
Sinar mentari pagi menyorot memasuki celah gorden Kamar Hotel yang tersingkap. Sementara Dua Insan Yang saling mencintai itu Masih Terlelap dalam Tidurnya. Saling memeluk Saling bertautan.
"Tok...Tok...Tok..." Suara ketukan membangunkan Karina dari Tidurnya.
"Siapa...," Teriak Karina Menyahuti orang yang berada di balik pintu kamarnya.
"Sarapan Pagi nya telah siap Nona." Sahut orang di balik pintu itu & Ternyata Adalah pelayan Hotel.
Kemudian karina berjalan gontai sambil menutupi bagian Badannya dengan Selimut, Sementara Adrian suaminya masih tertidur di atas Ranjangnya.
"Biar Saya Yang membawanya Yah. Kamu boleh pergi." Ucap Karina Setelah membuka pintu kamar hotelnya.
Kemudian Ia berjalan sambil membawa sarapan dan meletakan nya di meja. Setelah itu Karina bergegas ke kamar mandi untuk segera membersihkan dirinya. Setelah Aktivitas mandinya selesai Ia kembali membangun kan Adrian.
"Sayang...,Bangun Ini sudah pagi." Bisik Karina membangun Suaminya dengan Pelan.
"Huaaah" Menguap...
Memangnya Ini sudah pagi Yah !!! kamu sudah Cantik Saja, Memangnya mau kemana." Tanya Adrian sambil memuji kecantikan istrinya.
"Bisa saja kamu ini, Ayo cepat bangun. Jangan lupa Mandi, Setelah itu kita sarapan bareng." Seru Karina Sambil memberikan Handuk pada Adrian.
"Iya...,Iya...Aku mandi sayang." Balas Adrian Sambil berjalan ke Arah kamar mandi.
"Jangan lama-lama." Ucap Karina sekilas.
"Iya..." Sahut Adrian sambil menguap.
Setelah mereka beres mandi dan selesai sarapan, Mereka bergegas pergi ke pantai. pada hari itu pantai di penuhi oleh "Wisman" Maupun Lokal.
Karina Terduduk di gajebo yang tersedia di pinggir pantai, Dengan hanya menggunakan Bikini sementara Adrian mengenakan kolor tanpa Atasan sehingga membiarkan Otot-otot kekarnya terekspos. Adrian berlarian ke tepi pantai bermain ombak , Sementara karina hanya memandanginya.
Saat karina terduduk tiba-tiba saja Ada pria bule yang menghampiri nya dan mengajaknya berkenalan. "Hello Ms. May I meet you, you look very beautiful." Ucap Pria bule itu menggoda Istri sang pria kaku.
"Maaf Mister Saya tidak mengerti bahasa Anda." Balas Karina cuek.
"Owh ," I'm so sorry." Ucap pria bule itu sambil menggenggam Tangan Karina.
Karina naik pitam karena pria Asing itu sangat kurang Ajar padanya. " Lepaskan tangan saya. Anda jangan kurang Ajar yah !!! " Ucap Karina Sambil menghempaskan Tangannya, Yang di genggam pria bule itu.
Sementara Adrian melihat istrinya di ganggu dia langsung menghampiri, Pria bule yang kurang ajar Terhadap karina itu. " Heyyy....,Jangan ganggu istri saya." Teriak Adrian geram.
Kemudian Bule itu menoleh & merasa ketakutan Sehingga meminta maaf pada Adrian.," I'm sorry sir, I think this beautiful girl doesn't have a husband yet. I'm sorry once again. " Ucap Pria bule itu dan pergi meninggalkan mereka berdua.
"Mana yang di sentuh pria bule itu sayang,,? Biar aku membersihkan nya." Ucap Adrian sambil mengelap Tangan karina dengan Tissue basah.
Karina Terkekeh melihat tingkah Adrian yang kebakaran jenggot saat dia di goda Oleh pria asing.
"Apa kau cemburu Padaku sayang,,?" Tanyanya.
Kemudian Adrian terdiam setelah selesai mengelap Tangan putih mulus milik istrinya itu.
__ADS_1
"Tidak..., Siapa yang cemburu. Aku hanya berusaha melindungi Apa yang jadi milikku saja." Ucap Adrian mengelak.
"Yakin." Goda Karina Terhadap Adrian.
"Iya Yakin." Balas Adrian sekilas.
"Yasudah Kalau kamu tidak cemburu, Bebas dong aku di dekati dengan pria-pria Tampan di sini." Canda Karina terhadap Adrian.
"Jangan sayang..., Iya...Iya... Aku akui. Aku cemburu Jika ada yang menggoda mu seperti tadi lagi." Ucap Adrian singkat.
"Aku mau Tanya sama Kamu,,?" Ucap Karina sambil berjalan ke tepi pantai.
"Apa itu sayang." Sahut Adrian.
"Apa Kamu Cinta sama Aku." Ucap Karina.
"Tentu kamu sudah Tau, Seberapa besar dan dalamnya Perasaan aku terhadap mu." Balas Adrian.
"Ahhh Gombal banget," Kalau kamu cinta sama aku buktiin Yah. Kejar Aku bila dapat." Ucap Karina Sambil berlari ke Arah Ombak Yang menyapu Pantai.
"Oke Akan Aku buktikan, I'm Coming babby." Sahut Adrian Girang mengejar Karina Istrinya.
Akhirnya Adrian berhasil mengejar Istrinya dan Memeluk Bahagia, Mereka saling Berciuman di tengah Ombak-ombak Yang datang silih berganti.
Namun mereka tidak menyadari Ada bahaya yang sedang mengintai mereka,.Sasha menatap Geram ke Arah Adrian dan Karina yang sedang bercanda Tawa.
"Kalian Berbahagia di atas penderitaan Kakakku. Maka kalian Harus mendapatkan imbalannya." Gumam Sasha Menatap keberadaan mereka berdua.
"Bagaimana Bos, Apa langkah kita selanjutnya." Tanya Anak buah Sasha Yang duduk di sampingnya.
"Siap bos." Sahut anak buahnya terdengar menyanggupi.
Adrian dan Karina tertawa bahagia, Sementara Anak buah dari Sasha mencari-cari celah untuk menembaknya.
"Dor...,Dor." ...
Karina Tercengang Saat peluru menuju Dirinya.
"Akhhhhh." Teriaknya sekencang mungkin.
Kemudian Adrian menubruk Karina, Sehingga mereka Terjatuh dan berhasil menghindari Peluru itu.
"Dasar bodoh" Maki Sasha terhadap Anak buahnya.
"Ayo cepat pergi sebelum polisi berdatangan," Ajak Sasha pada anak buahnya. Sasha sengaja memakai Topi yang menutupi Wajahnya agar tak ada yang mengenalinya.
Sementara Adrian berusaha mengejarnya Di tengah Orang-orang Yang berhamburan, Lari lantaran ketakutan saat mendengar suara Senpi.
"Hey..., Tunggu."...Jangan lari kalian." Teriak Adrian di ikuti oleh Karina yang terus menggenggam Tangan suaminya.
Sementara Sasha bergerak cepat menaiki Mobil jip hitam dan segera bergegas pergi dari Area pantai Marina Bay." Brukkkk"... Palang pintu parkir di tabraknya.
__ADS_1
"Hey." Teriak Adrian Yang tak berhasil mengejar Sasha dan Anak buahnya yang berkepala plontos itu.
"Sial." Geram Adrian.
"Sudah sayang..., Biarkan mereka pergi." Ucap Karina sambil memeluk badan yang berotot kekar itu.
"Aku tidak terima semua ini sayang..., Nyawa kamu hampir saja melayang. Siapa sebenarnya mereka." Ucap Adrian Geram.
Kemudian Adrian menelpon Billy untuk segera mencari tahu siapa Saja yang tidak menyukainya, Karena yang ia Takutkan orang itu adalah saingan bisnisnya.
"Halo Bill, Saya punya tugas baru untuk kamu." Ucap Adrian dingin.
"Baik pak Tugas apa itu,,?" Tanya Billy di seberang sana.
"Cari tahu siapa saja orang yang tidak menyukai saya dan Dendam terhadap Saya." Ucap Adrian sambil menutup Telponnya.
"Ayo kita kembali ke Kamar sayang, Kita harus secepatnya pergi dari sini." Ucap Adrian mengajak istrinya untuk segera pergi dari Resort ini.
Adrian Sangat geram kepada pihak pengelola Resort, Karena liburannya hampir menjadi maut bagi istrinya. Setelah mengemasi barang-barang nya Adrian menuju kantor "MR James " Yaitu pemilik dari Resort ini.
"Halo Mr Adrian, Silahkan Duduk." Ucap Mr James.
Kemudian Adrian dan karina duduk, Di sopa Yang tersedia di ruangan Mr James.
"Saya Sangat kecewa terkait keamanan di Resort bapak ini, Bagaimana bisa Resort yang sangat megah ini. Meloloskan orang yang membawa senpi ke dalam resort." Ucap Adrian geram.
"Sekali lagi tolong maafkan kelalaian para pekerja saya, Saya sungguh merasa bersalah Terkait insiden ini. Maafkan Saya Mr Damar." Ucap Mr James Memohon maaf pada Adrian.
Kemudian Karina Yang merasa kasihan terhadap Mr James Akhirnya ia ikut bicara dan menenangkan Adrian Suaminya.
"Sudah Sayang...,Ini sama sekali bukan kesalahan mereka. Tolong maafkan mereka. Kamu jangan seperti ini." Sahut Karina sambil mengelus Tangan Suaminya.
perlahan Emosi Adrian mereda setelah mendengar Nasehat dari istri nya.
"Kalau bukan karena kelembutan hati Istri saya, Saya tidak akan memaafkan anda Mr James." Ucap Adrian dengan Tatapan dingin.
"Terimakasih ..., Terimakasih Ms karina, Terimakasih Mr Adrian. Saya janji saya akan meningkatkan keamanan Resort saya lagi. " Balas Mr James merasa lega.
Kemudian Adrian dan Karina meningalkan resort itu, Menuju pulang ke Jakarta Selatan. Niat liburan Yang membahagiakan Malah Hampir saja Nyawa nya melayang.
**Nextpart...
Hallo Readers...
Ikuti terus kisahnya yah...
Nantikan kejutan selanjutnya.
Tong hilap Vote like komen share...
Tong hilap Bunga nya...
__ADS_1
Tong hilap Tambahkan ke kolom favorit.
Terimakasih Readers**...