Menjadi Istri Marquis

Menjadi Istri Marquis
Menyelesaikan masalah Xiaowen


__ADS_3

Keesokan harinya, Lu Xiang pergi mengunjungi rumah gurunya untuk menceritakan perihal diskusinya bersama dengan Prefek Zhong. Zhao Fan mengangguk puas lalu tersenyum kagum ketika mendengar ide yang Adelia sampaikan.


"Istrimu memiliki banyak ide Lu Xiang. Itu ide yang cukup bagus, reputasi mu dan Adelia akan melesat jika proyek itu berhasil direalisasikan".


"Ini juga berkat ajaran mu guru. Kau mengajari ku untuk berpikir fleksibel dan menggunakan apa yang ada disekitar ku untuk menjadi kelebihan untukku".


"Hahaha, kau memang pandai dalam membuatku senang".


Zhao Fan pun memberikan ide lainnya yang mungkin bisa Lu Xiang lakukan dalam proyek tersebut lalu menyuruh Lu Xiang untuk menyelesaikan prosedur lulus akademi.


"Jangan lupa untuk hadir pada acara kelulusan yang aku dan guru lainnya buat untuk kalian tiga hari lagi. Bawa juga Adelia bersamamu".


Zhao Fan membuat acara kelulusan pelajar yang berhasil lulus ujian fu-shih setiap tahunnya karena bagi mereka yang ingin melanjutkan sekolah maka akademi mereka tidak lagi dapat mendidik mereka dan harus pergi ke kota Fucheng untuk pengetahuan yang lebih tinggi.


Akademi Zhao adalah salah satu akademi terbaik bahkan di kota Qincheng sendiri karena Zhao Fan salah satu sarjana Juren dan akademi Zhao memiliki banyak sarjana Fu yang menjadi pengajar, tidak begitu berbeda dengan akademi di kota Qincheng maka dari itu jika ingin melanjutkan sekolah maka satu-satunya pilihan adalah akademi yang ada di Fucheng.


"Baik guru. Muridmu tidak akan lupa".


"Lima hari lagi juga akan ada acara perkumpulan sarjana yang akan melanjutkan studi ke Fucheng di kota Qincheng. Apa kau ingin ikut?".


Alis Lu Xiang terangkat naik namun matanya sedikit menjadi dingin karena teringat pamannya Lu Huanran dan apa yang dia lakukan padanya.


Zhao Fan juga teringat tentang paman Lu Xiang. "Aku sudah mencari tau tentang dalang penjebakan yang terjadi padamu di Fucheng. Lu Huanran beberapa kali bertemu dengan seorang sarjana Hsien yang juga ikut ujian di Fucheng dan memberikan banyak uang, walaupun aku tidak tau untuk apa uang itu tapi aku yakin itu tidak jauh-jauh dari kejadian yang menimpa mu".


Lu Xiang mengepal kuat tangannya namun ekspresinya tidak berubah hanya matanya saja yang berubah semakin dingin. Banyak kejadian yang terjadi padanya membuatnya semakin dapat menyembunyikan perasaan yang ia rasakan tanpa menunjukkannya di wajah.


Zhao Fan menghela napas berat. "Apa kau ingin membalas dendam".

__ADS_1


Lu Xiang mengangkat wajah dan tersenyum lemah lalu menggeleng. "Belum saatnya guru. Aku khawatir jika Lu Huanran akan melukai Adelia jika menyudutkannya. Kau tau guru bahwa kelinci pun bisa menggigit jika sudah merasa bahaya, aku tidak ingin menyesal karena terjadi hal buruk pada Adelia hanya karena dendam saat ini"


Zhao Fan mengangguk setuju. Pria akan datang membalaskan dendamnya dalam 10 tahun mendatang, saat ini bukanlah waktu yang tepat untuk itu.


"Baguslah jika kau memahaminya". Ia khawatir jika murid buta akan dendam dan menjadi menyesal karena tidak memikirkan dengan baik dampak jika ia membalaskan dendam tanpa melakukan mengatasi konsekuensinya namun ia sepertinya tidak perlu khawatir akan itu, muridnya sudah cukup dewasa dan tau yang terbaik untuknya.


"Aku tidak akan ikut acara perkumpulan itu paman karena banyak yang harus aku lakukan untuk pindah ke Fucheng bersama keluargaku".


"Baiklah, aku akan mengirimkan kabar bahwa kau tidak ikut".


Lu Xiang pulang setelah berbincang sejenak bersama gurunya sembari meminum wine menikmati kebersamaan akhir bersama guru atau muridnya.


Ia tertegun melihat Li Jin dan istri yang baru saja tiba di rumah dan teringat bahwa Adelia melakukan kerjasama dengan istri Li Jin yaitu Xiaowen.


Xiaowen berdiskusi pada suaminya sebelum ia menceritakan perihal kerjasamanya dengan Adelia. Ia sangat beruntung karena suaminya mengizinkannya untuk menyembunyikan 10% hasil dari pembagian keuntungan dari ibu mertuanya.


Walaupun merasa enggan dengan keputusan tersebut karena kakak ipar kedua pasti akan menekannya dan akan berkuasa di toko De Xiang hanya karena senioritas, terlebih jika Li Yueyin membantu kakak ipar kedua tersebut maka ia pasti akan kalah namun mau tidak mau ia harus menerima keputusan tersebut karena ia hanya menantu yang harus menurut pada perintah ibu mertua.


Xiaowen menceritakan semua itu pada Adelia setelah Li Jin pergi ke ruang belajar untuk membahas soal belajar dan prosedur masuk ke akademi Fucheng.


Adelia mengetuk jarinya berpikir dalam. "Bagaimana jika paman Shi Hanxi tetap aku pekerjakan di toko kue. Kau dan kakak ipar dan adik ipar mu membuat dan menjadi pegawai saja. Tentu keuangan biar paman Shi yang melakukannya, aku pikir itu bisa membantu agar kau bisa mendapatkan 10% keuntungan dan 20% keuntungannya pasti kakak ipar mu akan menyerahkan pada ibu mertua kan?".


Xiaowen tertegun dan tersenyum cerah. "Ya Adelia. Kau bisa melakukan itu karena ini adalah toko milikmu, lagipula paman Shi Hanxi pasti bisa mengatasi kakak iparku dan Li Yueyin jika mereka ingin mengambil alih bagian keuangan".


Adelia juga ikut tersenyum karena ia tidak terlibat dalam masalah intern keluarga keluarga Li. Akan sangat canggung jika keuntungan yang ia dapat berkurang karena tidak ada mata dan telinga untuknya di toko kue kota Cheng.


"Baiklah. Tunggu sebentar, aku akan membuat kontrak terpisah untukmu dan dan ibu mertuamu". Adelia pergi ke kamarnya untuk menulis dua kontrak yang berisi pembagian keuntungan 30% dan 20% untuk masing-masing kontrak lalu kembali ke ruang tamu dan meletakkannya di hadapan Xiaowen.

__ADS_1


"Baca poin-poin yang aku tulis, jika tidak ada masalah kau bisa menandatangani di bawah surat perjanjian kontrak ini dan ini khusus untuk kau berikan pada ibu mertuamu". Adelia menunjukkan mana kontrak rahasia dan mana kontrak yang dapat diberikan pada ibu Li.


Xiaowen sendiri begitu mahir dalam membaca, ia harus menunggu suaminya sebelum menandatangani surat kontrak tersebut.


"Aku tidak begitu mahir dalam membaca Adelia" Gumam Xiaowen tampak malu.


"Tidak apa-apa. Kau bisa menunggu suamimu, tapi kau harus mulai belajar karena bisnis membutuhkan banyak surat untuk ditandatangani. Jika bisnis ini bisa kau kembangkan dengan baik mungkin saudara atau teman yang kau percayai dapat membuka cabang di kota kecil lain, itu akan sangat membantu usaha toko kue De Xiang".


Xiaowen tertegun dengan saran yang Adelia berikan dan berpikir bahwa itu masuk akal. Perkataan temannya seakan membuka pikirannya yang sempit karena tidak memiliki banyak pengalaman dan tau betapa berharganya membaca dan menulis dalam sebuah usaha bisnis.


Li Jin yang selesai berdiskusi dengan Lu Xiang kembali ke ruang tamu dan membacakan poin-poin yang ada di kontrak sebelum Xiaowen menandatangani namanya di kontrak tersebut.


Adelia berdiri dan mengulurkan tangannya, keduanya berjabat tangan dengan senang pertanda bahwa kerjasama antara Adelia dan Xiaowen sudah mulai berjalan detik itu juga.


Adelia memperkenalkan Xiaowen pada paman Shi Hanxi lalu mengatakan bahwa temannya yang akan membuat kue dan mengelola toko kue De Xiang bersama dengan paman Si Hanxi. Ia sudah mengatakan sebelumnya setelah tau bahwa Lu Xiang lulus ujian bahwa ia akan pindah dan mencari partner baru untuk mengelola toko kue dan akan memberhentikan paman Shi jika partnernya hanya ingin mengelola toko kue itu sendiri.


Pemberhentian itu bukan tanpa kompensasi, ia akan memberikan uang bonus besar sebagai rasa terimakasih untuk paman Shi Hanxi yang sudah melakukan tugasnya dengan baik selama bekerja untuknya. Namun sekarang karena Xiaowen setuju jika paman Shi akan meneruskan pekerjaan sebagai manajer maka Adelia bernapas lega.


Setelah berpikir sejenak, ia pun memutuskan untuk memberikan 5% keuntungan toko kue selain gaji pada paman Shi untuk membuat laki-laki hampir paruh baya itu untuk tetap loyal padanya.


"Benarkah nyonya? Kau memberiku komisi 5% untukku?" Paman Shi bertanya tidak percaya. Pengalaman bekerja di keluarga Xiefu sudah cukup membuatnya dapat bekerja menjadi manajer di toko besar lainnya jadi ia tidak mempermasalahkan tentang pemberhentian kerja ketika Adelia pindah ke Fucheng namun ia tidak menyangka bahwa majikannya akan memberikan komisi khusus untuknya.


"Ya paman. Jika usaha kue di kota Cheng berkembang maka kau akan mendapat komisi lebih sebagai tanda atas kerja kerasmu dalam mengelola toko kue De Xiang".


"Terimakasih nyonya Lu".


Adelia tersenyum dan membuat kontrak khusus untuk Shi Hanxi.

__ADS_1


__ADS_2