Menjadi Istri Marquis

Menjadi Istri Marquis
Hubungan keluarga


__ADS_3

Melihat reaksi para tamu yang terkejut karena tidak menduga bahwa di Fucheng ada sanak keluarganya, alis Adelia berdenyut tidak nyaman. Sampai kapan ia dapat memutuskan hubungan dengan keluarga Miao tanpa merusak reputasi yang keluarganya miliki.


"Senang juga bertemu denganmu adik ipar. Maaf karena tidak bisa datang ke acara pesta pernikahanmu di kota Cheng karena aku senang hamil besar dan Lu Xiang juga menghadiri panggilan Prefek untuk penyelesaian proyek tanggul". 


Li Yaoyao tersenyum senang namun matanya berkilat karena penjelasan panjang yang Adelia berikan, matanya melirik ke para tamu yang penasaran dengan hubungannya dengan keluarga Adelia, sepertinya ia bisa memanfaatkan situasi ini.


"Tidak apa-apa kak Adel, Miao Sheng dan aku mengerti karena perjalanan yang jauh tidak memungkinkan kau dan kak Xiang untuk pulang ke desa Miao. Kau bolehkah aku mempersembahkan teh untukmu dan kak Xiang?".


Adelia dan Lu Xiang tertegun, denyut bibir dan alis keduanya semakin kencang. heh~ memaksa mereka untuk mengakuimu menjadi bagian dari keluarga Lu hm? cara yang jenius namun itu harus butuh izin dari kami berdua.


"Kenapa harus buru-buru adik ipar, ini bukan tempat yang tepat untuk mempersembahkan teh. besok datanglah ke rumah, aku akan senang menyambut kalian berdua".


Lu Xiang berdiri dan memperkenalkan Miao Sheng dan Li Yaoyao kepada para tamu. "Perkenalkan ini sepupu istriku, Miao Sheng dan istrinya Li Yaoyao. Mereka menikah awal bulan Agustus tapi karena kesibukan kami, mereka baru datang berkunjung".


Semua orang sadar bahwa Miao Sheng bukan keluarga Lu melainkan keluarga maternal Adelia sehingga pengaruh yang dapat diberikan tidak sekuat bagian dari keluarga Lu langsung.


Mata Li Yaoyao berkilat dingin, ia tidak menyangka bahwa Lu Xiang akan memperkenalkan mereka dengan jelas pada orang-orang, laki-laki itu pasti tidak ingin ia memanfaatkan hubungan kekeluargaan karena orang-orang tidak tau seberapa dekat atau jauhnya tali persaudaraan mereka. Namun tidak apa, karena tujuannya datang kemari ingin mengikat tali persaudaraan bahwa keluarga Miao dan keluarga Li memiliki hubungan kekeluargaan dengan Lu Xiang.


Para tamu menyapa dan berkenalan dengan Miao Sheng dan Li Yaoyao karena ingin membangun koneksi lebih dalam dengan Lu Xiang, mereka tidak yakin sedekat apa hubungan pasangan muda ini dengan Xiao Xieyuan namun setidaknya hubungan mereka tidaklah buruk, mungkin mereka dapat memanfaatkan pasangan muda untuk keuntungan mereka.


Baik para tamu maupun Miao dan Li Yaoyao memiliki tujuan masing-masing berkenalan dengan satu sama lain di acara pesta ulang tahun Lu Xiang dan Adelia.


Mata Adelia bersinar tajam ketika mengingat sesuatu dan menoleh pada Miao Sheng. "Miao Sheng, bagaimana dengan ujianmu, apakah kau lulus? Kau tidak pernah berkunjung ke rumah setelah bersekolah di akademi sehingga aku tidak tau kabarmu selama berada di Fucheng".


Baik Miao Sheng maupun Li Yaoyao tertegun oleh pertanyaan tidak terduga Adelia, senyum keduanya sedikit retak dan berusaha keras untuk tetap mempertahankan senyum ramah mereka.


"Itu..sepupu".


"Hm?"


"Suamiku tidak dapat menjawab maksimal karena tidak enak badan waktu ujian dan akan mengikuti ujian selanjutnya. Aku minta maaf jika Miao Sheng membuatmu kecewa dan malu, acara pesta ini jadi canggung oleh jawaban kami". 

__ADS_1


Alis Adelia terangkat naik, Li Yaoyao berusaha menyalahkannya karena bertanya pada tidak tempatnya sehingga membuat pesta menjadi canggung serta berusaha membuat kesan bahwa ia tidak suka sepupunya dan berusaha membuat sepupunya malu?. Permintaan maaf berisi komplain dan keluhan itu sudah lama tidak Adelia dapatkan karena selalu berada di rumah dan tidak bersosialisasi.


"Mengapa kau meminta maaf, aku bertanya karena menyangka bahwa Miao Sheng lulus ujian, nenek Miao Lan selalu mengatakan bahwa Miao Sheng anak yang jenius, jika Miao Sheng lulus maka ia dapat melanjutkan ujian di ibukota bersama dengan Lu Xiang. Maaf, aku tidak tau bahwa Miao Sheng tidak lulus. Jangan putus asa sepupuku, kau masih memiliki kesempatan lainnya tiga tahun kemudian".


Miao Sheng hampir tidak bisa mempertahankan senyumannya karena sindiran Adelia, sudah lama tidak bertemu sepupunya yang penakut dan penurut semakin mahir dalam bermain kata.


Bibir Li Yaoyao berdenyut karena jawaban cerdas Adelia, ia ingin membuka mulut dan membantah namun rombongan teman Lu Xiang yang datang telat karena masuk kelas akademi mengundang banyak perhatian, terlebih ketika Wang Jiayou dan beberapa guru Juren juga datang bersama mereka.


Mereka menyapa Wang Jiayou dan para Juren lainnya dengan sapaan hormat, Li Yaoyao yang gagal membuat kesan buruk Adelia di mata publik diam sesaat lalu kembali tersenyum.


"Selamat ulang tahun Lu Xiang, kakak ipar. Semoga kalian panjang umur sampai menjadi kakek nenek" Ucap Wang Tianjiang dan Zhang Yunlei.


"Selamat ulang tahun Lu Xiang, selamat ulang tahun nyonya Lu. Selamat juga atas gelar sarjana kehormatan yang Kaisar berikan, suatu kehormatan besar bisa mendapatkan gelar itu dari Kaisar langsung" Wang Jiayou juga mengucapkan selamat dan menepuk bangga bahu koleganya.


"Ya. Lu Xiang, kami sangat bangga memiliki kolega sepertimu".


"Jika kau sukses di ibukota jangan lupakan kami" Canda guru Juren lainnya.


Lu Xiang hanya tertawa dan berterimakasih. Zhang Yunlei tertegun melihat Miao Sheng dan mengangguk sebagai sapaan, walaupun mereka sempat dekat bersama dengan Shao Yunan namun penghindaran yang Miao Sheng lakukan membuatnya hanya menganggap laki-laki itu sebagai teman biasa.


Perlakuan Lu Xiang yang natural tidak membuat orang-orang curiga bahwa hubungannya dengan Miao Sheng dan Li Yaoyao tidak begitu baik namun bagi kepala keluarga yang memiliki banyak pengalaman, perlakuan tidak langsung membuat mereka kembali menimbang apakah membangun hubungan dengan Miao Sheng dapat mendatangkan keuntungan bagi mereka namun keluarga maternal Li Yaoyao membuat mereka sedikit ragu.


Acara pesta ulang tahun pasangan Lu tidaklah berlangsung lama, petang hari orang-orang mulai pamit satu persatu hingga menjelang malam acara pun selesai. Lu Xiang, Adelia dan kedua adiknya pulang dan menyerahkan pembersihan taman pada para pelayan.


Lu Xiang mengangkat tubuh Adelia dari bak mandi dan membalutnya dengan handuk lalu membaringkannya ke atas tempat tidur.


Adelia sangat menikmati pelayanan yang diberikan oleh Lu Xiang, pada awalnya ia merasa malu diperlakukan seperti putri namun lama kelamaan ia terbiasa dan adiktif dengan perlakuan istimewa tersebut. Ia sendiri tidak tau apakah ia bisa hidup jika tidak ada Lu Xiang di masa depan.


"Lu Xiang, bagaimana menurutmu tentang Li Yaoyao?"


"Hm? Kenapa kau bertanya wanita itu?".

__ADS_1


Adelia mengetuk pipinya berpikir serius. "Aku pikir Li Yaoyao lah yang mendorong Miao Sheng untuk pergi ke pesta". 


Ia tau bahwa ego Miao Sheng sangatlah tinggi, ia tidak akan membuang harga dirinya untuk datang ke pesta mereka karena tidak di undang.


Lu Xiang merebahkan tubuhnya di samping Adelia lalu memeluk wanita itu dari samping sembari mengelus perut besar istrinya dengan lembut.


"Sepertinya begitu, dia pasti mendapatkan perintah dari walikota Li untuk membangun hubungan baik dengan kita".


"Tepatnya denganmu" Adelia tersenyum bangga.


Lu Xiang terkekeh pelan dan mengecup pipi istrinya. "Mereka salah sasaran, jika mereka berhasil membangun hubungan baik denganmu maka mereka akan mendapatkan aku".


Adelia tertegun dan tertawa lucu. Ya, memang benar yang suaminya katakan mereka salah sasaran dalam menjalin hubungan baik, sesaat kemudian ia menghela napas panjang. 


"Aku tidak ingin membangun hubungan baik dengan mereka. Nenek Miao pasti akan pergi ke Fucheng untuk tinggal bersama dengan Miao Sheng, jika Miao Sheng dekat dengan keluarga kita maka nenek Miao pasti akan mencari masalah dan keuntungan kembali dari keluarga kita".


Lu Xiang tertegun. "Maksudmu nenek Miao Lan akan tinggal di rumah Miao Sheng dan Li Yaoyao?"


"Ya. Miao Sheng adalah cucu kesayangan nenek Miao dan dia juga sudah banyak menghabiskan uang untuk membiayai sekolah Miao Sheng jadi bagaimana mungkin dia akan melepaskan Miao Sheng begitu saja jauh darinya?".


Lu Xiang berpikir dan mengangguk masuk akal, mengingat sifat nenek Miao yang selalu mengambil keuntungan di setiap kesempatan yang ada, perkiraan Adelia ada benarnya.


"Menurutmu, apakah nenek Miao sudah sampai ke Fucheng?".


Adelia menggeleng tidak yakin. "Sepertinya belum, jika sudah maka dia pasti akan datang ke rumah atau pesta untuk merusak acara yang kita buat".


"Apa karena Li Yaoyao?"


"Ya. Kemungkinan besar karena itu".


Lu Xiang kembali mengecup pipi istrinya. "Sudah, tidak usah dipikirkan. Nenek Miao Lan tidak akan mencari gara-gara dengan kita walaupun sudah sampai di Fucheng karena Li Yaoyao pasti tidak akan membiarkannya".

__ADS_1


Mata Adelia sedikit membesar dan bersinar. "Kau benar".


Hehehe, mungkin Li Yaoyao akan berguna untuk menahan sikap arogansi neneknya.    


__ADS_2