Perjodohan Pengganti

Perjodohan Pengganti
Meminta restu


__ADS_3

.


.


.


⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️


Acara liburan di villa sudah selesai kini mereka semua sudah kembali beraktifitas dengan pekerjaannya masing -masing. Aluna kembali ke kampus dan candra juga sudah kembali ke kantor pabrik. Rencana pertemuan kedua kekuarga mala dan surya juga sudah direncanakan.


" Kamu serius mau menikah dengan anak kota itu Mala ?" Tanya marko saat mala membahas soal rencana pernikahannya dengan surya.


Marko dan julia datang ke kontrakan meri karena mala yang memintanya untuk datang. Meskipun tidak dapat menjadi wali nikahnya, mala tetap menghargai marko sebagai papa kandungnya, sama kedudukannya dengan papa andi.


" Mala serius pa. Tolong jangan menghalangi mala untuk menikah. Insya Allah, surya itu pria yang bisa membawa mala dalam kebahagiaan. " Ucap mala menyakinkan marko.


" Apa ? Surya ? Maksud kamu surya temannya si candra yang bekerja di rumah sakit itu ? " Tanya julia kaget.


Mala dan meri serta marko langsung bersamaan memandang kearah julia. Mereka bertiga heran kenapa julia bisa tahu soal surya. Marko menatap julia penuh selidik.


" Kenapa kalian menatapku seperti itu ? Hemmm ada yang salah ya dengan perkataanku tadi ?" Tanya julia menatap marko penuh tanda tanya.


" Kamu kenal sama calon suaminya mala ?" Tanya marko.


" Emm... Kenal dong. Aku, candra dan surya saat SMA dulu itu satu sekolahan. Aku dan Candra melanjutkan kuliah keluar negeri dan surya keluar kota karena dia lebih memilih di luar kota dan kuliah kesehatan. Tapi surya itu bukan pria yang baik loh, dia mantan pemain " Julia mengatakan siapa surya yang sebenarnya.


Mala dan meri tidak kaget lagi karena sebelum julia mengatakan siapa surya yang sebenarnya , mereka berdua sudah tahu dari mulut surya langsung dan tidak mempermasalahkannya.


" Kamu serius julia ?" Tanya marko ingin memperjelas perkataan julia tadi.


" Yakin dong sayang " Jawab julia menyakinkan marko sang suami tersayangnya.

__ADS_1


* Jelas aku tahu dong. Dulu aku pernah kencan sama surya juga tapi tidak sampai tidur bareng , karena dia tahu aku menyukai candra jadi dia tidak mau meniduri ku. Dasar surya itu bodoh !* Gumam Julia dalam hatinya.


" Aku dan mama sudah tahu semuanya dan aku tidak mempermasalahkannya. Semua orang pasti punya masalalu , aku bisa menerima masalalu surya dan begitupun dengan surya. Dia sudah tahu semua masalaluku, dan semua itu tidak mengurungkan niatnya untuk menikahiku. Jadi aku minta sama papa untuk metestui hubunganku dengan surya " Ucap mala serius meminta restu marko .


Julia sendiri menatap kesal kearah mala, padahal dulu sebenarnya dia juga menyukai surya karena ketampanan surya tidak kalah dari candra. Saat mengetahui mala akan menikah dengan surya membuat julia semakin frustasi. Candra dan surya sama - sama pria yang dia sukai tapi tidak ada yang bisa dia dapatkan.


" Aku tidak setuju !" Ucap julia dengan nada suara meninggi.


" Apa alasan kamu tidak menyetujui pernikahanku dengan surya ? Apa kamu menyukai surya, apa belum puas kamu menikahi papaku. Oh iya bukannya kamu juga menyukai candra ? Bahkan kamu pernah mau mencelakai aluna dengan mencampurkan obat penggugur kandungan kedalam minuman aluna namun sialnya kamu sendiri yang meminumnya " Ucap mala dengan sinis.


" Emm... Bukan seperti itu. Bagaumanapun aku ini mama kamu juga dan aku tahu bagaimana si surya itu. Dia itu suka bergonta - ganti wanita. Dan soal aluna itu hanya salah paham saja,aku dulu memang menyukai candra tapi saat tahu dia sudah menikah dengan aluna aku tidak mengganggu lagi." Ucap julia agak gugup saat menjelaskan.


Mala dan meri sudah tahu bagaimana busuknya julia langsung dari aluna. Saat tahu marko dan julia menikah mereka sudah berhati - hati siapa tahu suatu saat nanti julia juga akan berulah kepada mereka berdua. Julia itu licik dan matrealistis.


" Papa setuju dengan rencana pernikahan kamu. Jadi kapan keluarga surya akan datang melamar mu, tolong nanti kasih tahu papa juga agar papa bisa ikut menyaksikan acara lamaran kalian." Ucap marko dengan serius.


Kebahagiaan mala juga kebahagiaannya. Biarpun dia orang yang bejat, dia tetap ingin yang terbaik untuk mala. Tidak mungkin selamanya harus hidup sendiri dalam kesendiriannya, mala juga butuh pendamping hidup dan teman hidup . Marko tidak boleh egois, mala juga berhak menentukan kebahagiaannya sendiri seperti dia yang menikahi julia.


" Iya papa tunggu " Jawab marko singkat.


Selesai membicarakan soal hubungan mala dan surya, marko berpamitan pulang. Dia sudah tidak nyaman lama - lama berhadapan dengan meri. Dari sorot matanya meri masih menyimpan amarah terhadap marko. Ditambah julia yang sepertinya juga tidak cocok dengan mala dan meri.


" Kamu masih suka sama candra dan surya ? Terlihat sekali kamu mencoba menghalangi pernikahan mala dan surya. Apa kamu belum cukup dan belum puas dengan ku sampai kamu masih mau mengganggu pasangan orang ?" Tanya marko dengan kesal.


" Tidak sayang. Aku sudah membuang jauh perasaan itu. Sekarang aku sudah memiliki pria yang gagah dan perkasa, apalagi king cobra kamu jumbo sayang. Itu sangat membuat ku puas sayang. Sudah jangan ngambek dong, kita pulang kerumah saja ya. Jangan ke bengkel, karena siang ini aku ingin menyenangkan ini " Ucap juli sambil meraba milik marko.


Marko terdiam sejenak menikmati sentuhan julia yang memang sangat mematikan. Namun marko tersadar jika saat ini mereka masih ada dijalan , tiba - tiba marko menepikan mobilnya di pinggir jalan yang terlihat sepi.


" Julia, kamu sudah membangunkannya dan kamu harus bertanggung jawab. Mau pulang lumayan jauh,mau kebengkel juga jauh. Jadi aku terpaksa menepikan mobil dipinggir jalan karena aku sudah tidak tahan. Lakukan sekarang julia , kamu manjakan dia " Ucap marko dengan suara yang sudah parau karena menahan hasratnya.


Julia tersenyum jahil, akhirnya marko terbuai juga dengan permainannya. Julia sudah tahu kelemahan marko, jadi mudah disaat dia merajuk julia akan meraih king cobranya dengan begitu marah marko hilang seketika.

__ADS_1


Tanpa menunggu lama , julia melakukan pekerjaanya dengan penuh semangat. Dia menunduk sambil memakan lolipop marko dengan sangat rakus. Marko sendiri sangat menikmati apa yang diberikan oleh julia. Tanpa malu mereka melakukan semua itu di dalam mobil dan dipinggir jalan.


" Sayang.... begini saja dulu ya. Nanti kita lanjutkan dirumah. Kalau dipinggir jalan kita main kuda nanti bisa ditegur sama pengendara yang lain, kita kan yang malu. " Ucap julia menyudahi kegiatannya karena marko sudah sekali sampai puncaknya.


" Iya sayang. Aku sudah sedikit puas kok, kita pulang ya. " Ucap marko kini sudah tidak marah lagi.


Julia mengangguk lalu menutup kembali lolipopnya dan membungkusnya kembali seperti semula.


******


Sementara itu ditempat lain , aluna dan tika sedang makan siang sambil temu kangen. Sudah sebulan mereka tidak bertemu.


" Alhamdulillah aku ikut senang mendengar kabar kehamilan kamu Tika. Akhirnya sahabat masa kecilku ini akan menjadi seorang ibu juga. " Ucap aluna memeluk bahagia tika.


Tika dan aluna siang ini janjian bertemu di cafe dekat kampus aluna mengajar. Dan sudah sebulan ini tika memutuskan untuk berhenti bekerja karena ingin fokus dengan kehamilannya. Di tambah selama sebulan ini tika mabuk berat, tidak bisa melakukan aktifitas dengan baik.


" Maaf ya Lun aku baru sempat memberitahu kamu soal kabar bahagiaku ini. Soalnya selama sebulan ini aku dirumah ibuku, aku mabuk berat Lun. Mas adit tidak tega meninggalkan aku sendiri, daripada mas adit tidak bekerja untuk menemani aku yang lagi mabuk jadi aku meminta mas adit untuk mengantarkan aku merumah ibu. Dan alhamdulillah mabuknya sudah hilang, hanya mual di pagi hari saja " Ucap tika menjelaskan.


Aluna mengerti dan memahami tika, karena setiap ibu hamil pasti akan mengalami hal - hal yang berbeda dan ngidam yang berbeda. Beruntung sekali aluna tidak mengalami mabuk yang terlalu over.


" Iya tidak apa - apa tika. Ibu hamil biasa seperti itu. Kamu harus banyak makan buah dan sayur dan minum vitamin agar kesehatan kamu terjaga. Oh iya , berarti benar dong kalau kamu sudah tidak bekerja lagi di pabrik ?" Tanya aluna memastikan.


" Iya lun benar. Aku mau fokus sama rumah tangga dab kehamilanku saja. Mas adit insya allah bisa mencukupi semua kebutuhanku, bahkan selama aku menikah uang gajiku sama sekali tidak ada yang keluar untuk keperluan kami. Tersimpan rapi dalam rekening, hanya aku berikan sebagian untuk ibu ku, untuk membantu biays sekolah adik " Ucap tika lagi .


Tika juga bukan anak yang terlahir dari orang kaya, orang tuanya hanya sebagai petani. Dan tika anak pertama dari dua saudara. Dia mempunyai 1 adik laki - laki yang saat ini duduk dibangku kelas 3 SMP, Aluna bangga mempunyai teman seperti tika.


********


Rate bintang 5 nya dulu yuk kak.


LIKE, KOMENTAR, VOTE, FAVORITE SERTA BERIKAN HADIAHNYA .

__ADS_1


TERIMAKASIH 🙏🙏❤️


__ADS_2