Perjodohan Pengganti

Perjodohan Pengganti
Kontrakan julia


__ADS_3

.


.


.


⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️


Julia semakin berani merapatkan tubuhnya dan memeluk marko. Badan marko sudah panas dingin dibuatnya, namun dia masih tetap berusaha untuk mengendalikan dirinya mengingat julia masih muda dia tidak mau membuat julia rusak, jika pun ingin melakukan bisa dengan wanita bayaran.


" Om kenapa kok badannya gemeteran begini ?" Tanya julia .


" Emm... Tidak apa - apa. " Jawab marko gugup.


" Om.. Kepalaku pusing, mungkin karena aku tadi kelamaan menangis jadi pusing. Maaf ya om aku sudah lancang curhat sama om. Karena mama dan papa ku juga tidak perduli dengan masalah ku. Sekarang yang aku harapkan bisa mendapat jodoh yang mau menerima aku apa adanya , mau jelek kaya miskin tidak masalah. Yang penting dia setia dan menyayangi aku." Ucap julia sambil memeluk lengan marko.


Aouuuww..


Julia pura - pura sakit kepala dan memegangi kepalanya. Marko yang melihat julia kesakitanpun merasa iba, dia menyuruh julia untuk beristirahat dikamar yang ada diruangannya. Julia menerima tawaran marko dan meminta marko untuk membantunya berjalan.


* Jika aku bisa menggait om marko setidaknya aku bisa ada alasan untuk bertahan disini. Sekarang urusan candra terserah saja, yang penting aku bisa bersenang - senang dengan om marko. Hemm... Kira - kira dia punya istri tidak ya? Aku mau dong jadi simpanannya, tubuhnya macho banget * Gumam julia dalam batinnya.


" Kamu jangan sedih atau menangis begini, lebih baik sekarang kamu istirahat disini. Aku mau kerja dulu ya jika kamu butuh sesuatu kamu bisa panggil saya . Atau kamu mau aku antarkan pulang ?" Tanya marko terlihat kasihan dengan julia.


" Jika mengantar pulang apa tidak merepotkan om marko ? " Tanya julia pura - pura tidak enak hati.


* Yess... Lebih baik aku minta antar pulang saja. Dirumah aku bisa melancarkan aksiku tanpa ada gangguan. Kalau disini bisa saja para karyawan nya menganggu * Gumam julia sudah berencana buruk.


" Tidak merepotkan. Ya sudah yuk saya antar pulang, bawa mobil kamu saja ya nanti biar aku minta jemput karyawan bengkel saja " Ucap marko.


Julia mengangguk, dia tidak jadi tiduran namun dia bangun dengan tetap berpura - pura memegangi kepalanya. Marko sendiri membantu julia untuk berjalan menuju mobilnya.


Mobil julia yang dikendarai marko sudah keluar dari bengkel menuju rumah kontrakan julia. Hanya butuh waktu 10 menit saja mobil yang dikendarai marko sudah sampai di halaman rumah. Julia turun dari mobil masih dibantu marko, setelah pintu rumah terbuka mereka berdua masuk tidak lupa julia menutup dan mengunci pintu lagi.


" Langsung kekamar saja ya om " Ucap julia dengan suara mendayu - dayu membuat jiwa kelakian marko bangkit lagi.

__ADS_1


* Sial kenapa dia bangun ! Tadi aku sudah bersusah payang menahannya , sekarang justru bangun tanpa berkomando. * Gumam marko.


" Emmm... julia aku antar kamu sampai sini saja ya, tidak bagus jika aku masuk kekamar mu. Aku duduk di sofa ini saja sembari menunggu karyawan ku menjemput " Ucap marko menolak ajakan julia kekamar.


" Baiklah om. Aku kekamar dulu yq om. Mau ganti baju terus tiduran , aku tidak terbiasa tidur pakai baju seperti ini" Ucap julia.


Marko hanya mengangguk dan diapun duduk si sofa ruang tamu sambil memainkan ponselnya. Dia masih berusaha mengendalikan jiwa kelakiannya sampai dia lupa untuk menghubungi karyawannya. Setelah 5 menit julia keluar kamar dengan memakai baju yang benar - benar tidak wajar dipakai dihadapan orang.


Baju julia sangat transparan sampai aset kembarnya terlihat dengan jelas.


" Om mau minum apa ?" Tanya julia yang tiba - tiba sudah berdiri tepat didepan marko.


Marko mengangkat kepalanya, dan betapa terkejutnya dia melihat julia berdiri didepannya dengan pakaian yang terlihat sangat menggoda iman.


" Tidak usah julia " Jawab marko gugup dengan mata tertuju kepada aset kembar yang terlihat jelas.


Dengan berani julia duduk dipangkuan marko, dia bisa melihat dari tatapan mata marko jika lelaki itu sangat menginginkannya.


" Apa om serius tidak mau minum ?" Tanya julia sambil menempelkan aset kembarnya di pipi marko.


" Aku menyukaimu om . Aku jatuh cinta padamu saat pandangan pertama " Ucap julia mengakui perasaannya secara gamblang.


Marko menelan saliva nya sendiri, benar - benar sudah tidak bisa mengendalikan diri lagi . Tanpa menunggu lama marko menyergap tubuh julia yang duduk dipangkuannya, dia memeluk erat tubuh julia sampai aset kembar julia tepat di wajahnya.


" Julia kamu yang sudah menggoda ku jadi jangan salahkan aku jika aku tidak bisa mengontrol diriku. Aku akan membuat mu melayang - layang julia, kamu harus bersiap menerimanya. " Ucap marko yang kini sudah mencium rakus bibir tips julia.


Tanpa ragu julia juga membalas nya, kini lidah mereka saling menyatu dan bertempur. Saling bertukar saliva masing - masing. Tangan marko melepaskan baju tipis yang dikenakan oleh julia sehingga terpampang jelas aset - aset julia yang diatas dan bawah.


Tangan marko memainkan aset kembar dengan bibir yang masih tetap menyatu. Julia merasakan gairah yang semakin menjalar saat marko memainkan p**ing nya dengan cara memilinnya.


" Ahhh....sayang " Seru julia memanggil marko dengan panggilan sayang.


" Apa kamu mau sekarang ?" Tanya marko menyeringai dengan sinis.


" Nanti sayang, aku ingin pemanasan terlebih dahulu. Aku tidak suka bermain langsung pada intinya,karena aku menginginkan kepuasan yang lebih." Ucap julia.

__ADS_1


" Kamu ternyata pemain juga " Ucap marko sudah tidak ragu - ragu lagi karena julia ternyata juga pemain.


Marko memindahkan julia di sofa , tubuh julia sudah polos sedangkan marko masih berpakaian lengkap. Marko mulai melepas ikat pinggangnya dan melepas celana dan pakaiannya. Marko hanya menyisakan pakaian dalam bagian bawah saja.


" Lepas semua sayang " Seru julia yang menyadari marko belum melepas semuanya.


" Itu tugas mu julia sayang " Jawab marko santai.


Tanpa ragu julia melepas apa yang seharusnya dia lepas..Ternyata si king kobra sudah siap bertempur. Mata julia terbelalake melihat ukuran king cobra yang ternyata big size.


" Waouuwww... Big size sayang. Aku menyukainya " Ucap julia dengan senang.


Marko mengarahkan kewajah julua, julia tahu maksud marko. Tanpa menunggu lama king cobra sudah masuk bagaikan lolipop yang dimainkan oleh julia. Dengan lihainya julia memainkan lolipopnya samai marko memejamkan matanya menikmati lolipopnya yang dimainkan julia.


Aaaarrrgggghhhhh....


Marko mengerang hebat dan akhirnya king cobra mengeluarkan bisanya.


" Julia kamu sangat pandai. Baru kali ini aku bisa mengeluarkan bisa lebih dulu. Aku kagum dengan permainanmu julia,sekarang kita mulai permainan yang sesungguhnya." Ucap marko.


Akhirnya marko dan julia sudah menyatukan apa yang seharusnya disatukan. Suara 3r@n8@n demi 3r@n9@n keluar dari mulut mereka berdua. Bahkan d3s@h@n mereka memenuhi ruangan yang tidak telalu besar itu. Mereka melakukannya berulang - ulang kali di sofa ruang tamu.


" Om juga hebat " Ucap julia .


" Iya dong. Aku tidak menyangka jika kamu juga pemain yang handal. Sepertinya aku akan mengajakmu bermaain lagi. " Ucap marko.


" Dikamar ya sayang " Ucap julia manja


Marko dengan cepat menggendong julia kekamar julia, didalam kamar mereka kembali melakukannya berkali - kali. Sepertinya mereka mempunyai stok tenaga yang banyak karena mereka sama sekali tidak merasa lelah.


********


JANGAN LUPA TERUS DUKUNG KARYA AUTHOR YA KAK.


TERIMAKASIH 🙏🙏🙏❤️❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2