Menjadi Istri Marquis

Menjadi Istri Marquis
Rumor dan taruhan


__ADS_3

Keesokan harinya berita tentang Kaisar memerintahkan Miao Adelia untuk membuat wine jenis baru untuk menyenangkan kepala selir Yang Guifei menyebarkan ke khalayak masyarakat. Semua orang terkesiap mendengar berita tersebut dan tidak ada satupun orang yang percaya bahwa Adelia dapat memenuhi perintah tersebut.


Semua orang membicarakan tentang berita tersebut, baik di kedai teh, restoran atau di rumah Banmei dan bahkan rumah perjudian membuka taruhan tentang apakah istri Lu Xiang mampu menjalankan perintah Kaisar atau tidak dan semua orang beramai-ramai bertaruh bahwa Adelia tidak bisa memenuhi perintah tersebut.


"Hei, kalian bertaruh apa?".


Beberapa orang melihat lelaki yang bertanya dengan tatapan 'apa kau bodoh?'. "Tentu saja bertaruh nyoya Lu tidak bisa memenuhi perintah kaisar. Apa kau bertaruh yang lain?".


Semua mata menatapnya dengan tatapan tercengang seakan dia adalah sesuatu yang langka karena tidak mengikuti tren zaman, tatapan tersebut membuatnya tertekan dan segera menggelengkan kepala. 


"Tentu saja tidak! Apa kau gila?! tentu saja aku bertaruh hal yang sama sepertimu, aku tidak bodoh".


"Jadi kenapa kau bertanya?"


"Hehe, aku hanya penasaran, barang kali ada dari kalian yang memilih opsi berbeda".


Semua orang di kedai teh memutar bola mata mereka.


"Jika perintah itu bukan dari Kaisar melainkan hanya dari prefek atau bangsawan lain mungkin aku akan berpikir dua kali sebelum bertaruh. Tapi ini jelas dari Kaisar, kau pikir wine apa yang belum pernah Yang Mulia cicipi sebelumnya".


"Kau benar jadi semua bertaruh hal yang sama dan semua akan menang. Hahaha"


Berita tersebut juga mengakibatkan toko De Xiang menjadi sepi pengunjung, pelanggan yang biasanya berkunjung tidak ingin mendekatkan diri mereka kepada hal-hal yang menyangkut keluarga Lu Xiang karena mereka yakin bahwa keluarga itu pasti akan dihukum Kaisar karena tidak bisa memenuhi perintah yang ia berikan sehingga ia tidak ingin terkena imbas.

__ADS_1


Perbedaan drastis data pengunjung hari kemarin dan hari ini membuat rumor baru di masyarakat. Mereka bergosip antusias tentang apa yang terjadi pada keluarga Lu Xiang, rumor tersebut semakin memberatkan opsi bahwa riwayat keluarga Lu akan selesai cepat atau lambat, karena rumor itu juga pegawai satu persatu mengundurkan diri karena merasa terancam akan terkena imbas dari bos mereka, hanya tiga orang pegawai yang tidak mengundurkan karena tidak memiliki pilihan lain.


Ketiga mempunyai kesamaan yang sama yaitu memiliki keluarga yang miskin namun mempunyai anggota keluarga yang besar, jika mereka keluar dari pekerjaan mereka saat ini maka akan sangat sulit mencari pekerjaan lain yang memiliki gaji yang pantas dan bonus yang fantastis, satu diantara mereka bahkan lebih antusias bekerja karena ditawarkan menjadi mata-mata, mencari tau informasi terbaru keluarga Lu karena pegawai yang tinggal di masa sulit pasti akan lebih dipercayai daripada sebelumnya.


Perubahan yang terjadi pada keluarga Lu Xiang karena imbas dari perintah Kaisar tidak hanya berdampak pada Adelia namun juga karir Lu Xiang sendiri, jika sebelumnya kolega yang tidak suka atau iri padanya hanya memasang muka masa namun kali ini mereka berani mencemooh Lu Xiang seakan rumor yang tersebar sudah pasti akan terjadi.


"Oh siapa ini kalau bukan Lu Xiang? Aku pikir kau tidak akan masuk kerja karena frustasi memikirkan solusi dari perintah Kaisar ternyata tidak. Apa itu berarti kau sudah menyerah?".


"Hahaha. Aku pikir begitu, kalau tidak mana mungkin dia masih punya waktu untuk masuk kerja".


Lelaki lain yang memiliki kumis dan janggut tipis juga ikut bergabung dalam mencemooh Lu Xiang, dia tidak membenci kolega satunya ini namun karena berasal dari fraksi Murong Xianting, pangeran ketiga.


"Dia masuk kerja karena ingin menikmati sisa waktunya sebagai pegawai pemerintah karena tiga bulan lagi dia tidak akan bisa menikmatinya lagi".


Lu Xiang hanya diam mendengar tautan dan cemoohan para koleganya, bukan karena dia pecundang dan penakut melainkan dia merasa tidak pantas merendahkan dirinya hanya untuk membuat wajah teman satu kantornya berubah.


Lu Xiang memikirkan wine yang akan dibuat oleh Adelia lalu tersenyum, ia bisa membayangkan bagaimana reaksi wajah para koleganya setelah tau bahwa istrinya bisa menjalankan perintah Kaisar dan menjadi wanita bangsawan, ia juga ingin melakukan taruhan di kedai, kasino maupun rumah bordir, hasil 1:10 akan membuat istrinya akan menjadi menjadi wanita kaya raya namun Adelia mengatakan bahwa terlalu dini untuk bertaruh dan membuat orang lain curiga.


"Kenapa kau tersenyum? Kau tidak setuju dengan ucapan kami?". Salah satu lelaki melihat bibir Lu Xiang yang sedikit menyungging dan merasa heran.


Lu Xiang menatap laki-laki yang lebih tua darinya lalu menggelengkan kepala dengan bibir yang semakin menyungging ke atas. "Tidak, aku hanya heran melihat kalian yang langsung menjatuhkan ku seakan aku sudah divonis oleh Kaisar, apa kalian tidak tau pepatah kehidupan seperti roda berputar?".


Wajah mereka berubah mendengar jawaban Lu Xiang, dalam hati mereka bertanya apakah istri Lu Xiang benar-benar bisa menciptakan wine yang belum pernah diminum oleh Kaisar sebelumnya? Jika tidak, darimana datangnya kepercayaan diri Lu Xiang?.

__ADS_1


Mereka melihat satu sama lain. "Apa kau benar-benar bisa memenuhi perintah Kaisar Jinshi Lu?". Mereka sedikit gugup dan bahkan mengubah panggilan terhadap Lu Xiang.


Lu Xiang hanya tersenyum dan berlalu.


Di sisi lain, Murong Xianming mengetuk meja berkali-kali dengan gerakan monoton, ia dan para penasehat pribadinya telah selesai membahas tentang informasi yang baru-baru saja mereka dapatkan tentang Murong Xianxian, pangeran keempat.


Diam-diam laki-laki itu dan keluarga maternalnya membangun pasukan tersembunyi yang tidak begitu jauh dari ibukota namun terletak ditempat tersenyum dan tidak mudah diakses, jika saja Murong Xianxian tidak mendapatkan kabar dari Murong Xianming secara rahasia tentang rencana penggulingan tahta yang akan dilakukan oleh Murong Xianting maka Murong Xianming sebagai putra mahkota tidak akan menemukan hal besar tersebut.


"Adik keempat lebih licik daripada yang aku duga".


"Putra mahkota, apa aku kirim pasukan untuk memusnahkan mereka?" Jun sebagai pemimpin pasukan bayangan yang akan melindungi Murong Xianming mengusulkan saran.


Murong Xianming menggeleng tidak setuju. "Kau akan menggertak musuh lainnya jika melakukan itu". 


Bibir Murong Xianming lalu tertarik ke atas, ia mengelus dagunya yang berjanggut tipis dan dengan mata yang bersinar misterius. "Lagipula itu akan menjadi bidak yang hebat jika kita bisa memanfaatkannya dengan baik".


Murong Xianming lalu menghela napas panjang. "Sepertinya pesta ulangtahun ayahanda akan dipenuhi oleh darah".


Mata Jun dan pasukan bayangan yang berada di kegelapan terbelalak. Jun langsung berlutut dengan wajah sangat serius. "Hamba akan mempersiapkannya dengan baik putra mahkota".


Murong Xianming tersenyum puas, ia sangat nyaman dengan bawahan yang tau apa yang harus dilakukan sebelum diperintahkan namun berbicara tentang pesta ulangtahun ayahnya, ia teringat oleh perintah Kaisar kepada istri Lu Xiang dan rumor yang menyebar di ibukota.


"Sampaikan pada Ming Baixin untuk membawa Lu Xiang ke rumah Banmei, aku harus menyampaikan sesuatu padanya".

__ADS_1


"Baik pangeran". 


__ADS_2