
💞💞💞💞💞💞💞💞💞
.
.
.
⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️
Adit pulang dengan wajah kusut dan terlihat tidak bersemangat. Dia tadi menemui papa nya untuk meminta uang tapi justru dia di marah oleh papa nya, karena sang papa sedang terkena masalah. Barang yang semalam di kirim tidak sampai ke tempat tujuan, bagaimana mau sampai ketempat tujuan jika barang itu hanya di pindahkan saja ke gudang yang lain nya.
" Sayang kok baru pulang ? Wajah nya kusut begitu ?" Tanya mala menghampiri suaminya.
" Tolong ambilkan aku minum dulu !" Perintah adit.
Walaupun malas mala tetap mengbilkan minum untuk suami nya,dia takut jika suaminya tidak memberi uang untuk shopping.
" Ini sayang " Seru mala sambil meletakkan segelas orange jus di atas meja.
" Terimakasih sayang " Ucap adit lalu meneguk minuman itu sampai tandas.
" Sayang kok uang nya belum di transfer sih ? Padahal tadi aku mau shopping " Seru mala dengan manja.
Dia tidak tahu kesulitan yang saat ini sedang di alami adit. Bukan hanya kesulitan uang saja, adit juga takut jika kecurangan papa nya terbongkar Adit juga akan terseret. Karena bagaimanapun Adit ikut andil dalam kecurangan yang di lakukan papa nya.
" Mala suami kamu kan baru pulang, biarkan dia mandi dan makan dulu baru kamu bicara soal uang. Kasihan adit sepertinya dia sangat lelah." Ucap mama meri yang sudah ikut duduk bergabung .
" Iya ma. Sayang kamu mandi dulu ya setelah itu kita makan malam bersama. Papa ada pekerjaan di luar kota jadi selama tiga hari ini papa tidak di rumah." Ucap mala memberitahu.
" Iya sayang, aku ke kamar dulu ya. Setelah mandi nanti aku keluar. " Ucap adit lalu bangkit dan berjalan menuju kamar yang dia tempati bersama mala.
Kini tinggal mala dan mama nya yang ada di ruang keluarga, mama nya sibuk dengan ponselnya menghubungi suami nya. Bahkan ponsel pak andi sampai sekarang belum aktif juga.
" Sibuk amat ma sama ponsel ?" Seru mala sambil melirik mamanya.
" Mama dari tadi menghubungi papa mu tapi tidak bisa terus. Sepertinya ponsel papa my sengaja di matikan agar mama tidak menghubunginya meminta uang. Papa kamu ini memang benar - benar buat mama marah. Kalau papa mu sampai besok tidak mengirim uang, biaya makan sementara kamu yang tanggung. Lagi pula kamu tinggal minta sama suami mi.? " Ucap mama meri seenak nya tanpa memikirkan menantunya yang sedang banyak masalah.
Huuffff....
Mala terdengar menghela nafas dengan berat, dia sebenarnya malas menguarkan uang tapi mau bagaimana lagi kalau tidak keluar uang pasti akan kelaparan.
__ADS_1
" Iya nanti aku minta sama adit dulu " Jawab mala dengan terpaksa.
" Nah begitu dong, lagipula tidak tiap hari juga kamu keluar uang. Selagi suami mu kaya dan banyak uang, kamu terus saja meminta uang dengan alasan yang masuk akal. " Ucap mama meri sambil memainkan alis nya dan tersenyum.
" Kalau soal itu tidak mama ajari aku pun sudah tahu. Makanya aku lebih memilih adit ketimbang pria kere pilihan papa itu. Coba kalau mala yang menikah sama pria kere itu, sudah pasti saat ini mala akan hidup susah dan tinggal di kontrakan yang pengap dan senpit. Kemana - mana naik motor tua butut itu. Huuuhhh... pokok nya hidup pasti akan menderita sekali " Ucap mala merendahkan Candra.
Adit yang sudah selesai mandi pun kini sudah keluar dari kamar. Mala, adit dan mama meri kini sudah ada di meja makan menikmati makan malam nya. Sepanjang makan malam adit terlihat murung tidak seperti biasa nya, karena dia tahu setelah makan malam ini pasti mala akan meminta uang.
*********
" Sial... Sial.... !!" Seru pak tirta.
Pak tirta mendapat komplain dari pelanggan yang biasa membeli barang yang dia curi dari paprik. Setelah di telusuri oleh candra pihak pembeli itu tidak tahu jika pak tirta menjual barang itu dari hasil bermain curang atau mencuri.
Candra sudah menemui pihak pembeli nya secara langsung, pihak pembeli itu meminta maaf karena tidak tahu jika pak tirta bermain curang. Barang itu akan candra kirim setelah adanya kerja sama tertulis antara paprik dan pihak pembeli.
" Kenapa semuanya jadi kacau begini ? Kemana aku harus mencari uang sebanyak itu, 200 juta uang darimana? Bahkan uang itu sudah habis ... Dasar sial !!" Seru pak tirta marah - marah.
" Pa , ada apa sih kok marah - marah. Apa ada masalah di paprik ?" Tanya istri pak tirta.
" Aku tertipu ma, barang yang aku kirim tidak sampai ke tempat tujuan. Dan aku sudah menerima uang nya 200 juta, jadi sekarang aku harus mengembalikan uang itu " Ucap pak tirta.
" Loh kok papa yang mengembalikan uang nya ? Pihak paprik dong, urusan pengiriman kan sudah di atur dengan kerja sama dan prosedur yang di setujui paprik. Uang itu juga kan masuk nya di keuangan paprik, jadi kenapa papa yang harus mengganti nya?" Tanya istri pak Tirta dengan heran.
" Tidak tahulah bu, papa pusing. Mana candra tadi siang datang untuk minta uang. Apa dikira dia uang itu tidak mengeruk saja, kuliah belum selesai dan sudah menikah mana istrinya lagi hamil pekerjaan tidak punya . Uang terus yang dia minta. " Gerutu pak tirta mulai kesal dengan tingkah laku adit.
Semua itu karena dulu pak tirta dan istrinya terlalu memanjakan adit. Apapun yang diminta selalu di turuti, bahkan sekarang bekerja pun pilih - pilih. Yang tidak capek dan mendapatkan banyak uang.
" Kenapa bawa - bawa adit sih pa. Sebagai orang tua kita berhak untuk membahagiakan anak kita. Sudahlah jangan marah - marah terus, sekarang lebih baik kita makan malam saja. Makanan ya keburu dingin, ayok pa makan malam " Seru istri pak tirta mengajak makan malam.
" Papa tidak selera makan ma, mama saja yang makan " Seru pak tirta dengan malas.
" Harus makan dong pa, kalau papa tidak makan nanti papa sakit. Kalau papa sakit nanti mama juga yang repot,papa kalau sakit itu manja banget. " Gerutu istri pak Tirta.
Huuufff....
Pak tirta pun akhirnya mengikuti ajakan makan malam istrinya. Dengan malas pak tirta berjalan menuju meja makan.
" Pa, kok tidak semangat begitu sih makan nya ? Ini mama sudah capek - capek masak tapi tidak di hargai sih pa. " Seru istri pak tirta dengan kesal.
" Papa kan sudah bilang ma kalau papa tidak selera makan. Papa pusing ma, mau cari kemana uang 200 juta itu Ma !!" Seru pak Tirta meninggikan suaranya.
__ADS_1
" Suruh pihak paprik yang ganti pa, enak saja masalah di limpahkan sama papa " Ucap istri pak Tirta.
Cekkkkk
Pak tirta terlihat berdercak kesal, istrinya tidak tahu apa - apa dan memang tidak tahu. Selama ini pak tirta tidak pernah bercerita jika uang yang dia gunakan untuk renovasi rumah dan beli mobil baru yang di pakai pak tirta adalah uang hasil dari bermain curang.
" Papa harus mengganti uang itu ma, karena uang itu papa yang pakai untuk beli mobil bulan lalu itu " Ucap pak Tirta mengakui kesalahan nya.
" Apa pa ? Jadi uang untuk beli mobil itu uang paprik ? Papa korupsi uang paprik ? Jawab pa ?" Seru ibu eka seakan tidak percaya dengan pengakuan suaminya.
" Iya ma " Jawab pak tirta jujur.
Ibu Eka kaget mendengar pengakuan suami nya, biarpun dia suka hidup mewah namun dia tidak suka jika uang yang di hasilkan suaminya uang dengan cara tidak halal.
" Kenapa papa lakukan itu semua pa ?" Tanya ibu eka .
" Sudahlah jangan di bahas lagi, papa capek, pusing mau istirahat. Mama makan saja sendiri " Ucap pak tirta dengan kesal lalu meninggalkan meja makan dan masuk kedalam ruang kerjanya.
Saat di ruang kerja tiba - tiba ponselnya berdering ada panggilan masuk dari pak hadi.
[ Hallo pak hadi,tumben malam - malam menghubungi saya? Apa ada yang ingin saya bantu ?] Seru pak tirta pura - pura tidak terjadi sesuatu.
[ Hemmm... Ada yang harus saya sampaikan kepada pak Tirta. Besok jam 10 pagi kita adakan meeting dengan beberapa kepala bagian di paprik karena anak dari pemilik paprik akan datang ke paprik untuk menggantikan saya. Dan saya minta, persiapkan laporan produksi selama 3 bulan terakhir dan harus siap sebelum jam 10 pagi. ] Ucap pak hadi memberitahu.
[ Anak pemilik paprik mau datang ? Apa berarti setelah ini pak hadi akan pensiun ?]
[ Bisa jadi begitu, sudah itu saja yang ingin saya sampaikan ]
[ Iya pak , laporan nya akan segera saya siapkan. ]
Setelah sambungan telepon terputus pak tirta tersenyum senang. Dengan pak hadi pensiun, berarti pak tirta akan sedikit aman .
* Heeemmm.... Selertinya aku akan selamat. Si hadi orang yang sok betkuasa itu akan keluar dari paprik, dengan begitu akan semakin mudah aku melancarkan aksi ku * Gumam pak tirta tersenyum licik.
**********
MAAF JIKA ADA YANG TYPO 🙏🙏
TOLONG RATE BINTANG 5 NYA YA KAK 🙏🙏
KLIK LIKE, KOMEN,VOTE, FAVORITE SERTA BERIKAN HADIAH NYA DAN RATE BINTANG 5 NYA KAK 🙏❤️❤️
__ADS_1
TERIMAKASIH 🙏❤️❤️