Perjodohan Pengganti

Perjodohan Pengganti
Tiga sekawan


__ADS_3

.


.


.


⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️


Selesai sholat subuh Aluna menghidupkan ponselnya yang semalam sengaja dia matikan karena merasa putus asa tidak ada pesan ataupun telepon yang masuk dari candra. Namun saat ponsel hidup ada pesan yang masuk dari candra. Dengan cepat aluna membuka dan membaca pesan dari candra.


" Tapi kenapa aku merasa kalau mas candra berbohong. Tapi aku harus tetap berfikir positif, siapa tahu memang hp mas candra kemarin hilang. Aku harus segera membalas pesan mas rendra agar mas rendra segera menghubungiku " Ucap aluna bicara sendiri.


Dengan cepat aluna membalas pesan candra, agar candra segera menghubunginya.


[ Mas candra, bisakah kamu telepon sekarang?. Aku sudah membaca pesan mu mas ] .


Tidak berselang lama ponsel aluna bergetar ada panggilan masuk dari nomor candra. Dengan cepat dan rasa bahagia Aluna mengangkat telepon video call dari candra, tanpa terasa aluna meneteskan air matanya nya.


[ Assalamualaikum mas... ] Sapa aluna lembut.


[ Waalaikumsalam sayang. Sayang kenapa kamu menangis ? Maafkan mas ya sayang, mas sudah membuat kalian semua cemas dan bingung. Maaf sayang... ] Seru candra penuh rasa penyesalan yang teramat sangat.


[ Kamu jahat mas, kamu sudah membuat aku khawatir dan menangis. Apa kamu disana sama wanita lain ? Kamu sama pacar bule kamu ? ]


[ Cup.. Cup sayang jangan menangis. Maaf mas memang yang salah, kemarin ponsel mas itu hilang dan ternyata jatuh di mobil teman mas. Terus mas juga lupa nomor ponsel kalian semua, maafkan mas ya sayang. Jangan menangis lagi nanti adik bayinya ikut menangis loh. ]


[ Aku takut mas meninggalkan aku dan bayi dalam kandungan ku ini mas. Aku takut mas disana menikah secara diam - diam. ]


Candra terlihat menelan salivanya sendiri, dia tidak menyangka bagaimana bisa aluna tahu permasalahan yang saat ini dia hadapi. Dia memang diminta untuk menikahi Yuki anak dari Tuan Mixcel akan tetapi candra menolaknya.


[ Sayang kenapa kamu bisa bicara seperti itu ? Mas tidak akan menikah dengan siapapun kamulah wanita ku satu - satunya selain mama. Tolong jangan berfikir buruk tentang mas ya ? Sampai kapanpun mas tetap milikmu ]


[ Iya mas. Kapan mas pulang ?]

__ADS_1


[ Tunggu sampai urusan mas selesai ya sayang. Mas akan segera pulang dengan cepat. Doakan urusan mas disini segera selesai agar mas bisa cepat pulang ]


[ Aamiin... Aku selalu mendoakab mas ]


Cukup lama aluna dan candra bercerita lewat panggilan video call. Kini wajah aluna tidak lagi murung, senyum cerah sudah menghiasi bibir mungilnya. Selesai bertelepon tadi Aluna langsung mandi , selesai mandi dia keluar kamar menuju dapur dimana sang mertua sedang menyiapkan sarapan.


" Wah menantu mama sepertinya bahagia banget nih ? Pasti karena sudah mendapat telepon dari sang suami tercinta. Benar kan ?" Tanya mama sita menggoda Aluna.


Aluna senyum mala - malu menanggpi perkataan sang mama mertua. Apa yang dikatakan mama mertuanya memang benar adanya, meskipun masih ada sedikit yang mengganjal dalam hatinya. Aluna mencoba menepisnya dan mencoba tetap percaya dengan sang suami. Tidak mau fikirannya dikuasai oleh fikiran-fikiran yang buruk.


" Iya ma. Oh iya mama mau masak apa ?" Tanya Aluna mengalihkan topik pembicaraan nya.


" Mama mau bikin sarapan tumis kangkung ,ayam goreng sama bikin orak arik tempe saja yang cepat. Soalnya bibik yang biasa bantu - bantu hari inikan izin tidak masuk. " Ucap mama sita.


" Oh iya ma. Kok Aluna lupa ya, hemm.. Karena akhir - akhir ini banyak fikiran. " Seru Aluna lagi.


Mama mertua aluna menanggapi dengan senyum hangat. Setelah 40 menit masakanpun sudah jadi, aluna membantu menghidangkannya dimeja makan. Aluna memanggil 2 papanya yang ada di halaman belakang, yang satu sibuk dengan tanaman dan yang satunya lagi sibuk dengan ikan hiasnya.


" Aluna kamu tidak kekampus kan ?" Tanya pak andi di sela - sela sarapannya.


" Heemm... Candra sudah menghubungi kamu kan ? Tadi sehabis telepon kamu dia juga telepon kami ini, dia sudah menjelaskan semuanya. " Ucap pak andi menceritakan jika candra juga sudah menghubungi mereka ketiga orang tua yang ada dirumah.


" Iya pa , mas candra sudah menghubungi Aluna. Tadi aluna juga izin kalau hari ini mau kerumah mama meri. Kangen Aluna sama mama meri dan kak mala, nanti mama ikut ya. Biar kedua papa dirumah aja, mereka jaga rumah ." Ucap aluna lalu terkekeh.


Mama Sita mengangguk saja karena dimulutnya masih penuh dengan makanan. Selesai sarapan dan semua sudah dibereskan aluna dan mama sita pergi kerumah meri dengan diantar oleh sopir. Sepanjang perjalanan banyak yang sita dan aluna obrolkan, salah satunya soal surya yang akhirnya menikah juga dengan mala.


********


Tiga sekawan yang sedang dilanda masalah itu semakin kebingungan. Perusahaan akan bangkrut dan meninggalkan banyak hutang. Padahal kesalahan bukan dari pihak perusahaannya.


" Kita harus segera menemukan dalang atas hancurnya perusahaan kita ini. Aku yakin ini pasti ulah orang dalam, bagaimana bisa kita berhutang dengan tuan mixcel sebanyak itu. Kita memang punya hutang tapi tidak sebanyak itu." Ucap candra benar - benar frustasi.


" Ini pasti ada campur tangan orang dalam yang sengaja mengacau keuangan perusahaan kita. Dengan begitu orang tua yuki bisa memaksa kamu bisa menikahi Yuki. Kalau seperti ini kita bagai makan buah simalakama. Aku curiga dengan artur , menejer keuangan kita. Diakan dekat dengan keluarga yuki, ini pasti rencana ayah yuki." Ucap Leo dengan yakin.

__ADS_1


Ardan dan candra menatap serius kearah Leo , apa yang disampaikan leo memang masuk akal. Akhirnya mereka bertiga berembuk untuk mencari bukti - bukti kecurangan artur.


" Hallo candra sayang " Seru Yuki yang tiba - tiba saja masuk keruangan tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.


" Maaf pak, nona Yuki sudah saya larang tetapi dia memaksa untuk masuk. " Ucap sang sekertaris .


" Sudah tidak apa - apa. Kamu bisa kembali keruangan mu lagi. " Seru Ardan meminta sang sekertaris keluar dari ruangannya.


Tiga sekawan itu memandang jengah kearah Yuki, gasdis cantik dan manja yang menggunakan kekuasaan orang tuanya untuk mencapai keinginannya. Mau selalu dihargai tapi tidak mau menghargai orang lain.


" Kalau mau masuk itu permisi terlebih dahulu jangan asal masuk. Kamu apa tidak pernah diajarkan sopan dan santun saat berkunjung ketempat orang. Padahal ibumu juga orang indonesia. Leo dan Ardan yang asli warga negara sini saja dia punya sopan santun dan etika saat berkunjung ketempat orang " Ucap candra menegur sikap semaunya yuki.


Yuki adalah teman kuliah candra juga , dia jatuh cinta dengan candra saat pertama kali bertemu candra dalam sebuah pesta ulang tahun teman kuliahnya. Namun Yuki tidak seberapa mengenal Julia, hanya julia saja yang tahu tentang Yuki.


Sigadis manja yang tidak pernah mau ditegur jika salah, namun saat bersama candra dia bisa luluh hatinya. Apapun yang dikatakan candra tidak membuatnya marah.


" Maaf can, tadi aku sangat antusius ingin ketemu kamu. Emm... Bagaimana soal pernikahan kita ? Apa kamu akan memanggil orang tua mu untuk menyaksikan pernikahan kita ?.Aku sudah tidak sabar ingin segera menjadi istrimu. " Ucap yuki yang kini sudah duduk disamping candra.


Hhuuufff


Candra jengah menghadapi wanita manja seperti yuki. Sebisa mungkin dia harus tegas terhadap yuki dan jangan sampai yuki berharap banyak kepada candra. Mau sampai kapanpun candra tidak akan menikahi yuki, ada aluna yang harus dia jaga hatinya.


" Maaf, aku tidak bisa menikah dengan mu. " Jawab Candra tegas.


" Tapi bagaimana kamu mau membayar hutang jika tidak menikahiku.?" Tanya yuki.


" Itu urusan kami bertiga. Yang penting aku tegaskan sama kamu jika aku tidak akan menikah dengan mu. " Ucap Candra lagi tegas.


Mata yuki sudah berkaca - kaca bahkan wajahnya memerah menahan amarah. Itulah yuki, dikit - dikit menangis dan marah. Candra tidak memperdulikan air mata yuki,justru dia meminta leo untuk membawa yuki keluar dari ruangannya.


*******


MAAF YA KAK BARU BISA UP, BADAN AUTHOR LAGI KURANG FIT. DOAKAN AUTHOR TETAP SEHAT YA KAK 🙏🙏

__ADS_1


TERIMAKASIH 🙏🙏❤️❤️


__ADS_2