
.
.
.
💕 HAPPY READING 💕
Setelah menikah Pak Andi ikut tinggal di rumah kontrakan Meri. Mereka berdua terlihat sangat bahagia. Sepasang pengantin baru itu saling bekerja sama mengerjakan pekerjaan rumah dan menjaga toko. Meskipun pak Andi tidak bekerja kantoran lagi , hanya menekuni usaha sampingannya yaitu memelihara ikan hias . Namun tabungan ak Andi sudah lebih dari cukup untuk biaya hidup mereka berdua.
Karena saat pensiun waktu itu Pak Andi diberikan tunjangan gaji atau pesangan sebanya 1 tahun gaji sebagai bentuk rasa terimakasih perusahaan kepada Pak Andi. Selebab pak Andi bekerja di perusahaan itu sudah puluhan tahun.
" Ma, papa yang jaga tokonya. Mama sholat dzuhur saja dulu nanti keburu habis waktu salatnya . " ucap pak andi saat dia mendatangi Meriyang sedang menjaga toko.
" Oh iya Pa mama hampir saja lupa karena keasikan mencatat barang-barang yang sudah habis ." Ucap Meri sambil tersenyum.
" Yang namanya penyakit lupa itu memang tidak ada obatnya ma. Apalagi kalau penyakit malas. hahaha..." Ucap pak Abdi lalu tertawa lebar.
" Papa ini memang bisa saja kalau ngelucu. Ya sudah Mama titip toko ya Pa. Mama mau sholat dzuhur sekalian nanti ambil makan siang , kita makan siang bersama di toko saja ya pa " Ucap Meri sebelum dia keluar dari toko.
Saat meri sudah keluar dari toko , pak Andi kembali melanjutkan tugas Meri yang tadi sempat tertunda. Pak Andi mencatat barang-barang yang habis karena esok hari mereka akan berbelanja ke kota . Mereka akan belanja setiap seminggu sekali, dan sekali belanja mobil pasti penuh.
" Permisi Pak Ibu meri nya ada ?"tanya seorang perempuan.
" Istri saya lagi sholat Bu . Ada yang bisa saya bantu ?" Tanya pak andi tidak kalah sopan.
__ADS_1
" Oh tidak ada apa - apa kok pak. Cuman mau beli beras sama minyak makan saja . Berasnya 3 kilo , minyak makannya 1 liter . Oh ya sama diterjennya 5000 pak " Ucap ibu cici .
" Apa Bu netizen ? kok ibu beli netizen? itu kan yang di dunia maya itu kan Bu? " Ucap pak Andi. Sebenarnya dia tahu yang dimaksud adalah deterjen dia sengaja ingin bercanda dengan pembelinya.
Hahaaahaaaa
Ibu Cici justru tertawa lebar setelah mendengar pertanyaan dari Pak Andi. Menurut warga Pak Andi memang terkenal baik . Dan suka bercanda dengan para tetangga. Pak Andi juga ringan tangan dalam artian suka membantu warga yang memerlukan pertolongan.
" Itu mah netizen yang suka berkomentar di lapaknya artis yang sedang KDRT itu Pak. Mereka itu seperti tidak ada pekerjaan saja ya Pak sampai mengomentari kehidupan artis." Ucap ibu cici.
" Ya begitulah kehidupan bu, tapi kalau tidak mau dikomentari sama netizen atau orang lain jangan mengumbar kehidupan di dunia maya. Apalagi seperti sekelas artis ,pasti kehidupannya menjadi topik utama dalam berita pergosipan selebriti hahaha. " Ucap pak Andi juga ikut tertawa.
Sebelum obrolan semakin panjang, Pak Andi segera mengambilkan barang-barang yang dibeli oleh Ibu Cici agar dunia bergosipan segera selesai. Benar saja setelah barang-barang yang dibeli ibu Cici ditotal. Ibu Cici langsung membayarnya dan setelah menerima kembalian dia langsung pulang tidak bergosip ria lagi.
" Makan dulu Pa, sudah siang ini. Oh iya memang tadi papa habis ngobrol sama siapa sih ? Sampai suara tertawanya terdengar sampai dalam rumah sana, sepertinya asik banget ?" Tanya meri penasaran.
" Ibu Cici ma biasa dia kan orangnya senang membicarakan soal artis. Ibu Cici sama suaminya itu sama saja kalau lagi ngobrol artis yang dibicarakan. seperti nya mereka tuh kalau di rumah tontonannya gosip selebritis ya mah." Tanya Pak Andi memperkirakan sendiri.
" Bisa jadi sih Pa. Ibu cici sama Pak sigit itu memang dari awal Mama tinggal di sini orangnya senang membicarakan soal artis . Tapi mereka itu baik Pa, tidak pernah menjelek-jelekkan orang . Tetap artis yang jadi bahan omongan mereka. Hahahaaa " Mari juga ikut tertawa.
" Ya sudah kita makan dulu saja Ma, mumpung tidak ada pembeli jadi stop berghibahnya. " Ucap pak andi memberi peringatan.
Meri hanya bisa menganggukan kepalanya, lalu dia mulai memakan makan siangnya. Makan siangnya kali ini mereka hanya memakai telur ceplok , tumis kangkung dan sambal ikan kembung.
********
__ADS_1
Membicarakan soal Julia, hari ini Julia pergi ke salah satu supermarket yang ada di dekat kampus tempat Aluna mengajar. Dia belanja banyak kebutuhannya terutama susu hamil. Saat tangannya hendak meraih kotak susu hamil rasa coklat, tiba-tiba dari arah belakang juga ada yang mau mengambil susu kotak yang sama seperti yang akan Julia ambil.
" Bisa sabar nggak sih jangan main asal serobot saja dasar wanita kampung!" Seru ketus julia saat tahu siapa yang saat ini ada dihadapannya.
" Maaf ya biarpun saya tinggal di kampung saya tidak pernah merebut suami orang . Wanita kampung ini justru lebih terhormat daripada wanita kota tapi perusak rumah tangga orang" Jawab wanita itu dengan berani.
Wanita itu adalah Leni istri sah Bobi, yang saat ini juga sedang hamil. Jadi mereka sama-sama ada di supermarket dan membeli barang yang sama yaitu susu hamil. Leni sama sekali tidak takut dengan Julia, apalagi tipe wanita seperti Julia ini cuman mulutnya saja yang pedas tapi nyalinya nol alias kosong.
Julia geram dengan hinaan yang dilontarkan oleh Leni. Ingin rasanya dia menampar mulut Leni namun dia urungkan. Tidak mau membuat keributan di tempat umum terlebih apa yang dikatakan Leni memang ada benarnya. Jika dia sudah bermain api dengan suami orang yaitu Bobi, suami sah Leni perempuan yang saat ini ada di depannya.
" Makanya pintar goyang , biar suami kamu tidak bermain gila dengan perempuan di luar sana. kamu sih dekil makanya , mau nonton makanya suami kamu mencari kepuasan di luar sana. Buktinya dia puaskan denganku. Dan sampai saat ini kami pun tetap berhubungan dan sekarang aku sedang hamil anaknya.
Deg...
Jantung Leni tiba-tiba seakan berhenti berdetak saat Julia mengatakan jika dia sedang hamil anak bobi. Leni tidak menyangka jika sampai saat ini suaminya tetap saja bermain gila dengan Julia. Leni tahu suaminya pasti akan menikahi Julia seperti tuntutan para warga. Akan tetapi Leni tidak pernah menyangka jika Bobi masih melakukan kegilaannya tanpa ikatan pernikahan.
" Kamu hamil anak mas bobi.? kamu bangga bisa hamil sama suami orang? apalagi tanpa ikatan pernikahan. Bangganya gitu jadi wanita perusak rumah tangga orang. Aneh ya ? Kok ada yang wanita seperti kamu hamil diluar nikah tapi bangga." Seru Leni sekuat tenaga tidak mengeluarkan air matanya dihadapan wanita tidak tahu diri , alias Julia.
" Bangga dong karena bobi memang puas denganku. Anak ini hasil buah cinta kami. Memangnya kamu bisa apa tanpa bobi? " Tanya Julia.
" Dasar wanita tidak waras sudah tahu hamil diluar nikah tapi bangga. Apa kamu tahu bagaimana hukumnya hamil diluar nikah ? Apalagi jikacanak itu seorang perempuan ? Coba kamu cari di internet dan kamu baca serta kamu pelajar baik-baik. Justru aku kasihan sama anak yang ada dalam kandungan kamu Julia. " Ucap tegas Leni.
Leni pun segera mengambil dua kotak susu hamil rasa coklat. Setelah itu dia menjauh dari julia, karena dia tidak mau semakin emosi dan terpancing amarah. Jika saja tidak ditempat umum pasti dia akan meladeni Julia.
********
__ADS_1