Perjodohan Pengganti

Perjodohan Pengganti
Baju baru mala


__ADS_3

💞💞💞💞💞💞💞


.


.


.


⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️


" Ngapain kamu ada disini lagi ? Beneran kerja di kantin kamu ? Awas saja kalau kamu bikin malu !! Oh iya kalau ada yang tanya bilang saja kita tidak saling kenal. " Ucap mala saat kembali bertemu Aluna di kampus.


Sepulang dari rumah mertuanya Aluna langsung kekampus karena ada urusan dengan salah satu dosen. Aluna juga sebelumnya tidak tahu ada apa sang dosen memanggilnya.


" Aku ada urusan di kampus ini kak. Oh iya kakak sudah mau masuk kelas ya ?" Tanya aluna sama sekali tidak tersinggung dengan Mala.


" Bukan urusan mu. Oh iya kamu beneran bekerja di kantin kampus ?" Tanya Mala lagi karena Aluna tidak menjawab pertanyaan nya.


Aluna memang sengaja tidak menjawab pertanyaan mala karena dia malas terus-terusan berbohong. Mungkin sebentar lagi aluna akan membuka siapa dia yang sebebarnya, lagipula sekarang dia juga sudah tidak tinggal dengan mala dan mama meri.


* Tidak untuk sekarang kak mala tahu jika aku juga berkuliah disini. Sebentar lagi kak mala pasti akan tahu. * Gumam Aluna dalam hatinya .


" Maaf kak, aku mau pergi ke pabrik." Jawab aluna menghindar dari mala.


" Sudah sana pergi, jangan sampai teman - teman ku melihat ku mengobrol dengan mu. Bisa turun harga diriku jika mereka tahu kita saling kenal, kita itu tidak selevel." Seru mala tersenyum sinis.


Aluna tidak menanggapi hinaan dari sang kakak, dia pun langsung pergi meninggalkan mala yang terus menatapnya dengan sinis.


* Tunggu saja kak, sebentar lagi kamu pasti akan tahu jika aku juga berkuliah disini,bahkan aku sudah melangkah lebih cepat daripada kamu * Gumam aluna dalam batin nya.


Waktu pun semakin siang, jam kuliah malapun sudah habis. Selesai kuliah mala lebih memilih jalan dengan teman - temannya ketimbang pulang kerumah. Apalagi dia memang punya uang pemberian mama nya.


Saat di salah satu pusat perbelanjaan Mala melihat seorang perempuan paruh baya yang tidak asing baginya. Perempuan itu sedang berbelanja pakaian brand ternama yang sudah pasti harga nya juga cukup menguras kantong.


* Bukannya itu tante sita ? Ibu nya si candra ? * Gumam mala dalam batinnya.


Mala terus memperhatikan orang yang sedang berbelanja , walaupun mala baru sekali bertemu dengan mamanya candra. Mala yakin sekali jika orang yang saat ini dia perhatikan adalah mama nya candra.


" Ehh.. Mala kamu ngapain ?" Tanya teman mala.


" Tidak apa - apa. Kalian kalau belum selesai belanjanyan ya belanja saja. Aku sepertinya tidak belanja dulu karena barang - barang baru ku masih banyak. Aku mau lihat - lihat kesana saja" Ucap mala beralasan padahal dia ingin menghampiri mamanya candra.

__ADS_1


" Ok.. Kami kesana dulu ya " Seru kedua teman mala lalu menjauhi mala.


Mala sendiri mulai berjalan mendekati mama sita . Saat dia sudah sampai di depan toko,terlihat jelas tante sita sedang memilih beberapa dress mahal.


" Tante sita ?" Sapa mala dengan ramah.


Tante sita memandangi mala dari atas sampai bawah. Dia merasa tidak mengenal mala, tapi kenapa perempuan di hadapannya itu bisa tahu namanya.


" Siapa ya ?" Tanya mama sita yang memang lupa dengan mala.


" Tante lupa sama saya ? Saya mala tante, kakaknya Aluna." Ucap mala denga ramah.


" Oh iya Mala. Maaf tante lupa, soalnya kita ketemu juga baru satu kali. Itupun sebentar dan sudah lama. Oh iya kamu sama siapa kesini ?" Tanya mama sita juga tidak kalah ramah.


" Tadi sama teman - teman tante ,mereka ada disebelah sana." Ucap mala sambil menunjuk toko yang dimasuki kedua temannya.


Mama sita hanya mengangguk saja. Dia terus memperhatikan penampilan mala yang sangat modis. Mala terlihat cantik dengan dress yang dia kenakan.


" Tante belanja untuk siapa ? Karena yang malaihat tante memilih dress anak muda. " Seru mala ingin tahu.


" Oh ini tante lagi belanja untuk istrinya candra. Karena tante lihat istrinya candra pakaiannya tidak ada yang modis. Hanya kaos, kemeja dan celana panjang saja, padahal uangpun ada tapi baju itu - itu saja. Lama - lama juga bikin malu suaminya kan ?" Ucap mama sita dengan senyum mengembang.


Haahhh ?


" Ini semua buat Aluna tante ?" Tanya mala.


" Iya ini untuk menantuku Aluna. Oh iya karena kamu kakaknya Aluna , kamu boleh ambil satu dress yang kamu suka. Masalah harga tidak perlu dipermasalahkan. Cepat sana ambil,soalnya tante sudah selesai mau bayar " Ucap mama sita.


" Iya tante " Jawab mala cepat.


Tidak mau menyia - nyiakan kesempatan baik, mala pun mulai memelih dress yang cocok untuknya, tentunya dengan harga yang lumayan. Pilihan mala jatuh pada dress warna maroon dengan harga 2 juta.


" Aku suka dress ini tante , tapi harganya 2 juta. Apa tidak apa - apa tante membelikan aku baju semahal ini ? Nanti uang bulanan tante habis ?" Seru mala pura - pura tidak enak hati.


Hahahaaaa.... Haaahaaa


Mama sita bukannya menjawab tapi justru tertawa setelah mendengar ucapan mala. Jangankan satu dress, bahkan 10 dress pun uangnya tidak akan habis.


" Cuma 1 dress tidak akan membuat uang tante habis mala. Bahkan 10 dress pun tante sanggup membelinya " Seru mama sita.


" Oh... Iya tante " Jawab mala dengan senyum dibuat seramah mungkin.

__ADS_1


* Bukannya orang tua candra ini orang tidak punya tapi kenapa penampilan tante Sita modis, bahkan perhiasan nya juga banyak. Pakaian tas dan barang - barang yang dikenakannya juga barang branded. Belanjaan ini pun pasti habis 10 jutaan * Gumam mala dalam batinnya.


" Totalnya 11 juta Bu. Mau tunai atau pakai kartu kredit. ?" Tanya sang kasir.


" Pakai kartu kredit saja Mbak. " Ucap mama sita.


Mama sita mengambil kartu kredit dalam dompetnya. Mata mala terbelalak saat melihat kartu Atm berjejer rapi di dompet mama sita. Dan mala juga melihat ada banyak uang merah di dalam dompet mama sita.


* Gila ini mah sultan * Gumam mala sambil menggekengkan kepalanya.


Setelah membayar barang belanjaannya mama sita izin pulang lebih dulu. Sedangkan mala buru - buru pulang sampai dia melupakan kedua temannya yang datang bersamanya.


" Aku sudah tidak sabar ingin bercerita dengan mama. Jika ternyata terbukti candra itu orang kaya , aku akan merebut candra dari Aluna " Ucap mala saat sedang berada didalam taksi.


Setelah satu jam mala pun sampai di rumahnya dan langsung berlari masuk rumah sambil memanggil mama nya .


" Mama... Ma... Mama !!" Teriak mala mencari mamanya.


" Ada apa sih mala ? Datang teriak - teriak seperti itu ? Kamu kira ini di hutan !" Ucap mama meri kesal.


" Aduh ma jangan marah dulu dong. Aku ada kabar yang bikin mama syok, coba mama lihat baju ini. " Seru mala lalu mengulurkan baju kepada mama nya.


Meri mengambil baju itu dan dia pun terkejut dengan harga yang tertera pada baju.


" Dua juta ? Kamu gila beli baju semahal ini ? Atau jangan - jangan kamu beli ini pakai uang kuliah kamu ?" Tuduh mama meri.


" Tidak ma. Coba mama tebak siapa yang beliin aku baju semahal ini. ? Kalau mama tahu pasti mama tidak akan percaya." Ucap mala dengan antusius.


" Siapa ? Adit ? Atau gebetan baru kamu ?" Tebakan mama meri tidak ada yang benar.


" Tante sita ma , mertua nya Aluna." Seru mala dengan serius.


" Apa ? Jeng Sita ? Mama nya Candra yang kere itu ?" Tanya meri seeakan tidak percaya.


Mala hanya mengangguk pasti dengan senyum senangnya. Dia memeluk baju barunya dengan senyum sumringah.


********


RATE BINTANG 5 NYA YA KAK 🙏❤️❤️


LIKE, KOMENTAR, VOTE, FAVORITE, SERTA BERIKAN HADIAH NYA 🙏❤️❤️

__ADS_1


TERIMAKASIH 🙏❤️❤️


__ADS_2