
.
.
.
⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️
" Jangan saling membenci, nanti bisa jadi cinta loh " Ucap candra saat mereka dalam perjalanan pulang.
Surya hanya mencibirkan bibirnya mendengar kata - kata candra. Mau menjawab tapi tidak enak karena ada meri , tidak mungkin dong dia mau menjelekkan mala padahal dalam mobil ada orang tua mala.
* Jatuh cinta sama Mala si galak dan judes itu ? Oh tidak mungkin, yang ada jika aku sama dia anak ku nanti akan ikut galak juga * Surya hanya bisa bicara dalam hatinnya saja.
" Kok diam sur ?" Tanya candra sambil terkekeh geli.
" Sudah diam, aku masih fokus menyetir nih. Jangan menggoda ku terus, nanti kamu yang jatuh cinta sama aku " Jawab surya dengan santainya.
" Memangnya kamu mau sama candra , Surya ?" Tanya meri sambil tertawa.
" Eh... Tidak dong tante, aku ini lelaki normal. Masak iya aku mau sama candra, lagipula candra sudah ada aluna. Bisa diterkam harimau aku nanti, apalagi harimau betina itu kalau mengamuk parah loh tante " Ucap surya dengan santainya.
Buggh...
Tiba - tiba aluna memukul punggung surya menggunakan tasnya. Dia tidak terima dikatakan harimau betina oleh surya. Surya sepertinya salah tempat nih, yang dia bercandain itu ibu hamil yang hormonnya suka berubah ubah.
" Awas kamu mas surya, karena masih menyetir saja aku tidak menghajarmu. Sampai rumah nanti aku akan menghajar dan menghukummu. Jangan macam - macam kamu sama aluna " Ucap aluna kesal.
" Alamak... Aku lupa jika istrimu sedang hamil Can, bisa jadi bulan - bulanan ibu hamil aku " Ucap surya.
Hahahahaaa
Semua yang ada dimobil menertawakan surya, termasuk surya juga ikut menertawakan kebodohannya. Perjalanan pulang kali ini terasa lebih cepat karena surya terus menerus membuat lelucon sehingga suasana tidak jenuh.
Mobil sudah sampai didepan kontrakan meri, mereka tidak mampir terlebih dahulu karena sudah sore dan surya juga masih harus pulang kekontrakannya tapi lebih dulu mengambil mobil di rumah candra.
Perjalanan pulang dari kontrakan meri kerumah candra tidaklah jauh. Surya masih menjadi pemegang stang kemudi mobil candra. Mobil pun sampai dirumah candra, mereka semua turun dari mobil dan surya ingin langsung pulang tapi ditahan oleh aluna.
" Mas surya jangan pulang dulu. Pokoknya tidak boleh pulang ! Aku tidak jadi menghajarmu tapi aku mau menghukummu " Ucap aluna dengan kesal.
__ADS_1
" Maaf tadi cuma bercanda loh Lun. " Seru surya penuh penyesalan.
" Sudah sekarang lebih baik kamu masuk dulu, minum atau makan kalau mau makan setelah itu tanyakan apa hukuman yang akan diberikan untuk mu dari sang ratu hatiku ini " Ucap candra mendorong surya masuk rumah.
" Lebay " Seru surya.
Aluna lebih dulu masuk kekamarnya untuk bersih - bersih tubuhnya. Begitupun dengan candra, mereka akhirnya mandi bersama tapi hanya mandi bersama ya tidak ada adegan atau aktifitas yang laainnya. Pasti fikirannya pada kemana - mana nih ?
" Sayang kamu mau menghukum surya apa ? Jangan yang berat - berat ya, kasihan dia pasti lelah karena tadi habis menyetir jauh. " Ucap candra mengingatkan , bagaimanapun surya pasti capek dan lelah.
" Tidak berat kok kak , kalau dia mampu sekitar 1 jam pasti sudah selesai. Ya sudah yuk kita temui mas surya, kasihan juga terlalu lama menunggu " Ucap aluna mengajak candra keluar dari kamar.
Aluna dan candra keluar dari kamar, saat ini masih jam 5 sore , jadi belum waktunya untuk makan malam. Namun berbeda dengan surya , dia justru sudah menghabiskan dua mangkuk soto buatan bik ijah orang yang bantu - bantu dirumah aluna.
" Aku nungguin lama ternyata sudah pada mandi, mana berdua keramas lagi. Sialan, aku dikacangin " Gerutu surya yang berfikiran mesum.
" Fikiran kamu pasti sudah kotor. Kami mandi ya mandi, memangnya kami mau main dalam keadaan lelah. Tuh aluna mau memberikan kamu hukuman, biar saja dihukum yang berat. " Candra menakut - nakuti surya.
" Memangnya surya kenapa kok dihukum segala ?" Tanya pak andi yang saat ini sedang duduk di sofa bersama aluna.
Aluna menceritakan jika surya tadi sudah menghinanya, dan pak andi hanya tersenyum mendengar cerita aluna. Harap maklum surya, ibu hamil memang suka aneh.
" Sekarang mas surya buatin aluna rujak mangga muda tanpa bantuan siapapun. Pokonya aku mau mas surya yang membuat bumbunya sendiri dan memotong mangganya sendiri. " Ucap aluna akhirnya memberikan surya hukuman.
Bagi surya bikin rujak yang enak itu sangatlah mudah, karena rujak memang makanan kesukaan surya. Tapi bukan mangga muda juga.
" Ada didapur " Jawab candra sambil menepuk punggung surya.
Aluna memperhatikan surya yang sedang mengupas mangga muda dan meracik bumbu rujaknya. Candra sesekali mengganggu surya dengan meminta surya untuk memakan potongan mangga muda. Akhirnya tidak sampai satu jam, rujak mangga muda buatan surya sudah selesai dan itu memang asli hasil karya surya.
" Kalau tidak enak pokoknya aku mau dibuatkan sambal yang baru " Ucap aluna.
" Ok siapa takut " Jawab surya percaya diri.
Aluna mulai mengambil sepotong mangga dan memakannya dengan sambal rujak buatan surya. Aluna menikmati rujak buatan surya, tanpa diduga ternyata rujak buatan surya sangat enak dan bahkan bisa menjadi rujak terenak yang pernah aluna makan.
" The best banget mas " Seru aluna sambil mengacungkan dua jempol tangannya.
" Alhamdulillah. Kalau soal rujak jangan salah , aku memang jagonya. Tanya saja sama suami mu, dulu dia salah satu penikmat rujak buatanku. Dia itu dari dulu bisanya makan doang, kalau disurub bantuin banyak alasan " Ucap surya melirik candra sambil berbangga diri.
__ADS_1
" Mas candra memang tidak bisa bikin rujak. Rujak buatan dia itu asin banget , mungkin dia pengen nikah lagi " Ucap aluna sambil terus mengunyah rujak.
Pak andi penasaram dengan rujak buatan surya, diapun ikut mencoba. Dan ternyata pak andi juga bilanh enak.
" Ini enak kok, boleh lah buka usaha rujak Sur " Ucap pak andi.
" Tidak bisa om.Bisa- bisa pekerjaan ku di rumah dalit berantakan." Ucap surya menanggapi dengan serius candaan pak andi.
Mereka berempat sama - sama makan rujak sambil mengobrol ringan. Aluna ikut menyimak obrolan para lelaki itu meskipun terkadang tidak paham apa yang mereka bicarakan.
*****
Julia masih tetap ada didesa , belum mau untuk kembali kekota . Padahal orang tuanya sudah ratusan kali menghubunginya dan meminta julia untuk pulang. Namun julia tetap saja tidak mau pulang.
" Huhh... Kenapa lagi sih ini mobil kok ngadat begini ?" Ucap Julia saat dia pulang dari minimarket.
Julia turun dari mobilnya dan mencoba melihat mobilnya, padahal dia tidak tahu mesin mobil tapi ya tetap saja mencobs memeriksa mesin mobilnya.
" Mobilnya kenapa mbak ?" Tanya seorang pria yang baru saja keluar dari minimarket.
" Tidak tahu ini om , tiba - tiba saja ngadat. Aku hidupin gak bisa - bisa juga " Jawan julia.
" Coba saya lihat " Ucap pria yang dipanggil julia Om.
Setelah diperiksa ternyata mobil julia harus dibawa kebengkel karena ada alat yang harus diganti. Julia meminta tolong pria itu untuk menghubungi bengkel agar bisa mengambil mobilnya.
" Mbak pulangnya kemana ? Biar saya antar, nanti biar karyawan bengkel yang mengambil mobil mbaknya " Ucap sang pria dengan ramah.
" Kontrakan saya tidak jauh dari sini om. Tapi mobil saya amankan ? Soalnya saya ini orang baru dan belum kenal banyak orang disini.? " Tanya julia waspada siapa tahu orang yang berniat menolong akan berbuat jahat.
" Pasti aman. Lagipula bengkel itu milikku, mbak tidak usah khawatir. Apa orang kota ?" Tanya sang pria.
" Iya saya dari kota Om. Oh jadi om ini pemilik bengkelnya, wah berarti aku bertemu dengan orang yang tepat..Kalau begitu aku mau dong diantar pulang sama om, walaupun dekat tapi kaki ku pasti pegal kalau jalan" Ucap julia dengan manja.
Pria itu hanya mengangguk, orang bengkelpun datang dan mengambil mobil julia. Sedangkan julia diantar pulang oleh orang yang baru saja diakenal.
Ada yang tahu siapa orang itu ?
*********
__ADS_1
TETAP DUKUNG KARYA AUTHOR YA KAK
TERIMAKASIH 🙏🙏❤️❤️❤️