Pria Kaku Ini Jodohku

Pria Kaku Ini Jodohku
Season 2 : Mengunjungi penjara


__ADS_3

Rama menatap nanar kepergian Ayahnya yang di bawa polisi, Ia tidak habis fikir dengan kejahatan Ayahnya yang menggelapkan Dana perusahaan milik Hendardi, yaitu perusahaan milik Ayahnya karina.


"Dasar Tua Bangka, Sudah bau tanah saja kau masih merepotkan anakmu." Gumam Rama yang Kesal terhadap Ulah Ayahnya.


"Ram, Kamu harus susul papah. Dia sedang butuh dukungan dari orang-orang terdekatnya." Ucap Aquilla sambil memeluk tangan Suaminya.


"Untuk Apa sayang, Biarkan saja papa terima hukuman karena ini semua hasil dari perbuatan jahatnya." Balas Rama Terhadap Aquila.


Kemudian Rama mengajak Aquilla untuk pulang ke rumahnya, Lantaran mood nya sedang tidak bagus hari itu.


Sementara Ryan kini telah sampai di Sel tahanan untuk sementara sebelum pengadilan di lakukan.


"Siapa sebenarnya Yang membongkar Rahasia ini. Darimana mereka mendapatkan data jika aku menggelapkan Dana perusahan Hendardi." Gumam Ryan kesal Lantaran kini dia harus mendekam di Penjara.


"Halo om, Bagaimana dengan kejutan dari saya. Om harus berterimakasih pada saya, Karena berkat saya. Om bisa berlibur disini." Ucap Devano yang baru saja datang menyambangi penjara tempat Ryan menjalani hukumannya.


Sekilas Ryan menoleh serta menatap Pada Devano dengan tatapan yang penuh Amarah." Jadi semua ini Karena Ulah kamu Devano, Beraninya kamu membobol pertahanan perusahaan saya." Sentak Ryan yang marah pada Devano.


"Harusnya Om berterimakasih pada saya, Jika bukan karena saya kebenaran tidak akan pernah terungkap Om." ledek Devano terhadap Ayah mertua dari Aquilla itu.


"Sialan kamu," Umpat Ryan mengepalkan tangannya.


Namum Devano pergi begitu saja setelah meledek Ryan yang kini mendekam di penjara, Tidak sengaja Ia berpapasan dengan Adrian dan juga Karina, Yang terlihat baru saja mendatangi kantor polisi.


"Devano." Ucap Adrian Memanggilnya Sekilas ia menoleh kepada Adrian yang sedang bersama dengan Karina.


"Ya." Sahut Devano terhadap Adrian.


"Ada yang ingin saya bicarakan dengan kamu, Marilah ikut dengan saya." Pinta Adrian pada mantan sahabat nya itu.


Kemudian Devano mengikuti langkah Adrian yang kembali keluar dari kantor polisi untuk menuju mobilnya. Mereka memasuki mobil itu dan Mengobrol secara Rahasia begitu juga dengan Karina yang ikut masuk ke dalam mobil sementara Billy menunggu di luar mobil.

__ADS_1


"Saya Minta maaf atas kejadian tempo hari, saya bersama istri saya meminta maaf atas kesalahpahaman yang telah terjadi di antara kita selama ini." Ucap Adrian dengan sangat berhati-hati.


"Iya Dev maafkanlah kami karena selama ini kita telah salah menilaimu." Sahut Karina yang ikut menambahkan kalimat yang terlontar kan oleh suaminya.


"Kalian tidak usah meminta maaf pada saya, Yang saya lakukan ini justru untuk mendapatkan maaf dari kalian, Karena kesalahan yang saya buat terhadap kalian di Masalalu sudah sangat menyulitkan kalian Sampai saat ini. Jadi Maafkanlah Perbuatan saya di Masalalu & kita kembali bersahabat." Ucap Devano Sambil mengulurkan tangannya.


Kemudian Adrian menyambut uluran tangan itu dan mereka kembali berdamai setelah bertahun-tahun berseteru, Namun nasib dari persahabatan Rama, Aquila dan Karina kini di ujung tanduk, Rusak karena ulah Ryan yang sangat licik yaitu Ayahnya Rama Sekaligus mertua Aquila.


"Baiklah kalau begitu Akhirnya kesalahpahaman ini menemukan juga titik penyelesaian nya." Ucap Adrian sambil tersenyum.


Kemudian Mereka keluar dari mobil dan melanjutkan tujuan mereka masing masing.


Adrian melangkah kan kakinya bersamaan dengan karina menuju Masuk ke kantor polisi, Sementara Devano kembali ke kantor Nya. Namun Billy hanya berdiri di halaman Kantor polisi menunggu Bosnya Yang menemui Ryan sahabat dari kedua orang tua mereka Yang ditahan terkait kasus korupsi.


"Ada Tamu untuk anda pak Ryan." Ucap Salah satu petugas polisi memberitahu bahwa ada orang yang mengunjungi nya.


"Siapa mereka,,? Tanya Ryan terhadap polisi sekilas polisi itu membuka kunci jeruji besi dan Ryan berjalan keluar dari balik jeruji besi itu.


"Mereka Sepasang suami istri tampaknya beliau Anak dan menantu anda." Jawab polisi yang membukakan pintu. kemudian Ryan bergegas menemui mereka , Ia berfikir jika itu adalah putra nya yaitu Rama, Setelah ia berada di ambang pintu yang terhubung keruang tamu, Senyum masam terukir di bibirnya.


Sekilas Adrian menoleh bersamaan dengan Karina." Halo Om, Jujur saya kesini bukan untuk menghakimi Om. Tapi saya ingin meminta om mengakui semua perbuatan Om yang sudah banyak merugikan keluarga saya." Ucap Karina Dingin.


"Untuk apa saya mengakui hal yang tak seharusnya saya lakukan, Kalian hanya membuang-buang waktu saya saja." Balas Ryan Datar.


"Cukup," Om jangan pernah mengelak lagi. Kami sudah tahu kebusukan om selama ini, Jadi sebenarnya om ini menginginkan harta warisan untuk karina kan." Tegas Adrian Geram terhadap Ryan yang tetap bersikukuh tidak mau mengakui kesalahannya.


"Kebusukan seperti apa, Saya tidak mengerti dengan apa yang kalian katakan.!!!" Balas Ryan yang Mulai terpancing marah.


"Baiklah jika tidak ada itikad baik dari Om kita akan pergi dari sini, Saya muak dengan sandiwara om terhadap saya selama ini." Sentak Karina Yang mengajak pergi Adrian dari tempat ditahannya Ryan.


Sementara Sherlly meratapi Nasibnya yang menderita karena kejahatannya sendiri. Ia sudah tak berdaya sekarang kakinya lumpuh wajahnya hancur dan kini menjalani masa tahanannya.

__ADS_1


"Selamat sore Nona.!!! " Seru perempuan yang menyadarkan nya.


Kemudian Sherlly menoleh ke sumber suara yang berada di depan pintu jeruji besinya."Akhirnya kamu mau menemui kakak juga." Ucap Sherlly yang merasa senang karena kedatangan Sasha adiknya.


"Bagaimana keadaan kak Sherlly selama disini. Sudah puaskah menerima hukuman, Lalu kapan kakak membalas Karina..?" Ucap Sasha yang terus mempengaruhi Sherlly kakaknya.


Sherlly menatap Pada tiap sudut penjara, Ia merasa marah saat Adrian mengkhianati perjanjian nya. " Benar kata kamu, Tidak ada gunanya kakak menjadi orang baik. Kakak harus merebut Putri kaka dari tangan mereka dan memaksa Adrian menikahi kakak secara sah." Ucap Sherlly Dingin.


"Baguslah Kalau kakak sudah sadar, Aku akan membantu mewujudkan itu semua kak. Apa kakak setuju." Balas Sasha dengan tertawa penuh kebencian.


"Baiklah." Kakak terima kerjasamanya, Semoga berhasil dengan semua Rencananya." Balas Sherlly yang terduduk di atas kursi Rodanya.


Setelah mereka selesai mengobrol Akhirnya Sasha berpamitan pada kakaknya yaitu Sherlly. Ia pergi meninggalkan Rutan Tempat Sherlly di tahan.


Di dalam perjalanan menuju Rumahnya Dengan tidak sengaja Sasha melihat Devano yang sedang menyesap secangkir kopi di sebuah kedai yang tidak jauh letaknya dengan kompleks tempat ia tinggal. Sasha menepikan mobilnya dan Menghampiri Devano.


"Halo Dev, Lama tidak bertemu.!!!" Ucap Sasha Datar berdiri di hadapan Devano.


"Ada Apa tiba-tiba saja kau menemui aku sha,,? Bukankah kemarin-kemarin kau selalu menghindari ku.!!!" Balas Devano Dingin.


"Nikahi aku Dev, Agar putri kita mempunyai Ayah." Ucap Sasha yang tiba-tiba saja meminta Devano menikahinya.


"Owh...ho...ho..." Tidak tahu malu sekali kau Nona, seenaknya saja meminta menikah denganku." Balas Devano sambil tertawa merendahkan.


Mata Sasha membulat sempurna Rahang tegasnya menegang dia membencinya, Pria yang telah menodainya, Namun tidak mau bertanggung Jawab atas perbuatannya itu." Plakkkk." Sasha menampar wajah Tampan sang Billioner asal German yang sangat tampan itu.


Next part....


Halo Readers ikuti terus kisahnya yah.


Aku butuh vote dari kalian dong.

__ADS_1


Bantu aku like dan Komentar nya yah.


Terimakasih semoga terhibur.


__ADS_2