Perjodohan Pengganti

Perjodohan Pengganti
Masakan aluna


__ADS_3

💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞


.


.


.


⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️


Mala pulang dengan kesal dan amarah yang memuncak, dia bukan marah karena sudah bercerai dengan adit tapi marah karena adit telah membohongi nya. Dia tidak terima dengan keadan adit yang sudah miskin tapi tidak mau berterus terang, justru terkesan menyembunyikannya.


" Kamu kenapa mala ? Pulang - pulang kok muka di tekuk begitu. ?" Tanya meri pada anak kesayangan nya.


" Mala sama adit sudah bercerai ma !" Ucap mala tanpa melihat kearah mama nya.


" Apa ? Cerai ? Kamu cerai sama adit mala ? " Tanya meri beruntun. Dia tidak percaya jika anaknya bercerai dengan menantu kaya nya.


Huuffff


Mala mendengus sambil melirik mama nya yang mata nya sudah hampir copot karena kaget mendengar kabar perceraian anaknya. Mala seakan malas menjelaskan kepada mamanya, namun dia tetap menjelaskannya agar mama nya tahu alasan mereka bercerai.


" Adit sudah jatuh miskin ma" Jawab mala singkat.


" Kamu yang serius kalau bicara mala !" Sentak mama meri tetap tidak percaya.


" Aku serius ma, adit dan orang tuanya sudah miskin dan sekarang mereka hanya tinggal di rumah kontrakan yang sempit. Bahkan mamanya adit mau jualan nasi di depan rumahnya. " Jelas mala sejelas - jelasnya.


Hhhaaaahhhh?


Mama meri menutup mulut nya dengan tangan nya sendiri. Dia tidak menyangka jika besan kaya nya itu sekarang sudah jatuh miskin, bahkan sekarang hanya tinggal di rumah kontrakan. Sekarang ini yang menjadi permasalahan nya anak nya seorang janda di usia mudanya.


" Kamu sekarang seorang janda Mala ?" Seru meri sambil mengusap punggung mala.


" Belum resmi menjanda ma, karena belum ada surat keputusan dari pengadilan agama. Yah, sebenarnya adit memang sudah menjatuhkan talaknya untuk mala. " Ucap mala lagi.


" Benar lebih baik kamu cerai saja dengan adit. Untuk apa mempunyai suami tapi miskin. " Ucap mama meri.


" Siapa yang mau cerai ?" Tanya pak andi yang baru saja pulang dari menemui sahabatnya.


Tadi pagi pak andi ikut aluna dan candra menemui orang tua candra. Pak andi mengendarai mobilnya dan aluna serta candra menaiki motor berboncengan.


" Emmm...ini pa. Emm.. Mala sama adit yang bercerai. Adit sudah menjatuhkan talaknya kepada mala. " Ucap mama meri gugup.


" Adit menceraikan mala ? Kenapa mala ?" Tanya pak andi dengan tatapan tajamnya.


" Karena sekarang adit dan orang tuanya sudah tidak kaya lagi pa. Adit tidak sanggup menafkahi mala jadi dia menceraikan mala pa. Hikss... Hikss " Ucap mala pura - pura bersedih.

__ADS_1


" Kurangajar ! Hanya karena masalah ekonomi adit menceraikan mu. Papa tidak terima anak perempuan papa di perlakukan seperti ini. Meskipun papa masih marah sama kamu tapi papa tetap tidak terima dengan perlakuan adit yang menceraikanmu sebelah pihak begini " Ucap pak andi dengan geram.


Pak Andi akan menemui adit dan orang tuanya untuk meminta kejelasan.


" Kami bercerai atas kemauan kami sendiri !!" Seru adit yang tiba - tiba datang dan sudah berada di ruangan yang sama.


* Adit * Gumam mala dalam hatinya.


Mala sangat terganggu dengan kedatangan adit yang tidak tepat, setelah ini pasti papa nya akan semakin marah padanya.


" Aku memang menceraikan mala pa. Tapi keputusan itu atas kesepakatan bersama bukan hanya sebelah pihak saja. " Ucap adit mencoba menjelaskan kepada pak andi agar pak andi tidak salah paham.


" Maksud kamu apa ?" Tanya pak andi.


Tanpa bertele - tele aditpun menceritakrn semua yang sudah terjadi kepada mantan papa mertua nya. Setelah mendengar penjelasan Adi, pak Andi langsung menatap tajam kearah mala. Sedangkan mala sedari tadi hanya diam.


" Jadi mala meminta cerai karena dia tidak punya suami miskin ? " Ucap pak andi.


" Kami sepakat untuk berpisah pa, mungkin jodoh kami memang hanya sampai sini saja. Dan kedatangn saya kesini hanya untuk mengambil pakaian saya " Ucap adit dengan serius.


" Maafkan mala ya dit, papa tidak tahu jika mala mempunyai sifat buruk seperti itu. Papa doakan semog kamu mendapat jodoh yang lebih baik dari mala. Sekarang ambillah barang - barang mu " Ucap pak andi.


Adit mengangguk lalu masuk ke kamar yang selama ini dia tempati bersam mala. Hanya beberapa menit saja adit sudah keluar dengan membawa tas ransel nya. Adit berpamitan kepada pak andi terlebih dahulu sebelum kelur dari rumah.


********


* Sebenarnya aluna ini baik dan cantik, tapi sayang dia dari desa dan pendidikan nya hanya sampai SMA saja. Harta tidak jadi masalah , aku hanya malu jika teman - teman ku tahu menantuku dari desa dan pendidikan nya rendah. Lepas dari itu semua aluna memang wanita yanv baik. Semoga aku bisa menerimanya sepenuh hati. * Gumam mama sita dalam hatinya.


" Kamu bisa masak Lun ?" Tanya mama sita.


" Bisa ma, tapi masih banyak belajar juga kok ma " Jawab aluna merendah diri padahal dia sangat pandai memasak.


" Jadi istri itu harus pandai memasak agar suami kamu betah di rumah. Jangan malas sama urusan dapur" Ucap mama sita.


" Iya ma " Jawab aluna singkat.


Hening dan tidak ada percakapan lagi , aluna dan mama mertuanya fokus dengan tugasnya masing - masing. Setelah satu jam lebih masakan semua sudah terhidang dimeja makan, mama sita sama sekali tidak mencicipi masakan Aluna. Aluna tadi diminta untuk memasak capcai bakso dan opor ayam dua makanan kesukaan mama dan papa candra. Mama sita sengaja meminta aluna yang memasak dua menu itu, karena dia ingin tahu keahliaan aluna dalam memasak.


" Ma , ini sudah selesai. Aluna mandi dulu ya ma " Ucap aluna lalu masuk kamar yang di tempati candra setelah mendapat anggukan dari sang mertua.


Saat masuk kamar aluna melihat candra sudah berganti pakaian, berarti candra sudah mandi.


" Kak candra sudah mandi ?" Tanya aluna.


" Sudah lun, sana kamu mandi. Sebentar lagi magrib, nanti kita sholat berjamaah. " Ucap candra.


Baru kali ini candra mengajak aluna sholat berjamaah, biasa nya saat di kontrakan mereka akab sholat sendiri - sendiri karena candra beralasan jika dia belum siap untuk menjadi imam sholat.

__ADS_1


" Iya kak " Jawab aluna dengan semangat.


Aluna masuk ke kamar mandi, tidak menunggu lama aluna sudah selesai mandi dan langsung mengambil wudhu. Tepat saat aluna selesai berpakaian adzan magrib berkumandang.


Candra dan Aluna melaksanakan sholat magrib secara berjamaah untuk yang pertama kalinya. Aluna kagum dengan suara suaminya yang sangat merdu, bacaan surat pendek candra sangat fasih.


" Aamiin " Seru aluna mengaminkan doa yang di panjatkan candra.


Selesai sholat Aluna mengambil tangan kanan candra dan menciumnya.


" Terimakasih kak sudah mau menjadi imam sholat Aluna, semoga seterusnya kakak akan menjadi imam di setiap sholat nya aluna " Ucap aluna.


" Insya allah " Jawab candra.


Selesai sholat candra dan aluna keluar kamar untuk makan malam. Di meja makan sudah ada kedua mertuanya yang menunggu untuk makan malam bersama.


" Lama sekali sih can keluar kamar nya ?" Seru mama sita.


" Tadi sholat magrib dulu ma " Jawab candra lalu menarik kursi dan duduk. Begitupun Alun dia duduk di samping candra.


Mendengar jawaban candra sang mama langsung diam dan tidak mau banyak tanya lagi. Kegiatan makan malam merekapun dimulai.


" Wah ma, ini opor ayam siapa yang masak ?" Tanya pak akbar dengan wajah serius.


" Kenapa pa ? Tidak enak ya ?" Tanya mama sita sambil melirik ke arah aluna.


" Mama coba saja dulu " Ucap pak akbar.


Mama sita langsung mengambil opor ayam dan memakan nya. Begitu opor ayam itu masuk ke mulut nya mata mama sita langsung melotot, karena opor ayam itu benar - benar sangat enak bahkan lebih enak dari buatan nya.


" Ini pasti masakan nya Aluna " Seru candra yang memang sudah hafal betul dengan masakan istrinya.


" Kok kamu tahu ?" Tanya mama sita heran.


" Tahu dong ma, aku kan suaminya aluna. Jadi aku sudah hafal betul masakan nya. " Ucap candra dengan santai.


" Wah.. Ternyata papa tidak salah pilih menantu. Masakan kamu enak banget Lun, pantas saja candra sekarang gemukan." Ucap pak akbar memuji aluna.


" Iya masakan kamu enak lun " Ucap mama sita ikut berkomentar.


Aluna hanya tersenyum, sebenarnya dia tadi sangat takut jika masakan nya tidak di sukai oleh mertuanya tapi ternyata mertuanya sangat menyukai masakan nya.


*********


RATE BINTANG 5 NYA YUK KAK 🙏🙏


LIKE, KOMENTAR, VOTE, FAVORITE SERTA BERIKAN HADIAH NYA 🙏❤️❤️

__ADS_1


TERIMAKASIH 🙏❤️


__ADS_2