
Hari itu Adrian Berniat Mengurus Berkas-berkas Untuk Persidangan Menggugat Sherly, Namun sebelum iya Memberikan ke pihak Pengadilan, Iya menyambangi sel tempat Sherly Di Tahan.
"Kamu Mau kemana Nak,..?" Tanya Icha Terhadap Adrian.
"Aku mau mengurus, Buat persidangan Nanti mom. Aku akan tuntut Sherly, Kali ini dia harus benar-benar Menerima Konsekuensinya.
"Ya sudah Kalau begitu kamu Hati-hati ya, Biar Mommy Yang jagain Karina Hari ini"
"Memangnya Mama Ayu kemana Mom,.
"Kurang tau ya sayang, Katanya dia Ada Urusan yang sangat penting Hari ini.
"Yasudah Mom Aku pamit ya.
Adrian Bergegas pergi Dari Rumah sakit menuju Kantor Pengacara nya, Sambil membawa sejumlah bukti Rekaman Cctv saat Sherly mendorong Karina Hingga terjatuh.
Ternyata Ayu sudah lebih dulu melaporkan Sherly Dengan tuduhan pembunuhan Suaminya, 4 tahun silam. Dan sekarang bertambah Lagi perkara Hukum sherly Yang semakin memberatkannya.
Pagi itu ayu Mengunjungi Kantor pengacara keluarganya, Dan setelah itu Iya mengunjungi Sel Tahanan Sherly. Namun saat ayu Sampai di Kantor polisi, Iya melihat sherly Dan seorang pengacara sedang mengobrol sangat serius. Ayu melangkah mendekati Mereka Yang tengah merencanakan Untuk melawan Ayu Dan Adrian di pengadilan.
"Selamat Pagi Bu Sherly, saya Dari Kantor Advokat. Saya menawarkan Bantuan Hukum Untuk anda, Saya di minta kedua orang tua Anda untuk membantu Ibu Yang sedang tersandung Kasus hukum.
"Ya saya sudah Tau, Bapak tolong segera Bebaskan Saya dari sini. Karena saya Tidak sepenuhnya bersalah pak, & juga tolong bersihkan Nama saya sebersih bersihnya.
"Baik bu Mohon kerja samanya yah, Jika ibu benar Tentu ibu juga akan segera saya Bebaskan.
Namun sherly Naik pitam Setelah pengacaranya mengatakan Hal yang menyinggung dirinya, Sherly memegang keras Kerah kemeja Pengacaranya itu.
"Jadi menurut Anda saya Ini salah, Maksud Anda apa berbicara seperti itu. Denger ya pak, Salah atau tidaknya saya. Tugas Anda hanya membebaskan Saya dari kasus ini.
"Maaf bu bukan Maksud saya, Berbicara seperti itu. Tapi Maksud ibu Apa berbicara seperti ini terhadap saya. Ingat bu Anda tersangka Jangan main-main dengan saya, Saya kuasa hukum bisa saja saya menuntut anda Karena sikap Yang kurang sopan ini.
Kemudian Sherly melepaskan Kerah baju pengacara itu Hatinya melunak, Karena Takut pengacara itu Tidak mau membelanya di persidangan.
"Hahh... Maafkan saya pak, Jangan marah saya Hanya bercanda" Dusta Sherly.
Sial kalau saja aku tidak butuh bantuan nya, Ingin sekali saya Tampar wajah nya.
__ADS_1
"Baiklah kalau begitu saya mohon pamit, saya mohon Kepada anda Bu sherly Jaga emosional Anda.
Kemudian Pengacara Itu pergi meninggalkan Sherly, Setelah itu Sherly Di bawa kembali oleh Petugas ke dalam sel Tahanan.
Ayu Yang sedari Tadi mengawasi Kegiatan Sherly Iya Menyambangi Jeruji besi itu setelah Meminta ijin Kepada penjaga Sel Tahanan.
Langkah kaki Terdengar oleh Sherly Yang ternyata ialah langkah Kaki Dari Ayu Eks Ibu dari Karina."Hallo selamat Siang Sherly, Kasihan sekali kamu Yah. lebih baik Kamu cepat sadar ya, Dan ingat dengan semua kejahatan Kamu selama ini.
"Maksud tante apa, Dengar ya Tante. Tidak akan lama Lagi saya akan bebas Dari sini.
"O yah, Hahha... Jangan mimpi kamu, kamu pikir saya akan tinggal diam, dengan semuanya. Tidak lagi Sherly.
"Lebih baik Tante pergi dari sini, Saya tidak butuh nasehat Tante, keluar" Teriak Sherly Murka kepada Ayu.
"Saya Juga tidak akan lama Disini untuk apa juga saya Mengobrol dengan kamu Lama-lama, Tidak penting bagi saya" Ejek ayu Dan pergi meninggalkan Sherly.
"Kurang ajar, Tante lihat saja nanti. saya akan membalas Perlakuan tante ke saya. "Teriak Sherly Histeris seperti orang gila.
"Walaupun kamu bisa lolos Dari jeratan Hukum ini, secepatnya Saya akan membuat jiwa Kamu terganggu." gumam Ayu sambil melangkah pergi.
Sementara Sherly berteriak-teriak Di dalam Tahanan Memaki-Maki ayu.
"Heh bisa diam Tidak sih Kamu, Berisik terus Tiap Hari. sudahlah Terima saja, Makannya jangan Jadi orang jahat kalau tidak Mau masuk penjara" Ucap Tahanan Lainnya Meledek sherly.
"Hey kamu jangan Ikut-ikutan Urusan saya yah, Dasar orang miskin. Pantas saja kamu di penjara, Kalau aku tidak pantas, Aku terlalu cantik berada ditengah-tengah Napi seperti kalian" Balas Sherly dengan menohok.
"Hahaha ... Lihat dia kawan-kawan, Napi ko teriak Napi. Dasar sinting , sebentar lagi nih dia jadi gila kawan." Balas Napi pentolan Yang bermasalah dengan sherly.
Sherly Sangat marah ketika di bilang sebentar lagi Jadi orang gila.
"Plakkk" Sherly menampar Napi pentolan itu.
Dengan Menggeram NApi pentolan itu Membalas Tamparan sherly." Lho Berani Ya sama gue Rasakan nih" Plak...plak..plak...
"Kurang ajar kamu, Ngajak Ribut ya. Plak..plakk..plak" Sherly membalas Tamparan itu, Sementara Napi lainnya Malah Saling Bertepuk Tangan menyemangati Mereka Yang tengah berkelahi..
"Ayo...Ayo.. ayo.." Riuh suara Napi yang lainnya Bersemangat Menyoraki Mereka berdua. Tak berselang Lama Petugas Sel itu Datang melerai Perkelahian Mereka.
__ADS_1
"Hey Hentikan, Hentikan. Kalian Ini, Tidak Ada kapok nya ya Berkelahi Terus" Teriak Ibu polwan Yang berjaga itu.
"Ibu Sherly Ayo Ikut saya, Ada Yang menjenguk Anda.
"Siapa Bu Yang menjenguk saya,.? Tanya Sherly.
"Mana saya tahu, Ayo ikut saja. jangan lupa Rapikan Rambut anda, Kami tidak Mau Kalau anda disini menjadi biang keladi Pertengkaran dengan Napi lain, Dan saya tidak ingin Pihak luar Tau.
Sherly Segera Merapikan penampilan nya, Dan menuju Ruang jenguk Tahanan. saat dia melangkah Mendekati Ruang Tamu Sel, Iya melihat sosok Pria Yang sangat iya cintai.
"Adrian Benarkah ini kamu, Aku Sangat senang Akhirnya kamu mau menjenguk Aku Disini, Adrian. Kamu sadarkan Sekarang Kalau aku sangat mencintai Kamu Adrian. Kamu bakalan bebasin aku Dari sini kan.
"Jangan Ge'er kamu, Saya kesini Hanya untuk memberikan Surat Ini.
"Apa Ini"? Tanya sherly.
"Surat Tuntutan Aku terhadap Kamu, Karena Kamu mencelakakan Karina & Membuat karina kehilangan Bayinya.
"Adrian Aku mohon Bebaskan Aku dari sini, Aku Janji akan pergi dari kehidupan Kalian. Aku mohon Adrian." Ucap Sherly Sambil memeluk Adrian.
"Lepaskan Pelukan Kamu sherl Atau Aku panggilkan Petugas untuk Membawa kamu ke tahanan,.
"Ma Maaf Adrian, Aku mohon Bebaskan Aku. Kamu Tahukan kalau aku Tidak biasa berada di tempat Yang kotor dan Jorok seperti ini"
"Hhhh... Jangan mimpi sher. justru aku tidak Akan pernah membebaskan Kamu, Karena dengan Kamu di penjara kehidupan aku dan Karina Jauh lebih Aman Dan tentram" Bisik Adrian Ditelinga Sherly.
Kemudian Adrian Pergi meninggalkan Sherly, Adrian kini sangat membenci Perempuan jahat itu.
"Adrian Bebaskan aku, Aku tidak bersalah Adrian. Kamu yang bersalah Karena mengkhianati Aku..."Lirih sherly sambil mengejar Adrian.
Sementara Dari Arah lain petugas Mengejar sherly Agar tidak keluar dan melarikan Diri.
"Bu tolong berhenti, Atau saya tembak" Ucap ibu polwan Yang bertugas.
"Sial,” Gagal Rencana gw Untuk kabur" Gumam Sherly. "Iya ...iya... saya akan balik ke kandang" Ucap Sherly Yang menganggap Jeruji besi itu sebagai Kandang.
Hallo Man teman Maaf ya Update ceritanya Terlalu sedikit...
__ADS_1
Tapi jangan berhenti untuk jadi pembaca Setia Yah...
love you untuk kalian...