Pria Kaku Ini Jodohku

Pria Kaku Ini Jodohku
Season 2: Aku Istrimu


__ADS_3

"A**UTHOR_POV**"


Sherlly Bergegas Untuk Memastikan Keberadaan Adrian, iya merasa Takut saat Isabella Atau karina Yang Asli mengancamnya Akan memberitahu Adrian Atas penyiksaan terhadap Icha ibu dari Adrian. Padahal itu hanya trik dari karina Agar Sherlly lengah dan pada Akhirnya Icha Yang saat ini mengalami Kelumpuhan Berhasil Di bawa pergi oleh menantu Yang sesungguhnya.


"Sayang Adrian kamu dimana,?" Teriak Sherlly memanggil Adrian, Namun setelah dia mencari ke sekeliling Ruangan Adrian Tidak ada disana.


"Sial dasar Isabella! Berani dia telah membohongi saya Awas kamu Isabella, Dasar bule terkutuk." Umpat Sherlly Marah karena telah di bohongi oleh Isabella eks Karina Asli.


Kemudian Iya Bergegas kembali ke Kamar mertuanya, Namun di sana tidak ada Isabella begitu juga dengan Icha ibu mertuanya.


"Isabella Ayo keluar jangan main-main dengan saya! Maksud kamu Apa membohongi saya seperti ini. Keluar Isabella" Teriak Sherlly Murka.


"Kemana Perginya wanita itu, awas saja kalau saya berhasil menemukannya. Saya tidak segan untuk memberinya Balasan Yang setimpal," Gumam Sherlly yang sangat murka pada Isabella.


Sementara Isabella dengan Tiwi berhasil Membawa mertuanya pergi dari Cengkeraman Sherlly di Rumah itu.


"Nona Apa Yang terjadi pada Nyonya Icha? Kenapa Wajahnya terlihat lebam seperti ini," ucap Tiwi yang sedang menyetir.


"Mamah Icha di siksa oleh Sherlly Tiwi, Saya tidak bisa tinggal diam Kalau orang yang sangat saya sayangi menderita seperti ini," lirih karina Sambil memeluk ibu mertuanya Yang sedang pingsan.


"Ma.. maksud kamu Apa Berkata seperti itu, Siapa sebenarnya Kamu,?' Ucap Icha dengan suara lemahnya Iya tersadar sedikit demi sedikit membuka Matanya.


"Ma.. Maksud saya, Saya tidak tega melihat Nyonya seperti ini," Ucap Karina gugup menjawab Pertanyaan dari Icha ibu mertuanya.


"Nyonya jangan banyak bicara dulu Yah, Saya akan bawa nyonya ke Rumah sakit yah," ucap kembali Karina terhadap ibu mertuanya.


Namun Icha bingung terhadap Isabella atau Karina yang Asli. Dia merasa sangat aneh dengan pertolongan Yang di berikan Isabella kepadanya. Lantaran Icha sama sekali tidak mengenalnya.


"Menurut saya Nona Jangan bawa nyonya Icha ke Rumah sakit, Saya takut ibu karina Pasti Melacak keberadaan kita, lebih baik kita panggil dokter saja ke rumah untuk memeriksa keadaan Nyonya Icha." Ucap Tiwi memberikan Saran kepada Isabella Atau Karina Yang Asli.


Kemudian Isabella atau Karina mendengarkan saran Dari Tiwi, Karena kalau saat ini Icha di bawa ke Rumah sakit pasti Sherlly mencarinya.


"Benar kata kamu wi, lebih baik kita bawa Nyonya Icha ke Rumah saya saja. disana lebih aman Sherlly tidak akan menemui kita," Balas Karina terhadap Tiwi Yang bertugas menjaganya.


Bersyukurlah Karina karena Devano berbaik hati mengutus Anak buahnya untuk memata-matai kegiatan Sherlly selama ini.


Tidak berapa lama Karina bersama Tiwi dan Icha telah Sampai ke Rumah yang Karina Sewa.


"Ayo nyonya mari saya bantu," Ucap Karina Terhadap mertuanya membantu menaiki Kursi Roda.


"Makasih Ya Nak, Saya tidak bisa membayangkan Apa jadinya saya ditangan Sherlly jika kamu tidak menolong saya," Lirih Icha berterimakasih Pada Isabella padahal dialah karina Yang Sebenarnya.


"Itu sudah kewajiban saya nyonya untuk menolong Anda, Saya tidak bisa tinggal diam jika Kejahatan saya saksikan di depan mata saya sendiri," lirih karina sambil mendorong ibu mertuanya Yang terduduk di kursi Roda.


"Maafkan Karina mah, Karin belum bisa mengungkap jati diri karina di hadapan mamah, Karena Masih banyak yang harus Karina selesai kan," Gumam karina menangis.


Kemudian Tiwi membantu membukakan pintu Rumah sewa Karina, setelah itu Tiwi segera bergegas pamit untuk kembali ke kantor nya.


"kalau begitu saya mohon pamit Ya Nona! Saya masih banyak pekerjaan yang belum selesai," ucap Tiwi meminta ijin pada karina.

__ADS_1


"Baiklah kamu boleh pergi sekarang, Terimakasih Ya karena kamu sudah membantu saya," Balas Karina Terhadap Tiwi.


"Kalau ada Yang Nona perlukan Saya selalu bersedia membantu," Balas Tiwi sambil berjalan meninggalkan Karina Yang sedang berdiri di halaman Rumah.


Setelah Tiwi pergi Isabella atau Karina bergegas Masuk menelpon seorang Dokter Agar datang ke Rumah nya dan memeriksa keadaan dari mertuanya. Sementara Icha Terbaring lemah di kamar yang telah di sediakan Isabella alias Karina Asli.


"Nyonya istirahat Yah, Nanti sebentar lagi Akan ada dokter Yang akan memeriksa kesehatan Nyonya," Ucap Karina Terduduk di samping mertuanya.


"Terimakasih Ya nak, Kamu sudah menolong saya. Saya hanya Tidak menyangka ternyata Selama ini yang berada di tengah-tengah kami bukanlah Karina menantu saya melainkan dia adalah Sherlly," Lirih Icha menangis berterimakasih terhadap Isabella.


"Nyonya jangan berterimakasih seperti ini pada saya, Karena semua ini sudah menjadi kewajiban saya menolong sesama," ucap Isabella sambil menyeka air mata dari Mertuanya.


Sementara Sherlly kini kembali ke kantor untuk mencari Isabella, Iya terlihat Murka atas apa Yang telah dilakukan Isabella kepadanya, dan dia pun berpura-pura menangis Membuat Drama Quinn nya muncul, Iya bersandiwara di hadapan Adrian Memfitnah Isabella telah menculik Ibu mertuanya.


Sherlly Memasuki Ruangan Adrian, Adrian kaget melihat Sherlly yang iya anggap karina istrinya tiba-tiba datang dan menangis di hadapan nya.


"Hiks...hiks..hiks.." lirih Sherlly memainkan sandiwara nya di hadapan Adrian.


"Kamu kenapa sayang, maafkan Mas kalau ada salah sama kamu. Mas jujur sama kamu kalau mas dan Isabella tidak ada hubungan apapun," ucap Adrian yang salah tanggap terhadap Sherlly.


"Aku menangis bukan karena itu mas," Balas Sherlly atau karina palsu, sambil Menyeka Air matanya.


"Karina sayang Ada apa ? Kalau bukan karena masalah itu, Sebenarnya ada apa !" Balas Adrian sambil memeluk Sherlly.


"Hiks...hiks...hiks.."


Kemudian Karina palsu Akhirnya Mau berbicara terkait dirinya menangis seperti ini, Iya mengadu pada Adrian bahwa Icha ibu dari Adrian suaminya telah di culik.


"Ma' mah di culik maasss, hiks...hiks..hiks..."lirih karina palsu menangis lagi di dada bidang Adrian.


"Apaaaa!" Adrian terkejut.


Mamah di culik. Siapa yang telah menculiknya" Ucap Adrian Meninggikan suaranya Karena geram terhadap orang Yang menculik ibunya.


"Isabella Mass Yang menculiknya" Balas karina palsu dengan terbata-bata.


"Tidak, ini tidak mungkin. Mana mungkin sayang Isabella melakukan semua ini," Ucap Adrian Bangkit dari tempat duduknya.


"Mas tidak percaya dengan semua yang dilakukan Isabella, Karena mas telah di Butakan oleh kelakuan nya yang baik dan alim, Tapi ternyata Dia menyimpan Rencana jahat di balik kebaikan nya mas," lirih karina palsu berusaha meyakinkan Adrian.


"Baik kita cari dimana Isabella sekarang, Mas Yakin Isabella berada di Ruangan nya saat ini," Ucap Adrian Yang tidak mau percaya begitu saja terhadap Karina istrinya.


"Mampus kamu Isabella, Tamat riwayat kamu Sekarang," gumam Sherlly dengan seringaiannya.


Adrian & Sherlly kini menuju Ruangan sekretaris nya Yaitu Isabella, Untuk Memastikan kebenaran Yang dituduh kan Sherlly terhadap Isabella.


"Brakkk" Adrian membuka pintu Ruangan Isabella dan Betapa terkejutnya Sherlly saat menyaksikan Isabella Yang sedang duduk manis Sambil membuka lembaran berkas.


"Ini Isabella ada di sini sayang, Apa maksud kamu menuduh Isabella telah menculik mamah," Tanya Adrian terhadap Sherlly alias karina palsu.

__ADS_1


"Kamu tidak percaya sama aku sayang, dia tadi datang ke Rumah kita sayang. dia memaki-maki aku dan setelah itu membawa mamah pergi," Balas Sherlly Berusaha meyakinkan Adrian.


"Baik kalau begitu Coba yah Mas telpon Rumah Ada apa enggak mamah di Rumah," Balas Adrian sambil menelpon Rumahnya untuk memastikan ibunya ada atau tidak ada di Rumahnya.


Beberapa menit kemudian, Adrian meminta maaf kepada Isabella atas kelakuan istrinya.


"Mamah Ada di rumah Karina, Ada apa sebenarnya sama kamu!" ucap Adrian gemas Atas ulah yang di lakukan Sherlly.


"Masa sih mas," Balas Sherlly di buat kikuk dihadapan Adrian.


flashback


Karina_pov


setelah Aku membawa mamah mertuaku berhasil keluar dari Rumah itu, dan kemudian dokter datang ke rumahku untuk memastikan kesehatan ibu mertuaku.


Kemudian aku mengantarkannya kembali pulang dan aku suap Satpam disana, agar mau tutup mulut bahwa aku tidak pernah kesana pada hari itu.


Dan setelah itu aku kembali ke kantor Agar Adrian tidak mencurigai ku.


flashback off.


"Sial kenapa wanita ini bisa se licik ini," gumam Sherlly dalam hati sambil menatap dingin pada Isabella.


"Kamu pikir cuma kamu yang bisa berbuat licik Sherlly, ini baru permulaan Kamu akan tau sedang berhadapan dengan siapa kamu sebenarnya." gumam Karina dalam hati.


"Kamu kenapa diam Karina, Kenapa sih kamu berubah seperti ini Mana karina Yang dulu, Karina yang lembut dan baik hati! Mas tidak kenal sama kamu yang sekarang," Geram Adrian Terhadap Sherlly alias karina palsu.


"Harusnya aku yang bertanya seperti itu mas, kenapa sih kamu selalu belain pelakor ini," bentak Sherlly marah terhadap Adrian.


"Kamu gila yah, Sudah berapa kali mas bilang sama kamu. Antara mas dengan Isabella tidak ada hubungan apapun," Ucap Adrian sarkas sambil meninggalkan Sherlly alias Karina palsu.


Kemudian Sherlly mendekat ke Arah Isabella iya kesal kepada Isabella, Karena iya tidak bisa membuktikan Kalau Isabella menculik ibu mertuanya.


"Awas kamu yah, Lain kali akan aku balas Isabella!" Sentak Sherlly terhadap Isabella alias karina Asli.


"Saya ingatkan sekali lagi sama Anda ibu karina, Rahasia anda ada pada saya. Jangan sesekali Anda bermain-main dengan saya dan jangan lagi anda bertindak kejam terhadap mertua Anda, Atau rekaman video ini saya bawa ke kantor polisi" Ancam Karina Asli kepada Karina palsu, Sambil memperlihatkan video di ponselnya.


"Berani kamu mengancam saya! Kita lihat saja nanti, Rupanya anda sudah tidak sayang yah pada nyawa anda sendiri" Balas Sherlly mengancam Isabella alias karina Asli.


**Next part...


Happy reading para pembaca setiaku...


Jangan lupa vote ya karena dukungan kalian berharga bagi saya....


silahkan di baca dan jangan lupa bantu like,komentar, dan share.


Terimakasih**

__ADS_1


__ADS_2