
Satu bulan kemudian
______________________
Diparkiran Rumah sakit Adrian Berlari kecil menuju mobilnya untuk membukakan pintu mobil, Karena Ibu dan Ayahnya akan pulang Ke Rumah nya kembali.
Sementara Karina menggendong "Babby R" Anak dari Adrian & Sherlly, " hati-hati ma biar Adrian yang membantu mama," Ucap Karina terhadap ibu mertuanya.
"Iya sayang ini juga Mama sangat berhati-hati kok," Balas Icha seraya tersenyum dan menaiki mobil.
kemudian di susul oleh Syafiq, Kemudian karina mengekor memasuki mobilnya, Adrian Berlari kecil ke pintu kemudi setelah semuanya di pastikan masuk mereka pun pergi meninggalkan Rumah sakit menuju perjalanan pulang.
"Kita mau makan dulu nggak Nih,,? " Tanya Adrian di sela Menyetir mobilnya.
" Kita makan di rumah saja ya sayang !!! Si mbok pasti sudah menyiapkan makanan untuk kita, setuju kan Ma...pa..." Ucap karina Menyahuti pertanyaan Adrian dan meminta pendapat dari kedua orang tuanya.
"Benar tuh kata karina, Kita makan di rumah saja !!! Gimana papa Setuju kan. " Sahut Icha menimpali perkataan menantunya, Dan meminta persetujuan dari suaminya.
"Papa sih setuju saja, Lagian papa sudah kangen banget nih sama yang namanya rumah." Balas Syafiq seraya tersenyum.
"Oke kalau begitu, Kita makan di rumah saja sekalian ngenalin Riana pada orang-orang di rumah !!! Iyakan tuan Puteri." Ucap Adrian menoleh dan tersenyum pada puterinya.
"Iya Ayah Riana sudah tidak sabar pengen di kenalin sama orang-orang di rumah," Balas Karina menirukan suara bayi.
Canda dan tawa kini menghiasi kehidupan Keluarga yang di bina oleh Adrian & Karina, mereka sangat antusias saling mengekspresikan wajah bahagia pada Riana bayi mungil yang baru berumur satu bulan dan satu Minggu itu.
Kurang lebih memakan Perjalanan satu jam dari Rumah sakit menuju Mansion mewah milik keluarganya, Adrian membukakan pintu mobil menuntun ibu dan Ayahnya memasuki rumah, terlihat para pembantunya menyambut kedatangan mereka.
"Mbok tolong bawakan tas yang ini ya," Ucap Karina menyuruh pembantunya sambil menyerahkan Tas yang berisi pakaian.
"Ya Nona! sini tasnya." Balas si mbok mengambil tas dari tangan karina sang nyonya muda di keluarga Bahagia itu.
"Mbok masak apa hari ini,,?" Tanya Icha Kepada pembantunya.
__ADS_1
"Pokoknya saya masak banyak hari ini Nyonya," Balas si mbok sambil membawa tas.
Kemudian Icha dan yang lainnya bergegas ke meja makan untuk menyantap Makanan yang telah di hidangkan.
"Wahhh Saya kangen banget nih mbok makanan Rumah seperti ini," Puji Adrian terhadap si mbok pembantunya.
"Den muda bisa saja, Ini kan makanan seperti biasanya Den," Balas si mbok seraya tersenyum.
"Sudah sayang Ayo duduk !!! cepet makan. Nanti si mbok nya jadi malu loh, Kamu goda-goda terus dari tadi." Ucap Karina sambil menarik kursinya.
"Ya sayang Aku cuman bercanda doang kok !!! Maaf ya mbok." Kata Adrian Kepada pembantunya itu.
Kemudian merekapun makan dengan sangat bahagia begitu juga dengan para pembantunya dan juga Babbysiter Yang ikut bergabung makan bersama mereka, setelah menina bobo kan Riana di kamar Adrian & Karina.
Sementara Ryan terus mencoba membujuk Sherlly agar mau mengakuinya sebagai ayah kandungnya.
"Saya tidak butuh perhatian dari om, lebih baik om pergi dan jangan ikut campur urusan saya," Bentak Sherlly memutar kursi roda untuk menghindari Ryan Ayah kandungnya.
"Tolong Sherlly jangan bersikap seperti ini pada Ayah nak !!! Ayah sangat menyayangi kamu," lirih Ryan kecewa karena pendekatan nya pada Sherlly putri Kandungnya selalu tak berbuah manis.
Sherlly menoleh pada Devano yang datang dan memarahinya," Maksud kamu apa Devano !!! " ucap Sherlly terkejut. Ryan sangat marah kepada Devano yang tiba-tiba saja menghakimi Sherlly dengan kata-kata yang tak pantas untuk di dengar.
"Jaga bicaramu !!! Jangan pernah kamu berkata buruk tentang Sherlly lagi Devano." Geram Ryan terhadap Devano.
kemudian Sherlly dengan amat marah berusaha memutar roda dengan kedua tangannya. ia pergi meninggalkan Devano & Ryan yang sedang Bertengkar.
"Daripada aku mendengar kan ocehan mereka yang tidak penting, lebih baik aku pergi dari sini." Gumam Sherlly sambil memutar arah kursi roda nya .
"Brughhh...
Awwww hati-hati dong " ucap Wanita yang tertabrak kursi Roda Sherlly.
"Ma-maafkan saya !!!
__ADS_1
Saya tidak sengaja Nona" Ucap Sherlly kepada wanita yang iya tabrak.
kemudian Sherlly dan wanita yang tertabrak itu saling menoleh, betapa terkejutnya Sherlly setelah mengetahui kalau wanita yang kini berada di hadapannya adalah Sasha adiknya, begitu juga dengan Sasha yang terkejut melihat ke adaan kakak nya.
"Sasha ... Benarkah ini kamu dek,,?" Tanya Sherlly.
"Ya ini Sasha, Apa yang terjadi dengan kak Sherlly sehingga jadi begini kak !!! " Balas Sasha berseru padanya.
"Ceritanya panjang dek, Semua ini berawal dari rencana kaka menculik Tante Icha namun semuanya gagal !!! Kaka mengalami Kecelakaan dan kamu Lihat lah sekarang wajah kaka hancur." Lirih Sherlly sambil menunjukkan beberapa luka wajahnya pada Sasha.
"Pasti ini ada hubungannya dengan Karina kan kak," Kenapa kak Sherlly diam !!! jika kak Sherlly diam berati ya semua ini karena dia." umpat Sasha yang murka terhadap karina.
Saat emosi Sasha memuncak tiba-tiba saja ada perempuan kecil berumur 2tahun dengan sangat lucu memanggil Namanya." Mommy" Ucap balita cantik yang bersembunyi di balik kaki nya.
Sherlly menganga menyaksikan Sasha telah mempunyai Anak dan anak itu begitu cantik wajah nya Begitu mirip dengan Devano ayahnya."kapan kamu melangsungkan pernikahan, Kenapa kaka tidak mengetahuinya." Ucap Sherlly menelisik.
Kemudian Sasha mengalihkan pembicaraan, Iya tidak mau jika Sherlly mengetahui dirinya mengandung anak dari pria yang tidak bertanggung jawab yaitu Devano."eummm maafkan aku kak, waktu itu aku coba menghubungi kamu untuk memberitahu bahwa aku akan menikah, Namun handphone kaka tidak aktif," Dusta Sasha pada Sherlly kakak nya.
"Oh yasudah lah, lalu dimana suami kamu sekarang !!! Apakah dia sedang di sini juga dengan kamu," Ucap Sherlly sambil Mengitarkan Pandangan nya.
"Lebih baik kita jangan bahas ini ya kak, Aku dan suamiku sudah bercerai tepat satu tahun yang lalu." Dusta Sasha pada kakaknya, padahal sebenarnya putri kecil itu adalah anak hasil hubungan yang tak di inginkan oleh Devano.
Tapi Sherlly tidak percaya begitu saja pada Sasha Iya Meyakini kalau Sasha tidak bercerai melainkan itu anak hasil dari hubungan gelapnya dengan seseorang.
"Sherlly" Teriak Devano.
Namun sedetik kemudian Devano terdiam karena melihat Sasha Mantan calon istrinya yang gagal, Namun sekarang Devano mulai merasakan cinta pada Sasha meski mereka berdua belum menyadari nya.
"Kamu" Ucap Devano dingin sambil menatap dua bola mata yang kini bertatapan dengannya.
**Next part...
Halo Readers jangan lupa ikuti terus kisah nya yah.
__ADS_1
pokoknya jangan lupa bantu vote,like,koment dan Share.
Aku cinta padamu para Readers**.