Perjodohan Pengganti

Perjodohan Pengganti
Kembali bertemu


__ADS_3

.


.


.


💕 HAPPY READING 💕


Marko mengantarkan Mina kepasar untuk berbelanja sayuran, kali ini Mina memang sengaja meminta Marko mengantarnya sebab dia belanja lumayan banyak. Sehingga jika naik motor tidak akan bisa, beruntung Marko memang selalu siap siaga mengantarkan sang istri.


"Mau belanja apa saja, Dek?."Tanya Marko saat sudah sampai pasar.


"Lumayan banyak sih mas, sebab stock bahan makanan dirumah juga sudah habis. Jadi hari ini kita belanja untuk stock dirumah. Ya beras, minyak serta keperluan kamar mandi dan yang lainnya."Jawab Mina menjelaskan.


"Berarti banyak dong. Kenapa tadi tidak ke supermarket saja biar kita enak tinggal dorong troly saja tidak becek-becekan seperti ini. Memang sih jarak me supermarket lumayan jauh, tapi ada mini market yang dekat-dekat kontrakan juga kan?." Seru Marko berpendapat.


Hhhuuuffff


Mina terlihat menghela nafasnya. Tidak mungkin dia belanja di mini market sibiru dan simerah itu, disana buah dan sayuran pun tidak lengkap. Lebih lengkap dan harga juga lebih miring di pasar tradisional, sayurannya juga fresh.


"Supermarket jauh, di minimarket buah sayurannya tidak lengkap. Tetapi initinya lebih enak belanja di paaar tradisional saja mas, sayuran lebi fresh dan tentunya harga lebih miring. Tidak ada salahnya dong kita belanja di pasar, hitung-hitung ikut melariskan dagangan para pedagang kecil mas, kalau bukan kita-kita yang beli lalu siapa lagi? Orang-orang dikota sana pastinya cari yang praktis dan cepat."Jawab Mina cukup menyentil hati Marko.


Marko terhenyak dan langsung terdiam mendengar penjelasan dari istrinya. Dia sama sekali tidak berfikir sampai disitu. Tanpa membantah, Marko pun langsung mengantarkan sang istri ke pasar tradisional.


Sesampainya di pasar Marko ikut Mina masuk ke pasar tradisional itu. Didalam pasar Marko bisa melihat betapa banyaknya para pedagang yang menjajakan barang dagangannya. Dan benar apa kata Mina, buah dan sayur yang di jual lebih segar-segar. Bukan hanya buah dan sayur, ikan dan daging pun masih terlihat segar-segar bahkan ada ikan yang masih hidup di dalam bak-bak hitam.


"Bu, saya mau ikan nila nya 1 kg sama lele nya 1 kg."Ucap Mina dengan ramah dan sangat halus dan sopan.


"Baik neng."Jawab ibu pedagang dengan ramahnya.


Setelah belanja ikan, Mina beralih ke pedagang daging. Dia menghampiri pedagang daging sapi terlebih dahulu.

__ADS_1


"Mau daging sapi nya 1 kg ya pak, terus ati sapi nya juga 1 kg ya pak."Seru Mina.


"Siap neng."Jawab bapak penjual daging itu dengan ramah.


Selesai belanja daging sapi, Mina berpindah ke pedagang ayam, sayuran, bumbu-bumbu dan terakhir ke pedagang buah-buahan. Di pedagang buah Mina membeli banyak stok buah-buahan, ada mangga, apel, jeruk, anggur dan kelengkeg yang masing-masing 2 kilo gram.


*Istriku sepertinya ingin buka warung dirumah. Belanjaan di tangan ku saja sudah penuh begini sampai aku susah bawanya, masih saja dia belanja ini dan itu. Ini belum jajanan pasarnya dan stok cemilannya nanti. Wanita hamil memang membingungkan, padahal dia dulu tidak suka belanja seperti ini. Tapi tidak masalah, aku bekerja memang untuk membahagiakan istriku.*Gumam Marko dalam hati.


"Mas, sudah yuk kita pulang."Seru Mina saat selesai membayar buah-buahannya.


"Tidak mau beli jajanan pasar dan stok cemilan dirumah dulu?."Tanya Marko.


"Oh iya lupa. Kalau begitu beli di dekat gapura pintu masuk itu saja. Disana juga ada yang jual kok, malah lengkap. Itu juga dekat dengan parkiran mobil kita, nanti mas tunggu saja di mobil."Seru Mina memberitahu.


Marko mengangguk dengan patuh. Marko dan Mina berjalan menuju pedagang jajanan. Mina jalan lebih dulu dan Marko tepat di belakang Mina.


"Papa Malko."Seru seseorang memanggil Marko. Sehingga membuat Marko dan Mina menghentikan langkah kakinya.


"Siapa dia mas? Anak kamu, Mas?."Tanya Mina dengan kesal.


"Bukan sayang, dia anak Julia."Jawab Marko belum bisa membuat hati Mina tenang.


Kenzo menghampiri Marko dan disamping Kenzo ada ibu Susan yang mrngikuti langkah kaki kecil Kenzo. Dengan segera Marko, meletakkan barang-barang belanjaannya karena ingin menyalami Susan dan Kenzo.


"Bu Susan apa kabar? Hai Kenzo sayang, kamu apa kabar?."Tanya Marko dengan ramah.


"Alhamdulillah kabar saya baik, Marko. Kenzo juga baik dan sehat. Ini istri kamu ya? Cantik dan manis."Ucap ibu Susan jujur.


"Iya bu, kenalkan ini Mina istri saya."Ucap Marko mengenalkan Mina kepada Ibu Susan.


Akhirnya Mina dan Susan pun saling mengenalkan diri dan saling berjabat tangan.

__ADS_1


"Papa Marko kok tidak main kerumah Kenzo. Kenzo sekarang sudah punya papa baru, namanya papa Damar. Orangnya baik dan suka beliin Kenzo ice cream seperti papa Marko dulu."Tanpa di suruh Kenzo sudah berceloteh tentang papa kandungnya.


"Emm.. iya sayang, nanti kalau ada waktu papa main ya kerumah Kenzo. Oh iya Kenzo beli apa?."Tanya Marko mencoba mengalihkan pembicaraan mereka.


Kenzo mengeluarkan mainan robot dan pesawatnya dari dalam kantong plastik hitam yang sedari tadi dia bawa dan menunjukannya kepada Marko.


"Wah bagus."Seru Marko singkat.


"Emm.. Marko lusa Julia akan menikah dengan Ayah kandung Kenzo. Jika kamu berkenan datanglah, untuk menyaksikan pernikahan Julia dan Damar."Ucap ibu Susan mengundang Marko secara langsung.


"Insya Allah ya bu. Tapi jika kami tidak datang, kami pasti mendoakan yang terbaik untuk Julia. Semoga dia bahagia dengan pernikahannya yang sekarang."Ucap Marko dengan bijak.


"Aamiin. Terimakasih atas doa baiknya untuk Julia, Marko."Seru Susan memgucapkan terimakasih.


Susan mengajak Kenzo untuk segera pulang namun dia belum mau pulang. Dia masih ingin bersama Marko, dan akan pulang jika Marko juga sudah pulang dari pasar.


"Kenzo mau kue?."Tanya Mina dengan lembut.


"Mau tante."Jawab Kenzo dengan mata berbinar.


"Ya sudah, Silahkan Kenzo pilih kue nya ya. Nanti biar tante Mina yang bayar, setelah ini tante dan papa Marko juga mau pulang. Apa Kenzo mau ikut kerumah tante?."Tanya Mina dengan sangat lembut seakan sudah kenal lama dengan Kenzo.


Seketika itu Kenzo menggelengkan kepalanya, dia sudah ada janji dengan papa kandungnya sehingga dia tidak mau ikut kerumah Marko.


"Kenzo mau main sama papa Damar."Jawabnya dengan cepat.


"Oh ya sudah. Kalau begitu, sekarang pilih kue nya ya."Ucap Mina lagi.


*Masya Allah. Istri Marko sangat baik, sabar dan lembut sekali tutur katanya. Sangat jauh berbeda dengan Julia. Marko sangat beruntung bisa menikahi wanita sebaik dan selembut Mina.*Gumam Susan dalam batinnya.


**********

__ADS_1


__ADS_2