
.
.
.
⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️
" Haaahhh..... Begini kalau hidup membujang apa - apa serba sendiri. " Ucap surya di pagi hari.
Surya yang dipindahkan di desa dimana masih satu desa dengan tempat tinggal candra. Pagi ini candra sudah mulai bertugas dirumah sakit, dan saat ini sedang menggoreng telor untuk sarapannya.
" Akhirnya jadi juga, telor cepolok cap kecap manis alias telur ceplok campur kecap manis. Begini doang nih sarapanku ?" Ucap surya bermonolog pada dirinya sendri.
Surya menikmati sarapan nya yang sangat sederhana dengan lahab, memang jarang dia makan telor ceplok dengan kecap. Bahkan tidak pernah, selama ini sarapan dan bekal makan siangnya saat dikot, selalu disiapkan oleh mamanya. Selesai sarapan surya berangkat kerumah sakit, karena hari ini hari pertama dia masuk kerja di tempat yang baru.
Jarak dari tempat tinggalnya kerumah sakit tidaklah jauh, hanya butuh waktu 20 menit saja surya sudah sampai di rumah sakit. Surya memang tidak menangani pasien secara langsung, dia bertugas di bagian laboratorium.
" Selamat bergabung pak surya, semoga anda betah dan nyaman bekerja dirumah sakit ini. Dan selamat atas jabatan kepala laboratorium yang baru nya " Ucap kepala rumah sakit menyambut ramah surya.
" Terimakasih kembali pak, pasti saya betah disini. Karena dokter wanita dan suster nya cantik - cantik. Hehee, bercanda pak. Saya pasti bisa bekerja secara profesional. " Ucap surya diselingi candaannya.
" Wah... Ternyata benar ya jika pak surya ini senang bercanda. Tidak apa - apa pak biar tidak tegang " Ucap kepala rumah sakit.
" Tertawa memang sudah menjadi makanan sehari - hari saya pak. Makanya saya senang bercanda agar orang banyak yang ikut tertawa. Tapi sudah pasti saya bercanda tahu tempat dan tahu waktu pak " Jawab surya sambil terkekeh.
Surya dan kepala rumah sakit terlibat obrolan yang mulai serius, mereka membicarakan tentang rumah sakit. Sebagai pekerja baru surya harus lebih tahu bagaimana keadaan dan kemajuan rumah sakit..
" Terimakasih atas bimbingan dan arahannya pak. Kalau begitu saya permisi, saya mau keruangan saya dulu..Maklum dari tadi belum sempat masuk ruangan saya, kemarin saja baru kontrol ruangan dan lab sebentar. " Ucap surya.
" Iya silahkan pak surya " Jawab kepala rumah sakit dengan ramah.
Surya keluar dan segera masuk keruangannya. Surya duduk dikursi kerjanya sebentar lalu keluar lagi menuju lab untuk memulai aktifitasnya. Banyak hal yang harus dia kerjakan di hari pertama kerja salah satunya berkenalan dengan anggota lab yang lainnya, meskipun tidak banyak hanya 3 orang saja tetap surya harus berkenalan.
Simbol surya, tak kenal maka tak sayang dan tak sayang maka tak cinta.
Jangan bicara soal cinta surya kamu sendiri sampai sekarang masih jomblo.
********
Selesai jam mengajar aluna datang ke kantor pabrik untuk bertemu dengan suaminya sekaligus ingin bertemu dengan teman - teman kerjanya dulu. Dia juga kangen makan siang di kantin pabrik. Aluna dijemput oleh sopir pabrik, karena candra tidak bisa menjemput. Ada meeting yang harus candra ikuti bersama para petinggi pabrik yang lainnya.
__ADS_1
" Loh mbak sari kok tidak ikut meeting?" Tanya aluna saat masuk keruangan dulu dan hanya ada sari disana.
" Haii aluna... Kamu apa kabar sayang ku ? Iya nih aku tidak ikut meeting diwakilan sama yang lainnya . Ini pekerjaan harus segera aku selesaikan, biasa akhir bulan Lun. " Jawab sari terkekeh.
" Alhamdulillah kabarku baik mbak. Iya sih setiap akhir bulan kita pasti sibuk banget, apa ada yang bisa aku bantu ? Mumpung aku santai nih sambil nunggu mas candra selesai meeting. " Tanya sari menawarkan bantuan.
" Tidak ada, ini bisa aku kerjakan kok. Sudah sekarang kamu duduk saja dan temani aku disini sembari mengobrol. Masih 1 jam lagi kayaknya meeting itu selesai, noh masih jam 11 biasanya kan selesai jam 12 siang . Kamu tidak kekampus ?" Ucap mbak sari.
" Ok deh... Ini tadi dari kampus kok mbak. Cuma ada 1 kali pertemuan saja. " Jawab aluna dengan ramah.
Mbak sari mengangguk dan kembali fokus dengan layar laptopnya. Sesekali dia mengajak aluna mengobrol dan pastinya tidak menganggu jam kerja dan pekerjaanya. Cukup lama aluna diruangan sari tapi meeting belum juga selesai, akhirnya aluna memutuskan untuk kekantin lebih dulu karena sudah lapar.
" Mbak aku tinggal dulu ya, biasa ibu hamil. Sudah lapat lagi " Seru aluna sambil mengusap perutnya.
" Oh.. Iya . Makan saja dulu, kaaihan loh itu dedek bayinya nanti lapar. Nanti kalau sudah jam istrahat insya allah aku susul kekantin. Jangan lupa chatt pak boss dulu , kasih tahu kalau kamu ada dikantin. " Ucap sari mengingatkan.
" Siap mbak, tadi sudah aku chatt kok. " Jawab aluna.
Kini aluna sudah berada di kantin, dia memesan menu favoritenya lengkap dengan minuman yang selalu dia pesan selama dia bekerja dipabrik.
[ Aku di kantin kantor pabrik, kamu kesini ya ] Tulis aluna lalu mengirimkannya kepada Tika.
[ Ok.. Siap meluncur. Pas banget sama jam makan siang, traktir ya ] Balas tika.
[ Ok ]
Setelah 5 menit tika sudah sampai di kantin kantor , dia memakai kecepatan kilat sehingga cepat sampai. Aluna melambaikan tangannya agar tika tahu keberadaannya, maklum saat jam makan siang kantin pasti akan ramai oleh para karyawan.
" Wahh ibu boss datang dadakan sih, aku sudah kamu pesankan makanan ?" Tanya tika langsung pada intinya.
" Sudah , sebentar lagi juga datang. Oh iya bagaimana nih , kecebongnya adit sudah berkembang atau belum ?" Tanya aluna sambil memainkan alisnya.
" Belum lun, mas adit sepertinya perlu lembur lagi. Padahal setiap malam sama pagi selalu dicetak tapi kok belum jadi juga ya " Jawab tika sambil terkekeh.
" Sabar, berarti kalian disuruh pacaran dulu. Aku sama mas candra dulu juga lama loh baru berhasil. Yang penting terus berdoa, dan berusaha jangan sampai putus. " Ucap aluna menasehati tika agar tidak patah semangat.
" Cieee... Yang sudah berhasil sekarang jadi juru penasehat umum. Mungkin aku harus pandai bergoyang ya Lun , jadi mas adit semakin bersemangat " Ucap tika semakin ngelantur.
Hahahaahaaaaa....
Tika dan aluna tertawa lebar sampai mereka menjadi pusat perhatian pengunjung kantin. Mereka sepertinya lupa jika saat ini sedang ada di kantin.
__ADS_1
" Hemmm....ngetawain apa ya sampai lebar seperti itu ?. Jangan dibiasakan tertawa seperti itu, apalagi kalian ini wanita. Lihat tuh jadi tontonan yang lain. " Seru rendra menegur aluna dan tika.
" Ehh... Mas, maaf...kelepasan. Habis tika kalau cerita mesum banget sih. " Jawab aluna spontan.
Candra langsung memandang kearah tika, tika langsung menunduk malu. Apalagi sekarang masih dilingkungan pabrik, jadi tika tidak bisa bebas bicara.
* Duh aluna aku jadi malukan , kenapa juga dia bilang akh cerita mesum. * Gumam tika malu.
" Memangnya kamu cerita apa tik ? Kamu pasti cerita yang mesum - mesum ya ? Hussh... Dasar laki bini sama mesumnya " Gerutu candra .
Aluna terkekeh geli melihat reaksi wajah tika yang malu - malu tapi menggemaskan. Aluna sampai ingin mencubit pipi sahabatnya yang makin hari makin bulat seperti bakpau cokelat yang mengembang sempurna.
" Sudah ah mas gak lucu , jangan bikin tika malu dong. Lihat tuh dia jadi malu - malu kucing tapi menggemaskan. Tika, kamu sekarang kok pipinya bulat sih ? Dikasih vitamin apa sama adit?" Tanya aluna.
" Vitamin lemburan " Jawab tika secara spontan lalu menutup mulutnya sendiri sambil nyengir kuda.
Begitulah dua sahabat gesrek kalau bertemu, ada saja bahan candaanya yang membuat mereka tertawa. Candaan garing saja bisa membuat mereka tertawa sampai sakit perut. Candra senang melihat senyum bahagia istrinya.
Mereks bertiga makan siang bersama dalam satu meja, meskipun candra sebagai pemilik pabrik dia tidak segan untuk berbaur dengan karyawannya. Sari sendiri yang tadi janji mau menyusul ternyata tidak jadi karena pekerjaanya belum selesai.
" Mas aku mengantuk " Seru aluna.
Kini mereka sudah ada diruangan candra, dalam keadaan kenyang sudah pasti aluna akan mengantuk. Kebiasaan bumil yang tidak bisa di ganggu gugat.
" Tidur di ruangan sebelah saja ya sayang atau mau mas antar pulang ?" Tanya candra.
" Tidur di ruang sebelah sajalah mas, keburu mengantuk. Mas juga masih banyak pekerjaan, emm nanti kalau sudah mau pulang bangunkan ya mas. Awas kalau sampai ditinggal pulang, bisa - bisa sampai besok pagi aku terkurung disini " Ucap aluna.
" Iya sayang ku, masak iya mas lupa sama istri cantikku ini. Mas kan tidak bisa tidur tanpa memelukmu, emm.. Tapi ruang sebelah sempit tidak apa - apa ya. Cuma ada kasur kecil saja " Ucap candra takut aluna tidak nyaman dengan ruangannya.
Aluna hanya menganggukkan kepalanya lalu masuk ke ruangan yang bisa dibilang kamar minimalis yang biasa dipakai candra untuk istirahat disaat dia lelah dan penat dengan pekerjaannya. Aluna sudah benar - benar mengantuk , belum juga 5 menit dia sudah mendengkur dengan lembut.
" Dasar bayi besar ku. Baru juga ketemu bsntal sudah tertidur pulas " Ucap candra sambil mengusap kepala aluna dengan lembut.
************
RATE BINTANG 5 NYA DULU YA KAK.
LIKE, KOMENTAR, VOTE, FAVORITE SERTA BERIKAN HADIAHNYA 🙏❤️❤️
TERIMAKASIH 🙏❤️❤️
__ADS_1