
.
.
.
💕 HAPPY READING 💕
Sebagai anak yang baik, mala tetap menjaga hubungan baik dengan marko. Terlepas bagaimana masalalu mereka dulu , tidak mempengaruhi bakti dan perduli mala terhadap ayah kandungnya. Sudah lama mala juga tidak bertemu dengan marko, bahkan kabar kehamilannya juga marko belum tahu.
Hari ini mala dan surya datang kerumah marko, mereka datang sekitar jam setengah 5 sore. Tadi mereka sudah lebih dulu datang ke bengkel namun ternyata marko sudah pulang dari siang tadi dan saat ini karyawan sedang menutup bengkel.
Tok Tok Tok
Mala mengetuk pintu sambil mengucapkan salam, begitupun dengan surya. Namun sampai dua kali mengucapkan salam belum ada tanda - tanda orang membukakan pintu.
Ceklekkk.... Pintu rumah terbuka dan nampak marko membuka pintu dengan wajah yang baru saja bangun tidur.
" Mala, surya . Kenapa tidak kasih kabar dulu kalau mau datang kesini ?" Seru marko mendapati anak dan menantunya yang saat ini sudah ada di depan rumahnya.
Tanpa menunggu jawaban dari mala dan surya, marko mempersilahkan mereka berdua untuk masuk . Marko masuk kamar untuk mencuci muka agar wajah lebih fresh. Setelah mencuci muka marko mengganti bajunya agar lebih sopan saat menemui anak dan menantunya.
" Julia kemana pa ?" Tanya mala yang memang tidak melihat keberadaan Julia.
" Dia tidak tahu kemana. Tadi sih bilangnya mau jalan - jalan sambil belanja baranh kebutuhannya. Tapi pergi dari jam 10 tadi pagi sampai sekarang belum juga pulang " Ucap marko menjelaskan.
" Hati - hati pa siapa tahu nanti dia selingkuh. Julia itukan mantan player pa. " Ucap surya tanpa ragu.
Mala langsung menyikut lengan surya agar tidak bicara sembarangan. Bagaimanapun julia istri dari papa mertuanya. Menyadari ucapannya yang asal ceplos membuat surya langsung menutup mulutnuya. Mulut surya memang tidak ada rem, asal ceplos saja.
" Tidak apa - apa kok. Papa tidak marah , kalau memang Julia sepeeti itu papa akan menceraikannya. Apalagi papa memang akhir - akhir ini mencurigai Julia ada main dengan pria lain, tapi paps belum menemukan bukti. Papa juga sudah mulai muak dengan kelakuannya yang semakin hari - semakin tidak jelas. " Jawab marko malah curhat dengan anak dan menantunya.
" Nah apa yang aku bilang. Papa harus hati - hati sama si bajul itu. Dia itu dari dulu suka gonta - ganti pria, sudah tidak terhitung lagi seberapa banyak pria yang sudah menikmatinya sampai hamil tidak tahu sama siapa . Nanti kita selidiki saja pa " Ucap surya menggebu - gebu.
" Sudah tidak apa - apa. Nanti biar papa saja yang mencari tahu. Oh iya kalian tumben datang kesini ada apa ? Ada yang serius ya ?" Tanya marko mencoba mengalihkan pembicaraan.
Mala dan surya saling beradu pandang, surya menganggukan kepalanya meminta mala untuk menyampaikan maksud dan tujuan mereka datang kerumah marko.
__ADS_1
" Pa, alhamdulillah mala hamil " Ucap mala dengan senyum mengembang.
Deg....
Tanpa sengaja marko langsung memandang kearah perurt mala. Dia merasa dejavu, kejadian saat ini sama seperti saat mala mengatakan kabar kehamilannya dahulu. Marko masih diam dan membisu, mala dan surya juga hanya bisa diam.
" Alhamdulillah, akhirnya papa akan punya cucu. Selamat ya nak. " Ucap marko dengan senyum seperti dipaksakan.
* Kenapa aku justru teringat saat mala memberitahu kehamilannya dulu. Ini tidak boleh, aku dan mala tidak seperti dulu lagi. Dia anakku dan aku ayah mala kita mempunyai hubungan darah * Gumam marko dalam hatinya.
" Iya pa , terimakasih . Papa akan mempunyai cucu, doakan mala dan calon cucu paps sehat ya pa " Ucap mala .
" Iya nak. Papa pasti mendoakan yang terbaik untuk kamu dan calon anak kamu. Oh iya papa lupa mau buat minum, kalian mau minum apa ?" Tanya marko menawari minum mala dan surya.
Mala dan surya serempak menggelengkan kepalanya, sebab mereka memang sudah mau pulang karena hari sudah semakin sore.
" Tidak usah repot - repot pa. Kami sudah mau pulang kok, oh iya pa ini tadi mala masak opor ayam. Dan ini untuk papa sama julia " Seru mala sambil memberikan bungkusan yang sedari tadi dia letakkan disamping dia duduk.
" Terimakasih mala, surya sudah repot - repot bawain makanan untuk papa" Ucap marko berterimakasih .
" Waalaikumsalam." Jawab marko.
Setelah berpamitan mala dan markopun pulang, surya mengendarai mobil dengan pelan karena jalanan memang cukup ramai anak kecil yang baru saja pulang dari mengaji. Ada yang jalan kaki sambil lari - larian ada juga yang bersepeda. Namun tiba - tiba pandangan surya tertuju kearah mobil merah yang berhenti di gang dekat rumah marko, surya tahu betul siapa pemilik mobil itu.
* Itu bukannya mala ? Dan siapa pria muda yang baru saja turun dari mobilnya itu ? Apa dia selingkuhan mala , atau cuma menumpang mobil Julia saja. Tapi kalau dia selingkuhan julia, berarti ini anak memang cari mati. Selingkuh sama tetangga sendiri * Gumam surya dalam hatinya.
Saat melewati mobil julia , surya sengaja melambatkannya karena ingin memastikan itu julia atau bukan. Ternyata benar itu julia, beruntung julia tidak menyadari jika yang barusan lewat adalah mobil surya.
" Mas kenapa ?" Tanya mala lalu menyimpan ponselnya kedalam tas.
" Oh tidak sayang. Itu tadi ada anak yang menangis karena jatuh main kejar - kejaran. " Ucap surya beralasan.
* Huuhh... Pasti mala tadi tidak melihat keberadaan julia * Gumam surya dalam hatinya.
Jalanan sudah mulai sepi dari anak - anak yang pulang mengaji. Surya melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.
Sementara itu dirumah marko, julia yang baru saja pulang dari jalan dengan bobi. Pulang - pulang disambut amarah dari marko, bagaimans bisa seorang istri tahu suaminya yang tidak enak badan bukannya cepat pulang tetapi justru pulang mendekati magrib. Bilang belanja tetapi tidak ada satu barangpun belanjaan yang julia bawa pulang. Hanya dua bungkus makanan yang sengaja julia beli untuk makan malam, ada ayam bakar dan tumis brokoli daging.
__ADS_1
" Dasar istri tidak berguna ! Aku berapa puluh kali menghubungi kamu tapi tidak kamu angkat, aku kirim pesan memberitahu aku sakit cuma kamu baca saja. Dasar istri tidak ada otak !" Ucap marko dengan matah sambil menunjuk - nunjuk kearah julia.
* Bagaimana aku mau mengangkat telepon kalau aku masih diatas bobi. Aku itu dari hotel mas,dan main disana seharian sama berondong * Gumam julia dalam hatinya.
" Maaf mas, tadi saat aku mau balas pesan kamu tiba - tiba ponselku mati dan aku lupa bawa casan. Apalagi aku memang lagi kumpul sama teman - teman ku di cafe XX jaraknya memang lumayan jauh butuh 90 menit perjalanan jadi wajar dong kalau aku ini pulang sore, jarak tempuhnya jauh" Ucap julia dengan wajah sibuat sedih.
* Padahal aku di hotel melati yang tidak jauh dari desa ini, hanya butuh waktu 30 menit saja kearah kota. Dihotel melati tidak masalah yang penting aku dan bobi senang. Lumayan olah raga sama brondong * Gumam mala lagi.
Praaangggh....
Marko membanting gelas yang ada diatas meja makan, sepertinya dia tidak percaya dengan penjelasan yang diberika oleh julia. Marko bukan anak kecil yang dengan mudah dibohongi oleh Julia.
" Awas saja sampai kamu macam - macam atau ketahuan selingkuh , aku tidak segan - segan menghancurkan hidupmu ! Paham !!" Ucap marko penuh penekanan.
Deg... Jantung julia tidak aman, rasa takut mulai menghampirinya. Tetapi dia tidak bisa menyudahi hubungannya dengan bobi seban mereka juga sama- sama suka dan menginginkan. Tidak masalah jika hanya hubungan tanpa status karena mereka sama - sama sudah berkeluarga.
Julia langsung memegang tangan marko dan menyakinkan serta merayu marko agar percaya dengan Julia. Apa yang difikirkan marko itu tidak akan pernah terjadi,
" Sayang jangan mempunyai fikiran seperti itu. Aku tidak mungkin mengkhianati pernilahan kita. Percaya ya sama aku " Ucap julia dengan manja.
Marko dengan cepat menepis tangan julia, dia menatap julia dengan tajam. Julia takut dengan tatapan mata marko sehingga dia hanya menundukkan kepalanya saja.
" Kali ini mungkin kamu bisa mengelak , tapi lihat saja suatu saay nanti saat aku tahu dan mendapatkan bukti perselingkuhan kamu, pasti aku akan membuat hidup kamu menderita !!" Seru marko lagi.
Marko meninggalkan julia begitu saja diruang makan, dia sangat yakin jika julia tadi itu berbohong. Namun marko belum mempunyai bukti - bukti yang sah, jadi tuduhan marko tadi tidak bisa dibenarkan terlebih dahulu.
* Aku akan pasang kamera tersembunyi diruang tamu, ruang Tv dan mobil julia . Dengan begini aku bisa tahu apa saja kegiatan julia selama aku tidak ada dirumah * Gumam marko dalam hatinya.
Tok Tok Tok
Julia mengetuk pintu kamar, sebab marko tadi memang sengaja mengunci pintu kamarnya agar julia tidak bisa masuk. Malam ini marko tidak mau tidur sekamar dengan julia. Membiarkan julia tidur dikamar yang satunya lagi. Julia terus mengetuk pintu tetap marko tidak mau membukakannya.
" Sayang tolong buka pintunya dong , aku mau masuk Dan aku ingin mandi sayang, apa kita mau mandi bareng sekalian? Sudah lama loh kita tidak mandi bareng sayang" Ucap julia mulai merayu marko dengan kata - kata manis.
Marko tidak bergeming, dia tiduran sembari memainkan ponselnya. Sedangkan diluar pintu kamar , julia masih saja terus memohon agar marko mau membuka pintu kamar.
**********
__ADS_1