Menjadi Istri Marquis

Menjadi Istri Marquis
Zhuangyuan


__ADS_3

Pemeriksaan hasil ujian sebelum di umumkan membutuhkan waktu tiga, walaupun kandidat yang mengikuti ujian lebih sedikit daripada ujian Hui-shih namun pemeriksa ujian harus memeriksa kertas jawaban dua kali sebelum menyerahkan hasil ujian dan kertas jawaban yang memiliki kualitas terbaik kepada Kaisar sehingga pemeriksaan hasil ujian membutuhkan waktu yang lebih banyak daripada biasanya.


Lu Xiang cukup yakin dengan jawaban yang ia tulis namun tidak percaya diri ia akan dipilih sebagai kepala juara seperti ujian sebelumnya karena pemeriksa ujian kali ini adalah Kaisar langsung, ibukota tempat berkumpulnya singa dan naga sehingga banyak sarjana yang berkualitas bahkan lebih daripadanya mengikuti ujian istana namun demikian ia cukup yakin akan menduduki posisi 10 teratas dengan saran yang ia tulis.


Namun pagi harinya sebelum hasil ujian diumumkan keesokan harinya, rumah sewa yang ia tempati bersama dengan Wang Jiayou kedatangan Kasim istana dan mengatakan bahwa Kaisar menyuruh Lu Xiang dan Wang Jiayou secara perintah lisan untuk pergi ke istana menemuinya.


"Perintah oral Kaisar! Kaisar yang agung memanggil Xiao Xieyuan Lu Xiang dan Xiao Xieyuan Wang Jiayou untuk segera menghadap Kaisar. Sekian!".


Melihat sikap ramah kasim istana, Lu Xiang dan Wang Jiayou yakin bahwa panggilan ini berhubungan dengan jawaban ujian yang mereka tulis. Walaupun kasim istana tidak mengatakan tujuan panggilan itu namun jika tidak penting kasim istana pasti hanya akan menyuruh anak buahnya untuk menyampaikan perintah tersebut.


Sesampainya di istana, kasim istana Li menuntun Lu Xiang dan Wang Jiayou menuju ke balai pertemuan mahkamah, di perjalanan mereka menemui seorang kasim yang juga sedang menuntun seorang laki-laki yang berpakaian seperti sarjana.


Lu Xiang dan Wang Jiayou mengetahui bahwa itu adalah sarjana lainnya yang dipilih oleh Kaisar atas jawaban berkualitas yang ia tulis. Kedua kasim istana dan ketiga sarjana masuk ke balai pertemuan mahkamah.


Sesampainya disana, ketiganya tidak langsung menemui Kaisar melainkan menunggu selama hampir setengah jam sebelum dipanggil oleh kasim yang memberi pengumuman.


"Kami menghadap Kaisar, hidup Kaisar semoga anda panjang umur berpuluh ribu tahun!". Ketiga berlutut dan memuja Kaisar.


"Bangunlah".


Lu Xiang dan ketiga bangun namun tidak ada yang berani menatap wajah Kaisar karena sangat tabu dan dilarang sebelum diperintahkan.

__ADS_1


"Aku memanggil kalian karena jawaban yang kalian tulis sangat berkualitas dan aku sangat mengapresiasi talenta dan wawasan yang kalian miliki".


"Terimakasih atas pujian tinggi anda Kaisar. Kami merasa sangat terhormat".


"Angkat wajah kalian".


Lu Xiang, Wang Jiayou dan sarjana yang bernama Shao Lan mengangkat wajah mereka. Lu Xiang tertegun melihat wajah Kaisar yang sudah tua walaupun baru berumur lebih dari 50 tahun namun ia tidak terlalu gugup dan takut, ia menatap Kaisar Murong dengan tenang sebelum kembali menundukkan wajahnya.


Kaisar menatap satu persatu sarjana yang akan menjadi pegawai pemerintah di kerajaan miliknya lalu menilai dan merasa puas, kandidat kali ini tidak berasal dari keluarga bangsawan sehingga ia dan Murong Xianming dapat memperkuat pengaruh mereka dan menekan kekuasaan yang dimiliki oleh keluarga bangsawan.


"Aku umumkan bahwa ketiga sarjana bertalenta dan wawasan menjadi kepala juara ujian istana. Wang Jiayou sebagai peringkat ketiga bergelar Tanhua dan menempati jabatan kelas 7 di administrasi akademi Huanlin, Shao Lan sebagai peringkat kedua bergelar Banyan dan akan menempati jabatan kelas 7 di administari akademi Huanlin".


"Lu Xiang sebagai perangkat pertama ujian istana bergelar Zhuangyuan dan akan menempati kelas 5 di kementerian pekerjaan umum".


!!!


Semua mata pejabat membesar mendengar pengumuman tersebut, mereka melihat satu sama lain dan berkomunikasi dengan mata, walaupun banyak diantara mereka yang tidak setuju namun tidak ada satupun dari mereka yang dapat membantah karena telah mengetahui ide kincir air yang diajukan oleh Lu Xiang dan tau manfaat yang besar yang akan dinikmati oleh masyarakat akan tetapi dalam hati mereka mengeluh karena jabatan kelas 5 terlalu tinggi oleh Lu Xiang yang baru saja memulai karirnya.


Marquis Shan yang juga berdiri di barisan kedua juga tidak setuju dengan hasil yang diumumkan oleh Kaisar, ia merasa kesal, malu dan merasa seperti ditampar karena sebelumnya ia mengancam Lu Xiang yang karirnya tidak akan berjalan mulus di akademi Huanlin namun sekarang laki-laki itu mempunyai jabatan kelas yang sama dengannya.


Kaisar melihat reaksi pegawai kerajaan miliknya dan tau bahwa kebanyakan dari mereka tidak setuju dengan keputusan yang ia buat. "Kenapa? Apa pejabat Zhen tercinta ada yang tidak setuju dengan keputusan yang Zhen buat?".

__ADS_1


Para pejabat kembali menatap satu sama lain lalu perdana menteri kiri melangkah maju. "Keputusan yang Yang Mulia putuskan sangat bijaksana akan tetapi saya hanya merasa bahwa jabatan kelas 5 masih terlalu dini untuk Zhuangyuan, mohon pertimbangkan kembali Kaisar yang agung".


Seperti mendapat suntikan nutrisi, semua pejabat yang mendukung perdana menteri kiri berlutut dan mengatakan. "Mohon pertimbangkan kembali Kaisar yang agung".


Kaisar Murong diam menatap satu persatu pejabat yang berlutut di hadapannya dengan tangan yang menopang dahu. "Apa kalian tau bahwa kincir air yang begitu banyak memiliki manfaat untuk para petani dibuat oleh Lu Xiang?".


"Kami tau dan mengerti Yang Mulia Kaisar".


"Apa kalian pikir dengan kontribusi besar itu dia tidak berhak menerima jabatan kelas 5?".


Kali ini para pejabat diam sesaat sebelum menjawab. "Zhuangyuan pastas menerima jabatan tersebut".


"Bagus. Zhen pikir pejabat Zhen tercinta tidak mengerti dan terlalu bodoh untuk memahami fungsi yang diberikan oleh kincir air. Ternyata seperti yang Zhen harapkan pada pejabat-pejabat Zhen tercinta". Ucap Kaisar puas seakan ia tidak mengejek para pejabatnya.


Bibir para pejabat berdenyut mendengar pujian berisi penghinaan tersebut.


"Tidak hanya itu, Lu Xiang juga mengajukan saran yang begitu penting yang belum pernah pejabat Zhen tercinta usulkan walaupun sudah bertahun-tahun berdiskusi dengan antusias dengan Zhen".


Kaisar puas melihat reaksi para pejabat yang bingung dan penasaran akan saran penting yang ia ucapkan. "Lu Xiang mengajukan saran agar barang-barang yang transisi di pelabuhan untuk dikenakan pajak. Ia memberikan nama pajak itu sebagai pajak bea cukai, ia juga mengatakan bahwa pebisnis yang melakukan transaksi antar kerajaan mengalami keuntungan besar hingga melebihi kas kerajaan. Wow! Zhen tidak pernah tau bahwa itu terjadi di kerajaan Zhen tercinta".


Deg!!

__ADS_1


Jantung kementerian pembendaharaan berdegup kencang mendengar ucapan Kaisar. Mata perdana menteri juga sedikit membesar dan menjadi dingin, ia tidak menyangka sarjana miskin yang hanya memiliki pikiran dan otak sialan itu mampu berpikir sampai sejauh itu. Ia tidak keberatan jika pikiran dan otak sialan itu digunakan untuk kepentingan petani namun mengapa sampai melangkah jauh hingga pebisnis antar kerajaan!!!.


Saran sialan itu merusak semua rencana yang ia susun selama ini!! Lu Xiang bajingan!!. Jika ia tau bahwa laki-laki itu begitu meresahkan maka ia akan mengirimkan pembunuh bayaran untuk menghilangkannya!!!.


__ADS_2