Perjodohan Pengganti

Perjodohan Pengganti
Bukti kecurangan


__ADS_3

.


.


.


⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️


" Maaf tante kami terlambat. " Ucap candra saat bertemu dengan mama Yuki.


Candra dan Leo menemui mama yuki, sesuai dengan yang sudah dijanjikan oleh Candra. Semalam mamanya Yuki menghubungi candra. Dia sudah mempunyai bukti kecurangan suaminya, dengan adanya bukti itu candra dan perusahaannya bisa terselamatkan. Bahkan candra bisa menuntut balik papanya yuki.


" Iya candra tidak apa - apa. Hemm... Maaf ya tante sudah mengganggu waktumu. Ada yang ingin tante bicarakan sama kalian, ini berkaitan dengan suami saya. " Ucap Tami.


" Maaf tante, jika tante mau membicarakan soal pernikahan. Maaf, saya tidak bisa mengikuti kemauan tante Tami. Saya akan berusaha mencari bukti - bukti tentang kecurangan yang dilakukan oleh suami anda. Sampai kapanpun saya tidak bisa menikahi Yuki, karena saya sudah menikah dan Istri saya juga sedang hamil " Ucap candra dengan tegas.


Tami sudah tidak kaget mengetahui candra sudah menikah, karena dia sudah tahu dari orang yang dia minta untuk mencari tahu tentang kehidupan candra. Bahkan ada hal yang membuat tami kaget serta bahagia, ternyata candra anak dari teman masa kecilnya. Tami dan mamanya candra adalah teman masa kecil, mereka terpisah saat orang tua tami pindah keluar negeri. Saat itu Tami baru kelas 2 SMP terpaksa pindah ikut orang tuanya ke Luar negeri.


" Aku sudah tahu candra, bahkan kamu anak sitapun aku tahu. " Ucap tami tersenyum ramah.


" Tante mencari tahu tentang kehidupan ku ? " Tanya candra tidak suka dengan kehidupannya yang dikepoin oleh orang lain.


" Iya, maaf tante tidak bermaksud untuk kepo. Disini tante tidak akan meminta kamu untuk menikah dengan yuki, justru tante akan membantu kamu dan teman kamu untuk menyelesaikan masalah kalian. Tante sangat mengenal mama kamu, dulu kami adalah teman dari kecil. Maka dari itu tante tidak mau kamu menjadi keegoisan anak dan suami saya. " Ucap tami dengan serius.


Candra dan Leo terperangah mendengar penjelasan dari Tami. Sepertinya titik terang masalahnya sebentar lagi akan segera menemukan jalan keluarnya. Tami menyerahkan flashdisk yang berisi bukti - bukti kecurangan suaminya untuk menjatuhkan perusahaan candra.


" Jadi semua bukti kecurangan Tuan mixcel ada didalam sini ? " Tanya Leo akhirnya ikut buka suara.


" Iya, semua bukti ada disitu. Kamu bisa mengancam dia menggunakan bukti - bukti itu. Dengan begitu kerugian yang perusahaan kalian alami bisa kembali normal lagi. Suami saya dibantu oleh orang dalam diperusahaan kalian " Ucap Tami kembali menjelaskan


" Alhamdulillah terimakasih tante. Semoga kebaikan tante mendapatkan balasan yang baik juga " Ucap candra dengan senang.


" Sekarang kalian cepat bergerak agar semuanya bisa segera terselesaikan. Masalah Yuki jangan kalian hiraukan, sebenarnya ada seorang pria yang ingin menjadikannya istri. Yuki itu bukan mencintai lagi, tetapi dia itu teropsesi sama kamu " Ucap tami serius.

__ADS_1


" Iya tante. Terimakasih " Jawab candra dan leo bersamaan.


Setelah urusan dengan candra selesai, tami segera pergi meninggalkan restoran. Dia tidak mau ada orang - orang suaminya tahu soal pertenuannya dengan Candra. Jika itu semua terjadi pasti sang suami akan marah dan menghukumnya.


" Aku tidak menyangka jika tante tami adalah teman mamaku. Yang aku tahu tante tami adalah orang keturunan indonesia asli, ternyata dia juga teman masa kecilnya mama ku " Ucap Candra dengan senang.


" Iya Can, akhirnya kita punya jalan keluarnya juga " Ucap Leo.


Mereka juga bangkit dan keluar dari restoran menuju perusahaan mereka yang letaknya tidak jauh dari restoran dimana mereka bertemu dengan tami, mamanya Yuki.


Candra dan kedua temannya langsung bergerak cepat agar semua kekacauan bisa segera teratasi. Orang yang sudah membantu tuan mixcel juga sudah mereka amankan dan dia sudah tidak bisa berkutik lagi, ternyata benar pria itu adalah orang yang selama ini mereka curigai. Bahkan setelah karyawan itu diamankan , candra beserta temannya langsung mengirimkan bukti - bukti yang dia punya ke Tuan mixcel. Mereka ingin Tuan mixcel mengakui kesalahannya tanpa harus ada urusan dengan polisi mengingat semua bukti yang mereka punya ada campur tangan Tante Tami.


" Kita tunggu apa reaksi dari Mixcel si licik itu. Jika dia mengelak kita akan bawa masalah ini kejalur hukum. Tentunya dia akan takut karena nama baiknya akan dipertaruhkan di dunia bisnis " Ucap Leo sambil mengepalkan tangannya.


" Kamu betul Leo " Ucap Ardan.


Sementara itu di ruang kerjanya Tuan Mixcel marah - marah tidak jelas. Bukti - bukti kecurangannya sudah ada ditangan Candra dan kedua temannya.


" Sial ! Kenapa candra bisa mempunyai bukti - bukti itu ? Kalau sudah seperti ini harus bagaimana lagi, aku tidak mungkin mengelak semua ini. Jika aku mengelak aku akan berurusan dengan hukum. Kacau, kacau semua rencanaku ! Ini semua gara - gara Yuki si anak manja itu , jika kolega bisnisku tahu soal ini bisa jatuh bangkrut aku " Ucap Tuan mixcel dengan rahang yang mengeras.


[ Aku akan mengikuti semua keinginan mu, tapi dengan syarat kamu tidak membawa masalah ini keluar. Aku tidak mau semua kolega bisnisku tahu tentang masalah ini. ] Ucap tuan mixcel saat melakukan panggilan telepon dengan candra.


[ Baiklah,dan aku mau semua masalah ini selesai dalam dua hari ini. Dan anda mengganti uang kerugian perusahaanku yang sudah anda ambil. Dan tidak kurang sedikitpun. ] Seru candra penuh penekanan.


[ Tidak masalah. Aku bahkan bisa menyelesaikannya itu semua dalam hitungan jam. Sekarang kamu kasih tahu saya, siapa orang yang sudah membantumu ?]


[ Oh... Soal itu adalah urusan pribadiku. Dan aku tidak akan membawa masalah ini keluar jika kamu bisa dipegang ucapannya ]


[ Besok kita bertemu ]


[ Ok ]


**********

__ADS_1


Sedangkan ditempat lain saat ini Aluna sedang berada di rumah meri. Dia ingin membantu persiapan pernikahan mala yang tinggal sepuluh hari lagi. Namun niat ingin membantunya itu tidak bisa terlaksanakan karena, meri melarang Aluna untuk membantu.


" Ma,aku datang kesini itu untuk membantu kak mala. Jadi kalau aku cuma disuruh duduk dan melihat kalian gini doang aku bosan ma, kak " Ucap aluna sambil mengerucutkan bibirnya.


" Hemm... ya sudah kamu kerjakan ini saja ya, kamu masukan ini kedalam kantong kecil ini dan jangan lupa kartu ucapan terimakasihnya " Ucap mala memberikan aluna pekerjaan yang ringan.


Persiapan pernikahan mala memang menggunakan WO, tetapi untuk urusan sovenir mala mengerjakannya sendiri di bantu oleh mamanya. Kali ini mala menyiapkan sovenir handuk kecil untuk para tamu undangannya.


" Wahh.. Handuknya lembut banget kak. " Ucap Aluna sambil mengusap handuk .


" Kamu mau ? Ambil saja kalau mau,nanti kalau tidak ambil sekarang kehabisan loh " Ucap Mala sambil mengulas senyum ramah.


" Aku minta yang warna biru muda saja ya kak." Seru Aluna senang.


Mala mengangguk dengan cepat, meri bisa tersenyum bahagia melihat anak - anaknya bisa akur dan akrab seperti itu.


* Seandainya dari dulu hubungan kami seperti ini, pasti saat ini keluarga ku masih tetap utuh dan bisa hidup bersama - sama dengan bahagia. Penyesalan memang selalu datang diakhir * Gumam Meri dalam hatinya.


Canda tawa mala dan Aluna menghiasi ruangan , terlihat sekali binar bahagia dalam wajah mala dan Aluna. Meskipun mereka berbeda ayah, semua itu tidak membuat mereka saling membenci lagi, tidak ada dendam sedikitpun diantara mereka. Semua itu berkat kebaikan dan ketulusan dari Aluna.


" Candra kapan pulang Lun?" Tanya mala ingat jika adik iparnya itu belum juga pulang dari amsterdam.


" Emm...aku tidak tahu kak. Katanya sebelum pernikahan kakak dia akan pulang. Masalah pekerjaan nya belum selesai kak. Aku hanya berdoa semoga urusan mas candra cepat selesai dan bisa segera pulang sebelum pernikahan kak mala dan surya " Ucap aluna penuh harap.


" Aamiin " Ucap mala dan meri.


Mala dan meri mendekati Aluna lalu memeluk aluna dengan penuh kasih sayang.


*********


RATE BINTANG 5 NYA DULU YA KAK.


LIKE, KOMENTAR, VOTE,FAVORITE SERTA BERIKAN HADIAHNYA.

__ADS_1


TERIMAKASIH 🙏🙏❤️❤️


__ADS_2