Pria Kaku Ini Jodohku

Pria Kaku Ini Jodohku
Season 2 : Merasa Hutang Budi


__ADS_3

flashback.


"Kalian ikuti karina kemanapun ia pergi, Nanti aku akan menyusul kalian." Ucap Trisha mengakhirinya telponnya.


sementara Adrian kini dalam perjalanan pulang menuju Rumah nya, Namun di tengah perjalanan. Adrian menerima Notifikasi pesan Video bahwa Karina akan di tabrak oleh sebuah mobil di area pemakaman.


"Arghhhhh...Tidak ...." Brukkkk ...plak...plak..." Tiba-tiba saja video itu gelap tak kelihatan sama sekali.


"Karina...,Karina." Adrian panik dan segera meluncur dengan mobilnya ke lokasi dimana terjadi nya kecelakaan itu.


Akan tetapi ternyata Trisha sudah merencanakan semua yang terjadi dengan sangat matang.


Saat terjadinya kecelakaan Trisha sudah ada di lokasi kejadian, Ia sengaja memerintahkan anak buahnya untuk menabrak karina namun hanya sandiwara saja, Karena skenario yang sebenarnya Trisha lah yang tertabrak Saat menyelamatkan Karina. sehingga karina merasa hutang Budi Terhadap Trisha.


"Arghhhhh..., Arghhhhh." Teriak karina histeris.


Dengan sigap Trisha berlari dari arah berlawanan, Untuk menyelamatkan Karina.


"Awas Karina..., Akhhhhh...," Pekik Trisha terpental Saat mendorong karina dan Babbysiter nya.


"Trisha." Teriak karina sementara Trisha jatuh ke jalan Aspal dan berlumuran darah di bagian kakinya.


"Mum...,Mum..., Mummm." Mobil itu segera pergi dari lokasi kejadian.


Warga sekitar langsung berhamburan untuk menolong, Korban tabrak lari tersebut, Yaitu Trisha.


"Waduh son...,Celaka Nabraknya terlalu kencang. Bagaimana dengan Nona Trisha." Ucap orang suruhan Trisha yang tak Sengaja menabrak Majikannya dengan keras.


"Aduhhh...,Sudahlah nanti kita fikirkan saja nanti. Lebih baik kita kabur dari sini." Balas Anak buah Trisha yang satunya. Kemudian mereka pergi dari lokasi tersebut.


Raungan suara Ambulance datang ke lokasi tersebut, Setelah Karina menelpon Ambulance dari pihak rumah sakit.


"Pak cepat tolong teman saya ini pak, Selamatkan dia pak." Ucap Karina sambil mengelus dadanya.


Kemudian karina kembali ke dalam mobilnya, Bersama Babbysiter penjaga Bintang. Niat semula akan Ziarah namun harus gagal karena adanya insiden kecelakaan.


"Pak ayo kita segera ikuti Ambulance itu ke rumah sakit." perintah Karina pada sopirnya.


"Siap Nona." Balas Sang Sopir.


Setelah Karina dan Ambulance pergi, Tiba-tiba saja Adrian baru sampai ke lokasi. Ia menuruni mobilnya terlihat para warga masih berkerumun di sekitar sana ia menghampiri warga dan bertanya soal korban Kecelakaan tersebut .


"Pak maaf dimana korban Kecelakaan yang barusan pak,,?" Ucap Adrian dengan rasa khawatirnya.


"Aduhhh maaf tuan, baru saja korbannya di larikan ke rumah sakit." Ucap bapak-bapak anak kampung situ.

__ADS_1


"Baik pak Terimakasih yah Atas infonya." Sahut Adrian dengan segera kembali ke mobilnya.


kemudian Adrian menstarter mobilnya dan menuju rumah sakit terdekat. Karena ia tahu setiap korban Kecelakaan di manapun pasti langsung di bawa ke rumah sakit terdekat untuk ditangani.


"Yatuhan...,Karina, Bintang...,Semoga kalian baik-baik saja." Gumam Adrian sambil menyetir.


flashback off.


......................


Rs Mitra Keluarga


Karina Terduduk di ruang tunggu bersama Babbysiter yang sedang melahun putranya Bintang.


Lalu Dokter yang menangani Trisha keluar dari Ruang perawatan Trisha. "Keluarga Nona Trisha" Ucap Dokter.


"Saya temannya Dok," kata karina menimpali sang dokter.


"Baiklah Anda harus ikut dengan saya, Ada hal penting yang harus saya Sampaikan." Ujar Dokter.


Karina berjalan mengikuti Dokter yang memasuki Ruangan rawat Trisha." Begini Nona, Teman Anda ini berkemungkinan Gegar otak. karena adanya keretakan di bagian kepalanya."


Deg...,"Separah itukah dok." Ucap Karina.


"Ya Nona karina, Memang separah ini keadaannya." Ucap dokter.


Padahal sebenarnya Dokter itu telah di bayar Oleh Trisha, Untuk membohongi terkait kepalanya yang retak akibat kecelakaan. Dan sebenarnya Trisha sudah bangun dan tidak apa-apa, Hanya saja Trisha berpura-pura tak sadarkan diri agar menambah kesan meyakinkan.


"Baiklah Dok kalau begitu saya akan mengurus Administrasi nya yah." Ucap karina sambil berjalan keluar dari Ruangan Trisha.


Setelah karina keluar dari ruang rawat itu, Trisha membuka matanya.


"Huhhhh..., Berhasil juga rupanya ide gila ini. Tapi Akhhh...,Pinggangku sakit sekali, ini semua gara-gara si Beno dan si cungkring. Sudah saya bilang Nabraknya jangan terlalu kencang malah kencang banget. Sial!" Ucap Trisha mengumpat.


Kini Adrian telah sampai di rumah sakit, Ia berjalan gontai hingga pada akhirnya melihat karina baik-baik saja.


"Karina sayang..., Syukurlah kau tak apa-apa." Ucap Adrian sangat bahagia melihat Cintanya Masih baik-baik saja.


"Aduhhh...,Adrian kamu kenapa?" lepaskan pelukanmu aku pengap nih." Sahut Karina yang merasa sesak karena di peluk sangat kencang oleh Adrian.


"Maafkan aku sayang, Aku terlalu takut kehilanganmu." Ucap Adrian melepaskan pelukannya.


"Kau tahu aku disini dari siapa?" Tanya karina heran.


"Yang jadi pertanyaan kenapa kamu berada di rumah sakit,,?" Ucap Adrian sengaja mengalihkan pembicaraan.

__ADS_1


"Aku menolong wanita yang sangat baik, hatinya seperti malaikat. Bahkan demi menyelamatkan aku, Dia rela mempertaruhkan Nyawanya." Ucap Karina memuji Trisha di hadapan Adrian.


"O yah ..., Siapa wanita itu." Sahut Adrian kembali dengan rasa penasaran nya.


Kemudian Karina mengajak Adrian untuk menemui wanita berhati malaikat itu menurutnya.


Kini Adrian berada di ambang pintu Ruangan Trisha, Sesaat Kemudian Karina membuka pintu tersebut. Alangkah terkejutnya Adrian setelah melihat wanita yang terbaring di atas ranjang itu adalah Orang yang ingin selalu melihat perusahaan nya jatuh.


"Trisha." Ucap Adrian terbelalak.


"Kau Tahu dengan Trisha,,? Oh ya ampun aku ini pelupa. Padahal baru tadi pagi Trisha mengantarkan berkas, Dia rekan kerja mu kan." Ucap Karina.


Adrian yang akan memberitahu karina. Soal siapa Trisha sebenarnya. Ia mengurungkan niatnya itu, Karena Adrian tahu jika karina sudah seperti demikian akan susah untuk percaya jika Trisha itu adalah orang Yang jahat.


"Owh...,Iya dia rekan kerja ku sayang." Sahut Adrian menatap tajam pada Trisha yang memejamkan matanya.


"Tapi aku kasihan pada Trisha." Ucap Karina.


"Kasihan kenapa,,? Lihatlah dia sudah berhasil melewati masa kritisnya." Sahut Adrian cuek.


"Bukan itu maksud aku, Trisha ini mengalami gegar Otak Dri. Jika dia hilang ingatan aku akan berniat merawatnya, Sampai dia sembuh lagi. Aku akan ajak dia tinggal bersama kita." Ucap Karina.


Deg...


"Owh...,Tidak Sayang..., Untuk apa kita merawat dia! Dia bukan siapa-siapa kita." Sahut Adrian tak mau mengikuti perkataan Istrinya.


"Kamu kenapa sih! Jika bukan karena Trisha, Mungkin saja aku sudah mati Adrian. Aku mohon ijinkan dia tinggal bersama kita hingga sembuh." Rengek Karina terhadap Suaminya.


Namun Adrian diam seribu bahasa, Disisi lain dia ingin menjauhkan Istrinya dari marabahaya. Akan tetapi disilainnya Trisha telah sangat mulia menolong Karina.


"Yasudah aku mengijinkan nya." Ucap Adrian secara terpaksa.


"Terimakasih Suamiku, Kamu memang yang terbaik." Ucap Karina memeluk Adrian.


"kamu lihat saja Trisha...,Jika kejadian ini dalangnya adalah kamu. Aku akan langsung memenjarakan mu. Siapa sebenarnya yang mengirim video kecelakaan itu,,?" Gumam Adrian.


......................


**Happy Reading...


Selamat menikmati ...


Tambahkan ke kolom favorit...


Lalu like , Komen , Dan Vote...

__ADS_1


Selamat bertemu di part berikutnya...


Terimakasih 🙏🙏🙏**


__ADS_2