Perjodohan Pengganti

Perjodohan Pengganti
Gara - gara capucinno


__ADS_3

.


.


.


⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️


Candra pulang tergesa - gesa dia takut jika aluna kenapa - kenapa tapi dia malu untuk mintak tolong dengan orang dirumah. Sesampainya di rumah candra langsung menuju kamar yang ditempati oleh aluna. Saat dia masuk, dia mendapati aluna sedang berbaring di kasur sambil bermain game di ponselnya.


" Sayang , ada apa ? Apa ada yang mengkhawatirkan sampai kamu memintaku pulang ? Apa kamu sakit ?" Tanya candra beruntun.


Aluna meletakkan ponsel si atas nakas yang ada disamping ranjang. Lalu menyalami suaminya dan mencium tangan suaminya dengan takzim.


" Mas, aku tidak apa - apa. Aku tadi hanya takut karena mbak Julia tiba - tiba sakit dan dibawa kerumah sakit. Pak sopir bilang , saat ini mbak julia dirawat dirumah sakit." Ucap aluna sambil memelu candra.


" Sakit ? Memangnya kenapa kamu yang takut sayang ?" Tanya candra penuh keheranan.


Akhirnya aluna menceritakan soal es capucinno buatan Julia dan bagaimana saat aluna menukarnya. Candra mengepalkan kedua tangannya saat mendengar cerita dari aluna, meskipun senjata makan tuan tapi tujuan utamanya adalah mencelakai aluna.


" Julia ... !! Jika sampai terjadi sesuatu dengan aluna dan bayinya aku tidak akan memaafkanmu. " Seru candra dengan geram.


" Emm... Dan ini sampel minuman yang tadi sempat diminum mbak julia. Aku ingin mas mengecek minuman ini, kita bawa ke laboratirium rumah sakit sekaligus menjenguk mbak julia. Aku ingin tahu bagaimana keadaannya,bagaimanapun dia teman mas candra kan " Ucap aluna lembut sambil bergelanyut manja dilengan suaminya.


Jika sudah bermanja - manja begitu mana bisa candra menolal keinginan sang istri. Candra mengakui jika aluna memang cerdas, beruntung aluna bisa menukar minumannya kalau tidak sudah pasti saat ini aluna sudah terbaring dirumah sakit.


Aluna dan candra bersiap untuk kerumah sakit, mereka tidak pamit kepada orang tuanya karena mereka ada didalam kamar sedang beristirahat. Aluna hanya menitip pesan kepada bik tartik.


" Mas sisa minumannya tidak lupa kan ?" Tanya aluna saat sudah ada di jalan.


" Tidak dong sayang, ini ada dalam kotak kecil ini. Mas letakkan dikotak agar plastiknya tidak mudah pecah. Kalau pecah bisa gagal tesnya, mas yakin jika julia sengaja memasukan obat di dalam minuman itu." Ucap candra yakin jika julia sengaja ingin mencelakai aluna.

__ADS_1


" Jangan seudzoon dulu mas, kita lihat hasil lab nya dulu. " Ucap aluna mengingatkan.


Candra hanya mengangguk pelan. Tanpa terasa mobil candra sudah sampai di pelataran rumah sakit. Candra dan aluna turun dan langsung menuju laboratorium untuk menemui teman candra sekaligus menyerahkan sisa minuman yang akan dicek.


Kebetulan candra punya teman seorang dokter yang bekerja dibagian laboratorium rumah sakit dimana tempat julia juga dirawat.


" Tolong kamu cek minuman ini ya Sur, aku yakin dalam minuman ini ada bahan berbahayanya. Karena setelah meminum ini orang itu sakit perut dan sampai dirawat dirumah sakit. " Ucap candra kepada temannya yang bernama surya.


" Semua ada prosedurnya ya can, karena ini bukan rumah sakit ku jadi aku tidak bisa asal cek saja. Tapi demi kamu yang sudah sering membantuku, aku akan mengurus semuanya. Dan insya allah besok kamu sudah menerima hasilnya." Ucap surya dengan ramah.


" Terimakasih Surya , oh iya kenalkan ini aluna istriku. Sebentar lagi aku akan menjadi orang tua loh, kamu sendiri kapan mau nyusul. Jangan kelamaan digantung anak orang nanti di ambil yang siap menghalalkan baru tahu rasa kamu." Ucap candra sambil tersenyum bercanda.


Aluna dan surya pun saling berjabat tangan untuk berkenalan.


" Kamu menikah tidak kabar - kabar Can, tahu - tahu sudah menikah dan bini kamu bunting. Aku kira dulu kamu ini tidak doyan perempuan, habisnya tidak pernah pacaran. Hahaa.... Tapi kamu hebat can, sekali ketemu wanita yang cocok langsung kamu nikahi. Berbeda dengan ku,disaat aku ingin serius dia pergi meninggalkanku begitu saja dan tidak ada kabar sampai sekarang. Apa mungkin dia malu dan tidak bisa menerima masala ku ?" Ucap surya sedikit curhat dengan candra.


Candra merasa tidak enak hati dengan surya, karena tadi dia yang memulai pembicaraan tentang istri..Ternyata surya sudah putus dengan pacarnya, padahal setahu candra mereka sudah bertunangan. Surya memang dulu terkenal dengan playboynya yang suka bergonta - ganti pacar bahkan tak jarang pacarnya diajak menginap di hotel. Namun biarpun nakal surya tidak pernah mau minum-minuman keras begitupun dengan candra.


" Maaf aku tidak tahu jika kamu mengalami hal seperti itu Sur. " Ucap candra tidak enak hati.


" Masih yang dulu kok. Terimakasih ya Surya." Ucap candra menjabat tangan surya. Begitupun dengan aluna , dia ikut berjabat tangan mengucapkan kalimat terimakasih kepada surya.


Aluna dan candra mencari kamar rawat inap Julia , setelah ketemu aluna dan candra masuk keruangan julia.Terlihat julia yang terbaring lemas dan tangannya tertancap selang infus.


" Mbak julia apa kabar ? Apa perutnya masih sakit ?"Tanya aluna saat sudah ada didekat julia.


" Sudah tidak sakit. Tadi asam lambungku saja yang naik" Jawab julia.


Seandainya aluna datang dengan tidak bersama candra pasti saat ini aluna sudah menjadi bulan - bulanan julia. Didepan candra julia harus bersikap baik dan lemah lembut serta perduli, agar candra bisa tertarik dan simpatik dengannya.


" Memangnya kamu makan apa sampai asam lambung kamu naik?" Tanya candra penuh intimidasi.

__ADS_1


" Aku lupa. Mungkin juga karena aku sering telat makan saja Candra, jadi kamu tidak perlu mengkhawatirkan keadaan ku candra, aku sudah baik - baik saja kok. " Ucap julia penuh percaya diri jika candra menghawatirkan keadaannya.


Padahal candra justru ingin sekali menghajar julia, beruntung julia seorang perempuan sehingga bisa sedikit bernafas lega. Tapi lihat saja jika dia berani mencelakai aluna dan calon bayinya lagi.


" Mas , sepertinya mbak julia tidak apa-apa dia bisa bicara dengan lancar. Lebih baik kita pulang saja yuk mas" Ucap aluna yang merasa sudah tidak nyaman ada dirumah sakit.


Maklum ibu hamil memang sering bergonta - ganti mood nya. Namun kehamilan aluna sama sekali tidak menyusahkan candra namun justru menyenangkan dan menguntungkan bagi candra, karena semenjak hamil aluna sering minta lebih dulu dan tidak malu - malu lagi.


" Baiklah sayang, yuk kita pulang. Waktunya aku menjenguk anakku, pasti dia sudah kangen sama ayahnya " Ucap candra sambil memeluk pinggang aluna dengan mesra.


" Dasar mesum tidak tahu tempat " Gerutu aluna sambil menepuk lengan kekar sang suami.


* Kurangajar... !! Sepertinya mereka memang sengaja memanas - manasi aku. Apa mata mereka buta tidak bisa melihat orang yang tergolek lemas di atas kasur. Sama sekali tidak ada empatinya. Muak aku melihat kemesraan mereka yang lebay itu. Seharusnya aku yang bermesraan dengan candra dan menjadi istri candra , bukan wanita kampung itu. * Gumam julia kesal sambil mengepalkan kedua tanggannya dan mulutnya menggerutu tidak jelas.


" Cepat sembuh ya mbak, kami pulang dulu. Mulai besok mbak jangan datang kerumah mertuaku lagi ya, karena hanya mengganggu kami saja. Kami juga bosan jika tamunya hanya kamu dan kamu terus setiap hari. " Ucap aluna sedikit berbisik ditelinga julia.


Julia menatap tajam kearah aluna dengan tangan yang mengepal dengan erat. Candra tidak tahu apa yang dibisikkan di telinga julia, yang dia lihat julia langsung berubah kesal.


" Ayok sayang kita pulang, mas sudah kangen loh sama anak kita . Mas kan mau menjenguknya . " Ucap candra sengaja agar julia bisa tahu diri jika dia tidak ada artinya dimata candra.


Aluna mengangguk dan tersenyum manis, candra memeluk pinggang aluna dan membawa aluna keluar dari kamar rawat julia.


" Ini tidak bisa dibiarkan ! Aluna tidak boleh menari bahagia diatas penderitaa ku. Seharusnya dia yang saat ini terbarinh dirumah sakit dan menangisi janinnya yang sudah tiada. Tadi itu sudah jelas aku berikan minuman yang ada obatnya kepada aluna, tapi kenapa bisa aku yang meminumnya ? Apa alun tahu dan menukarnya ? Oh tidak mungkin, jika aluna sudah tahu tante sita pasti akan marah, soalnya tante sita juga ada disana " Ucap julia terus bermonolog pada dirinya sendiri.


Julia semakin pusing memikirkan bagaimana minuman iru bisa dia yang meminumnya. Jika memang aluna sudah tahu berarti saat ini posisi nya tidak lagi aman, bisa jadi suatu saat nanti aluna akan membongkar siapa julia yang sebenarnya.


Tenang saja julia,,bukan aluna yang akan membongkar siapa diri mu yang sebenarnya. Tapi bukti nyata yang akan membawamu dalam sebuah masalah besar.


***********


RATE BINTANG 5 NYA DULU YA KAK

__ADS_1


LIKE, KOMENTAR, VOTE , FAVORITE SERTA BERIKAN HADIAHNYA.


TERIMAKASIH 🙏🙏❤️❤️


__ADS_2