Perjodohan Pengganti

Perjodohan Pengganti
Tahu semuanya


__ADS_3

.


.


.


⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️


Julia benar - benar datang kerumah candra sesuai alamat yang disebutkan oleh ibunya adit tadi siang. Dia datang sudah sore hari, menurutnya saat sore hari pasti candra atau penghuni rumah yang lainnya ada dirumah. Mobil julia masuk kehalaman rumah berbarengan dengan mobil yang dikendarai candra dan anisa.


" Loh mas itu bukanya mobil mbak julia ? Kenapa dia bisa sampai sini ? Apa dia memang sengaja datang kesini untuk merayumu lagi ?" Tanya aluna dengan kesal.


" Mas juga tidak tahu sayang, ya sudah yuk kita turun biar mas usir saja dia. Mas juga malas bertemu dengan wanita ular itu " Ucap candra lalu membuka pintu mobil.


Aluna dan candra keluar dari mobil bersamaan dan langsung menghampiri julia yang memasang senyum ramah kepada mereka. Candra sendiri jijik dengan senyum yang diberikan oleh julia.


" Candra kenapa kamu tidak mau membalas pesan ku dan menganggkat telepon dariku. Sudah dua hariloh aku ini di desa dan mencari - cari alamat rumah mu. Kamu jahat banget sih, aku kan tidak tahu menahu daerah sini. Kalau aku hilang atau tersesat bagaimana ? " Tanya julia dengan suara manjanya.


" Bukan urusan ku ! Lagipula aku kan tidak menyuruhmu untuk datang kesini. Mau kamu tersesat mau kamu hilang di culik sekalipun aku tidak perduli.Sekarang kamu pulang !" Bentak candra kesal.


Stok kesabaran nya sudah mulai menipis sehingga dia membentak julia yang sudah tidak tahu malu lagi. Jauh - jauh datang dari kota kedesa hanya untuk mendekati candra , sudah nyata tahu jika candra memiliki istri namun tetap saja dia mendekati candra.


" Kamu membentak ku cand ? Pasti karena wanita ini yang sudah mempengaruhimu sehingga kamu tega membentak mu. Kamu sudah berubah candra, tidak asik lagi." Ucap julia dengan mata yang sudah mengembun.


" Memangnya siapa dirimu sehingga aku tidak berani membentakmu. Jadi wanita itu punya harga dirinya , jangan murahan !! Kamu kira aku bakalan tergoda dengan perempuan seperti kamu ? Kamu salah besar , justru aku jijik sama kamu, Julia !!" Seru candra menekankan kata jijik.


Air mata julia sudah berjatuhan bak hujan disore hari. Dia benar - benar sakit hati dan tidak terima dengan hinaan dari candra. Candra yang dulu tidak banyak bicara dan tidak mau bicara kasar, namu sekarang dia terkesan kasar dan tidak perduli dengan perasan julia.


" Kamu berubah candra. Aku jauh - jauh dari kota ingin


bertemu dengan mu tapi kamu justru mengusir dan menghinaku. Kamu bukan seperti candra yang aku kenal dulu. " Ucap julia sambil terisak.

__ADS_1


Ada rasa kasihan dalam hati aluna, namun dia tepis rasa kasihannya itu. Dia tidak mau julia semakin mengganggu rumah tangganya dan memanfaatkan kebaikannya.


" Tidak perlu merasa tersakiti. Justru kami yang merasa tersakiti karena kelakuan dan kelicikan kamu. Kamu kira kami tidak tahu kelakuan kamu, bisa saja dari kemarin aku menyeretmu ke kantor polisi. Tapi urung karena aku masih menghargai persahabatan orang tua kita. " Ucap candra tedengar begitu tegas.


" Maksud kamu apa ?" Tanya julia dengan gugup. Dia mulai ketakutan jika candra mengetahui kejahatannya beberapa hari yang lalu.


" Kamu mencoba meracuni Aluna supaya dia keguguran. Dasar wanita iblis, pijik ! Kamu sudah tidak bisa mengelak karena aku punya buktinya, minuman yang kamu siapkan mengandung obat XX . Bukannya hasilnya sama dengan hasil pemeriksaan mu ? Kamu kan yang meminumnya, itu namanya senjata makan tuan." Ucap candra tersenyum sinis.


Aluna ikut tersenyum namun senyumnya juga senyum sinis. Julia sudah tidak bisa berkutik dan mengelak lagi, semua bukti sudah ada ditangan candra. Dia hanya bisa menunduk malu. Akhirnya kejahatannya diketahui juga oleh Candra.


" Kamu tidak pernah menyangka kan kalau kami melakukan pemeriksaan minumam itu ? Aku bukan wanita bodoh mbak Julia, bahkan aku sendiri yang sudah menukar minuman itu dan hasilnya kamu sendiri yang kesakitan. " Ucap aluna mengakui didepan julia jika dialah yang sudah menukar minumannya.


" Kurangajar kamu Aluna ! Gara - gara kamu aku masuk rumah sakit. Kamu akan aku tuntut untuk mempertanggung jawabkan perbuatanmu, biar kamu dipenjara " Seru julia mengancam aluna dengan geram.


" Lakukan saja , aku tidak takut. Lihat saja nanti kamu atau aku yang akan masuk penjara " Jawab aluna dengan tenang.


Aluna dan candra bergandengan tangan masuk kerumah nya. Namun dengan tidak tahu malunya julia juga mengikuti langkah kaki aluna dan candra.


" Ini rumahnya candra jadi aku berhak dong bertamu. Dan hanya candra yang berhak melarangku masuk kerumah ini. Kamu ini hanya gadis kampung yang bernasib baik dinikahi oleh candra, jadi hidupmu terjaminkan." Ucap julia semakin tidak terkontrol lagi .


Plaaakkk


Bukan aluna yang menampar julia tetapi candralah yang sudah menampar julia. Perkataan julia yang merendahkan aluna berhasil membuat candra meluapkan amarahnya. Aluna sendiri terkejut dengan tindakan suaminya yang main tangan dengan perempuan.


" Istriku lebih terhormat di bandingkan kamu ! Kamu itu wanita murahan yang sama sekali tidak punya harga dirinya, bahkan kamu hamilpun tidak tahu siapa ayahnya, menjijikan. Kamu kira kami tidak tahu jika kenzo itu adalah anak kandung mu. Anak dari hasil pergaulan bebas mu saat di luar negeri, julia - julia semua topeng mu sudah aku ketahui. Jadi jangan coba - coba mengganggu keluarga ku atau rumah tanggaku. Jika kamu masih saja mengganggu kami, semua rahasiamu akan aku bongkar . Paham !!" Seru candra lantang.


Julia merosot dan bersimpuh dilantai teras rumah candra , dia menangis sejadinya sampai pak andi yang ada di belakang mendengarnya dan menghampiri aluna dan candra.


" Apa yang terjadi Aluna ?" Tanya pak andi.


Pak andi sendiri memang belum tahu soal yang terjadi dikota, karena saat kejadian itu terjadi pak andi sudah pulang kedesa dan aluna maupun candra belum menceritakannya.

__ADS_1


Aluna pun menceritakan semuanya yang terjadi di kota dan semua tentang keburukan julia dia ceritakan. Tidak bermaksud menjelekkan julia , aluna bicara seperti itu agar pak andi tidak salah paham.


" Kamu mau membuat aluna keguguran ?.Dasar wanita licik, pergi darisini sebelum aku juga memarahimu. Ada ya wanita berhati jahat sepertimu , banyak pria lain diluaran sana jadi jangan menganggu rumah tangga anak ku. Jika kamu tidak pergi aku tidak segan - segan untuk menyeretmu kejalanan." Ucap pak andi menyampaikan kemarahannya.


Pembelaan seorang ayah untuk anak- anaknya memang paling nomor satu. Ayah mana yang rela jika anaknya disakiti apalagi sudah menyangkut nyawa. Kejadian ini mengingatkan pak andi di masalalu saat aluna masih ada dalam kandungan meri. Saat itu meri juga berusaha untuk mengugurkan mala dengan meminum obat. Cukup dimasalalu saja pak andi melakukan kesalahan dengan mengabaikan tumbuh kembang aluna sehingga membuat batin aluna tersakiti.


" Pergilah mbak, jangan membuat papaku bertindak kasar " Ucap aluna lembut.


" Baik aku akan pergi. Tapi ingat kalian tidak akan pernah bahagia karena sudah menghinaku seperti ini" Ancam julia.


" Pergi !!" Sentak pak andi dengan kasar.


Akhirnya juliapun pergi dari rumah candra,dia sepertinya takut dengan pak andi. Marahnya pak andi terlihat sangat mengerikan , begitulah kebanyakan marahnya orang yang pendiam. Sekali dia marah bisa hancur semuanya.


" Sial ! Sial ! Kenapa mereka sudah tahu semua tentang diriku. Pasti tante sita dan om akbar juga sudah tahu ? Kalau mereka juga sudah tahu pupus sudah harapanku untuk menjadi menantunya. Padahal aku berharap banyak kepada tante sita, dia orang yang bisa membantuku mendapatkan candra, tapi semuanya sudah hancur ! Ini semua gara - gara aluna,awas kamu Aluna !" Ucap julia kesal,bahkan dia melajukan mobilnyw dengan kecepatan penuh dan tidak tahu dia melaju kemana.


Dia melajukan mobilnyq kesembarang arah dan sangat jauh dari rumah kontrakannya.


" Ini dimana ?" Tanya julia pada dirinya sendiri.


Julia menghentikan mobilnya dan mulai memperhatikan keadaan sekitar. Sepertinya dia sudah menjauh dari desa tempat tinggalnya.


" Ini sudah jauh dari kontrakan ? Huhh... Dasae bodoh kamu julia, jika kamu tersesat siapa yang mau menolong mu " Ucap julia menyalahkan dirinya sendiri.


*********


RATE BINTANG 5 NYA DULU KAK.


LIKE, KOMENTAR, VOTE, FAVORITE SERTA BERIKAN HADIAHNYA.


TERIMAKASIH 🙏❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2