Perjodohan Pengganti

Perjodohan Pengganti
Julia dan Mala


__ADS_3

.


.


.


⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️


" Sayang , kok kita ketempat seperti ini ? Katanya mau menemui anak kamu ? " Tanya julia heran kenapa mereka justru datang ke pesantren.


Julia memang belum tahu jika anak yang dimaksud marko memang tinggal di pesantren. Marko sendiri tidak pernah bilang dengan julia, sehingga juliapun terkejut dengan tempat yang dia datangi.


" Anak ku mala memang sedang bekerja disini sayang, kamu kaget ya ? Maaf ya aku lupa memberitahu kamu, tapi waktu itu aku kan sudah memberitahu kamu untuk memakai pakaian yang sopan. Aku kira kamu sudah tahu maksudku " Ucap marko dengan gampanya.


Saat julia memang berpakaian sedikit sopan,,memakai jeans panjang dan kemeja panjang serta rambut yang biasa tergerai kini di ikat.


" Baiklah... yuk kita temui anak mu sayang. Aku juga tidak sabar ingin berkenalan dengan calon anak ku. Tapi aku tadi lupa bawa oleh - oleh untuk anak kamu sayang, karena tadi aku bingung mau pakai baju yang mana. Aku bongkar isi lemari dan semua bajuku seksi, akhirnya aku beli online secara mendadak " Ucap julia sedikit kecewa karena tidak membawakan oleh - oleh untuk calon anaknya.


" Tidak apa - apa,ini aku sudah bawa barang - barang titipannya. Ada cemilan sama mukena , yuk kita masuk sayang. " Ajak marko sambil menggandeng tangan julia.


Marko dan julia disambut oleh pengurus pesantren setelah berbincang - bincang sebentar akhirnya mala datang dan pengurus pesantrenpun meninggalkan mereka. Mala dan julia saling pandang,mala bingung siapa wanita yang saat ini ada di samping papanya. Sedangkan julia bingung, kenapa yang datang wanita seumurannya.


" Mala, kenalkan ini julia calon istri papa. Julia kenalkan ini mala anak ku ! " Ucap marko memperkenalkan mereka masing - masing.


Jdeerrr


Mala dan julia langsung menatap kearah marko untuk mencari kebenaran ucapan dari marko. Marko mengangguk dengan senyum penuh keseriusan. Mala tidak menyangka jika papanya akan secepat ini menikah apalagi dengan daun muda, sebagai mantan pemain mala tahu wanita seperti apa julia ini.


Julia sendiri terkejut karena dia tidak menyangka jika anak marko sudah seumuran dia, bahkan sangat cantik. Dari balutan gamisnya julia bisa melihat jika tubun mala seksi dan putih.


" Ini anak kamu sayang ? Sudah dewasa begini ?" Tanya mala memastikan.


" Iya julia anak saya, umurnya tidak beda jauh sama kamu. " Jawab marko.


" Papa yakin mau menjadikan dia istri papa ? Apa dia benar - benar mencintai papa ?" Tanya mala serius.


" Mala kok bicaranya seperti itu sih. Aku memang masih muda dan seumuran sama kamu, tapi aku serius ingin menjalin hubungan yang serius dengan papamu. Karena aku nyaman bersama papamu, begitupun sebaliknya . Aku harap kamu mau merestui hubungan kami " Ucap julia serius.

__ADS_1


Marko mendengarkan pembicaraan mala dan julia. Dia memberikan ruang untuk mala dan julia agar bisa mengenal satu sama lain. Ternyata tidak semudah yang diharapkan marko, mala masih terlihat ketus menanggapi perkataan julia.


" Yakin kamu mencintai papa ku ?" Tanya mala.


" Iya aku yakin " Jawab julia tanpa ragu.


" Aku tidak bisa melarang papaku mau menikah dengan siapa, kamu wanita pilihan papa ku jadi aku bisa apa? Tanpa restuku pun kalian pasti akan menikah ? Iya kan ? Jadi aku serahkan semua sama papa, dan aku hanya berharap papa bisa bahagia dengan wanita pilihannya. " Jawab mala terlihat pasrah dengan pilihan marko.


Tidak ada jalan lain selain merelakan marko menikah dengan julia, mala yakin jika marko dan julia sudah berhubungan lebih jauh. Mala tidak mau marko semakin terjerumus dalam lembah dosa, sehingga dia tidak masalah marko menikah dengan wanita pilihannya.


" Terimakasih sayang " Ucap marko tersenyum hangat kearah mala.


" Kalau begitu aku permisi dulu, ada kegiatan lain yang harus aku kerjakan. Kalau papa masih mau disini silahksn saja , aku tidak masalah " Ucap mala bangkit lalu berjalan menjauh dari marko dan julia.


* Huuhhh.... Anak mas marko cantik juga. Sepertinya dia sangat menyayangi mas marko aku bisa melihat dari caranya memandang mas marko..* Gumam julia dalam batinnya.


" Sayang kita pulang saja yuk , disini juga kita mau ngapain?" Ajak julia.


" Iya sayang " Jawab marko lalu bangkit.


Mobil marko membelah jalanan yang cukup lenggang karena masih siang hari. Kebetulan mereka belum makan siang , akhirnya mereka mampir makan siang di salah satu cafe .


" Iya kamu jangan lama - lama sayang " Ucap marko terlihat sangat menyayangi julia seperti dia menyayangi mala dulu.


Julia sedikit berlari menuju toilet karena dia benar - benar sudah tidak tahan ingin buang air kecil. Sesampainya di toilet dia langsung masuk di kamar toilet yang kosong. Setelah selesai julia keluar dari kamar toilet dan mencuci tangannya serta merapikan riasanya di wastafel yang ada di toilet.


" Kamu ngapain ada disini ?" Tanya julia saat melihat aluna keluar dari kamar toilet.


" Disini aku untuk pipis lalu aku mau kedepan untuk makan. Memangnya ada yang aneh jika aku ada disini ?.Tidak kan ? Ini juga tempat umum siapa pun boleh ada disini, kecuali jika aku ada di rumah kamu baru itu aneh " Jawab aluna dengan santainya.


* Sialan ! Jika aluna ada disini berarti juga ada candra disini. Candra tidak boleh tahu jika pacar ku itu sudah berumur alias Om - om. Aku harus mengajak om marko pergi dari sini, tapi pasti om marko sudah pesan makanan. Semoga saja meja kami berjauhan sama meja mereka * Gumam julia dalam hatinya.


" Julia ! Kamu masih sadar kan ? Kok diam saja ?" Tanya aluna.


" Brisik banget sih.. Sudah sana pergi, urus itu suami kamu. Jangan sampai aku merebutnya , jika aku merebutnya bisa nangis darah kamu." Ucap julia sinis.


" Hahahaa... Siapa juga yang mau sama wanita murahan sama kamu julia ? Wanita yang tidak punya hati , anak sendiri saja ditelantarkan. Kamu lihat saja julia suatu saat kamu pasti akan membutuhkan anak mu itu. Dan dia akan bergantian tidak akan perduli sama kamu, seorang ibu yang tega menelantarkan anaknya demi kesenangannya semata." Ucap aluna berkata dengan sinis.

__ADS_1


Setelah berkara seperti itu aluna berjalan keluar toilet menuju dimana suaminya berada. Sedangkan julia menggerutu dan mengucapkan sumpah serapahnya untuk aluna.


" Aku sumpahin kamu sengsara dan ditinggalkan candra ! Dasar sombong !" Gerutu julia kesal.


Setelah selesai merapikan riasannya ,julia keluar dari toilet dan berjalan menuju meja dimana marko sedang menunggunya. Pandangan julia mengitari mencari keberadaan marko, dan dia tersenyum saat melihat marko melambaikan tangannya sedangkan didepan marko ada sepasang pria dan wanita yang hanya terlihat punggungnya karena mereka membelakangi julia.


Julia mengira dua orang itu teman marko yang tidak sengaja bertemu di cafe. Dengan senyum mengemnang julia berjalan mendekati meja marko, namun betapa terkejutnya jika dua orang itu adalah Candra dan Aluna.


" Julia , kamu masih di desa ini ? Aku kira kamu sudah pulang ke kota..?" Tanya candra dengan heran.


Julia kikuk dan gugup untuk menjawab pertanyaan candra, julia malu karena candra pasti sudah tahu tentang hubungannya dengan marko.


" Loh , candra sudah kenal sama julia ?" Tanya marko antisius.


" Kenal Om ? Memangnya julia ini siapanya om marko ? " Tanya candra balik.


Sebelum menjawab marko meminta julia untuk duduk terlebih dahulu. Aluna terus memandang kearah julia, sepertinya dia sudah mulai menebak jika julia dan marko ada hubungan yang spesial.


" Julia ini calon istri ku " Jawab marko secara gamblang.


" Apa ? Calon istri ?" Tanya aluna dan candra bersamaan.


Mereka berdua benar - benar kaget saat marko mengatakan jika julia adalah calon istrinya. Ingin rasanya candra dan aluna tertawa, yang jelas dia ingin menertawakan julia. Namun diurungkannya karena menghargai marko.


" Wah selamat ya julia, akhirnya kamu bisa menemukan pria yang lebih dan lebih baik. Semoga saja kamu dan om marko bahagia sampai jannah " Ucap aluna .


* Padahal dia tadi masih sesumbar akan merebut mas candra, ternyata sekarang dia sudah menemukan pria lain. Tapi kenapa harus om marko, dia ini kan masih muda cari pasangan kok yang om - om. Tapi jika memang sudah jodoh mau bagsimans lagi* Gumam aluna dalam batinnya.


" Jadi kalian ini saling mengenal ?" Tanya marko lagi.


" Julia ini teman saya di kota Om, saya kira malah dia sudah pulang. Sebab sebulan ini dia tidak datang lagi kerumah kami, jadi kami kira ya dia sudah balik ke kota lagi. " Jawab candra tanpa memberitahu jika julia datang ke desa karena menyusulnya.


Candra dan aluna tidak mau membuka aib julia, karena itu bukan ranah pribadi mereka. Hubungan marko dan julia juga bukan urusan mereka, mereka hanya sebatas kenal dan teman saja , hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk julia dan marko.


********


LIKE, KOMENTAR, VOTE, FAVORITE SERTA BERIKAN HADIAH YANG BANYAK.

__ADS_1


TERIMAKASIH 🙏🙏❤️❤️


__ADS_2