
.
.
.
⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️
" Terimakasih ya nak surya sudah mengantar anak - anak tante " Ucap meri menyambut kedatangan kedua anaknya.
Meri tadi khawatir karena aluna dan mala tidak kunjung pulang juga. Meri takut mereka nyasar, apalagi mereka memang belum tahu seluk beluk desa itu. Namun saat melihat mobil surya berbelok kehalaman kontrakan seta aluna dan mala turun dari mobil membuat hatinya lega.
" Iya tante sama - sama. Kalau begitu surya langsung pamit ya tante. Soalnya surya harus kerja, kerja buat masa depan tante agar bisa segera menghalalkan anak tante. " Ucap surya sambil melirik senyum ke arah mala.
Mala melongos lalu masuk kerumah lebih dulu tanpa mengajak yang lainnya. Sepertinya mala malas menanggapi omong kosong surya, menurut mala omong kosong tapi menurut surya dia bicara dengan jujur dan tulus.
" Hati - hati ya surya. " Ucap meri dengan ramah.
Aluna hanya melambaikan tangannya saja lalu menyusul mala yang sudah masuk rumah lebih dulu. Didalam mala sudah membuka ketiga nasi uduk dan menyiapkan teh hangat untuk sarapan.
" Sudah pulang dia ?" Tanya mala melirik kearah luar.
" Sudah kak. Tadi masih ada disini di biarkan saja , malah ditinggal masuk rumah sekarang giliran sudah pulang dicariin" Ucap aluna menggoda mala.
" Ihh siapa yang nyariin si cowok bawel itu. Cuma nanyak lun, kalau dia masih diluar malas aku mau keluar. Sudah sekarang kamu makan, aku mau mengantar punya mama dulu. Mama kalau sarapan biasanya sambil menjaga warung,maklum kalau pagi banyak pembeli " Ucap mala.
Aluna mengangguk , lalu pergi kekamar mandi untuk mencuci tangannya terlebih dahulu. Setelah mengantar sarapan mamanya, mala kembali masuk dan sarapan berdua dengan aluna.
" Emm... Kak. Kalau misalnya papa andi dan mama rujuk kakak setuju apa tidak ?" Tanya aluna disela - sela sarapannya.
" Rujuk ?" Tanya mala memperjelas lagi.
" Hemmm...." Jawab aluna sambil mengangguk.
" Apa papa mau rujuk sama mama ? Mama selama ini sudah mengkhianati papa sampai akhirnya lahirlah aku. Mama itu menghianati papa, dari awal pernikahan mereka. Kira-kira apa mereka masih bisa bersatu ?" Justru malq yang balik bertanya.
__ADS_1
Aluna mengangkat kedua tangan bebarengan dengan bahunya sambil mencebikkan bibirnya.Dia juga tidak tahu antara papa dan mamanya bisa rujuk atau tidak. Dia sangat bahagia jika kedua orang tuanya bisa rujuk kembali. Mala juga sebenarnya berharap mama dan papa nya bisa rujuk dan hidup bahagia menikmati masa tuanya.
" Jika memang mereka rujuk aku juga sangat bahagia lun " Jawab mala.
" Aku juga kak " Aluna juga punya jawaban yang sama.
*********
Siang hari yang terik julia dan kenzo menyusul marko kebengkel dengan membawakan makan siang umtuk marko. Julia mengendarai mobilnya sendiri, kenzo hanya diam duduk disamping julia. Sepertinya anak itu mengingat nasehat marko, jika dia tidak boleh menangis agar mama susan cepat datang.
" Kenzo kamu mau ketemu mama susan ?" Tanya julia sast mereka masih dalam perjalanan kebengkel.
" Iya Ma juyia " Jawab kenzo dengan bahasa khas anak kecil.
" Julia kenzo, julia. Bukan Juyia ! Tapi ya sudahlah, berhubung kamu masih kecil jadi kamu mau manggil bagaimana terserah kamu yang penting kamu diam, tidak rewel dan tidak banyak tingkah. Mama julia janji akan bawa kamu ketemu mama susan. Tapi... Saat ketemu mama susan nanti kamu harus bilang sama mama susan kalau kamu mau tinggalnya sama mama susan karena rumah mama julia kecil " Ucap julia mulai mempengaruhi anaknya sendiri.
" Iya Ma " Jawab kenzo pelan.
Mobil julia sudah sampai didepan bengkel, dia mengajak kenzo turun. Kenzo yang sudah hafal dimana ruangan markopun langsung berlari mencari marko.
" Iya, seperti biasa jangan lari - lari karena disini banyak alat - alat mobil. Kamu duduk dan nonton Tv saja ya, oh iya apa tadi kamu dirumah masih menangis ?" Tanya marko sedikit mengulas senyum agar kenzo tidak takut kepadanya.
Benar saja kenzo duduk disofa sambil menonton televidu dengan anteng dan tenang. Julia masuk dan langsung menghampiri meja kerja sang suami. Saat hendak memeluk marko, marko tidak mau karena ada kenzo diruangannya.
" Kok tidak mau sih sayang ?" Tanya julia sambil memanyunkan bibirnya.
" Ada kenzo " Jawab marko.
" Isss.... Kenzo kan anak kecil dia tidak akan paham apa yang kita lakukan. Cuma mau peluk dan cium saja loh sayang." Gerutu julia kesal. Sudah dua malam mereka tidak main berkuda karena selalu diganggu kenzo. Kenzo sering terbangun saat tengah malam hanya untuk meminum susu.
" Justru dia masih kecil ,jadi memori ingatannya sangat tajam. Apalagi kamu kalu sudah memeluk dan mecium tanganmu itu tidak bisa diam pasti mencari sesuatu dibalik celana ku " Ucap marko sambil tertawa.
Julia mendekati kenzo dan bicara dengan kenzo secara perlahan agar kenzo bisa cepat paham dan mengerti.
" Kenzo duduk sambil nenonton televisi saja ya, sambil minum susu botolnya dan jajanannya kenzo saja ya. Semuanya ada ditas nya kenzo. Mama julia sama om marko mau masuk kamar ini sebentar ya , om marko mau minum obat jadi kenzo tidak boleh ganggu." Ucap julia merayu kenzo.
__ADS_1
" Pait ya ma obat nya . Om cakit kepala ya ?" Tanya kenzo dengan polosnya.
" Iya. Nanti kalau om sakit tidak bisa antar kenzo ketemu mama susan." Ucap julia lagi.
Selesai bicara dengan kenzo, julia menarik marko dan membawanya masuk kekamar yang ada diruangan kerja marko.
" Sayang... Aku sudah tidak tahan lagi. Dua malam kita tidak bermain, siang ini aku sangat menginginkanmu sayang " Ucap julia memeluk marko dengan tangan yang menjalar dibalik celana marko.
Marko masih diam menikmati daging tanpa tulangnya yang sedang dimainkan oleh Julia. Julia seperti orang kestanan, bahkan dia duluan yang melepas pakaian baru dia melepaskan semua pakaian marko. Julia membaringkan marko di atas kasur yang tidak beranjang, kasur itu langsung diatas lantai.
" Ahhh.... Julia jangan seperti ini " Ucap marko yang juga sudah tidak tahan karena daging tanpa tulang marko di k*c*k dengan tangan julia.
" Juliaaaaa.... Juliaaaa Ahhh...." Marko meracau tidak jelas menyerukan nama julia.
Arrggggghh..... L3n9uh@n panjang akhirnya keluar dari mulut marko. Julia menyapu bersih tanpa ada rasa jijik sedikitpun.
" Permainan kita mulai sayang. Tadi hanya pemanasan saja, sayang aku dulu yang pegang kendali. Karena aku punya goyangan baru yang ingin aku ptaktekan sekarang " Ucap julia lalu merangkak naik dan kini daging tanpa tulang itu sudah bersarang pada sangkarnya.
" Ahhhh.... Julia ini nikmat sekali. Kamu memang pandai melayani suamimu. Ahh... Juliaaa" Seru marko sudah tidak ingat lagi jika diluar kamar ada anak kecil yang sedang menunggu mereka.
Julia dan marko terus melanjutkan aktifitasnya sampai mereka sama - sama puas dan kelelahan. Saat julia sudah lelah memegang kendali, bergantian marko yang memegang kendali. Mereka bermain sampai dua jam permainan,sampai anak kecil yang menunggu mereka bermain tertidur diatas sofa.
" Sayang,nanti malam lagi kita ulang ya ?" Seru julia dengan suara yang manja.
" Iya julia sayang. Jika kamu pandai memuaskanku begini aku jadi makin cinta dan sayang sama kamu. Kalau beginikan aku tidak bosan,permainanmu punya inovasi terbaru. Kamu belajar dimana sayang ?" Tanya marko ingin tahu.
" Dari film dong sayang. " Jawab julia lagi.
Mereka mengelap tubuhnya dengan handuk, karena kamar mandi ada di luar kamar. Setelah beres mereka keluar kamar lalu makan dengan membiarkan kenzo yang masih tertidur dengan nyenyak.
***********
RATE BINTANG 5 NYA DULU YA KAK.
TERIMAKASIH.
__ADS_1
🙏🙏❤️❤️❤️❤️