
.
.
.
⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️
Setelah resmi menikah marko dan julia langsung pergi kerumah kontrakan julia untuk mengemasi barang - barang julia. Julia akan ikut tinggal dirumah kontrakan marko, bukan rumah marko. Karena rumah marko sudah diberikan kepada mala dan susah balik nama atas nama mala. Sedikitpun marko tidak mau mengganggu gugat milik mala.
Sedangkan kedua orang tua julia ikut pulang ke villa bersama kedua orang tua candra, untuk sementara selama orang tua julia masih ada di desa kenzo ikut dengannya .
Dirumah candra sudah kembali sepi seperti sediakala, hanya ada para pekerja dan pak andi saja.
" Akhirnya mereka sudah menikah juga ya mas, meskipun masih siri. Setidaknya mereka tidak berzina lagi, kita juga ikut senang karena om marko sudah ada pendamping hidup sehingga kecemasan ku sudah berkurang. Jujur dengan sikap om marko yang seperti itu aku takut dia merayu kak mala lagi, yang namanya setan merayunya sangat pintar" Ucap aluna yang berbaring di paha candra sambil mengusap perutnya yang sudah terlihat membuncit.
" Memangnya kamu masih takut jika bang marko dan mala seperti dulu lagi ?" Tanya candra .
" Iya mas . " Jawab aluna dengan singkat.
" Kita lupakan urusan bang marko dan apalah itu. Sekarang waktunya kamu memanjakanku, sudah dua hariloh adik kecil tidak dimanja. Pasti dede bayi yang didalam perut juga kangen karena dua hari tidak di jenguk sang papa. Jadi malam ini papa mau jenguk dede bayinya." Ucap candra sudah membaringkan aluna dikasur dan dia sudah mengambil posisi.
Aluna pasrah dan tidak menolak keinginan sang suami, itu semua adalah hak suaminya dan kewajibannya untuk melayani sang suami. Entah siapa yang memulai kini mereka sudah sama - sama polos .
" Hati-hati ya mas. Jangan sampai menyakiti dedek bayinya. " Ucap aluna mengingatkan sang suami.
" iya sayang.Sudah kamu jangan khawatir. Mas akan melakukannya dengan pelan - pelan, kamu cukup menikmati saja apa yang mas berikan. Karena kami lagi hamil jadi jangan capek - cepek, biar mas pegang kendali " Ucap candra mulai mengarahkan sesuatu kearah yang benar.
" Ahhhh..... " Ucap aluna dan candra bersamaan.
Kini mereka berdua sudah hanyut dalam permainannya. Sudah dua hari mereka libur karena dirumah sedang ramai, tidak mungkin mereka bermain dan bersuara liat seperti itu sedangkan didepan kamarnya berkumpul para orang - orang tua.
" Mas,,, ahhh... Aku sudah tidak tahan mas. Pelan - pelan mas " Seru aluna mulai meracau tidak jelas.
__ADS_1
" Keluarkan saja sayang " Ucap candra terus perpacu pada tunggangan kudanya.
Akhirnya aluna sudah menyampai titik puncak permainannya tidak berselang lama candrapun menyusul aluna. Sebenarnya candra masih ingin lagi tetapi dia melihat aluna yang sudah terlihat kelelahan akhirnya dia memilih menyudahinya, dia tidak mau kenapa - kenapa dengan kandungan aluna. Lagi pulan 35 menit tadi sudah lebih dari cukup.
" Sayang mandi dulu ya, apa mau mas lap - lap badannya.?" Tanya candra dengan lembut.
"Tolong lap - lap saja ya mas. Soalnya badanku lelah sekali, maaf ya mas aku sudah merepotkan mu " Ucap aluna tidak enak hati terhadap sang suami.
" Kamu tidak merepotkan kok sayang, mas justru senang karena mas bisa sedikit berguna membantu kamu. Mas tidak tega sama kamu sayang,kamu sudah hamil dan masih saja meminta jatah yang lebih." Ucap candra sambil terkekeh.
" Itu sudah menjadi kewajiban ku sebagai seorang istri mas. Sekarang mas mandi saja dulu baru nanti membantu aku mengelap badan. " Ucap aluna lagi.
Candra mengangguk pelan, dia masuk kekamar mandi dengan hanya mengenakan boker pendeknya. Gemercik air guyuran dari shower terdengar sampai luar , aluna tersenyum mendengar sang suami yang bersiul - siul dengan bahagia.
********
" Sayang malam ini kita apa mau langsung menginap dirumah mu ? Apa tidak lebih baik kita menginap dulu disini lagi pula ini sudah malam. Kitakan bisa bermalam pertama disini tanpa ada yang mengganggu " Ucap julia dengan suara yang sangat manja.
Saat ini yang diinginkan marko hanya cepat pulang kekontrakan dan segera mandi untuk menghilangkan segala penatnya.
" Aku capek banget julia, aku lelah ingin segera pulang dan mandi lalu tidur " Jawab marko membuat julia langsung cemberut.
" Tapi ini malam pengantin pertama kita sayang. Masak tidak ada yang istimewa sedikitpun sih, aku itu mau malal ini kita bermain sampai lembur agar kamu bisa segera punya anak dari rahimku ini. " Ucap julia terus merayu marko.
" Untuk saat ini aku belum mau punya anak, apalagi sekarang kenzo juga akan ikut dengan kita jadi jika kamu hamil siapa yang akan mengurus kenzo ? " Tanya marko dengan serius.
" Jadi kamu tunda dulu keinginanmu untuk punya anak. Lagi pula mengurus kenzo saja tidak becus belagu mau hamil segala " Ucap marko sedikit ketus.
* Padahal aku hamil juga agar dia bisa menyayangi amaknya sendiri bukan anak yang tidak tahu siapa bapaknya itu. Tidak tahu apa aku rela hamil demi dia, tapi kenapa seperti dia bicara lumayan ketus ? Tidak mau punya anak ya sudah aku tidak repot - repot untuk hamil dan tubuhku tetap langsing dan terawat * Gumam julia dalam batinnya.
" Baiklah aku tunda dulu kehamilan ku,lagi pula aku hamil juga karena ingin menyenangkan kamu sayang. Ya sudah aku mau berisin barang - barang ku dulu ya, setelah ini bari kita pulang kerumah mu. " Ucap julia mulai menarik kopernya dan membukanya.
Julia memasukan pakaiannya kedalam koper, ada juga pakaian marko yang memang sengaja ditinggal dikontrakan julia agar saat menginap dia tidak perlu bolak - balik untuk pulang. Namu sekarang mereka sudah sah menjadi suami istri jadi sudah pasti akan menginap bareng.
__ADS_1
Beruntung sekali julia tinggal dilingkungan yang rata - rata tetangganya bekerja di pabrik milik candra sehingga tidak ada tetangga yang kepo dengan urusan julia dan marko, mereka berangkat pagi pulang sore bahkan jika banyak produksinya bisa sampai malam. Satu tetanggapun selama sebulan ini tidak ada yang julia kenal,hanya ibunya adit itupun karena julia sering beli makan disana.
" Mas, kamu lapar apa tidak ?" Tanya julia yang perutnya sudah keroncongan minta untuk diisi.
" Sudah kamu tenang saja, aku sudah pesan sekarang cepat kamu selesaikan itu pakaian kamu, setelah selesai nanti kita makan sembari menunggu makanan datang kamu lanjut beres - beresnya " Ucap marko yang memilih tiduran diatas kasur yang biasa mereka pakai untuk bergumul selama berjam - jam.
Selama sebulan menjali hubungam dengan marko, sekalipun julia belum pernah diajak marko dirumah kontrakannya. Selama ini julia lebih sering mendatangi marko di bengkelnya, karena marko memang lebih sering tidur di bengkel.
" Mas itu sepertinya makanan yang kamu order " Ucap julia.
Meskipun didesa layanan online di desa tempat mereka tinggal sudah lumayan bagus. Mau pesan makan minum secara online sudah gampang, mau pesan apa - apa juga sudah sangat mudah.
Julia dan marko makan malam bersama dengan ayam bakar yang marko pesan lewat online. Setelah selesai makan julia dan marko langsung pulang menuju rumah kontrakan marko. Julia terlihat sangat senang akhirnya akan tinggal bersama dirumah marko, yang julia tahu jika marko tidak tinggal dikontrakan tetapi dirumahnya sendiri.
" Kita sudah sampai " Ucap marko menghentikan mobilnya tepat didepan rumah yang minimalis, namun masih terbilanh lebih besar dibandingkan rumah kontrakannya.
" Ini rumah kamu mas ? Lumayan si, ini ada berapa kamar mas ? " Tanya julia.
" Ada dua kamar dan masing - masing sudah ada kamar mandi didalamnya. Ini bukan rumah ku, tapi ini rumah dapat aku mengontrak . Tapi jika kamu mau aku bisa membelinya untukmu. Apa kamu keberatan tinggal dirumah ini ?" Tanya marko serius.
" Aku suka kok, rumahnya nyaman " Jawab julia sedikit berbohong. Padahal dia berharap bisa tinggal dirumah yang lebih besar lagi dan mempunyai ruang menonton sendiri.
Marko membuka pintu rumah dan mengajak julia untuk masuk, dua koper julia sudah berada di dalam kamar utama. Kamar yang akan dia tempati bersama marko, tanpa mengganti pakaiannya julia langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur, sedangkan marko memilih segera mandi karena tubuhnya sudah sangat lengkat.
Saat marko mandi tiba - tiba julia menyelinap masuk kekamar mandi. Dan tanpa menunggu lama dia juga ikut mandi bersama dengan marko, jujur julia memang sudah tidak bisa menahan hasratnya sehingga dia menyusul marko saat mandi. Kucing garong dikasih umpan sudah pasti tidak akan menolak, akhirnya terjadilah pertempuran dikamar mandi.
*********
RATE BINTANG 5 NYA DULU YUK KAK.
LIKE KOMENTAR VOTE FAVORITE SERTA BERIKAN HADIAHNYA .
TERIMAKASIH 🙏🙏❤️❤️
__ADS_1