
.
.
.
⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️
Braaaakkkkk
Tuan Mixcel menggebrak meja dengan kuat sampai tangennya memerah. Tuan mixcel marah karena aduan dari Yuki. Yuki mengadu jika candra tidak mau menikahinya dan tidak akan pernah menikah dengannya. Yuki menangis terisak dipelukan sang mama. Hanya mama yuki yang tidak setuju dengan tindakan sang suami.
Mama yuki tahu jika suaminya sudah berbuat curang untuk menjatuhkan perusahaan candra dan kedua temannya. Dia bersekongol dengan orang dalam di perusahaan candra tetapi tidak tahu siapa orangnya.
" Papa akan segera menghancurkan anak ingusan itu. Dia berani menolak putri kesayanganku. Tidak akan aku biarkan dia membuat putriku menangis. " Ucap tuan mixcel dengan geram.
" Papa tolong jangan seperti ini. Kalau papa terus mengikuti apa kemauan Yuki, mau sampai kapan anak kita bisa mandiri pa. Ingat pa, Yuki ini sudah 26 tahun " Ucap tami , ibu yuki.
Yuki dan papanya memang selalu bertentangan dengan sang mama. Mama yuki selalu mengajarkan yuki untuk sabar dan menerima semua hal yang sudah digariskan sang pencipta, namun sikap arogant dan tidak mau kalah dari sang papa sudah mendarah daging dalam duri Yuki. Yuki sang gadis manja yang mempunyai perangai jelak dan tidak perduli dengan sebuah penolak dari seseorang.
" Mama aku hanya mau menikah dengan candra dan papa harus tetap mengusahakan aku menikah dengan candra." Ucap yuki dengan tegas.
* Kenapa sifat papa ada semua pada Yuki. Aku harus menemui pria yang bernama candra. Aku akan membantu dia agar segera bebas dari rencana jelek papa. Anak itu dari indonesia dan aku juga orang indonesia. * Gumam Tami dalam hatinya.
Sementara itu saat ini mala sedang mempersiapkan pernikahannya dengan surya. Semua surat - surat sudah di urus surya dibantu oleh pak Rt dan perangkat desa yang lainnya. Kebetulan hari ini marko juga datang kerumah meri untuk melihat persiapan pernikahan mala dan surya. Tentunya Julia sang ratu julit juga ikut , tidak mungkin dia membiarkan suaminya berkunjung kerumah meri tanpa dirinya.
" Mas, yuk pulang. " Ucap Julia dengan manja sambil melingkarkan tangannya di lengan Marko.
" Aku masih mau disini. Kamu saja sana yang pulang duluan. " Ucap marko tak menghiraukan julia.
__ADS_1
" Sayang... Aku bosan dirumah kontrakan sempit ini. Ayok dong kita pulang sayang " Ucap julia sedikit memaksa marko.
Marko semakin kesal dan jengah dengan sifat manja dan tidak tahu dirinya Julia. Dikasih hati lama - lama jantungpun diminta. Jika bukan istrinya pasti marko sudah menghempaskan tangan julia dari lengannya.
" Kamu ini sudah tua tapi kelakuan seperti balita . Malu dilihat sama mala, kamu tahukan mala ini anak kamu. Contoh dia tidak manja seperti kamu. Kalau kamu masih mau ikut denganku harus dengar apa kata - kata ku !" Bentak marko dengan kesal.
Julia langsung menunduk malu , apalagi marko memarahinya didepan mala. Dengan pelan julia melepaskan lengan marko dan memilih duduk di kursi ruang tamu. Mala ingin tertawa melihat wajah julia yang seperti benang kusut.
* Sok mau manja - manjaan. Ehh... Tidak tahunya salah situasi dan kondisi * Gumam mala ingin menertawakan mama tirinya.
Meri keluar dari dapur dan mengajak mereka semua untuk makan siang terlebih dahulu. Julia memandang sinis kearah meri yang saat ini sudah mengenakan hijab dan bahkan terlihat lebih cantik dan anggu.
* Issshhh... Sok-sokan pakai hijab. Nanti juga pasti akan silepas juga * Gumam Julia sinis.
" Aku tidak mau makan. Sayang, kamu saja yang makan, aku tidak sudi makan masakannya. Aku tidak yakin jika masakannya itu higeinis. Lihat dandananya saja tidak menyakinkan begitu " Ucap Julia mencibir meri yang mengenakan gamis dan hijab instan yang lebih besar.
Mata marko langsung menatap tajam kearah Julia . Cuaca diluar sana samgat terik akan tetapi tidak mengubah niat meri untuk tetap istokomah. Biar masalalunya sangat buruk yang penting dia ada niatan untuk memperbaiki diri.
" Iya pa " Jawab mala.
Marko langsung menarik kasar tangan julia dan membawa julia keluar dari rumah dan menghempaskan kedalam mobil. Dengan amarah yang memuncak, marko mengendarai mobil dengan kecepatan penuh.
" Sayang kamu apa - apaan ? Jangan gila kamu ! Kalau seperti ini terus kita bisa celaka! Pelankan mobilmu !" Teriak Julia ketakutan.
" Diam !!" Bentak marko dengan lantang tanpa melirik kearah julia.
Julia semakin ketakutan saat marko semakin melajukan mobilnya dengan cepat. Julia memejamkan matanyq dan berdoa dalam hati,, semua doa yang dia tahu dia baca secara bersamaan.
Mobil marko berhenti tepat di depan rumah kontrakan. Dengan gerakan ceat matko menyeret Julia keluar dari mobil dan membawanya masuk rumah, julia dihempaskan begitu saja oleh marko.
__ADS_1
" Sayang ! Kamu ini kenapa sih dari tadi marah - marah terus. Sampai membuat aku jantungan, kamu bawa mobil sudah seperti pembalap." Ucap julia lantang.
Plaakkk. Plaakkk
Dua tamparan berhasil mendarat dipipi Julia.
" Ini tamparan untuk kelakuan kamu yang semakin tidak bisa terkontrol. Aku malu mempunyai istri seperti kamu Julia, bisa - bisanya kamu menghina meri !! Seharusnya kamu lihat dulu siapa diri kamu sebelum menghina orang lain ! Meskipun meri mempunyai masalalu yang kelam, dia ada niat baik untuk memperbaiki dirinya dengan mencoba memperbaiki penampilannya ." Marko meneriaki julia dengan penuh amarah.
Julia tertunduk takut, dia sangat takut jika marko menyakitinya. Selama menikah dengan marko baru siang ini dia melihat marko marah sampai tak terkendali.
* Gara - gara wanita itu marko memarahi ku dab menamparku. Sehebat apa sih kelebihan wanita tua itu ? Goyang juga pasti sudah tidak hot lagi. Bahkan masih juga cantikan saya kemana - mana * Gumam julia kesal.
" Kamu menamparku hanya untuk membela wanita tua itu mas. Kamu membelanya mas? Apa kamu masih mencintai wanita itu mas, heehh... aku tidak menyangka ternyata kamu seperti ini mas. Kamu jahat mas. Aku ini istri kamu mas tapi kamu justru membela wanita tua itu " Ucap julia mulai terisak dari tangisnya.
Hhhuuuffff ..
Helaan nafas marko terdengar berat. Marko menjatuhkan bobot tubuhnya di sofa ruang tamu , bukan maksud dia mau membela meri ataupun membela julia. Disini dia hanya ingin julia bisa menghargai orang lain dan tidak seenaknya saja mengeluarkan hujatan kepada orang lain. Sebagai suami marko juga akan malu, orang suatu saat pasti akan menyalahkan marko karena tidak bisa mendidik istrinya dengan baik.
" Maafkan aku julia, aku bukan mau membela meri. Tapi aku tidak suka dengan caramu bersikap. Bisakah kamu merubah gaya bicara angkuhmu itu ? Tolong julia jangan buat aku malu,aku ini memang pemarah dan tidak segan memukul orang yang melakukan kesalahan. Sebelum aku lebih dalam menyakiti fisikmu, lebih baik kamu dengarkan perkataanku Julia " Ucap marko terdengar sangat serius.
" Aku tidak tahu kamu semarah ini hanya gara - gara masalah sepele sayang. " Ucap julia masih saja tidak menyadari kesalahannya.
" Aku tidak mau kamu menghin orang seenaknya mulut kamu Julia ! Hargailah aku sebagai auami kamu, jangan membuat aku marah . " Ucap marko lagi penuh penekanan.
Julia diam dan membuang pandangannya kearah lain. Dia masih belum bisa menerima apa yang dikatakan marko.
********
SELAMAT TAHUN BARU KAK.❤️❤️❤️❤️
__ADS_1
TERUS DUKUN KARYA AUTHOR KAK. TERIMAKASIH 🙏🙏❤️❤️❤️