Perjodohan Pengganti

Perjodohan Pengganti
Ungkapan hati surya


__ADS_3

.


.


.


⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️


Dengan jantung yang dag dig dug dan perasaan yang menentu, perasaan takut jika malam ini mala akan menolak ungkapan hatinya dan justru memilih menjauhi surya. Namun demi kepastian, surya tetap bertekat mengungkapkan isi hatinya.


Kini surya dan mala sudah duduk dibangku taman belakang , hanya berdua dengan mala. Aluna dan candra masuk lebih dulu. Mereka memberikan ruang untuk surya mengungkapkan tentang isi hatinya.


" Kata aluna tadi kamu mau bicara ? Memangnya bicara apaan ? " Tanya mala dengan serius sambil menatap wajah surya yang terlihat gugup.


" Emmm... Iya aku ingin bicara sama kamu. Tapi bisa janji dulu untuk tidak marah ? " Tanya surya.


" Sudah bicara saja. Aku tidak akan marah jika apa yang kamu bicarakan tidak menyakiti ku dan tidak merendahkan ku. Sekarang bicaralah, aku akan mendengarkan sampai kamu selesai bicara " Ucap mala yang kini juga terlihat serius.


Hhhhuuuhhhh....


Surya menghirup udara dalam - dalam dan membuangnya secara perlahan. Dia merubah posisi duduknya menjadi menghadap langsung kearah mala. Terlihat jelas wajah cantik mala yang terbalut mek up tipis dan hijab putih menambah mala semakin terlihat cantik.


" Mala, aku tahu jika aku ini bukan pria yang baik. Aku dulu seorang b**ingan. Aku suka bergonta - ganti teman wanita bahkan aku sendiri lupa berapa wanita yang sudah pernah tidur dengan ku. Mala, jujur sebenarnya dari awal kita bertemu aku sudah menaruh hati padamu, maukah kamu menjadi istriku ?" Tanya surya kepada mala langsung meminta mala untuk menjadi istrinya.


Deg.....


Mala langsung menatap surya dengan lekat, mereka berdua saling beradu pandang. Mala terkejut dengan pernyataan surya, pria seperti surya yang terkenal play boy, menyebalkan ternyata bisa bicara seserius itu.


" Apa kamu sudah tahu bagaimana aku ? Jika kamu tahu masalaluku kamu tidak mungkin bicara seperti ini Surya, mungkin kamu akan menjauhiku dan tidak ingin mengenal orang sepertiku. Surya, aku ini bukan wanita baik - baik. Aku wanita kotor, aku ini penuh dosa. Aku ini mantan penzina surya bahkan aku saja jijik dengan diriku sendiri." Ucap mala merendahkan dirinya sendiri dihadapan pria yang baru saja mengutarakan isi hatinya.


Surya terdiam , dia sama sekali tidak kaget dengan yang sudah dikatakan oleh mala. Justru dia sudah tahu semuanya sebelum mala memberitahu, mama merilah yang sudah memberitahu surya bertujuan agar surya tidak menyesal mendekati mala.


" Aku sudah tahu semua tentang kisah hidup mu dan aku tidak mempermasalahkan semua itu. Setiap orang itu punya masalalu mala, kamu punya masalalu dan aku juga punya masalalu. " Ucap surya lagi.


" Apa ? Jadi kamu sudah tahu tentang masalalu ku ? Siapa orang yang sudah memneritahu kamu ? Mama ?" Tanya mala langsung bisa menebak siapa orang yang sudah memberitahu surya.


Surya tersenyum sambil mengangguk. Mala memang sudah bisa menebak jika mamanyalah yang sudah memberitahu surya, sebab mala pernah melihat meri bicara serius dengan surya saat surya datang kekontrakan dan mala sedang menjaga warung.


" Jadi apa kamu mau menjadi istriku ?" Tanya surya lagi.

__ADS_1


" Kamu tidak jijik sama aku ?" Tanya mala lagi.


" Buat apa aku jijik ?. Aku tidak merasa jijik sam kamu, justru aku bangga sama kamu. Kamu bisa segera menyesali perbuatan mu dan lebih memilih mendekatkan diri sama Allah. Mala, maukah kamu menjadi Istriku ?" Tanya surya lagi.


" Insya Allah.. Aku mau menjadi istrimu surya. " Jawab mala dengan yakin.


" Alhamdulillah " Seru surya penuh syukur.


Surya sangat bahagia akhirnya apa yang dia harapkan sebentar lagi akan terkabul. Surya akan segera mengajak kedua orang tuanya untuk melamar mala agar bisa segera menikahi mala.


Aluna dan candra yang melihat dari atas balkon kamarnya juga ikut senang melihat mala dan surya yang pada akhirnya bisa saling memahami perasaan mereka masing - masing.


" Semoga mas surya pria yang terakhir, jodoh tetakhir untuk kak mala. Aku yakin mas surya bisa menjadi suami yang baik untuk kak mala, dan kak mala bisa menjadi istri yang baik untuk mas surya " Ucap aluna penuh harap.


" Aamiin " Jawab Candra mengaminkan harapan sang istri.


*******


" Kemana kenzo ?" Tanya marko yang sepulang dari bengkel melihat kondisi rumah yang masih saja berantakan sedangkan kenzo tidak terlihat.


Biasanya anak itu jika marko pulang dari bengkel akan menyambut kepulangan marko dengan celotehnya yang marko sendiri tidak paham apa yang dia katakan. Meskipun tidak menyukai anak kecil , marko masih bisa bersikap baik kepada kenzo sehingga selama tinggal dengan mereka kenzo lebih dekat dengan marko.


" Mama datang ? Kok kamu tidak memberitahu ku ? Bagaimanapun mama kamu itu sekarang sudah menjadi mertua ku, tapi kenapa cepat sekali ? Tidak menginap dulu disini , jarak tempat ini ke kota itu lumayan jauh ada sekitar 4 sampai 5 jam " Tanya marko serius.


Julia hanya mengangkat bahu dan tangannya pertanda dia tidak tahu. Marko juga tidak menanyakan lagi soal mertuanya yang datang tanpa mau menginap terlebih dahulu, terlebih dia juga membawa kenzo. Marko melihat kesekeliling rumah yang masih saja nampak berantakan, ada dan tidak ada kenzo ternyata rumahnya tetap saja berantakan.


" Julia, kenapa rumah masih saja berantakan ? Bukannya kenzo tidak ada ? Jadi kamu kan bisa beresin mainan kenzo agar rumah ini lebih rapi dan aku juga betah dirumah. Jangan beralasan terus menerus kamu Julia, cepat kamu bereskan ini. Aku mau mandi dulu , selesai mandi aku mau semua ini beres " Ucap Marko lalu berjalan masuk kamar.


Julia mendengus kesal, padahal dia sudah mandi , wangi dan berdandan cantik serta seksi agar marko bisa bahagia dan pulang langsung memangsanya. Ternyata apa yang diharapkannya tidak sesuai dengan kenyataaannya.


" Huuhh... Padahal aku sudah berdandan seksi begini, berharap dia langsung menerkamku. Ternyata aku malah dimarahi karena mainan - mainan kenzo ini. Dasar itu anak ya ada dan tidak ada selalu bikin aku kesal. " Gerutu julia dengan tangan mulai membereskan mainan kenzo yang masih berserakan.


Sedangkan dikamar marko sedang merutuki dirinya sendiri, sekuat tenaga tadi dia menahan hasratnya. Setiap melihat julia memakai pakaian seksi jiwa kelakian marko langsung menggelora.


" Huuuhhh... Si otong kenapa kamu selalu bangun tidak pada tempatnya begini. Tadi aku ingin membuat istriku mempunyai rasa tanggung jawab, sehingga aku memintanya untuk membereskan rumah terlebih dahulu. Kamu sabar dulu ya otong, nanti juga kamu akan bertemu dengan lawanmu. Sekarang kita main dikamar mandi dulu ya,biarpun kurang maksimal yang penting kamu bisa keluar juga kan ?" Ucap marko pada si otongnya.


Bergegas marko masuk kamar mandi dan menuntaskan hasratnya terlebih dahulu baru dia menyelesaikan acara mandinya. Selesai mandi dan berpakaian lengkap marko keluar kamar dan melihat julia sedang menyusun makanan yang sudah pasti dia beli dari online.


" Kamu beli makanan online ?" Tanya marko sambil memicingkan matanya.

__ADS_1


" Iya sayang , seperti biasakan beli online. Kamu kan tahu aku tidak bisa memasak, hanya bisa masak air sama telor saja. Nanti kamu bosan aku kasih telor terus. " Ucap julia dengan manja.


" Padahal kalau kamu belajar pasti bisa julia. Ada ikan,ayam atau tempe tahu jugakan ? Kalau kamu tidak mengolahnya tinggal digoreng saja juga sudah enak. Lagi pula bukan masalah makanan onlinenya, yang bikin masalah itu pakaian kamu ini. Betarti kamu menerima makanan ini tadi dengan pakaian seperti ini ?" Tanya marko dengan serius.


Julia mengangguk sambil tersenyum penuh arti, sama sekali tidak ada rasa malunya. Apalagi kedua asetnya terlihat sangat menantang , pakaian dalamnya pun terlihat dengan jelas.


" Maaf sayang aku tadi lupa " Jawab julia sambil meringis.


" Sudah berapa kali aku bilang, kalau berpakain seperti ini hanya saat kita bersama atau didalam kamar saja. Boleh saat seperti ini dengan catatan tidak dilihat orang lain, kalau seperti tadi berarti ojol itu juga menikmati bentuk tubuhmu. Ingat julia itu yang terakhir kali, besok - besok lagi jika mau menemui siapapu itu gunakan pakaian yang sopan" Ucap marko tegas.


" Iya sayang. Sekarang kita makan yuk. Perutku sudah lapar, setelah makan nanti kita bisa bermain kuda. Pas bangetkan kenzo tidak ada dirumah jadi kita bisa main dimanapun dan kapanpun. Aku sudah kangen bermain diatas sofa " Ucap julia dengan manja dan genit.


Marko menarik kursi dan mencoba tidak menghiraukan julia. Dia ingin mengisi perutnya yang sudah keroncongan , sedari siang memang belum sempat makan siang karena pekerjaannya yang memang lumayan banyak.


" Sudah cepat makan saja dulu " Ucap marko sambil melirik julia yang masih saja berdiri disampingnya.


" Oh... Iya sayang " Jawab mala genit.


Makan malam mereka berdua terasa sangat berbeda, tidak ada celotehan dari kenzo. Biasanya setiap makan malam kenzolah yang suka berceloteh, menceritakan kesehariaanya dia bermain. Selesai makan malam marko meminta julia langsung memberskannya tanpa bantahan kata nanti. Juliapun menuruti perintah suaminya , dia membereskan meja makan dan memcuci peralatan makan.


" Acara televisi kok tidak ada yang bagus, sinetron terus. Kenapa tidak ada siaran bola, lama juga tidak menonton bola " Seru marko bicara sendiri.


" Kalau begitu kita main bola sendiri yuk sayang " Ucap mala yang tiba - tiba sudah memeluk marko dengan manja.


" Hemmm.... Sudah selesai urusan dapurnya ?" Tanya marko tanpa menatap mala.


" Susah dong sayang. Sekarang kita bisa main kuda dab bola berdua. Ayok dong sayang, aku sudah tidak tahan lagi ini. Dari tadi loh aku menahannya nya, apa kamu tidak kasihan sama istrimu ini sayang ?" Tanya julia dengan manja.


" Nanti dulu julia. Nasi dalam perut saja belum turun kamu sudah mengajak bermain. Sekarang kamu buatkan aku kopi dulu, selesai aku menghabiskan kopi nanti kita akan bermain kuda. " Ucap marko sambil mencium pipi julia sekilas.


Hiiiisssss.....


Julia mendengus kesal karena merasa jika marko sengaja mengulur - ulur waktu untuk bermain kuda dengannya. Dengan berat hati Juliapun mengikuti perintah sang suami, daripada tidak ada jatah bermain kuda lebih baik diturutin saja julia. Kalau tidak ada jatah lagi baru tahu rasa kamu.


**********


Lama - lama edan juga itu si julia.


Tetap dukung karya - karya AUTHOR ya kak agar author semakin semangat untuk berkarya.😘😘😘

__ADS_1


TERIMAKASIH 🙏🙏❤️❤️❤️


__ADS_2