Perjodohan Pengganti

Perjodohan Pengganti
Bangun kesiangan


__ADS_3

💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕


.


.


.


⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️


HAPPY READING


Jam 11 malam meri keluar dari kamar untuk memastikan jika rencananya berhasil. Dia langsung menuju kamar mala, dia tersenyum senang saat mendapati kamar mala kosong. Meri pun beralih menuju kamar aluna, dia berhenti tepat dikamar aluna lalu menempelkan telinganya pada daun pintu.


Terdengar suara saling bersahutan dari dalam kamar, bibir meri menyunggingkan senyum. Dia mengira jika itu suara yang dihasilkan candra dan mala.


" Ternyata kalian bermain di kamar aluna . Hemm... Beruntung aku memberi obat tidur aluna dosisnya tinggi, mau kalian berdua main jungkir balik tidak bakal bangun itu Aluna. Besok pagi baru dia bangun, kita lihat besok pagi ada pertunjukan yang menghebohkan. Mala memang bisa diandalkan. Duhh... Mendengar suara permainan mereka membuat aku ingin juga, tapi suamiku tidak mau menyentuhku. " Ucap mama meri menjauh dari kamar aluna.


" Karena sudah tidak tahan sampai lupa mematikan lampu " Ucap mama meri sambil terkekeh.


Mama meri mematikan lampu tanpa dia sadari ada mala yang sedang tertidur dengan pulas di sofa. Setelah lampu dimatikan meri kembali lagi ke kamar. Malam ini dia bahagia akhirnya rencananya berhasil, tidak sia - sia dia minta obat kepada marko.


Jam 6 pagi candra dan aluna belum keluar dari kamar, mereka sepertinya kelelahan akibat permainannya semalam. Semalam candra bermain cukup lama sampai mereka sama - sama kehabisan tenaga.


" Kenapa belum ada suara keributan dari kamarnya aluna ? Apa belum ada yang bangun ?" Gumam meri sambil mengaduk nasi goreng. Tidak ada bahan makanan sehingga meri hanya membuat nasi goreng saja tanpa ada campurannya sama sekali.


" Anak - anak belum ada yang bangun ma ?" Tanya pak andi menghampiri meri di dapur.


" Belum pa mungkin mereka kelelahan " Jawab meri sambil terkekeh.


" Maksud mama ?" Tanya pak andi tidak paham dengan perkataan istrinya.


" Nanti papa pasti tahu. " Jawab meri dengan senyum semanis gulali.


Pak andi sudah tidak lagi banyak bertanya dia duduk dikursi meja makan sambil menikmati teh yang sudah di siapkan oleh istrinya.


" Mamaaaaa....... !!" Teriak mala membuat telinga siapa pun yang mendengarnya terasa sakit.


Mala teriak dengan sekuatnya, karena dia heran kenapa bangun tidur ada di ruang keluarga dan tidur di sofa.Bukannya semalam dia dan mamanya sudah merencanakan semuanya dengan matang - matang. Mala memanggil mamanya terus menerus.

__ADS_1


Mendengar teriakan mala , meri tersenyum senang karena sebentar lagi pertunjukan akan dimulai. Itusih harapannya meri tapi kenyataan tidak sesuai dengan harapan.


" Maamaaaaa !!" Teriak mala lagi memanggil mamanya.


" Kamu ini kenapa sih mala teriak - teriak tidak jelas ! Ini masih pagi mala, kamu kira ini dihutan?" Tanya pak andi menegur mala dengan kesal.


Meri langsung mematikan kompornya lalu berjalan mendekati mala. Namun betapa terkejutnya dia saat melihat mala duduk di sofa dan berpakain lengkap seperti tadi malam.


* Kok pakaian mala utuh ? Seharusnya dia keluar kamar jangan pakai baju dulu biar papanya marah dan menyeret candra juga. Siapa tahu langsung dinikahkan sama candra. Dan ini kenapa pintu kamar aluna juga masih saja tertutup * Gumam meri bingung.


" Mala " Seru mama meri memanggil mala.


" Kamu tidur di sofa ?" Tanya pak andi karena melihat mala memang seperti bangun tidur bahkan pakaiannyq saja masih pakaian tadi malam, dia tidak berganti piyama tidur.


* Apa ? Mala tidur di sofa ?* Gumam mama meri.


Mala hanya mengangguk , karena dia juga bingungg kenapa bisa tidur lantai. Seharusnya tadi malam itu dia bersenang - senang dengan candra.


" Kamu beneran tidur di sofa ?" Tanya meri yang sudah duduk di samping mala.


" Sepertinya begitu ma, semalam tiba - tiba kepala mala sakit dan mengantuk berat. Dan sepertinya benar mala tidur di sofa " Jawab mala jujur.


Meri membelalakan matanya dan hampir saja lompat dari kelopaknya. Dia tidak menyangka jika teh yang berisi obat tidur diminum oleh mala bukan Aluna. Berarti memang dia sendiri yang salah memberikan teh kepada mala.


* Gagal total rencana yang aku susun semalaman, berarti suara permainan semalam itu suara aluna dan candra. Kenapa susah sekali sih memisahkan mereka , kalau seperti ini aku harus menemui marko. Aku akan menyusun rencana lain.* Gumam meri sambil mengepalkan tangannya.


" Sudah sana mandi " Seru mama meri ketus.


Meri dan pak andi meninggalkan mala, meri menyajikan nasi goreng di atas meja makan dengan wajah kesal. Bagaimana dia tidak kesal , rencana yang sudah dia rencanakan gagal total akibat kesalahannya sendiri. Selesai menyajikan nasi goreng, meri masuk kekamar dan menyiapkan pakaian ganti untuk suaminya.


Sedangkan didalam kamar aluna, candra dan aluna terbangun karena matanya terasa silau ada sinar yang masuk kekamar melalui celah jendela kamar.


" Kak bangun sudah pagi . " Seru Aluna membangunkan candra.


Aluna meraih jam kecil yang ada di atas nakas,betapa terkejutnya aluna saat mrlihat jarum jam sudah menunjukan pukul setengah sepuluh pagi.


" Haahh... Jam setengah sepuluh ? Kak bangun kak ternyata sudah siang . Sudah setengah sepuluh kak, ini gara - gara kak candra bermain sampai tengah malam.Kak cepat bangun " Seru aluna buru - buru bangun dan membangunkan candra.


" Hemm... Masih mengantuk Lun. Capek bamget badan ku " Seru candra bicara dengan mata terpajam.

__ADS_1


" Sudah cepat bangun , apa kak candra lupa kalau sekarang ini kita ada dirumah papa bukan di kontrakan " Seru aluna lagi.


Tiba - tiba candra langsung bangun dan mengedarkan pandangannya keseliling kamar. Benar mereka ada di rumah pak andi,secepat kilat candra turun dari ranjang menuju kamar mandi sampai dia tidak sadar jika dia dalam keadaan polos.


" Kak candra !" Teriak aluna .


" Apa sih lun , tadi nyuruh cepat bangun?" Tanya candra .


" Itu " Tunjuk aluna kearah milik candra.


Candra mengikuti arah tangan aluna,betapa terkejutnya dia saat melihat belalainya tergantung begitu saja tanpa ada yang menutup.


" Maaf.. Lupa Lun. Lagipula kamu juga sudah sering melihat dan merasakan keganasannya. Sudah aku mau mandi, tolong siapkan pakaian ku. Sepertinya pakaian ku masih ada yang tertinggal di rumah ini, coba kamu cari. Kalau tidak ada ya terpaksa pakai baju yang semalam " Ucap candra sambil terus tersenyum


" Iya sepertinya ada dilemari baju ku kok kak. Ya sudah sana cepat mandi. " Ucap aluna tanpa melihat kearah candra.


Biarpun sudah sering mihat dan merasakannya, tetap saja aluna malu. Beruntung tadi malam setelah permainan uluna sempat kekamar mandi , sehingga dia memakai baju terlebih dahulu.


Aluna dan candra mandi bergantian, setah selesai mandi aluna dan candra langsung bersiap untuk pulang kekontrakannya tidak lupa aluna membawa pakaian kotornya pulang.


" Kalian baru bangun ?" Tanya pak andi senyum - senyum.


" Iya pa maaf kami kesiangan, emm.. papa belum kelantor ?" Tanya aluna mengalihkan pembicaraan.


" Besok saja papa mulai ngantor ? Kalian sendiri bagaimana ? Apa tidak ke pabrik ?" Tanya pak andi.


" Ke pabrik pa,ini kami mau langsung kepabrik ya pa.Mama dan kak mala mana pa ?" Tanya aluna.


" Kepasar . Biarkan sesekali mereka belanja kepasar tidak ke mall terus msnerus. Lagi pula dipasar sayuran dan daging lebih fresh." Jawab pak andi serius.


Candra dan aluna hanya mengangguk setuju dengan apa yang dikatakan oleh pak andi. Mereka tidak sarapan terlebih dahulu karena memang sudah kesiangan. Setelah berpamitan aluna dan candra pun langsung pulang tidak lupa mereka titip salam untuk mama meri dan mala.


*********


RATW BINTANG 5 NYA DULU YA KAK 🙏❤️❤️


LIKE, KOMEN, VOTE, FAVORITE SERTA BERIKAN HADIAHNYA YANG BANYAK 🙏❤️❤️


TERIMAKASIH 🙏❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2