Perjodohan Pengganti

Perjodohan Pengganti
Mala meminta cerai


__ADS_3

💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞


.


.


.


⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️


Mala benar - benar pusing karena papa nya sama sekali tidak memberinya uang untuk biaya semester kuliah nya. Dia bingung kemana harus mencari uang 5 juta, jangankan 5 juta? Uang yang dia punya saat ini saja hanya 200 ribu. Dan sudah 3 hari ini adit tidak pulang kerumah,tidak ada pilihan lain selain mendatangi adit di rumah orang tuanya.


Dengan menaiki taksi online mala mendatangi rumah mertuanya. Namu aneh saat dia sampai di depan rumah pintu gerbang dalam keadaan di gembok. Mala memencet bel dan berteriak memanggil adit tapi tak kunjung ada orang yang keluar.


" Sebenarnya pada kemana sih penghuni rumah ini ? Biasa nya juga ada bibik yang bukain gerbang, tapi ini gerbang juga dalam keadaan di gembok. " Ucap mala berbicara sendiri.


Namun tiba - tiba ada tetangga yang keluar rumah dan menghampiri mala.


" Mbak ini siapa ?" Tany tetangga itu yang memang tidak mengenali mala. Pernikahan adit dan mala memang tidak banyak orang yang tahu, lebih tepat nya mereka tahu adit menikah tapi belum tahu yang mana istri adit.


" Saya mala bu, istrinya adit. Oh iya ibu tahu tidak penghuni rumah ini kemana ya ? Kok gerbangnya di gembok saya panggil - panggil pun tidak ada yang keluar?" Tanya mala mencoba ramah.


" Wah istrinya adit ya, cantik banget kamu nak. Adit benar - benar tidak salah pilih istri" Ucap ibu itu membuat mala semakin tersanjung.


Mala senyum - senyum sendiri saat mendengar pujian dari tetangga yang sedang mengobrol dengan nya. Jarang sekali ada orang lain yang memuji kecantikan mala selain adit, itupun dulu saat masih pacaran dengan mala. Semenjak menikah adit sudah tidak romantis lagi.


" Memangnya mbak tidak tahu ya kalau mertua mbak itu sudah pindah dari tiga hari yang lalu." Ucap ibu tetangga membuat mala kaget.


" Pindah ? Pindah kemana ya bu ?Emm..saya tidak tahu karena saya memang baru pulang dari luar kota. " Ucap mala beralasan agar tidak terlihat buruk di hadapan tetangga.


" Kurang tahu saya mbak. Lebih baik mbak telepon saja. Kalau begitu saya permisi ya mbak, mau masuk dan lanjut memasak lagi.." Ucap ibu tetanga tadi.


" Iya bu terimakasih " Jawab mala.


Mala mengambil ponselnya dan menghubungi adit, namun nomor ponsel adit tidak aktif. Bahkan sudah dua hari ini nomor adit tidak bisa mala hubungi. Mala pun mencoba menghubungi nomor ponsel ibu mertuanya.

__ADS_1


[ Hallo ma ] Sapa mala saat sambungan telepon nya sudah di angkat.


[ Iya hallo mala , ada apa kamu menghubungi mama ? Tumben sekali menghubungi mama ] Seru mama eka .


[ Mama pindah ya ? Kok gak bilang mala kalau pindah ma ? Mala sekarang ada di depan rumah lama, ternyata kata tetangga mama sama papa pindah dari 3 hari yang lalu. Kirim alamat nya ya ma , mala mau kesana ]


[ Ya sudah kalau memang kamu mau kesini mama kirim alamat nya ]


[ Iya ma mala tunggu ]


Mala pun menutup sambungan telepon nya.Tidak berselang lama alamat sudah di kirimkan oleh mama eka ke ponsel mala.


Mala pun langsung menuju tempat sesuai dengan alamat yang dikirim oleh mertuanya dengan mengendarai ojek pangkalan. Setelah lima belas naik ojek, motor ojek itu berhenti di depan rumah yang sangat sederhana.


" Masa mereka tinggal disini? Tapi alamat nya betul. Itu juga ada etalase, buat apa etalase itu. " Ucap mala semakin bingung.


Saat mala sedang bingung tiba - tiba mama eka membuka pintu dan mendapati mala berdiri di halaman rumah nya dengan wajah kebingungan.


" Mala kenapa cuma disitu ? Sini masuk, disitu panas. " Ucap mama eka memanggil mala.


" Ma, kenapa tinggal di rumah ini ? Aku kira tinggal di rumah yang lebih besar tapi ternyata hanya tinggal di rumah kontrakan. Ini sebenarnya ada apa sih ma, apa ada yang mala tidak tahu? " Tanya mala dengan bingung.


Mala pun mengikuti mama mertuanya masuk ke kontrakan. Kini mereka sudah duduk di atas kursi kayu dan mala duduk tepat dihadapan mama mertuanya


" Jadi kenapa mama dan papa tinggal disini ? Dan adit mana ma ? Sudah 3 hari ini adit tidak pulang bahkan ponselnya pun di hubungi tidak bisa. " Ucap mala.


" Tiga hari ini adit memang menginap disini karena dia ingin menenangkan diri. Kalau untuk masalah kami tinggal disini karena memang kami sudah tidak punya rumah hanya bisa mengontrak rumah ini saja. Masalah kamu dan adit mau tinggal di rumah orang tua mu mama tidak masalah, karena memang sekarang kami hanya tinggal di kontrakan " Ucap mama eka bicara jujur dan ingin tahu reaksi sang menantunya, apa akan masih bersikap baik setelah mengetahui jika mertuanya sudah miskin.


Apa ?


Mala terkejut saat sang mama mertua mengakui jika mereka sudah tidak punya rumah dan hanya bisa mengontrak, kontrakan nya pun sangat sederhana hanya ada dua kamar saja.


" Terus etalase di luar itu buat apa ?" Tanya mala ingin segera tahu .


" Oh etalase itu rencana nya mau mama pakai untuk jualan makanan. Disini ramai karyawan pabrik juga yang mengontrak kemungkinan pasti akan laku jika mama berjualan makanan, nanti kalau ada modal sekalian mau buat warung sembako. " Ucap mama eka

__ADS_1


" Jadi kalian sekarang sudah miskin ?" Tanya mala dengan nada bicara tidak sopan.


" Iya, kami memang sudah tidak punya apa - apa karena papa nya adit kena tipu sampai milyaran dan itu uang pabrik jadi mau tidak mau kami harua ganti rugi. Daripada papa harus di penjara " Jawab mama eka mencoba menahan emosinya agar tidak marah dengan mala.


Huufffftt


Mala terdengar menghela nafas dengan panjang, padahal tujuan dia datang untuk meminta uang. Untuk bayaran kuliah nya. Tapi ternyata kedatangan nya membuat dia tahu semua tentang memiskinan yang melanda keluarga suaminya.


" Jadi adit juga sudah tidak punya uang ?" Seru mala .


" Iya " Jawab mama eka sinngkat.


Adit yang sedari tadi mendengarkan percakapan antara mama nya dan mala, akhirnya dia keluar kamar dan ikut bergabung.


" Apa kamu menyesal menikah dengan ku mala ?" Tanya adit dengan menatap mala sinis.


" Setelah kamu tidak punya apa - apa begini sudah pasti aku menyesal. Pantas saja kamu tidak pernah memberiku uang, ternyata kamu sudah miskin. Kenapa tidak bilang dari kemarin - kemarin. " Ucap mala tak kalah sinis.


" Justru aku yang lebih menyesal menikah dengan wanita matre seperti mu. Sudah matre, pemalas dan tidak bisa apa - apa. " Seru adit tidak mau kalah.


" Ya sudah kalau begitu kita cerai saja , aku tidak mau mempunyai suami miskin seperti mu. Bisa - bisa aku hanya kamu buat susah saja. " Ucap mala dengan beraninya seolah menginjak harga diri adit.


Adit tersenyum tipis, ternyata benar. Jika mala hanya mau dengan nya saat dia punya uang saja. Disaat tidak punya uang justru dia menuntut untuk bercerai. Adit tidak keberatan karena dia memang sudah berencana menceraikan mala.


" Mala margareth binti Andi nugroho, hari ini aku jatuhkan talak untuk mu. Dan gugur sudah kewajiban ku untuk menafkahi mu. Mulai hari ini kamu bukan istriku lagi " Ucap adit dengan lantang.


Mala hanya tersenyum puas, sama sekali tidak bersedih dengan talak yang sudah di jatuhkan oleh suami nya. Benar - benar wanit yang tidak tahu di untung, satat suaminya banyak uang dibanggakan dan saat suami tidak punya apa - apa justru ditinggalkan.


" Terimakasih sudah menceraikan ku. Silahkan kamu ambil baju - baju mu di rumah orang tua ku. Aku bisa mendapatakan lelaki yang lebih baik dan lebih kaya darimu. Aku sangat berterimakasih karena kamu sudah membiarkan ku bebas,kamu pun sekarang sudah bebas ." Ucap mala dengan senyum merekah.


Mala pun langsung bangkit dan meninggalkan rumah kontrakan itu tanpa berpamitan dengan adit ataupun mantan mama mertuanya. Padahal mama eka juga masih ada di dekat nya.


*******


RATE BINTANG 5 NYA DULU KAK 🙏❤️❤️

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE, KOMENTAR, VOTE, FAVORITE, SERTA BERIKAN HADIAH NYA 🙏❤️


TERIMAKASIH 🙏🙏


__ADS_2