
💞💞💞💞💞💞💞💞
.
.
.
⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️
Jam dinding di rumah pak Andi sudah menunjukan pukul 17.25 sore tapi sampai sesore ini pak Andi belum pulang juga dan itu menimbulkan pertanyaan sang istri dan anak nya,Mala. Karena jika ada lembur kerja pak Andi selalu mengabari terlebih dahulu.
" Ma, kok papa belum pulang juga ya ma ? Apa mungkin papa lembur lagi.?" Tanya mala.
" Mama juga tidak tahu mala,mungkin saja iya papa kamu lembur. Tapi biasanya jika lembur dia akan mengabari mama. Tidak telepon juga biasa nya kirim pesan, tapi ini sama sekali tidak ada kabar dari papa. Coba kamu hubungi papa kamu " Seru mama meri meminta mala yang menghubungi papanya.
Mala mengangguk lalu mengambil ponsel yang tergeletak diatas meja.
" Kok tidak di angkat ya ma? Apa mungkin masih di jalan " Seru Mala berpendapat.
Namun baru saja mala menutup mulut nya ponsel nya berdering dan itu panggilan masuk dari sang papa dengan segera Mala langsung mengangkat telepon dari papa nya.
[ Hallo pa , papa ada dimana? Kok jam segini belum pulang juga ? Papa lembur ya ?] Tanya mala memberondong banyak pertanyaan.
[ Satu - satu dulu Mala, hemm... tapi akan papa jawab dengan singkat saja ya. Papa ada di kota X sedang ada pekerjaan keluar kota selama tiga hari. ] Jawab pak Andi berbohong. Padahal dia saat ini sedang berada di kontrakan Aluna.
[ Apa ? Papa di luar kota ? Dan tidak memberitahu mama dan mala ?]
Mendengar rosa yang mengatakan jika sang papa di luar kota pun langsung mengambil ponsel Mala dan berbicara dengan suaminya.
[ Papa ini apaan sih ? Keluar kota tapi tidak memberitahu mama dulu? Mana tidak meninggalkan uang belanja. Papa kemarin kan sudah gajian,kenapa uang bulanan mama dan mala tidak di berikan dulu ?] Ucap meri dengan kesal.
[ Papa lupa dengan uang bulanan mama, sudah ya papa mau isirahat dulu. ]
[ Tunggu dulu Pa, uang bulanan papa transfer saja ]
[ Besok kalau sudah pulang saja]
Tuuuuttt .... Tuuuttt..... Tuuuttt
__ADS_1
Sambungan telepon terputus begitu saja , dan itu membuat meri kesal dan hampir saja membanting ponsel mala beruntung langsung dicegah oleh mala.
" Enak saja main banting ponsel ku, ini ponsel masih baru dan mahal ma. Kalau sampai rusak aku minta ganti yang baru ini ma " Gerutu mala dengan kesal.
" Diam kamu mala ! Kalau papa kamu tidak memberi uang bulanan. Terus mama mau makan pakai apa ? Karena mama juga tidak punya uang banyak, cuma ada pas untuk arisan besok siang. Kalau begitu mama pinjam dulu sama kamu satu juta saja, nanti kalau papa sudah ngasih mama ganti." Ucap mama meri.
" Aku juga lagi tidak punya uang Ma. Ada cuma buat pegangan aku saja itupun tidak sampai 500 ribu. Mama juga sudah banyak loh hutang sama aku sampai sekarang belum di bayar juga " Ucap mala sambil menggerutu.
Haaahhh? Hutang ?
Mata mama meri langsung melotot , dia tidak menyangka jika uang yang selama ini dia kira di kasih ternyata di hitung hutang sama Mala.
" Jadi uang yang kamu berikan sama mama selama ini itu kamu anggap sebagai hutang. ?" Tanya mama meri .
" Iya dong ma. Kalau ngasih jelas enak di mama. " Ucap mala dengan santai nya.
" Memang berapa uang yang sudah mama pakai ?" Tanya meri .
" Semenjak aku dan adit menikah , kurang lebih 1 bulan ini ada sekitar 5 sampai 6 juta uang yang sudah di pakai oleh mama" Jawab mala membuat meri membatkan mata nya.
Dia sangat terkejut dengan nominal yang di sebutkan oleh mala tadi. Tapi memang tidak salah , uang yang di pakai nya memang lumayan banyak . Uang itu untuk membeli barang - barang yang mahal.
******
Aluna sedang berbincang dengan papa nya sambil memasak menu untuk makan malam. Pak andi tidak ragu untuk mengganggu Aluna memasak.
" Sekitar tiga hari papa akan menginap disini. " Ucap pak Andi serius.
" Ok papa ku yang ganteng " Seru aluna dengan riang nya.
" Huuhhh... sudah bersuami tapi kok suka sekali menggoda papa nya. Oh iya Lun kira - kira kapan kamu akan memberikan cucu untuk papa.Ingat papa ini sudah semakin Tua " Seru pak Andi serius.
Aluna langsung terdiam, karenz sebenarnya aluna sendiri belum yakin dengan rumah tangga nya bersama Candra. Meskipun mereka sudah pernah melakukan nya , tapi Aluna masih meragukan candra. Dan dia pun sengaja meminum pil penunda kehamilan tanpa sepengetahuan Candra.
" Doakan saja ya pa. " Jawab aluna singkat.
Breemmm... Breemmm.
Bunyi motor Candra sudah memasuki halaman rumah, pak Andi langsung bangkit dan langsung menghampiri sang menantu di halaman depan. Aluna sendiri sibuk dengan bahan - bahan masakan nya.
__ADS_1
" Baru pulang nak candra ?" Tanya pak andi menyambut sang menantu.
" Iya pa , tadi ada sedikit pekerjaan tambahan. " Ucap candra lalu menyalami tangan papa mertua nya.
" Aluna lagi masak ya pa ?" Tanya candra saat masuk dan mencium bau harum masakan.
" Iya di ada di dapur sedang memasak. Apa kamu mau teh, biar papa minta aluna untuk membuatkan nya. ?" Tanya pak Andi.
" Tidak usah pa, nanti biar candra buat sendiri. Maaf pa , candra tinggal mandi dulu ya pa. " Seru candra.
" Iya nak candra " Jawab pak andi.
Candra pun langsung menuju kamar nya untuk mengambil handuk dan pakaian ganti lalu keluar lagi dan menuju kamar mandi yang ada di dekat dapur.
" Masak apa sih istri ku ini?" Tanya candra tepat di telinga kanan Aluna.
" Ahh..., kak candra bikin kaget saja, ini loh masak sop daging , bikin perkedel jagung sama sambal teri. " Jawab aluna sambil mengiris daun bawang untuk campuran bikin perkedel jagung.
" Mau aku bantu ?" Tanya candra lagi.
" Tidak perlu kak,ini tingal bikin perkedel jagung nya saja kok. Sup nya juga sebentar lagi mateng, sudah sana mandi ini bau asem banget loh " Seru Aluna sambil mendorong candra ke kamar mandi.
" Kamu juga belum mandi kan? yuk mandi bareng, sudah lama loh tidak mandi bareng " Ucap candra dengan senyum jahil nya.
Mata aluna langsung melotot dia pun langsung mengitari pandangan nya mencari sosok sang papa. Beruntung papanyat tidak ada di dapur sehingga dia tidak akan mendengar perkataan absurd candra.
" Aku nanti karena masih masak. Sudah sana cepat mandi " Seru Aluna geram lalu kembali melanjutkan pekerjaan nya.
Candra tertawa melihat Aluna yang kesal seperti itu. Menurut nya Aluna menjadi semakin cantik dan menggemaskan.
Ternyata intetaksi kedua nya tadi tidak luput dari pandangan pak Andi. Dia sembunyi di balik tembok pembatas antara dapur dan ruang tamu.
* Semoga kamu selalu bahagia nak. Papa yaki candra itu pilihan yang terbaik untuk mu. Candra pasti bisa membahagiakan mu dan bisa menggantikan kesedihan mu selama ini * Gumam pak andi dalam hatinya.
******
JIKA ADA KATA YANG TYPO HARAP DI MAKLUMI YA KAK 🙏❤️❤️
KLIK RATE BINTANG 5 NYA DULU YUK, AGAR AUTHOR SEMAKIN SEMANGAT UP NYA 🙏🙏
__ADS_1
LIKE,KOMENTAR, VOTE, FAVORITE, SERTA BERIKAN HADIAH NYA DAN RATE BINTANG 5 NYA 🙏🙏❤️❤️
TERIMAKASIH 🙏❤️❤️