diwarnai dengan berbagai warna yang sangat cantik hingga membuat pelanggan menjadi berselera dan ingin segera memesannya.


Ini pertama kalinya ia melihat toko dengan dekorasi unik dan memanjakan mata. Terlebih pegawai memakai pakaian cerah seperti merah hanfu yang rapi dan bersih membuat mood pelanggan meningkat.


Para pegawai membawakan menu yang terdapat gambar dan harganya lalu mulai menjelaskan menu tersebut pada masing-masing pelanggan dengan sabar.


Pelanggan melihat gambar di menu yang begitu menggugah selera lalu segera memesan beberapa potong kue tart atau puding dan minuman milk tea atau teh cincau. Walaupun kue dan minuman mempunyai harga yang tinggi yaitu sekitar 3 sampai 5 koin perak per menu namun itu tidak membuat pelanggan merasa mahal karena dekorasi cantik dan pelayanan yang memuaskan dari pegawai yang selalu sabar dan tersenyum dalam melayani mereka.


"Dekorasi toko sangat unik dan menarik. Siapa yang membuat desain ini?".


"Desain dibuat sendiri oleh bos kami. Nyonya Xiefu".


"Benarkah? Aku tidak menyangka bahwa istri Xiefu sangat pintar hingga dapat mendesain dekorasi unik seperti ini".

__ADS_1


"Itu fungsinya untuk apa?" Seorang pelanggan menunjukkan lemari tempel di dinding atas. Ini pertama kalinya ia melihat furnitur di tempel di dinding atas namun sangat menarik karena di bawahnya terdapat meja dengan berbagai bahan-bahan minuman yang disimpan dalam botol kaca, tampak begitu cantik dengan berbagai warna.


"Itu lemari tuan. Kami menyimpan gelas dan piring di sana".


"Bagaimana dengan kue di sana? Aku ingin potongan kue yang di sana" Pelanggan lainnya menunjuk ukiran kue yang berwarna warni yang disimpan di lemari kaca.


"Itu hanya ukiran tuan. Jika anda ingin melihat kue yang ingin anda pesan, silahkan lihat di meja kaca besar" Pegawai menjawab dengan sabar dan tetap tersenyum sembari menunjukkan meja kaca penyimpan kue.


Pelanggan tersebut kagum melihat ukiran kue yang begitu menggugah selera.


Lu Mei dan Lu Niang serta Lu Kai terpaksa bergabung dengan para pegawai dalam melayani pelanggan yang banyak bertanya sebelum memesan membuat pelayanan lebih lama sehingga tidak dapat melayani pelanggan lainnya.


Keluarga besar lainnya juga mengirim anak atau cucu mereka untuk mengucapkan selamat pada Lu Xiang dan memperkenalkan diri mereka karena ingin menjalin hubungan dengan Xiefu Lu yang sudah berkontribusi hebat di Fucheng.


"Senior Xiefu, saya sudah mendengar banyak hal yang hebat tentang anda. Saya Jun Zhong dari keluarga Jun mengucapkan selamat pada nyonya Xiefu dan senior Xiefu atas suksesnya pembukaan toko De Xiang". Seorang laki-laki bersama dengan istrinya mengucapkan selamat pada pasangan Lu.


"Terimakasih sudah datang ke acara pembukaan perdana toko De Xiang. Silahkan menikmati hidangannya".


"Apa Jun Shi anak kalian?" Tanya Adelia.


"Ya. Bagaimana kau tau nyonya Xiefu?".


Istri Jun Zhong terkekeh halus. "Maaf jika Jun Shi menyusahkan Lu Shan. Aku juga banyak mendengar tentang Lu Shan, bocah itu menginginkan tas yang Lu Shan pakai bahkan sampai merengek. Ah! Aku sampai lupa, panggil saja Miao Linlin. Semoga kita berteman baik".


Mata Adelia melebar. "Wow, kita ternyata saudara 100 tahun yang lampau. Aku juga bermarga Miao".


"Benarkah!". Keduanya berbincang dan menjadi akrab dalam waktu yang singkat.


Untuk para utusan dari keluarga besar Lu Xiang mengantarkan mereka langsung ke lantai dua, tempat khusus untuk pelanggan VIP. Seperti pelanggan lain, pasangan Jun juga takjub oleh dekorasi toko di lantai pertama.


"Dekorasinya sangat unik dan menarik. Ini pertama kalinya aku melihat dekorasi toko kue seperti ini, apa kau bisa memperkenalkan aku dengan desainer toko ini Adelia?". Tanya Linlin ketika sudah masuk ke ruang VIP.


Adelia merasa canggung oleh pujian tersebut membuat wajahnya merona. "Aku sendiri yang mendesainnya Linlin, aku melihat sebuah buku yang menceritakan tentang tentang dekorasi kerajaan barat jadi aku tertarik untuk mencobanya"


"Kerajaan barat memiliki dekorasi seperti ini?".


"Sepertinya iya. Aku tidak begitu tau karena hanya melihatnya di buku dan terinspirasi untuk membuat dekorasi seperti itu".


Linlin mengangguk mengerti. Ia juga pernah membaca buku tentang kultur barat yang sudah diterjemahkan. Kerajaan Murong dan Kerajaan barat membangun aliansi sehingga tidak aneh jika ada buku yang menjelaskan tentang budaya tentang kedua Kerajaan tersebut.

__ADS_1


Tak berapa lama, pasangan datang berkunjung ke toko De Xiang. Adelia dan Lu Xiang menyambut mereka karena melihat dari pakaian elegan yang keduanya pakai.


"Xiefu Lu, senang bertemu denganmu. Namaku Zhong Zihan anak pertama Prefek Zhong. Ayah menyampaikan selamat atas pembukaan toko De Xiang".


"Terimakasih. Aku juga senang bertemu denganmu kak Zihan, aku tidak menyangka kak Zihan bakal datang ke toko kecil kami".


Zhong Zihan tertawa senang akan panggilan Lu Xiang padanya, walaupun keduanya belum pernah bertemu sebelumnya namun hubungan Lu Xiang dan Prefek Zhong cukup dekat sehingga ia senang bahwa Lu Xiang tidak canggung bertemu dengannya.


"Perkenalkan ini istriku Adelia, dialah yang pemilik toko kue De Xiang".


Adelia menundukkan badannya dengan gerakan elegan sembari tersenyum. "Apa kabar kak Zihan".


"Hahaha, baik, baik. Ini istriku Qiao Xue".


Seorang wanita cantik namun berkepribadian lembut menggenggam tangan Adelia dengan sangat akrab. "Senang bertemu denganmu Adelia. Aku dengar bahwa kue tart yang di Fucheng berasal darimu".


"Kakak ipar. Kau terlalu berlebihan, aku hanya mencoba sesuatu hal dan menjualnya".


"Silahkan masuk kak Zihan, kakak ipar" Lu Xiang mempersilahkan keduanya untuk naik ke lantai 2 lalu memperkenalkan menu yang ada di atas meja.


"Adelia menciptakan menu baru yaitu keu puding dan pancake. Kak Zihan dan kakak ipar Qiao bisa mencobanya".


Keduanya melihat gambar menu dan merasa tertarik, baik Zhong Zihan dan Qiao Xue sudah mencicipi rasa kue tart yang dijual oleh saudara dari keluarga ibu mereka sehingga ia ingin mencoba rasa baru.


"Baiklah. Kami akan pesan kue puding dan pancake dengan topping madu dan stroberi. Untuk minumnya aku teh saja".


"Bagaimana denganmu kakak ipar?" Tanya Adelia.


"Aku rasa dengan minuman manis. Bisa kau rekomendasikan minuman untukku Adelia?".


"Tentu. Apa kakak ingin panas atau dingin?".


"Dingin lebih enak".


"Kalau begitu bagaimana dengan milk tea, ini minuman perpaduan antara susu dan teh. Kalau kakak ipar suka dengan kopi namun rasanya tidak kuat dan pahit aku rekomendasi untuk kakak ipar cappucino cincau, minuman ini perpaduan kopi susu dan karamel ditambah dengan cincau lembut".


Qiao Xue melihat gambar kedua minuman tersebut dan lebih penasaran dengan cappucino cincau dan memesannya.


Adelia memberitahu pada pelayan tentang pesanan pasangan Zhong dan kembali ke lantai pertama untuk menyambut pelanggan VIP lainnya.

__ADS_1


__ADS_2