Perjodohan Pengganti

Perjodohan Pengganti
Berkenalan dengan marko


__ADS_3

.


.


.


⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️


Julia diantar oleh orang yang baru saja dia kenal tadi, tidak sampai 10 menit mobil orang yang mengantar julia sudah sampai di depan kontrakan julia. Julia dan pria itu turun dari mobil.


" Mampir dulu om ?" Ucap julia menawarkan untuk mampir.


" Terimakasih, saya mau langsung saja karens masih ada pekerjaan yang harus saya kerjakan. Untuk mobilmu besok datang saja ke bengkel , ini kartu nama saya " Ucap pria itu sembari memberikan kartu nama kepada julia.


Julia menerima kartu nama itu lalu membaca nama yang tercetak diatas kertas kecil itu.


" Marko Suseno ?. Nama yang keren, sekeren orangnya. Hemmm ini nama om kan ?" Tanya julia .


" Iya, itu nama saya. " Jawab marko singkat.


" Kita belum kenalan loh om,kalau nama saya Julia Anggita. Panggil saja Julia, senang bisa berkenalan sama om marko yang baik hati dan tampan ini. " Ucap julia sambil menatap genit marko.


Marko hanya tersenyum tipis mendengar kata - kata julia, sudah bisa ditebak wanita seperti apa julia ini. Marko memilih segera pulang karena memang dia harus kebengkel, tidak mau berlama-lama dikontrakan julia nanti bisa tergoda sama ular berbisa.


" Saya permisi " Ucap marko berpamitan.


" Iya om. Besok saya ke bengkel untuk mengambil mobil saya, sekali lagi terimakasih ya om sudah mengantarkan saya pulang. Beneran tidak mau mampir untuk sekedar minum kopi atau teh panas , kebetulan aku tadi baru saja belanja kopi . Saya dikontrakan sendirian loh om, tidak ada temannya " Ucap julia dengan manja.


Marko diam sejenak memikirkan tawaran julia, tetapi pekerjaannya masih banyak. Jadi dia menolak tawaran dari julia.


" Maaf, lain kali saja. Saya pulang dulu, permisi " Tolak marko secara sopan.


Marko masuk mobil dan melajukan mobilnya meninggalkan rumah kontrakan mala. Di dalam mobil marko senyum - senyum sendiri , pertemuannya dengan julia tadi mengingatkannya dengan sifat manjanya mala yang dulu.


* Hemm.... Wanita tadi mengingatkan ku kepada mala. Dulu dia seperti itu, suka manja dan kalau bicara selalu menggoda. Tapi sekarang mala ku sudah menjadi anak yang lebih baik dan aku sangat bangga putriku bisa meninggalkan dunia kelamnya. Tapi apa aku bisa meninggalkan dunia itu, aku tidak tahu semenjak aku menyadari kesalahanku terhadap mala. Aku justru melampiaskan kekesalanku kepada wanita - wanita diluaran sana. Padahal dulu aku tidak suka bermain wanita ? Hemm... Yang penting aku sudah tidak berhubungan dosa dengan anakku lagi. Mala harus bisa menjadi wanita yang tangguh, dan mandiri. * Gumam marko ..


Tanpa terasa mobil marko sudah sampai di tempat usahsnya. Marko turun dan membawa dua kantong plastik besar yang berisi belanjaannya tadi untuk dia bagikan kepada para karyawan bengkelnya.


Sedangkan di kamar kontrakannya julia terus memandang kartu nama atas nama marko tadi. Bahkan nomor ponsel marko sudah dia save di ponselnya dengan kontak nama Gagah perkasa.


" Om marko biarpun sudah berumur tidak kalah tampan sama candra. Hemm .. Bisa juga nih aku dekatin lumayan buat hiburan selama aku tinggal disini. Lagi pula candra masih sulit aku dekati, baiklah aku akan beralih kepada om marko saja. Main sama om - om itu juga Ok bahkan lebih hot. " Ucap julia bermonolog pada dirinya sendiri.


Julia mengambil ponselnya dan berusaha menghubungi nomor ponsel marko. Baru juga satu kali deringan marko langsung mengangkat teleponnya.

__ADS_1


[ Hallo siapa ini ?] Tanya marko dengan suara beratnya.


[ Hallo om, ini julia. Baru juga satu jam yang lalu kita bertemu, masak sudah lupa sih om.] Seru julia dengan suara manja bak putri salju yang kedinginan.


[ Oh julia, ada apa ?]


[ Emm... Tidak ada apa - apa om. Hanya ingin mengobrol saja dengan om marko. Om sedang sibuk ya ? Apakah aku ganggu. ?]


[ Sibuk banget sih tidak, tapi sekarang aku sedang mrmegang pekerjaan. Kalau mau mengobrol besok - besok saja ya disaat aku sedang senggang ]


[ Oh.. Baiklah. ]


Tut Tut Tut


Marko mematikan sambungan teleponnya begitu saja membuat julia mendengus kesal. Namun julia semakin tertantang dengan sikap yang ditunjukan marko.


" Lihat saja kamu om marko, aku bisa menaklukan hatimu. Kamu akan merangkak sendiri di atas ranjang ku, jangan remehkan julia om marko. Sekali kamu sudah merasakan sentuhan ku pasti kamu akan bertekuk lutut dihadapanku. " Ucap julia penuh semangat.


Ting


[ Julia pulanglah nak, mama dan papa tidak mau kamu terus mengganggu rumah tangga candra. Kami malu dengan orang tua candra nak, tolong hargai kami sebagai orang tuamu ] Pesan yang dikirimkan orang tua julia.


Tanpa menunggu lamajulia membalas pesan dari mamanya.


Julia mematikan ponselnya karena pasti setelah itu mamanya akan menelponnya dan memaksanya untuk segera pulang dengan alasan kenzo membutuhkannya.


" Pasti ujungnya kenzo, hehh... Aku tidak mau mengurus anak itu. Tapi kalian yang memaksa untuk merawat anak itu " Gerutu julia dengab kesal.


*********


Satu hari kemudian Julia datang kebengkel untuk mengambil mobilnya. Dia datang dengan dandanan maksimal agar marko terpesona dengannya.


* Sekali tepuk dua nyamuk aku dapatkan. Mendekati marko sepertinya sangat gampang, jadi aku juga tetap akan merebut candra dari tangan wanita kampung itu. Dua pria sekaligus tidak masalah, justru akan menjadi menyenangkan * Gumam julia dengan percaya dirinya.


" Mbak mau ada perlu apa ?" Tanya karyawan bengkel.


" Emm saya mau ambil mobil saya dong mas, masak iya mau ketemu sama mas. Tapi om markonya ada apa tidak ? Saya sekalian ada perlu sama om marko juga " Ucap julia lagi.


" Mbak tunggu saja di kursi tunggu. Nanti sebentar lagi pak marko juga bakalan datang, dan mobil mbak yang mana ? Soalnya disini banyak mobil yang kami perbaiki ? Apa mobil yang kemarin sore saya ambil di depan minimarket itu ya ? " Tanya karyawan dengan ramah.


" Iya yang merah itu mobil saya. " Jawab julia sambil menunjuk kearah mobilnya.


Sebenarnya mobil mobil julia sudah selesai diperbaiki dan bisa segera dibawa pulang setelah dia menyelesaikan pembayarannya. Bukannya pulang tapi justru dia memilih menunggu marko, sambil memainkan ponselnya dia duduk sambil mengangkat kaki kanannya dan bertumpuan di kaki kirinya sehingga paha putihnya terekspose dengan nyata.

__ADS_1


" Wah paha mbak nya mulus banget " Ucap karyawan A kepada temannya.


" Bener juga. Huhh.. Bagaimana ya kalau kita mempunyai istri atau pacar secantik dan semulus dia. Pasti tidak akan aku tinggal keluar rumah, aku kunci dikamar terus dan aku ajak main kuda terus " Ucap karyawan B sambil tertawa.


" Lihat noh belahan sikembarnya terpampang nyata, huhhh ... Jadi meleleh nih " Tambah karyawan yang lain.


" Husttt.... Jaga mulut kalian. Itu pasti punya nya si boss , mau kalian dipecat karena mengganggu barang simpanannya. Si boss itu memang pintar cari barang , padahal sudah berumur tapi daya tariknya luar biasa " Ucap karyawan yang lainnya.


Bukan julia tidak mendengar kasak kusuk para karyawan bengkel, dia mendengar tapi pura - pura saja tidak mendengar. Bahkan dia berbangga diri karena para karyawan itu kagum dengan kemolekan tubuhnya.


" Kamu sudah lama ?" Tanya marko menghampiri julia.


" Eh..om. Baru kok " Jawab julia gugup.


" Mobilnya sudah selesaikan ? Kamu bisa mengetesnya, mana yang kamu rasa kurang nyaman bisa langsung kamu sampaikan kepada karyawan ku. Biar mereka mengeceknya lagi " Ucap marko dengan ramah.


" Tidak perlu om. Saya percaya dengan hasil kerja karyawan disini, karena yang aku dengar bengkel ini satu - satunya bengkel mobil terbesar di daerah sini. Jadi sudah pasti karyawannya juga sudah berpengalaman. Aku datang kesini selain mengambil mobil juga ingin mengenal om lebih dekat " Ucap julia tanpa malu.


Marko tidak menolak keinginan julia, kebetulan dia juga tidak sibuk. Sehingga marko mengajak julia untuk mengobrol diruangannya saja agar tidak terganggu dengan suara - suara dibengkel. Dengan senang hati julia menerima ajakan marko.


" Bolehkan om aku duduk disini ?" Tanya julia.


" Oh silahkan duduk julia " Jawab marko.


Julia duduk tepat di samping marko dengan sengaja mengangkat dress nya tinggi sehingga setengah pahanya terlihat dengan jelas. Marko yang melihat makanan lezat di sampingnya menelan salivanya sendiri. Dia mencoba mengontrol dirinya agar tidak tergoda dengan julia.


" Julia, kamu mau bicara apa ?" Tanya marko tanpa melihat kearah julia.


" Tidak ada om hanya ingin mengobrol saja, soalnya dikontrakan aku sendirian. Aku tidak punya teman di daerah sini, aku datang ke desa ini karena ingin menenangkan diri saja. Aku patah hati om, aku ditinggal menikah sama pacarku. Padahal kami sudah kenal lama dan berhubungan lama, aku pulang dari kuliah diluar negeri tiba - tiba tahu pacar ku sudah menikah. Hatiku hancur om " Ucap julia mengarang cerita agar marko bersimpati kepada dirinya.


Julia mulai mengeluarkan air mata buayanya, sekarang bukan hanya lelaki yang buaya tapi wanita juga buaya. Salah satunya julia ini.


" Kenapa pria itu bodoh sekali meninggalkan wanita secantik kamu . Sudah jangan bersedih, kamu bisa mendapatkan pria yang lebih baik dari dia. " Ucap marko mencoba menenangkan julia.


Julia menyenderkan kepalanya pada punggung marko, marko sendiri membiarkannya. Dia menyalakan rokok agar bisa menghilangkan fikiran mesumnya, siapa yang tidak tergoda dengan julia yang seksi serta berpakaian menonjol kemana - mana.


* Gadis ini kenapa seperti ini. Jangan sampai aku merusaknya, tapi aku ragu jika dia masih perawan . Sepertinya dia memang wanita yang tidak bener, tapi jika kamu jual akupun akam membelinya. Kucing kok dikasih ikan sudah jelas tidak menolak * Gumam marko sambil menghembuskan asap rokok tinggi - tinggi.


********


JANGAN LUPA TERUS DUKUNG KARYA AUTHOR YA KAK 🙏🙏❤️❤️


TERIMAKASIH 🙏🙏❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2