Menjadi Istri Marquis

Menjadi Istri Marquis
Perintah membuat wine jenis baru


__ADS_3

He An'an yang duduk bersama dengan keluarga He tersenyum sangat cerah dan licik mendengar apa yang Yang Guifei katakan dan tau bahwa itu akan menghancurkan keluarga Lu Xiang sehingga ia menjadi orang yang paling menantikan apa yang Yang Guifei dan pangeran ketiga harapkan.


Begitu juga dengan keluarga Duke He yang dirugikan dan keluarga Marquis Shan yang ditolak lamaran anak gadis selirnya oleh Lu Xiang, jika saja tidak ada yang mendukung laki-laki itu maka ia pasti akan sudah melakukan sesuatu untuk melenyapkan Lu Xiang sialan itu.


Meskipun bukan mereka lah yang akan menghancurkan Lu Xiang dan istrinya namun musuh dari musuhku adalah temanku. Tidak ada musuh abadi di dunia ini melainkan keuntungan abadi, kedua keluarga yang sangat tidak menyukai Lu Xiang sangat menantikan jatuhnya laki-laki itu dan tidak bisa lagi menimbulkan gelombang apapun ke depannya.


Kaisar Murong tersenyum pada Yang Guifei. "Semua seperti yang Aiqing inginkan".


Kaisar Murong lalu menoleh ke arah Adelia. "Kalau begitu Miao Adelia akan menyiadakan wine unik yang belum pernah Zhen minum sebelumnya, jika kau berhasil melakukannya maka Zhen akan memberimu status wanita kelas pertama untukmu".


Kaisar Murong hanya mengatakan tentang hadiah jika Adelia berhasil melakukannya namun tidak mengatakan hukuman jika dia tidak berhasil melakukannya. Tindakannya membuat membuat beberapa orang bingung, mengerti ataupun tidak setuju, salah satunya adalah Yang Guifei dan pangeran ketiga.


Yang Guifei ingin melakukan sesuatu agar Kaisar Murong menambahkan hukuman dalam perintah oralnya namun melihat Kaisar Murong yang tersenyum membuat tubuh Yang Guifei merinding tanpa alasan.


Yang Guifei segera membalas senyuman Kaisar dan menundukkan pandangannya seakan malu namun tangannya yang berada di paha bergetar, tatapannya terlihat bingung karena tidak tau kenapa tubuhnya tiba-tiba merinding melihat senyuman Kaisar, namun yang jelas batinnya mengatakan bahwa ia tidak bisa lagi mengintervensi apa yang Kaisar ingin lakukan.


Yang Guifei menarik napas dalam berusaha untuk tenang. Tidak apa-apa, meskipun tidak ada hukuman jika gagal namun bagaimana mungkin Kaisar akan merasa tersinggung jika wine yang di tawarkan oleh Adelia adalah wine biasa-biasa saja dan tidak pantas untuk dipersembahkan kepada Kaisar.

__ADS_1


Adelia membungkuk rendah kembali dari berlututnya. "Wanita biasa ini mendengar perintah Baginda. Wanita biasa ini akan berusaha keras untuk tidak mengecewakan harapan Kaisar".


"Baiklah. Kalian boleh kembali".


Lu Xiang dan Adelia memberi hormat kepada Kaisar sebelum kembali ke meja mereka, begitu duduk Lu xiang segera menggenggam erat tangan istrinya, entah itu mencoba menghibur atau merasa gugup akan apa yang baru saja terjadi.


"Aku tidak apa-apa" Bisik Adelia.


Lu Xiang melihat wajah Adelia yang tidak pucat dan tau bahwa Adelia bisa menangani perintah Kaisar, ia pun bernapas lega. Keduanya lalu fokus kembali pada jalannya acara yang tidak berlangsung lama sebelum Ibu Suri dan Kaisar meninggalkan pesta ulang tahun Ibu Suri terlebih dahulu.


Lu Xiang seketika memeluk istrinya ketika masuk ke dalam kereta kuda. "Sayang. Apa kau bisa memenuhi perintah Kaisar?". Meskipun tau bahwa Adelia bisa menangani perintah Kaisar namun ia tidak tenang sebelum memastikan dari mulut istrinya sendiri.


Lu Xiang bernapas lega namun hatinya kembali tegang melihat tatapan ragu Adelia. "Ada apa Adelia?".


Adelia memanyunkan bibirnya berpikir keras namun ia tidak bisa menemukan solusinya, ia hanya dapat menghela napas panjang. "Tapi aku tidak tau harus mengatakan apa jika Kaisar menanyakan darimana aku mendapat ilmu tentang wine".


Lu Xiang tertegun sesaat sebelum menjawab. "Kau bisa mengatakan bahwa semua ilmu yang kau tau hari ini berasal dari sebuah mimpi. Gunakan alasan kau jatuh ke sungai sebelum menikah denganku sebagai alasannya".

__ADS_1


Kali ini Adelia lah yang tertegun. "Aku bisa menggunakan alasan konyol itu".


Lu Xiang mengangguk. "Kau mungkin tidak tau, di dunia ini orang-orang percaya akan tahayul. Jika ada kejadian aneh yang tidak masuk akal maka hal pertama yang dilakukan oleh orang-orang adalah memanggil biksu untuk menangani kejadian itu, tidak hanya itu orang-orang pasti akan menggunakan berbagai talisman dalam kehidupan mereka seperti yang baru saja kau lihat di pesta ulang tahun Ibu Suri".


Barulah Adelia menyadari bahwa tahayul masih sangat kental di masyarakat kuno seperti yang ia ketahui dalam sejarah di dunia modern yang ia tempati sebelumnya. Adelia lalu mengangguk setuju. "Baiklah, kita akan memikirkan alasan yang cocok dan tidak terdengar terlalu konyol sebagai alasannya".


Kedua pulang, menjenguk Baobao yang sudah tertidur. Adelia tersenyum sedih dan pasrah melihat mata anaknya yang sedikit membengkak karena menangis ketika ia tinggal pergi ke pesta bersama Lu Xiang.


Baobao sangat menempel padanya hingga ia akan menangis jika tidak melihat ibunya, itu membuat Adelia tidak tau harus senang atau pasrah namun beruntungnya ia tidak lagi sibuk di toko kue karena usahanya berjalan dengan lancar dengan bantuan Lu Niang dan manajer Xie.


Lu Xiang melihat wajah cantik dan tentram istrinya yang sedang tertidur, ia tidak bisa memejamkan mata karena mengingat kejadian di pesta ulang tahun Ibu Suri, tatapannya berubah dingin, emosi dan kesal karena ada banyak yang menginginkan kejadian buruk menimpa keluarganya. Ia semakin kesal karena ketidakberdayaannya dalam melindungi istrinya.


Aku harus masuk ke dalam fraksi putra pangeran, pikir Lu Xiang mantap dalam hati namun ia menjadi ragu karena ia tidak bisa serta merta menemui Murong Xianming dan mengatakan bahwa ia akan mendukung laki-laki itu.


Lu Xiang tentu harus membuktikan bahwa dirinya berguna, ia bisa saja memberikan resep untuk membuat kaca kristal maupun cermin kepada Murong Xianming namun ia tidak yakin apakah hadiah tersebut akan membawa keberuntungan kepada mereka atau malah membawa kehancuran karena terlalu berguna juga akan memiliki sisi negatifnya sendiri.


Lu Xiang memutuskan untuk bergabung ke fraksi putra mahkota karena kejadian yang terjadi di pesta Ibu Suri menunjukkan bahwa Kaisar benar-benar menyayangi dan memberikan kasih sayang besar kepada Yang Guifei dan pangeran ketiga. Melihat sikap Kaisar yang sangat mendukung apapun yang Yang Guifei katakan maka keluarganya pasti akan mendapat masalah baru ke depannya dan oleh karena itu ia butuh backing kuat untuk menangani masalah tersebut dan mencegah ibu dan anak itu berbuat sesuka mereka.

__ADS_1


Apa aku berikan saja langkah membuat stainless steel?, Lu Xiang menggelengkan kepalanya. Tidak, itu tidak kondusif, ia tidak bisa langsung memberikan kartu As yang ia miliki begitu saja karena itu akan membuat nilai kartu As menurun dan Murong Xianming berpikir bahwa apa yang ia berikan tidak begitu berharga.


Lu Xiang kembali menatap istrinya yang tertidur, mengecup kening, pipi dan bibir wanita di sampingnya lalu tersenyum melihat ekspresi terganggu Adelia, ia sudah memutuskan untuk menunggu dua atau tiga hari sebelum menemui Murong Xianming melalui Ming Baixin.


__ADS_2