
.
.
.
⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️
" Kalian dari rumah sakit ? Kamu kenapa sayang ? Apa ada yang sakit ? " Tanya mama sita beruntun saat aluna dan candra baru masuk kedalam rumah.
Saat dia bangun tidur aluna sudah tidak ada dikamarnya, dan bik tartik sudah memberitahu jika aluna kerumah sakit bersama candra. Namun mama sita salah paham, dia mengira terjadi sesuatu dengan aluna sehingga candra membawanya kerumah sakit.
" Kami dari rumah sakit ma, aluna tidak apa - apa. Tadi menjenguk mbak julia saja " Ucap aluna .
" Julia ? Apa julia sampai dirawat dirumah sakit ? Separah itu ya maghnya ?" Tanya mama sita heran.
" Besok mama akan tahu jawabannya. Emm... Ma kami kekamar dulu ya, kasihan aluna dia sepertinya kelelahan. " Ucap candra.
Mama sita mengangguk dan membiarkan candra membawa aluna masuk kamar. Mama sita memikirkan soal julia, kenapa dia bisa sampai dirawat ? Padahal sebelum minum capucinno juga sudah makan nasi bahkan tidak ada tanda - tanda yang aneh.
* Sepertinya ada yang aneh dengan julia * Gumam mama sita.
Tidak mau terlalu memikirkan soal julia, mama sita memilih ketaman belakang untuk menyirami tanaman bunganya. Dirumah mama sita memang menanam berbagai jenis bunga, dari yang bisa berbunga dan ada juga yang tidak bisa berbunga. Mama sita memiliki hobby yang sama dengan aluna.
Sementara itu dirumah sakit, dokter sudah menemukan penyebab juliaa sakit perut. Padahal tanpa diperiksa julia sudah tahu jika dia kesakitan karena obat penggugur kandungan.
" Dari hasil pemeriksaan ada zat berbahaya yang kami temukan , dan terditeksi ada obat penggugur kandungan dalam cairan yang mbak muntahkan. Beruntung tidak berakibat fatal, jika dosis itu tinggi sudah pasti sampai saat ini mbak masih kesakitan dan bisa menimnulkan kerusakan rahim." Ucap dokter menjelaskan.
" Iya dokter terimakasih. Jadi kapan saya boleh pulang ?" Tanya julia yang tidak mau berlama- lama dirumah sakit.
" Besok mbak sudah boleh pulang " Ucap dokter dengan ramah.
Setelah berbincang dan memeriksa julia, dokter itupun pamit undur diri dan keluar dari ruang perawatan julia. Mama julia yang sedari tadi diam kini mendekati ranjang julia dan menanyakan masalah obat pengggur kandungan yang bisa masuk si tubuhnya.
" Kamu apa hamil ? " Tanya Susan, mama dari julia.
" Julia tidak hamil ma. " Jawab julia singkat dan jelas.
" Kalau kamu tidak hamil kenapa kamu bisa minum obat peluruh kandungan ? Jangan buat masalah lagi julia, ingat 3 tahun yang lalu kamu hamil tanpa suami dan sekarang anak itu tinggal sama mama, kalau sampai kamu hamil lagi mama tidak mau menganggap mu anak lagi. Anak kamu baru berumur 2 tahun Julia jadi jangan berulah, lebih baik kamu bekerja yang benar agar bisa membantu keuangan mama dan papa. Anak kamu masih butuh biaya yang besar" Ucap mamanya julia.
__ADS_1
Ternyata julia sudah pernah hamil dan melahirkan seorang anak. Julia hamil saat dia ada diluar negeri saat masih kuliah sama - sama dengan candra. Dia sempat cuti 9 bulan dan pulang ke indonrsia sampai dia melahirkan. Dan dia kembali ke luar negeri lagi dan mendekati candra, tetapi candra tetap menolaknya. Sampai akhirnya candra pulang ke indonesia dan setelah kuliahnya selesai dia juga pulang ke indonesia.
" Mama bisa diam tidak ? Jangan bahas soal anak sialan itu sama aku, aku bukan ibunya. Aku cuma melahirkannya tapi aku tidak mau menjadi ibunya, pokoknya sampai orang - orang tahu aku sudah punya anak aku tidak akan memaafkan mama. " Ucap julia mengancam mamanya.
" Kapan kamu bisa sadarnya julia. Lantas kenapa kamu sampai dirawat dirumah sakit dan ada obat penggugur itu juga ?" Tanya mama susan ingin cepat tahu.
" Aku salah minum , sebenarnya minuman yang sudah aku campur dengan obat itu punya aluna istrinya candra agar dia keguguran dan dibenci oleh keluarga candra , mama tahukan dari dulu aku itu mencintai candra. Pokoknya apapun akan aku lakukan sampai candra bisa menjadi milikku " Ucap julia dengan serius.
Bukan lagi cinta yang ada pada diri julia, cinta itu kini sudah berubah menjadi sebuah ambisi yang mengharuskan memiliki tanpa menperdulikan orang lain lagi.
" Kamu terlalu berambisi mendapatkan candra sampai kamu sendiri lupa jika saat ini yang kamu rasakan bukan lagi cinta. Berhenti mengharapkan sesuatu yang tidak mungkin kamu miliki julia, ingat karma ! Karma itu pasti ada " Ucap mama susan dengan lantang.
" Bulshiit dengan karma Ma. Lebih baik sekarang mama pulang dan urus kenzo dengan baik. " Ucap julia lagi semakin membuat mamanya tidak percaya dengan perubahan julia yang semakin tidak terarah.
" Baiklah mama akan pulang. Lebih baik mama mengurus kenzo, itu lebih bermanfaat daripada mama berada dirumah sakit. Ingat julia jika terjadi sesuatu dengan mu jangan melibatkan mama dan papa. Kami cukup dibuat pusing sama kamu, kami sudah angkat tangan jika kamu berulah lagi" Ucap mama susan.
Mama susan juga pergi meninggalkan julia sendirian , sudah cukup banyak masalah yang diperbuat oleh julia. Dari hamil tidak ada suami , hidup yang suka foya - foya.
" Candra dan keluarga nya jangan sampai tahu kalau aku sudah punya anak dari pria lain. Bahkan tanpa ada hubungan pernikahan, jika mereka tahu bisa hancur semuanya. Candra pasti akan jijik dan menjaihi ku. " Julia bermonolog sendiri.
*********
" Dari hasil lab, didalam minuman yang kemarin kamu bawa ada sejenis obat penggugur kandungan. Jika diminum sama orang yang hamil sudah dipastikan dia akan mengalami kontraksi dan mengalami keguguran " Penjelasan dari surya cukup mengagetkan candra.
Deg.
Candra syok mendengar penjelasan surya, ternyata dugaannya benar jika obat itu adalah peluruh kandungan. Julia berniat memberikan minuman itu kepasa aluna agar aluna keguguran. Namun Allah masih menyelamatkan aluna dan janinnya.
" Terimakasih surya atas bantuan mu ini. Dengan begini aku akan menjaga aluna lebi hati - hati lagi" Ucap candra.
" Maksud kamu , sebenarnya minuman itu akan diberikab kepada istrimu ?" Tanya surya.
Candrapun menceritakan semua yang terjadi dengan istrinya. Surya tampak mendengarkan dengan serius dan dia ikut prihatin dengan kejadian yang menimpa istri sahabatnya itu. Apalagi surya memang mengenal julia, dan dia juga tahu jika julia dirawat dirumah sakit tempatnya bekerja.
" Hasil pemeriksaan julia juga sama , dia terdeteksi mengkonsumsi obat yang sama. Kemarin aku sedikit heran kok hasilnya sama dengan minuman yang kamu bawa, ternyata oh ternyata julia biang kerok nya. " Ucap surya menjelaskan.
" Iya julia memang harus aku beri pelajaran agar dia tidak mengganggu rumah tanggaku terus menerus. Dia seperti tidak tahu malu terus mendekatiku padahal dia tahu aku sudah menikah dan sudah beberapa kali aku tolak dia " Ucap candra.
" Dia terlalu berambisi sama kamu Can. Kamu sih dari dulu menolaknya terus, emm... Tapi apa julia belum menikah ? Soalnya beberapa tahun yang lalu aku pernah melihat dia periksa kandungan di rumah sakit ini ?" Ucap surya sambil mengingat kejadian beberapa tahun yang lalu.
__ADS_1
Candra mengerutkan keningnya, dia tidak tahu jika julia sudah menikah. Karena julia tidak pernah bilang dan sang mama juga tidak pernah bicara soal julia yang sudah menikah dan mempunyai anak.
" Aku tidak tahu jika julia sudah menikah ? Setahu ku dia belum menikah Sur , memangnya suaminya orang mana ? Dan kenapa dia dari dulu sampai sekarang terus mengganggu dan berusaha mendekatiku terus menerus ?" Ucap candra.
" Aku juga tidak tahu siapa suaminya Can. Aku hanya melihat julia sekali itu saja selepas itu aku tidak pernah melihatnya. Jika benar waktu itu yang aku lihat julia, sekarang anaknya mungkin berusia 2 tahun." Ucap surya lagi.
Candra akan mencaritahu kebenaran soal kabar yang diceritakan oleh surya. Setelah cukup lama berbincang - bincang dengan surya, candra akhirnya memutuskan untuk pulang dan segera menemui aluna dan mama sita untuk memberitahu soal hasil tes dari minuman yang dibuat oleh julia.
" Mama, Aluna.. Kebetulan kalian ada disini. Aku ingin menyampaikan sesuatu kepada kalian. Ini hasil tes lab dari minuman yang kemarin di minum oleh Julia, mama mungkin kaget kenapa aku melakukan tes lab. Mama bisa lihat hasilnya dan mama akan tahu sepertia apa wanita yang bernama julia itu." Ucap candra menyerahkan hasil tes kepada mama nya.
" Tes ? Maksud nya ini apa candra ? " Tanya mama sita yang masih belum tahu arah pembicaraan candra.
" Mama buka saja, setelah ini mama akan tahu" Jawab candra.
Tangan mama sita mulai membuka amplop putih yang ada ditangannya. Matanya menyipit saat mengetahui isi dalam amplop yang dipegangnya.
" Obat XX ? Bukannya ini obat peluruh kandungan ?" Ucap mama sita.
" Jadi hasilnya positif obat peluruh kandungan mas ?" Tanya aluna lalu menatap suaminya serius.
Candra mengangguk sebagai jawaban jika apa yang ditanyakan aluna memang benar adanya.
" Ma, minuman yang diminum julia kemarin terbukti ada kandungan obat XX nya. Dan menurut aluna minuman itu tadinya untuk aluna dan aluna menukarnya saat julia sedang menerima telepon. Mama bisa tahu akibatnya jika aluna tidak menukar minuman itu ? Sudah pasti saat ini aluna dan candra kehilangan calon anak kami ma" Ucap candra dengan mengepalkan kedua tangannya.
Mama sita mengingat kejadian kemarin dimana julia membuatkan es capucinno. Dan dia juga melihat aluna menukar minumannya disaat julia sedang menerima telepon.
" Julia ... !! Beruntung aluna peka jika tidak mama juga akan kehilangan calon cucu mama. Sayang, terimakasih kamu sudah menjaga calon cucu mama. Maaf mama kemarin benar - benar tidak tahu jika minuman itu ada kandungan obat XX nya. " Ucap mama sita memeluk aluna.
" Mama tidak salah jadi tidak perlu meminta maaf, yang salah itu mbak julia. Kemarin aluna memang menaruh curiga dengan mbak julia, karena tidak biasanya dia mau repot - repot membuatkan kita minuman . Ternyata ada maksud terselubung, alhamdulillah Allah masih melindungi anak dalam kandungan aluna ma " Ucap aluna membalas pelukan mama sita.
Mama sita tidak habis fikir dengan julia , gadis yang sudah dia anggap seperti anaknya sendiri ternyata mempunyai hati yang busuk. Beruntung dulu dia tidak jadi menjodohkan candra dengan julia.
********
RATE BINTANG 5 NYA DULU YA KAK.
LIKE , KOMENTAR, VOTE, FAVORITE SERTA BERIKAN HADIAHNYA 🙏❤️❤️
TERIMAKASIH 🙏❤️❤️
__ADS_1