
💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕
.
.
.
⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️
HAPPY READING
Mala sengaja pulang sore hari agar bisa bertemu dengan papanya. Mala berencana ingin meminta izin kepada pak andi soal rencana pernikahannya dengan marko. Sebelumnya mala sudah membicarakan soal rencana lamaran dan pernikahan mala dengan marko kepada mamanya, dan meri pun menyetujuinya.
" Mama mau kemana ?" Tanya pak andi saat melihat istrinya sudah rapi, padahal sudah jam 8 malam.
" Oh ini pa, teman mama ada yang masuk rumah sakit dan mama mau jengukin barang teman - teman yang lain. " Jawab meri sengaja berbohong padahal dia ada janji ketemu dengan marko.
Marko sengaja menghubungi meri karena malam ini dia tidak bersama mala. Tidak ada mala, meripun jadi dasar marko pria hidung belang.
" Tapi sudah malam ma" Seru pak andi kurang setuju jika meri keluar malam.
" Sebelum jam 10 sudah pulang kok pa " Jawab meri senenarnya dia geram karena aturan dari pak andi yang tidak boleh keluar malam.
" Baiklah. " Jawab pak andi pasrah.
Setelah mendapatkan izin, meri langsung keluar rumah dan menuju taksi online yang sudah menunggunya. Melihat mamanya sudaj pergi, mala menghampiri papanya yang sedang menonton Tv sendirian.
" Pa , ada yang mau mala bicarakan sama papa. " Ucap mala duduk di samping papanya.
" Iya mala bicara saja " Jawab pak andi tetap fokus pada tv nya.
" Mala mau menikah pa " Ucap mala tanpa ragu.
Haaahhhh ?
__ADS_1
Pak andi langsung menatap mala dengan lekat, dia benar - benar terkejut saat mala mengatakan ingin menikah. Bukan pak andi tidak setuju, tapi karena pak andi belum melihat calon mala tapi mala sudah minta izin untuk menikah.
" Sama siapa mala?" Tanya pak andi serius karena langsung mematikan televisinya.
" Sama pacar mala dong pa. Mala sudah berpacaran dengannya hampir 1 bulan pa dan kami sama-sama serius pa. Dia baik , bertanggung jawab dan yang penting dia kaya pa. Rencananya kami ingin mengadakan acara lamaran terlebih dahulu." Ucap mala dengan antusius.
" Berapa usianya ?" Tanya pak andi tidak mau jika mala salah pilih.
" Sekitar 48 tahun, seumuran mama pa " Jawab mala jujur.
" Apa? 48 tabun ? Kamu gila pacaran sama orang setua itu ? Itu lebih pantas jadi papa mu mala bukan suami mu. Pokoknya papa tidak setuju kamu menikah dengan pria yang sudah pantas jadi papa mu itu. Papa tidak mau kamu disakiti, apa kamu sudah mengenal keluarga nya ? apa dia punya anak dan istri ? Papa takut kamu hanya dibohonginya saja Mala, kamu hanya akan dijadikan wanita keduanya. Apa kamu mau seperti itu ?" Tanya pak andi serius.
" Dia seorang duda pa dan katanya punya anak satu seumuran mala. Aku memang belum kenal dengan orang tuanya, tapi aku yakin dia itu serius dengan mala. Dan mala hanya wanitanya satu - satunya pa. " Seru mala tetap membela marko.
Pak andi tahu betul jika saat ini mala sedang dibutakan oleh cinta. Mau dia bicara apapun pasti tidak ada yang didengarnya dan akan tetap pada keputusannya. Namun pak andi tidak mau kalah dari mala,dia tetap menentang rencana pernikahan mala dengan pacarnya.
" Sampai kapan pun papa tidak akan pernah setuju kamu menikah dengan pacarmu.!!" Seru pak andi serius lalu pergi meninggalkan mala.
" Pa... Papa. !" Teriak mala memanggil papanya.
* Tanpa restu papa aku akan tetap menikah dengan marko,bagaimanapun caranya aku akan tetap menikah dengan marko.* Gumam mala dalam batinnya.
*************
Di rumah kontrakan marko , saat ini marko dan meri sedang berolah raga diatas ranjang. Mereka berolah raga malam, tanpa ada rasa lelah. Meri benar - benar menggila karena selama dua bulan tidak bertemu marko. Marko pun menikmati apa saja yang dilakukan meri s
diatas sana, sehingga dia sedikit melupakan mala sang pujaan hatinya.
* Sial !! Padahal tadi aku mengajaknya bertemu di cafe agar hal seperti ini tidak terjadi lagi, tetapi kenapa aku mau saat dia mengajak ke kontrakan. Beruntung kontrakan ini memang belum habis. Ahh.. Tapi nikmati saja apa yang sudah sewajarnya aku nikmati. Aku memang tidak bisa menolak sentuhan meri, dan malam ini semoga malam terakhir aku dan meri berbuat seperti ini * Gumam marko dalam batinnya.
Meri tetap melakukan aktifitasnya dengan baik, peluh sudah bercucuran tetapi dia sama sekali tidak merasa lelah. Mungkin efek dua bulan tidak bertemu marko ?
" Terimakasih marko sayang . Malam ini aku puas sekali, selama dua bulan ini aku sangat merindukan mu tetapi kamu susah sekali untuk aku hubungi. " Ucap meri yang kini sudah tidur disamping marko sambil memeluk marko.
" Aku sibuk ! Meri sepertinya aku tidak bisa begini terus menerus, kamu punya suami dan aku juga ingin memiliki keluarga yang bahagia juga. Meri, aku berencana akan menikah. Aku harap kamu bisa menerima keputusan ku, kita akhiri hubungan terlarang kita" Ucap marko dengan serius.
__ADS_1
Meri langsung bangun dan duduk memandang marko tajam, meri tidak setuju jika harus mengakhiri hubungannya dengan marko karena meri sangat mencintai marko dan dia juga berencana menggugat cerai suaminya.
" Aku tidak mau marko ! Kita bisa menikah dan hidup bahagia bersama anak kita. Aku akan menggugat cerai andi, aku sudah tidak mau lagi hidup dengan andi. Tolong marko jangan menikah dengan wanita lain " Ucap meri memohon dengan air mata yang sudah membanjiri pipinya.
" Tapi aku juga memcintai wanita itu meri, dia lebih muda dan lebih cantik serta lebih agresif dari kamu. Aku butuh wanita yang lebih muda darimu " Ucap marko tetap tidak mau mempertahankan meri.
" Baiklah kamu boleh menikah tapi kamu tidak boleh menjauhiku, kita tetap berhubungan baik seperti ini. Karena aku lebih puas dengan mu daripada dengan andi. Tolong marko demi aku dan anak kita." Ucap meri memohon kepada marko.
Marko terdiam, dia memang tidak bisa menjauhi atau memutus silahturahmi dengan meri karena bagaimanapun dia punya anak dari meri. Meskipun anak itu tidak mengenalnya tapi suatu saat anak itu pasti akan mencari marko.
" Aku bingung meri. Aku sangat mencintai wanita itu dan seminggu lagi aku dan dia akan bertunangan. Aku dan wanita itu sama - sama saling mencintai dan hanya wanita itu yang bisa membuat ku jatuh cinta kembali selain dirimu. " Ucap marko berkata dengan jujur.
" Aku tidak masalah kamu menikah dengan wanita itu. Tapi aku mau kamu jangan menjauhi ku, jika kamu menjauhi ku aku akan membongkar rahasia kita kepada andi dan akhirnya anak kita yang akan menjadi korbannya." Ucap meri mengancam marko.
" Baiklah terserah kamu. Yang penting kamu jangan mengusik kebahagiaan ku dan rumah tanggaku kelak. Aku hanya ingin hidup normal mempunyai keluarga yang utuh. " Ucap marko.
Meri mengangguk dan menyetujui persyaratan yang diminta oleh marko. Meripun memeluk marko dengan penuh rasa bahagia, dalam hatinya dia punya rencana busuk untuk menghancurkan hubungan marko dengan wanitanya.
* Kamu boleh menikah tapi aku pastikan pernikahan itu tidak akan lama. Karena hanya aku wanita yang pantas untuk mu * . Gumam meri dalam batinnya.
" Sekarang lebih baik kamu pulang, bukannya tadi kamu bilang tidak boleh pulang lewat dari jam 10 malam .Ini sudah jam setengah 11 malam meri, kamu tadi bermain cukup lama. " Ucap marko meminta meri segera pulang.
" Aku belum mau pulang karena aku masih mau lagi, sekali lagi dan habis itu aku janji akan segera pulang. Mau ya sayang ? " Ucap meri mulai kembali menggoda marko.
" Dasar tidak pernah puas kamu ya. " Seru marko sambil mencubit hidung meri.
Marko dan meri kembali melanjutkan olah raganya setelah beristirahat cukup lama. Kali ini marko yang pegang kendali, meri memang sengaja meminta marko yang pegang kendali. Karena jika marko pegang kendali dia akan bertahan sampai 2 jam, dan itu memang yang di cari meri.
*************
Siap - siap sebentar lagi akan ada kejutan untuk meri dan marko.
JANGAN LUPA LIKE, KOMENTAR, VOTE , FAVORITE SERTA RATE BINTANG 4 NYA KAK. HADIAHNYA JUGA JANGAN LUPA 🙏🙏❤️❤️
TERIMAKASIH 🙏❤️❤️
__ADS_1