
💞💞💞💞💞💞💞💞💞
.
.
.
⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️
Cukup lama Candra menunggu Aluna tidak kunjung masuk kamar juga. Candra pun turun dari kasur dan mencari keberadaan Aluna di dapur. Di dapur tidak ada, dan candra pun mencari aluna di kamar yang dulu pernah di tempati Aluna.
Benar saja, ternyata Aluna ada di kamar itu bahkan sudah tertidur. Dan ceroboh nya Aluna tidak mengunci pintu kamar nya.
* Huuuhhh... Di tungguin sampai kering tidak tahu nya malah masuk kamar ini dan sudah tidur. Besok - besok kamar ini kalau malam mau aku kunci duluan biar dia tidak bisa tidur di kamar ini ,* Gumam candra dalam hatinya.
Akhirnya candra pun ikut berbaring di samping Aluna dan memeluk Aluna. Gagat total rencana yang sudah di rencanakan oleh Candra, namun masih bisa tidur dengan memeluk Aluna.
Pagi hari nya Aluna pagi - pagi sekali ke kampus karena ada perlu dengan dosen . Kebetulan pagi ini dosen ada di kampus dan Aluna datang ke kampus pagi sebelum dosen masuk ke kelas. Jam 9 pagi urusan dengan dosen nya selesai, Aluna memilih langsung pulang karenamemang hari ini bukan jadwal dia ngampus.
" Lebih baik aku ke pabrik saja, lumayan kerja setengah hari bisa mengurangi sedikit pekerjaan ku. Jangan mentang - mentang paprik milik kak candra aku bisa masuk seenak nya" Ucap aluna sambil berjalan cepat.
Brukkk
Tiba - tiba saja aluna menabrak seseorang sampai orang itu jatuh. Aluna sendiri juga hampir jatuh, beruntung keseimbangan tubuh nya bagus.
" Kalau jalan itu pakai mata !!" Bentak seorang perempuan bangkit dan langsung memarahi Aluna.
__ADS_1
" Aluna ! Ngapain kamu ada di kampus ?" Tanya Mala heran.
Wanita yang baru saja di tabrak aluna adalah mala,kakak nya Aluna. Aluna masih bingung memcari alasan yang pas agar mala tidak banyak bertanya lagi. Dia malas lama - lama bicara dengan mala si wanita yang sombong dan tidak punya sopan santun.
" Ehh kak mala , sudah mulai masuk kuliah lagi ya kak ? Tapi apa kak mala sudah sehat ?" Tanya aluna mencoba mengalihkan pembicaraan nya agar mala tidak menanyakan tentang keberadaan nya di kampus.
" Bukan urusan mu. ! Sekarang jawab kenapa kamu ada di kampus ini ? Bukan nya jam segini kamu harus ada di pabrik? Awas kalau keluyuran di jam kerja kamu bisa di pecat, kalau di pecat kamu bisa hidup makin susah dan miskin " Ucap mala sambil tersenyum sinis.
" Oh aku tadi dari kantin kampus kak ada perlu sama pihak kantin ?" Jawab aluna ngasal.
" Oh... Kamu mau cari pekerjaan tambahan dengan menjadi pelayan di kantin ?" Tanya mala lalu tertawa lebar.
" Oh iya kak " Aluna hanya mengiyakan saja perkataan kakak nya.
" Orang miskin dan bodoh seperti kamu memang pantas nya cuma jadi pelayan. Jangan pernah bermimpi untuk bisa kuliah disini, dan hanya orang - orang yang berduit dan pintar yang bisa masuk kampus ini, seperti aku ini contoh nya" Ucap mala membanggakan dirinya.
" Kangen banget sudah 1 bulan tidak bertemu. Jahat banget sih menikah tidak undang - undang kita. " Ucap jesi teman mala.
" Maklum dong Jes, pernikahan mala kan di laksanakan di hotel bintang lima yang mewah luar kota dengan konsep yang mewah. " Ucap Rita teman mala.
Mala pun langsung melirik ke arah Aluna, aluna sendiri terlihat cuek dan tidak perduli dengan kebohongan mala. Berhubung mala sibuk dengan dua teman nya, Aluna segera meninggalkan mala untuk menghindari segala kemungkinan yang akan terjadi.
" Menikah cuma di kantor KUA setempat, pakai bilang di hotel mewah bintang lima di luar kota..Hemm... Dasar sok kaya . Walaupu saat pernikahan nya aku tidak hadir karena memang tidak di beritahu. Tapi papa sudah menceritakan semuanya kepada ku." Gerutu Aluna sambil berjalan menuju parkiran.
Tinggallah mala dan kedua teman nya yang sedang bergosip ria. Namun tiba - tiba wajah mala berubah pias saat kedua teman nya meminta foto pernikahan nya dengan candra.
* Sial kenapa mereka harus meminta foto pernikahan ku segala sih ? Kalau aku kasih tahu pasti bakal ketahuan kalau aku menikaha hanya di KUA bukan di hotel bintang lima luar kota. Dan saat ini pasti Aluna sedang menertawakan ku, karena aku kedapatan berbohong kepad teman - teman ku. Awas saja kamu aluna, jika yang lain nya sampai tahu aku menikah hanya di KUA aku akan menghajar mu.
__ADS_1
" Oh..foto - foto nya ada di rumah , di ponsel ku tidak ada. Bagaimana aku mau megang ponsel , acara nya begitu padat jadi ponsel aku tinggal di kamar. " Jawab mala berbohong.
" Huuuuu... Sayang banget sih tidak bisa melihat foto pernikahan mu. Tapi tidak masalah lain kali kita bisa melihat nya. Sekarang ke kelas yuk sudah mau jam 10 sebentar lagi dosen kita datang. " Ucap Rita mengajak kedua teman nya masuk ke kelas.
" Jangan lupa nanti traktir kita makan siang sebagai bentuk perayaan atas pernikahan kamu dengan adit si anak kaya dan banyak duit nya itu. Kamu beruntung sekali sih bisa menikah dengan adit anak orang kaya itu." Seru Jesi sambil berjalan menuju kelas mereka yang sebentar lagi dosen juga aka masuk.
Mala harus pintar - pintar cari alasan agar teman - taman nya tidak tahu jika saat ini dia tidak ada uang.Saat ini di kantong nya hanya ada uang 200 ribu yang tadi pagi di kasih oleh sang mama.
" Maaf ya untuk hari ini aku tidak bisa karena aku harus kerumah mama mertua ku dulu. Ada acara di rumah mertua ku, biasa acara teman kerja papa mertua" Ucap mala beralasan dengan berbohong.
" Oh... ya sudah lain kali saja kalau begitu. Yuk itu dosen sudah mau masuk kita harus duduk rapi di kelas. Tahu sendiri pak Broto galak nya minta ampun " Ucap Rita dan dia langsung berlari menuju bangku yang masih kosong.
Mala dan dua teman nya pun langsung duduk di bangku yang kosong dan bersiap mengikuti kelas. Namun fikiran mala melayang di luaran sana. Dia masih penasaran dengan Aluna yang tiba - tiba ada di kampus. Walaupun Aluna sudah memberitahu jika dia hanya ingin melamar pekerjaan di kantin , tapi mala masih ragu. Dia takut Aluna mendaftar kuliah dan jika itu terjadi mala akan semakin tersaingi.
Saat kelas sudah selesi mala langsung pulang dengan alasan mau ke rumah mertua nya. Sebenarnya mala berbohong karena dia tidak punya uang untuk mentraktir kedua teman nya.
" Sial !! Ini gara - gara adit yang tidak mau memberi ku uang. Pokok nya aku tidak mau tahu besok adit harus memberi aku uang, kalau begini terus aku yang malu dengan rita dan jesi. Adit sekarang pelit banget sih, apa dia memang marah gara - gara aku keguguran. " Gerutu Mala dengan kesal.
Mala pulang dengan menaiki taksi online, padahal ada motor papa nya yang jarang di pakai karena pak andi lebih sering membawa mobil. Mala tidak mau membawa motor dengan alasan malu kepada teman - teman nya,bagaimanapun jiwa gengsi nya mala itu sangat tinggi.
*******
RATE BINTANG 5 NYA DULU YA KAK 🙏❤️❤️
LIKE, KOMENTAR, VOTE, FAVORITE SERTA BERIKAN HADIAH NYA YANG BANYAK 🙏❤️❤️
TERIMAKASIH 🙏❤️❤️
__ADS_1