
Adrian
Karina
Sherly
Rama
AQUILA
Nah itu mereka Karakter dalam Novel pria kaku ini Jodohku.
semoga kalian suka ya, Sudah Taukan akting mereka berlima sudah tidak diragukan lagi.
Last episode " Bab 32
Adrian begitu murka karena ada yang meneror Ibu mertuanya, Iya sempat curiga terhadap Sherly Mantan kekasihnya.
Adrian berdiri Wajahnya Tampak gelisah ,melihat istrinya yang terus menangis.
"Apa ini semua ulah Sherlly , kalau semua ini ulahnya Awas saja Aku tidak akan tinggal diam" Gumam Adrian.
"Sayang sudah ya jangan menangis lagi, Aku jadi ikut sedih kalau lihat kamu seperti ini." ucap Adrian Berjongkok sambil menyeka air mata Karina.
"Aku takut, Aku takut sayang. Bagaimana kalau orang yang meneror itu datang lagi" lirih Karina.
"Akhhh" Ayu tersadar Dia mengitarkan pandangan, Orang yang pertama dia lihat adalah Karina yang tengah menangis. kemudian iya menoleh ke Arah Adrian & Icha sahabat Nya. Ayu langsung terlonjak bangkit saat iya mengingat kejadian sebelum jatuh pingsan.
"Mana orang tadi yang melempar kan , kertas yang berisi Ancaman itu" geram ayu terhadap orang yang menerrornya.
"Mommy sudah sadar, Alhamdulillah Mommy. Aku takut kalau mommy kenapa-napa," Karina menghambur memeluk ibunya.
"Kamu yang sabar ya sayang, Mommy baik-baik aja kok. Kamu sangat hebat ya Adrian, Kamu pintar sekali bersandiwara, ini semua pasti ulah kamu kan !," Ayu malah menuduh menantunya, Yang tidak-tidak.
Icha sangat tersinggung dengan sikap Ayu sahabat nya. Yang terus menerus menuduh anaknya.
" Cukup Yu... kamu gak boleh seperti itu Dong, Apa memang buktinya kalau ini ulah Adrian. lagian kami tadi dari kantor kok.
" Terus aja kamu belain Anak kamu,sudah tau salah. seharusnya kamu itu nasehati dia dong,"ini malah sebaliknya. sahut ayu Dengan nada penuh penekanan.
Kemudian Adrian & Karina melerai, perselisihan kedua orang tuanya" Ma sudah ma, Gak usah dipermasalahkan. Adrian tidak apa-apa kok, Adrian akan buktikan kalau Adrian tidak tau apa-apa soal ini.
__ADS_1
"Cukup mih, sampai kapan mommy mencurigai Adrian seperti ini. Adrian tidak salah apa-apa mih, Aku mohon hentikan kecurigaan mommy pada Adrian" lirih Karina.
Adrian Beranjak menenangkan Karina Yang terlihat sangat shock. "Sudah sayang Aku gak apa-apa kok, Yasudah ayo kita istirahat Ya ! kamu harus banyak- banyak istirahat. jangan gampang stress, Bagaimana dengan program kita kalau kamu mudah stres seperti ini"
"Tuh denger yu apa yang anak kamu katakan, Kita itu harusnya gak usah banyak curiga, Apalagi kamu curiga terhadap Adrian Yang jelas-jelas Adrian tidak tau apa-apa" sahut Icha terhadap Ayu.
kemudian Adrian kembali menyahuti ibunya" Ma sudah ma, Jangan di mulai lagi. Seraya berjalan menuntun Karina menuju kamarnya.
Sementara Ayu masih termenung memikirkan, Kejadian yang menimpanya.
"Apa benar Adrian tidak tau apa-apa, dengan semua ini. Apa ini ulah Sherlly" gumam Ayu dalam hati.
"Ting nong ... Ting nong" tampak suara bel Ada yang memencet. Ayu yang terduduk diruang Tamu iya langsung terlonjak kaget, Dirinya masih dikuasai Rasa takut ,Akan si penerror itu.
setelah Iya membuka pintu Rumah, Ternyata Yang datang Adalah Rama & Aquila. sahabat Dari Karina Anaknya. Akhirnya iya merasa lega karena yang datang itu bukan sang penerror.
"Tante Apa kabar,?" ucap Quilla sambil menyunggingkan senyuman.
"Ya ampun Quilla Kan, Kabar baik sayang. Ayo silahkan masuk. Ucap Ayu Dengan Ramah & mempersilahkan mereka masuk.
"Silahkan duduk sayang, Nanti Tante panggilkan Karina nya yah. Ayo silahkan Rama Masuk, kok canggung sih.
"Iya Tante terimakasih," ucap Rama sambil meletakkan Pantatnya di sopa Yang empuk.
Ayu Beranjak menuju kamar Karina untuk memanggilnya, Sementara Aquila & Rama ditinggalkan di ruang Tamu.
"Suasana di Rumah Karina Tidak berubah Ya Ram, Masih sama seperti dulu. Aku kangen banget deh, Waktu kita masih kuliah Dulu" Seru Aquila Terhadap Rama.
"Sabar Ram, Bukan cuma lho kok yang ngerasa kehilangan, Gw juga. terlebih lagi waktu itu Karina sangat terpukul kan" ucap Quilla sambil menepuk-nepuk bahu Rama.
Karina Sangat gembira ketika mendengar Ada Quilla dan Rama mengunjungi Rumahnya. Iya berjalan dengan tergesa-gesa, Hingga Adrian yang menyaksikan nya, Merasa khawatir lantaran Karina berjalan terburu-buru di Tangga yang menuju ke. Ruang Tamu.
"Hati- hati sayang, Jalannya. Nanti kamu terjatuh loh.!
"Iya sayang ini juga hati-hati kok, Kira kira kedatangan mereka kesini mau apa ya. Mudah-mudahan membawa kabar gembira ya sayang. Karina sambil bergelayut manja di tangan suaminya.
Quilla Yang menyaksikan sahabat nya bahagia ,iya pun ikut tersenyum melihat Keromantisan sepasang pasutri itu.
"Cie ... cie..." Romantis banget Ya. Ternyata Adrian Yang kaku. Bisa juga se Romantis itu ya" Ledek Quilla terhadap Adrian.
Kemudian Karina menoleh, ketika mendengar Suara sahabatnya itu" Ya tuhan sumpah Demi apapun, Gw Gak lagi mimpi kan! ucap Karina kegirangan.
"Sini gw cubit"
"Auwww awww " sakit tau qill.
Rama Terkekeh melihat kedua sahabat ,Yang baru berjumpa lagi itu. " Kalian itu dari dulu enggak berubah ya, Tetep kaya Anak kecil" Ledek Rama pada Quilla dan Karina.
"Yeee... Apa si lho Ram, Gak bisa deh lihat gw bahagia kek gini" Timpal Karina.
"Hey Dri, Apa kabar ?" Tanya Rama terhadap Adrian. Namun sikap Adrian tetap Acuh terhadap Rama sedari dulu.
__ADS_1
"Cuma lho Dri yang gak banyak berubah, Tetep aja kaku" ucap Quilla.
"Apa sih, Orang gue gak sekaku dulu. sahut Adrian pada Quilla.
Kemudian Mereka berempat Duduk di sopa , setelah pembantu Menyediakan 4 gelas teh hangat untuk mereka.
"O yah kalian kapan datangnya, Tumben banget Gak ngabarin dulu" Ucap Karina Ramah.
"Semalem" Jawab singkat oleh Rama.
"O ya , Terus tujuan kalian datang ke Indonesia untuk apa, Tidak berniat mengejar Cintanya Karina kan, " sindir Adrian terhadap Rama.
Karina yang mendengar kalimat itu, Mencubit tangan suaminya." Auwwwawww" sakit Honey, Kok kamu nyubit aku sih.
"Lagian kamu ini, Kalau bicara sembarangan banget", Aku sama Rama itu sahabatan sayangku, Cintaku. jadi kamu enggak usah cemburu.
Rama & Quilla Terkekeh-kekeh, Melihat tingkah Adrian yang Takut sama istrinya.
"Jadi ceritanya lho, sekarang takut istri nih" sahut Rama meledek Adrian.
"Eh Lho jangan mulai Ya Ram, Gw gak suka kalau lho ledek gw kaya gitu" ucap Adrian.
Ya memang Adrian dan Rama dari dulu tidak pernah akur ,terlebih dulu Rama mencintai Karina tapi Adrian menyia-nyiakan nya.
"Sudah-sudah ,Kalian kenapa si Tidak pernah berubah, Tiap ketemu berantem mulu. Kaya Anak kecil banget deh" Karina melerai pertikaian kecil diantara Rama & Adrian.
"Gini Rin , Maksud ke datangan kami kesini, Kami mau memberikan ini kepada kalian berdua, Kalian datang ya. ke acara kami berdua" ucap Quilla sambil memberikan undangan pernikahan.
"Ow ow ow " Kalian ya rupanya diam diam menghanyutkan, Kapan nih kalian jadiannya, Tau tau udah mau nikah aja" ledek Karina terhadap dua sahabatnya.
"Aduwhhh" Bagus deh kalau kalian, Akan segera menikah. Jadi gw sudah gak ada Alasan untuk cemburu, pada lho Ram" sahut Adrian Yang blak-blakan.
"Whatt" sejak kapan lho bisa cemburu Dri,pria kaku dingin kaya kulkas lho. ternyata punya hati juga Ya gw baru nyadar malah" Rama Terkekeh geli mendengar penuturan Adrian.
"Husst ngaur kamu Ram, Adrian kan juga manusia, Ya punya hati lah" Bela Karina terhadap suaminya.
"Tau Luh ram, Bacot banget lho" Ucap Adrian.
"Sabar ya sayang cup...cup...cup..." Karina menciumi pipi Adrian.
"Haduhh panas...panas...panas.." ucap Quilla Ledek kemesraan Karina & Adrian.
Kemudian Rama dan Quilla pun , berpamitan kepada Adrian dan Karina ,tidak lupa juga mereka berpamitan kepada kedua orang tua sahabat nya itu, sambil menyerahkan oleh-oleh Yang mereka bawa Dari Aussie.
Happy reading ...
Maaf ya Kalau ceritanya ...
Hanya sederhana dan tidak membuat kalian deg deg an...
selamat menikmati.
__ADS_1